Review Game Action RPG Darksiders II
Sukses dengan Darksider pertama, Vigil Games memutuskan untuk membuat sekuelnya yang bercerita tentang karakter yang bernama 'Death'.
Pertualangan 'Death' kali ini adalah ingin membebaskan saudaranya dari tuduhan kejahatan yang tidak dilakukannya. 'Death' harus mencari bukti untuk bisa membebaskan saudaranya, karena dia percaya bahwa saudaranya tidak bersalah.
'Death' akan memulai perjalanan ke Nether Realms, dimana tempat ini berada di antara surga dan neraka.
Yang menarik dari game ini selain tampilan grafisnya yang bagus, pola permainannya juga tidak kaku. Gerakan karakter 'Death' ketika melawan monster dan boss cukup 'halus' dan sekilas mengingatkan kami akan salah satu game favorit kami, yaitu 'God of War'.
Dibanding seri pertamanya, Darksider II tampil lebih 'berwarna'. Pertualangan 'Death' yang bisa menjelajahi wilayah yang lebih luas, dan banyaknya dungeon yang bisa dijelajahi, membuat gamer tidak terpaku kepada tempat yang itu-itu saja.

Game ini tidak sepenuhnya action dengan membunuh moster dan boss. Unsur puzzle seperti layaknya game Resident Evil juga terdapat di dalamnya.
Bagi gamer yang tidak menyukai puzzle mungkin bisa menggunakan walktrough atau melihat video di youtube cara penyelesaiannya. Tapi bagi yang menyukainya, puzzle bisa menjadi tantangan tersendiri.
Untuk skill pertarungan, game ini tampak sangat realitis. Selain bisa summon 'makhluk' untuk membantu pertempuran, karakter sebenarnya sudah cukup kuat karena skill offensive yang ada. Sekilas karakter 'Death' memikili beberapa kesamaan dengan skill 'Barbarian' di Diablo III.
Secara keseluruhan game ini cukup asyik dimainkan. Tidak salah rating game ini di internet memperoleh angka di atas 8 dari 10.
Kualitas Grafis: 8,5
Kenikmatan Bermain: 9
Kualitas Suara: 9
Alur Cerita: 8
Rating Kami: 8,5















