Rating Bagus, Tapi Penjualan Street Fighter X Tekken Anjlok
Street Fighter X Tekken (SFXT), game teranyar Capcom yang diprediksi akan mencapai kesuksesan dan menjadi game fighting terlaris, tampaknya kurang diminati oleh kalangan gamer. Ini ditandai dengan penjualan game ini yang jauh di bawah target Capcom selaku pembuat game ini.Walau rating di sejumlah situs game bagus, tidaklah bisa mengangkat penjualan game ini secara signifikan. Dengan rating yang mencapai rata-rata di atas angka 8, game ini bisa dibilang adalah game yang bagus.
Kenapa Street Fighter X Tekken Bisa Tidak Laku?
Banyak spekulasi tentang kurang larisnya game SFXT. Salah satunya adalah masalah 'engine' dan 'cannibalism'. Street Fighter dan Tekken masing-masing sudah ada penggemarnya tersendiri. Bila digabung dengan sistem 'cannibalism', dan memakai 'engine' Street Fighter, bisa jadi masing-masing penggemar dari kedua game tersebut kurang tertarik untuk memainkannya.
Kami sendiri sempat merasa aneh ketika memainkan game ini. 2 game tersebut memang kami sukai sejak dulu, tapi kalau digabung memang menjadi ada yang 'salah'. Game ini menurut kami cukup bagus, dan enak untuk dimainkan kalau kita mengabaikan masalah aspek penggabungan ini.
Menurut pihak Capcom sendiri, penjualan yang kurang greget dari SFXT mungkin dikarenakan banyaknya persaingan game bagus di musim panas tahun ini. Salah satunya adalah Diablo III dan Max Payne 3, yang beredar dalam kurun waktu yang berdekatan.
Apalagi Diablo III sudah melakukan pre order jauh-jauh hari sebelum game SFXT beredar. Untuk gamer yang koceknya terbatas akan lebih memilih game yang menjadi target utama mereka.
Jadi tampaknya gamer jangan berharap akan ada Street Fighter X Tekken 2...















