Panduan Komputer untuk Gaming (Bagian 3)
Pada bagian terakhir ini kami akan membahas kebutuhan VGA, harddisk, dan monitor menikmati sebuah game dengan baik. Banyak gamer mengeluarkan uang yang banyak hingga puluhan juta rupiah untuk ketiga hal tersebut, padahal tidak diperlukan.Pembahasan pertama kami adalah pada VGA, atau yang sering dikenal juga dengan sebutan kartu grafis. Kami saat ini testing memakai kartu grafis Pixelview NVidia GTX 550 Ti DDR5 1024MB, yang kira-kira satu tahun yang lalu masih tergolong VGA Premium dengan harga di atas Rp. 2 juta (harga saat ini berkisar di Rp. 1,2 - 1,4 juta).
Rating VGA Nvidia GTX 550Ti sendiri pada Windows 7 adalah berada di nilai 74 dari 79. Untuk GTX 560 ada di angka 75, dan GTX 560 Ti di angka 76. Untuk seri GTX 570, 580, dan 680 sudah pasti kisaran angkanya adalah mentok di 78 - 79, atau nilai tertinggi.
Tapi pertanyaannya apakah kita membutuhkan VGA sekencang itu? Harga VGA tersebut masih tergolong premium sekali dengan kisaran Rp. 3,5 - 5 juta ke atas. Kalau gamer memainkan game dengan setting medium - high, resolusi 1024, untuk game sekelas COD, Battlefield, dan Mass Effect, sudah cukup mumpuni. Kita jangan bicara mengenai Crysis 2, yang untuk setting high-nya paling hanya kuat di 60 fps untuk resolusi 1024 ketika dicoba pada GTX 550Ti.
Untuk GTS 450, GTX 460, atau setaranya tidak kami sarankan. Selain harganya cuma beda di kisaran 100 - 200 ribu, ada tipe tertentu yang masih memakai memori DDR3. Saat ini VGA ini bisa dibilang VGA 'tanggung' atau 'banci'.
Kalau bujet gamer memang terbatas, VGA entry level seperti GT 210 1GB DDR3 adalah opsi terbaik (Kisaran harga Rp. 300 - 400 ribu). Kami sempat menjalankan Diablo III Beta menggunakan VGA ini, yang dikombinasikan dengan Intel Core 2 Duo. Main di resolusi 1024 dan settting Low - Medium, game tersebut masih tergolong cukup Ok untuk dimainkan. Kalau game online Indonesia rata-rata bisa dibilang muluslah kalau memakai VGA ini... ^o^
Untuk ATI, pilihan yang terbaik adalah seri 68 dan seri 77. Saran kami Radeon HD7770 1024MB DDR5 (harga kisaran Rp. 1,4 - 1,7 juta) adalah pilihan yang sudah cukup. Kemampuan HDMI dan 3D-nya sudah cukup Ok.
Tujuannya utama VGA untuk bermain game adalah bisa mencapai angka 60 fps, dengan setting resolusi standar sudahlah cukup. Untuk bermain di resolusi 1920 tidaklah kami sarankan, karena untuk mencapai angka tersebut, VGA di atas Rp. 2 juta menjadi opsi yang tepat seperti GTX 560 Ti. Gambar di bawah ini bisa memberikan sedikit gambaran...

Pilihan terbaik layar LED sebaiknya minimal 19", dan pilih yang sudah memiliki dukungan HDMI. VGA baru keluaran 2011 ke atas rata-rata sudah support HDMI. Jadi kalau kita membeli LED belum support HDMI rasanya mubazir. Harga LED berkisar antara Rp. 1,1 hingga 1,5 juta ukuran ukuran 20" hingga 23".
Nah yang terakhir kita bahas adalah harddisk, komponen yang sangat penting untuk kinerja terutama ketika loading game. Kalau gamer punya bujet lebih, sangat disarankan untuk memakai SSD minimal 128GB. Kenapa demikian?
Kemampuan SSD bila dibanding harddisk biasa, kecepatannya bisa lebih dari 10x lipat. Banyak gamer yang tidak menyadari harddisk yang semakin besar kapasitasnya, maka pembacaannya akan makin pelan juga. Hal ini akan semakin terlihat kalau data di harddisk tersebut mendekati penuh.
Saran kami belilah 2 harddisk, yang 1 SSD 128GB, dan yang 1 lagi harrdisk minimal 1TB (Seagate atau WD). Untuk game yang sering dimainkan copy-lah ke SSD untuk meningkatkan kinerja ketika loading game.
Sebagai panduan, kami testing menggunakan SSD Corsair Force 3 128GB. Rating di Windows 7 untuk harddisk ini mencapai nilai mentok, yaitu 79. Rata-rata game yang kami jalankan menggunakan harddisk ini memiliki waktu loading hingga masuk bermain di bawah 5 detik. Beberapa game bahkan hanya membutuhkan waktu 2 - 3 detik saja untuk membukanya.
Memang harga SSD tidaklah pantas kalau kita menghitung Megabyte bila dibandingkan dengan harddisk biasa. Tapi yang kita beli di SSD adalah kecepatan, bukan kapasitas. Untuk kecepatan komputer mungkin kita menghabiskannya banyak untuk processor dan VGA, tapi kami sarankan sebaiknya diturunkan sedikit kedua perangkat tersebut dan dialokasikan untuk SSD.
Pada umumnya pemakai komputer menggunakan SSD hanya untuk OS dan aplikasi software / game saja. Data seperti dokumen, lagu, movie, dan lain sebagainya ditaruh di harddisk terpisah. Kecuali bujet gamer terbatas, maka pilihan harddisk 1TB, kami rasa sudah cukup
Sebagai penutup, kami sajikan screen shot hasil testing kami menggunakan periperal yang telah kami bahas di atas.


- Panduan Komputer untuk Gaming (Bagian 2)
- Panduan Komputer untuk Gaming (Bagian 1)














