8 langkah menghindari spam mail
Para user ligagame tentu pernah mengalami menerima banyak spam mail. Inbox email anda penuh dengan email email sampah, yang tentu saja membuat anda pusing, karena setiap kali log-in , harus menghapus email email sampah tersebut. Symantec berkenan membagi delapan langkah jitu untuk menghindari spam
dan program jahat yang menyebar lewat e-mail. Apa saja
langkah-langkahnya?
Dalam e-mailnya kepada detikINET, Rabu (13/8/2008), Ronnie Ng, Manager
Systems Engineering Symantec untuk wilayah Singapura dan Indonesia
berbagi delapan langkah yang diyakininya bisa membantu pengguna dalam
melawan penyebaran program jahat dan spam.
1. Gunakan produk keamanan e-mail. Gunakan produk yang mampu
melindungi jaringan dari spam dan virus namun di saat yang sama masih
memungkinkan e-mail yang sah untuk lewat. Norton 360 versi 2.0 adalah
yang terbaru dari Symantec untuk solusi keamanan all-in-one.
2. Gunakan filter spam. Setelah menerapkan piranti lunak keamanan,
aturlah filter yang dibutuhkan. Cara mudah untuk memulanya adalah
dengan memfilter alamat tujuan e-mail masuk (kolom To:). Biasanya spam
dikirimkan tidak ke alamat Anda secara personal, sehingga Anda bisa
memfilter semua e-mail yang tidak ditujukan pada alamat Anda.
Selanjutnya, jika ada e-mail sah yang terfilter, atur kembali filter
agar meloloskan alamat-alamat tertentu.
3. Pelajari cara e-mail yang aman. Curigai e-mail yang masuk, jangan
isi form dalam e-mail yang meminta detil informasi pribadi atau
keuangan atau password. Ingatlah bahwa perusahaan tidak akan pernah
menanyakan informasi semacam itu melalui e-mail.
4. Abaikan Spam. Jangan menjawab e-mail spam yang masuk, ini hanya akan
memancing lebih banyak spam. Begitu juga dengan mengklik link dalam
e-mail spam, termasuk yang menjanjikan akan menghapus Anda dari daftar
pengiriman e-mailnya. Hapus e-mail yang mencurigakan tanpa membacanya.
5. Hati-hati dengan trik baru. Banyak trik-trik rekayasa sosial yang
kerap membuat pengguna terjebak, apakah dengan tipuan atau dengan upaya
membuai pengguna.
6. Gunakan beberapa alamat e-mail. Satu untuk penggunaan pribadi yang
hanya diketahui keluarga, teman dan rekan sejawat. Alamat lainnya
digunakan untuk milis. Dan satu lagi untuk pertanyaan atau pemesanan
online.
7. Hati-hati menabur alamat e-mail Anda. Jangan sampai e-mail Anda
diketahui pihak lain hanya karena Anda menyebarkan alamat e-mail itu di
situs yang bisa dilihat oleh masyarakat umum.
8. Jangan memforward. Suka memforward e-mail berantai, lelucon atau
macam-macam jenis e-mail lainnya? Menurut Ronnie hal itu sebaiknya
tidak dilakukan karena mengganggu dan bisa menghambat lalu-lintas
e-mail dan jaringan Anda. Anggap e-mail semacam itu sebagai spam.
Source: detik.















