Rugi Terus, SEGA Diambang Menuju Kebangkrutan?
Beberapa hari yang lalu, SEGA mengumumkan menutup kantor cabangnya di Eropa dan Australia. Diberitakan situs IGN, penutupan ini merupakan bagian dari restrukturisasi global yang sedang dilakukan oleh SEGA.
SEGA disarankan harus lebih fokus kepada game franchise mereka yang sudah bersinar, seperti Sonic the Hedgehog, Total War, Football Manager dan the Aliens, agar bisa tetap bertahan. Hal ini disampaikan oleh COO SEGA di Eropa, Jurgen Post.
Beberapa tahun terakhir memang SEGA tampaknya cukup 'babak belur' di industri game. Sejak gagal dengan konsol 'DreamCast'-nya, perusahaan game ini terus merugi. Walau sudah tidak membuat hardware konsol lagi, dan fokus kepada software saja, tampaknya langkah ini tidak memberikan hasil maksimal.
Tahun lalu saja, SEGA mencatat kerugian sebesar US$ 86 juta (sekitar Rp. 83 miliar). Hal ini jelas berdampak tidak baik bagi perusahaan ini untuk bisa tetap bertahan di masa depan.

SEGA All-Star














