|
modlg
|
 |
« Reply #3125 on: July 30, 2012, 11:57:29 AM » |
|
IHSG Naik 19 Poin Disemangati Pasar Global Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 18 poin disemangati sentimen positif pasar global dan menembus level 4.100. Saham-saham unggulan mulai diburu kembali. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.490 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 18,351 poin (0,45%) ke level 4.102,563. Sedangkan Indeks LQ45 bertambah 4,709 poin (0,67%) ke level 703,565. Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (30/7/2012), IHSG menanjak 19,855 poin (0,48%) ke level 4.104,067. Indeks LQ45 menguat 4,782 poin (0,68%) ke level 703,638. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak, naik 32,989 poin (0,81%) ke level 4.117,534. Sementara Indeks LQ45 bertambah 6,777 poin (0,99%) ke level 705,633. Kemarin, IHSG melompat 79 poin menyusul masuknya dana asing lebih dari Rp 1 triliun ke lantai bursa. Investor mulai percaya diri setelah Uni Eropa berniat memberikan tambahan likuiditas ke negaranya. Akhir pekan lalu, saham-saham di bursa Wall Street AS melaju positif dua hari berturut-turut disemangati sentimen positif dari Eropa. Para pemimpin Eropa dikabarkan siap untuk memerangi krisis utang. Akhir pekan lalu, saham-saham di bursa Wall Street AS melaju positif dua hari berturut-turut disemangati sentimen positif dari Eropa. Para pemimpin Eropa dikabarkan siap untuk memerangi krisis utang. Rata-rata bursa di regional pagi ini dibuka menguat, meski bursa saham China melemah di teritori positif. Bursa saham Hong Kong pagi ini sudah melesat cukup tinggi. Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 3,19 poin (0,15%) ke level 2.125,58. * Indeks Hang Seng melonjak 216,49 poin (1,12%) ke level 19.491,45. * Indeks Nikkei 225 naik 46,33 poin (0,54%) ke level 8.612,97. * Indeks Straits Times menguat 20,67 poin (0,69%) ke level 3.019,16. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.490 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/07/30/092134/1977922/6/ihsg-naik-19-poin-disemangati-pasar-global
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
Iv
|
 |
« Reply #3126 on: July 30, 2012, 04:47:04 PM » |
|
Aksi Profit Taking Menghambat, IHSG Hanya Naik 14 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik 14 poin akibat lajunya terhambat profit taking. Padahal sebelumnya indeks sempat menembus level 4.100 akibat aksi beli selektif. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.490 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 19,855 poin (0,48%) ke level 4.104,067 disemangati sentimen positif pasar global dan menembus level 4.100. Saham-saham unggulan mulai diburu kembali. Indeks langsung melesat cukup tinggi akibat sentimen positif dari pasar global tersebut, menembus posisi tertingginya hari ini di 4.119,838. Kinerja emiten yang rata-rata positif juga ikut memberi dorongan. Sayangnya, pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan ini untuk melakukan aksi ambil untung. Laju indeks pun sedikit terhambat akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 14,167 poin (0,34%) ke level 4.098,379 ditopang kinerja emiten semester I-2012 yang rata-rata positif. Beberapa investor memanfaatkan penguatan untuk mengambil untung. Laju indeks sedikit terhambat akibat aksi ambil untung memasuki perdagangan sesi sore. Meski tidak jatuh ke zona merah tapi indeks bergerak datar dalam rentang yang tipis. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (30/7/2012), IHSG ditutup naik 14,909 poin (0,36%) ke level 4.099,121. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,438 poin (0,49%) ke level 702,294. Delapan sektor berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham berbasis industri dasar. Sedangkan dua sektor lainnya terkena tekanan jual, paling banyak diderita saham-saham berbasis infrastruktur. Dana asing kembali parkir di pasar saham Indonesia. Transaksi asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 738,141 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 110.354 kali pada volume 5,364 juta lot saham senilai Rp 4,311 triliun. Sebanyak 127 saham naik, sisanya 124 saham turun, dan 86 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan awal pekan dengan bergerak mixed. Meski mendapat sentimen positif dari pasar global, pasar saham China tetap tak mampu menguat. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 18,85 poin (0,89%) ke level 2.109,91. * Indeks Hang Seng melonjak 310,44 poin (1,61%) ke level 19.585,40. * Indeks Nikkei 225 menguat 68,80 poin (0,80%) ke level 8.635,44. * Indeks Straits Times menanjak 31,11 poin (1,04%) ke level 3.029,60. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 850 ke Rp 13.050, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 20.150, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 600 ke Rp 3.000, dan Indosiar (IDKM) naik Rp 300 ke Rp 5.900. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indomobil (IMAS) turun Rp 500 ke Rp 6.100, Hexindo (HEXA) turun Rp 300 ke Rp 7.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 22.600, dan Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 9.050. http://finance.detik.com/read/2012/07/30/155555/1978510/6/aksi-profit-taking-menghambat-ihsg-hanya-naik-14-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
who is you??you mod?you have complication with me??
|
|
|
|
Sub-Zero
|
 |
« Reply #3127 on: July 31, 2012, 10:30:13 AM » |
|
Kinerja Emiten Dorong IHSG Naik 14 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14 poin ditopang kinerja emiten semester I-2012 yang rata-rata positif. Beberapa investor memanfaatkan penguatan untuk mengambil untung. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 19,855 poin (0,48%) ke level 4.104,067 disemangati sentimen positif pasar global dan menembus level 4.100. Saham-saham unggulan mulai diburu kembali. Indeks langsung melesat cukup tinggi akibat sentimen positif dari pasar global tersebut, menembus posisi tertingginya hari ini di 4.119,838. Kinerja emiten yang rata-rata positif juga ikut memberi dorongan. Sayangnya, pelaku pasar memanfaatkan momen penguatan ini untuk melakukan aksi ambil untung. Laju indeks pun sedikit terhambat akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (30/7/2012), IHSG menguat 14,167 poin (0,34%) ke level 4.098,379. Sementara Indeks LQ45 naik 3,468 poin (0,49%) ke level 702,324. Aksi beli banyak dilakukan oleh investor asing, sementara investor lokal malah mengambil untung. Transaksi asing hingga siang hari ini tercatat melakukan pembelian bersih dengan nilai cukup besar. Tujuh sektor berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham berbasis industri dasar. Sedangkan tiga sektoe terkena tekanan jual, paling banyak diderita saham-saham berbasis infrastruktur. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 56.521 kali pada volume 2,953 juta lot saham senilai Rp 2,171 triliun. Sebanyak 104 saham naik, sisanya 115 saham turun, dan 94 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di Asia masih belum banyak berubah sejak pagi tadi, bursa China masih terjebak di zona merah. Sedangkan pasar saham Asia lainnya melaju cukup kencang. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 2,81 poin (0,13%) ke level 2.125,95. * Indeks Hang Seng melonjak 293,90 poin (1,52%) ke level 19.568,86. * Indeks Nikkei 225 menanjak 49,20 poin (0,57%) ke level 8.615,84. * Indeks Straits Times menguat 28,55 poin (0,95%) ke level 3.027,04. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp 500 ke Rp 12.700, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 475 ke Rp 2.875, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 35.450, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 19.800. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indomobil (IMAS) turun Rp 450 ke Rp 6.150, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 22.100, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 22.550, dan Gudang Garam (GGRM ) turun Rp 250 ke Rp 57.900. http://finance.detik.com/read/2012/07/30/120444/1978116/6/kinerja-emiten-dorong-ihsg-naik-14-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
johnnycage
|
 |
« Reply #3128 on: July 31, 2012, 10:32:10 AM » |
|
Pelaku Pasar Menunggu Pertemuan The Fed & ECB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin hanya naik 14 poin akibat lajunya terhambat profit taking. Padahal sebelumnya indeks sempat menembus level 4.100 akibat aksi beli selektif. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (30/7/2012), IHSG ditutup naik 14,909 poin (0,36%) ke level 4.099,121. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,438 poin (0,49%) ke level 702,294. Saham-saham di bursa Wall Street rata-rata berakhir flat karena pelaku pasar memilih aksi tunggu terkait pertemuan the Federal Reserve membahas data-data ekonomi AS yang kurang menggembirakan. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones menipis 2,65 poin (0,02%) ke level 13.073,01. Indeks Standard & Poor's 500 berkurang 0,67 poin (0,05%) ke level 1.385,30. Indeks Komposit Nasdaq melemah 12,25 poin (0,41%) ke level 2.945,84. Hari ini, IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan flat. Pelaku pasar akan mengikuti pelaku pasar global lakukan aksi tunggu terkait pertemuan dua bank sentral, The Fed dan ECB. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 turun 29,00 poin (0,34%) ke level 8.606,44. * Indeks KOSPI naik 7,52 poin (0,41%) ke level 1.851,31. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG pada pembukaan perdagangan pekan ini bergerak menguat didorong oleh menguatnya bursa regional. Kenaikan yang terjadi pada bursa Asia dan Eropa dipengaruhi oleh berlanjutnya euforia stimulus oleh Bank Sentral Eropa. Selain stimulus Eropa pasar juga berspekulasi the Fed akan mengumumkan stimulus QE3 pada FOMC 2 Agustus besok. ECB rencananya juga akan menggelar meeting pada 3 Agustus untuk membahas lebih detail langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mempertahankan mata uang Euro. Pergerakan indeks pekan ini akan diwarnai oleh pengumuman kinerja emiten semester 1 2012. Dari chart, dapat dilihat bahwa IHSG relatif berada dalam resistance area dan cukup rawan akan profit taking. Meski demikian, kami melihat IHSG masih akan berpeluang untuk menguat terbatas. Kisaran support-resistance hari ini 4.077-4.125. Saham pilihan : RALS, SMGR, PWON, BBRI. eTrading Securities Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin belum mampu menembus level psikologis 4100, sehingga range IHSG saat ini berada pada 4040 dan 4170, dimana MACD Histogram telah melemah, sehingga kami melihat bahwa ada konsolidasi yang belum selesai sehingga membuat keraguan untuk menembus IHSG secara meyakinkan. Sehingga trading plan pendek tetap kami sarankan mengantisipasi jika IHSG gagal melanjutkan kenaikannya. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan sentiment mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: INTP, SMRA, BRMS dan SMGR. http://finance.detik.com/read/2012/07/31/084524/1978931/6/pelaku-pasar-menunggu-pertemuan-the-fed-ecb
|
|
|
|
|
Logged
|
who is you??you mod?you have complication with me??
|
|
|
tszuname.-
Soccer Enthusiast
Global Moderator
Senator
    
Respect: +2954/-381
Offline
Posts: 26977
|
 |
« Reply #3129 on: July 31, 2012, 10:33:26 AM » |
|
IHSG Naik Tipis Menjelang Pertemuan Dua Bank Sentral Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 10 poin menjelang pertemuan The Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) untuk membahas pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 9,830 poin (0,24%) ke level 4.108,951. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 2,522 poin (0,36%) ke level 704,816. Membuka perdagangan, Selasa (31/7/2012), IHSG bertambah 10,800 poin (0,26%) ke level 4.109,921. Indeks LQ45 dibuka naik tipis 2,576 poin (0,36%) ke level 704,870. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 22,266 poin (0,54%) ke level 4.121,387. Sementara Indeks LQ45 bertambah 5,330 poin (0,67%) ke level 707,624. Kemarin, IHSG hanya naik 14 poin akibat lajunya terhambat profit taking. Padahal sebelumnya indeks sempat menembus level 4.100 akibat aksi beli selektif. Semalam, saham-saham di bursa Wall Street rata-rata berakhir flat karena pelaku pasar memilih aksi tunggu terkait pertemuan the Federal Reserve membahas data-data ekonomi AS yang kurang menggembirakan. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed dalam rentang yang tipis akibat pelaku pasar yang juga melakukan aksi tunggu. Hana bursa saham Hong Kong ya berhasil menguat cukup tinggi pagi hari ini. Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 4,33 poin (0,21%) ke level 2.105,59. * Indeks Hang Seng menguat 155,81 poin (0,80%) ke level 19.741,21. * Indeks Nikkei 225 naik 22,43 poin (0,26%) ke level 8.657,87. * Indeks Straits Times turun 11,45 poin (0,38%) ke level 3.021,35. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/07/31/092155/1978971/6/ihsg-naik-tipis-menjelang-pertemuan-dua-bank-sentral
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3130 on: July 31, 2012, 12:35:51 PM » |
|
Asing Borong Saham Lapis Dua, IHSG Melaju 25 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 25 poin berkat positifnya laporan kinerja keuangan emiten semester I-2012. Saham-saham lapis dua paling banyak diburu investor. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 10,800 poin (0,26%) ke level 4.109,921 menjelang pertemuan The Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) untuk membahas pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya. Sambil menunggu, investor sesekali lakukan aksi beli selektif. Indeks sama sekali tak menyentuh zona merah hari ini dan sempat naik ke posisi tertingginya di 4.127,496. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (31/7/2012), IHSG melaju 25,906 poin (0,63%) ke level 4.125,027. Sementara Indeks LQ45 menguat 7,081 poin (1,00%) ke level 709,375. Saham-saham unggulan justru terkena aksi ambil untung setelah kemarin naik cukup tinggi. Penguatan kali ini merupakan andil dari perburuan saham-saham lapis dua, terutama di sektor aneka industri dan industri dasar. Saham-saham emiten yang sudah melaporkan kinerja positif langsung diserbu. Sedangkan saham-saham emiten yang kinerjanya negatif, langsung terkena tekanan jual. Investor asing paling semangat beli saham di tengah aksi tunggu investor lokal. Transaksi asing hingga siang ini sudah melakukan pembelian bersih dengan nilai cukup tinggi. Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 70.879 kali pada volume 3,517 juta lot saham senilai Rp 2,807 triliun. Sebanyak 129 saham naik, sisanya 116 saham turun, dan 91 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed, tak berubah sejak pagi tadi. Rata-rata pasar saham regional masih bergerak dalam rentang yang tipis. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 1,43 poin (0,07%) ke level 2.108,49. * Indeks Hang Seng menguat 167,95 poin (0,86%) ke level 19.753,35. * Indeks Nikkei 225 naik 48,13 poin (0,56%) ke level 8.683,57. * Indeks Straits Times turun 10,35 poin (0,34%) ke level 3.022,45. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indocement (INTP) anik Rp 600 ke Rp 20.750, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 600 ke Rp 52.100, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 400 ke Rp 8.250, dan Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 250 ke Rp 3.250. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.800, Bayan (BYAN) turun Rp 400 ke Rp 10.950, Mayora (MYOR) turun Rp 250 ke Rp 22.250, Garda Tujuh (GTBO) turun Rp 150 ke Rp 5.250. http://finance.detik.com/read/2012/07/31/115347/1979210/6/asing-borong-saham-lapis-dua-ihsg-melaju-25-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3131 on: July 31, 2012, 04:22:32 PM » |
|
Dana Asing Masuk Rp 1,2 Triliun, IHSG Menguat 43 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 43 poin disokong aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp 1,2 triliun. Transaksi ditutup sangat ramai, termasuk salah satu yang tertinggi tahun ini. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.480 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 10,800 poin (0,26%) ke level 4.109,921 menjelang pertemuan The Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) untuk membahas pertumbuhan ekonomi masing-masing negaranya. Sambil menunggu, investor sesekali lakukan aksi beli selektif. Indeks sama sekali tak menyentuh zona merah hari ini dan sempat naik ke posisi tertingginya di 4.149,709. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 25,906 poin (0,63%) ke level 4.125,027 berkat positifnya laporan kinerja keuangan emiten semester I-2012. Saham-saham lapis dua paling banyak diburu investor. Saham-saham unggulan justru terkena aksi ambil untung setelah kemarin naik cukup tinggi. Penguatan kali ini merupakan andil dari perburuan saham-saham lapis dua, terutama di sektor aneka industri dan industri dasar. Menutup perdagangan, Selasa (31/7/2012), IHSG menguat 43,216 poin (1,05%) ke level 4.142,337. Sementara Indeks LQ45 melaju 10,476 poin (1,49%) ke level 712,770. Investor asing paling semangat beli saham di tengah aksi tunggu investor lokal. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,219 triliun di seluruh pasar. Para pemodal asing memang paling agresif sejak pagi tadi, dengan banyak melakukan aksi beli. Sementara investor asing malah melakukan aksi ambil untung. Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 156.295 kali pada volume 8,412 juta lot saham senilai Rp 6,169 triliun. Sebanyak 158 saham naik, sisanya 124 saham turun, dan 91 saham stagnan. Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan hari ini dengan bervariasi, namun cenderung menguat. Hanya pasar saham China yang masih terjebak di zona merah. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 6,28 poin (0,30%) ke level 2.103,63. * Indeks Hang Seng melonjak 211,41 poin (108%) ke level 19.796,81. * Indeks Nikkei 225 menguat 59,62 poin (0,69%) ke level 8.695,06. * Indeks Straits Times naik tipis 1,70 poin (0,06%) ke level 3.034,50. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indocement (INTP) anik Rp 1.350 ke Rp 21.500, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 52.000, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 450 ke Rp 8.300, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 23.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.050, Bayan (BYAN) turun Rp 400 ke Rp 10.950, Buana Finance (BFIN) turun Rp 350 ke Rp 4.200, dan Ace Hardware (ACES) turun Rp 250 ke Rp 5.900. http://finance.detik.com/read/2012/07/31/155835/1979541/6/dana-asing-masuk-rp-12-triliun-ihsg-menguat-43-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3132 on: August 01, 2012, 10:27:03 AM » |
|
Investor Masih Wait and See Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 43 poin disokong aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp 1,2 triliun. Transaksi ditutup sangat ramai, termasuk salah satu yang tertinggi tahun ini. Menutup perdagangan, Selasa (31/7/2012), IHSG menguat 43,216 poin (1,05%) ke level 4.142,337. Sementara Indeks LQ45 melaju 10,476 poin (1,49%) ke level 712,770. Pasar saham Wall Street terkena koreksi akibat aksi tunggu yang dilakukan investor terkait rencana pengumuman The Federal Reserve Rabu besok soal ekonomi dan kemungkinan pemberian stimulus. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 64,33 poin (0,49%) ke level 13.008,68. Indeks S&P 500 Index melemah 5,98 poin (0,43%) ke level 1.379,32. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 6,32 poin (0,21%) ke level 2.939,52. Hari ini, investor masih lakukan aksi tunggu terkait dengan banyak hal, seperti pengumuman The Federal Reserve, pertemuan ECB, data pengangguran AS Jumat nanti dan tingkat inflasi RI siang nanti. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 anjlok 88,02 poin (1,01%) ke level 8.607,04. * Indeks KOSPI melemah 7,31 poin (0,39%) ke level 1.874,68. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin ditutup menguat +1,05% didorong oleh laporan kinerja emiten semester 12012. Kenaikan IHSG terjadi ditengah aksi tunggu investor akan stimulus yang akan diluncurkan ECB dan juga spekulasi the Fed akan mengeluarkan stimulus. Pasar juga masih menunggu melihat data pengangguran yang akan keluar Jumat ini dan juga kebijakan apa saja yang akan dikeluarkan the Fed dalam FOMC 2 Agustus. Investor global berspekulasi The Fed kemungkinan akan menurunkan suku bunga yang dibayarkan kepada cadangan (reserves) bank untuk menekan borrowing cost jangka pendek sehingga memacu ekspansi ekonomi Amerika yang mulai melambat. Dari Eropa, komitmen ECB untuk melakukan segala hal untuk mempertahankan mata uang Euro menjadi katalis positif. Surat utang Spanyol juga terus menguat seiring dengan rencana ECB untuk melakukan intervensi. Yield surat utang Spanyol turun 13bp menjadi 5,53%. IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor diperkirakan juga akan mencermati data inflasi yang hari ini akan diumumkan BPS. Kami proyeksikan kisaran support-resistance pada 4.118-4.168. Saham pilihan: INTP, ASRI, SMAR, GIAA. eTrading Securities Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin membuat Break Out dari resistance sideways IHSG selama ini di 4090, sehingga dalam waktu dekat ini kami melihat akan mencapai 4170. MACD Histogram memang kurang menjanjikan dimana kenaikanya sangat terbatas, namun faststochastic cukup menjanjikan dimana telah keluar dari area bearish menuju area bullish. Untuk perdagangan hari ini kami melihat akan ada konsolidasi ke level 4090 sebelum 4170, di mana sentiment mixed akan berlanjut. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: CMNP, KAEF, ADMG, GJTL dan BBNI. http://finance.detik.com/read/2012/08/01/080459/1979991/6/investor-masih-wait-and-see
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3133 on: August 01, 2012, 10:27:52 AM » |
|
IHSG Berkurang 8 Poin Kena Aksi Ambil Untung Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 8 poin akibat aksi ambil untung. Investor memanfaatkan posisi indeks yang sudah naik tinggi dalam enam perdagangan terakhir. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.470 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 12,522 poin (0,30%) ke level 4.129,815. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 3,185 poin (0,45%) ke level 709,585. Mengawali perdagangan, Rabu (1/8/2012), IHSG berkurang 8,637 poin (0,21%) ke level 4.133,700. Indeks LQ45 kehilangan 2,465 poin (0,34%) ke level 710,305. Pelaku pasar langsung melakukan aksi ambil untung, pasalnya indeks sudah menguat dalam 6 hari berturut-turut. Investor juga masih melihat kebijakan apa yang akan diambil The Fed dan ECB pekan ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG turun 18,662 poin (0,45%) ke level 4.123,675. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,884 poin (0,54%) ke level 708,886. Kemarin, IHSG menguat 43 poin disokong aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp 1,2 triliun. Transaksi ditutup sangat ramai, termasuk salah satu yang tertinggi tahun ini. Semalam, Wall Street terkena koreksi akibat aksi tunggu yang dilakukan investor terkait rencana pengumuman The Federal Reserve Rabu besok soal ekonomi dan kemungkinan pemberian stimulus. Bursa-bursa di regional pagi ini bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Hanya pasar saham China yang berhasil menguat setelah kemarin turun cukup tajam. Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 17,93 poin (0,85%) ke level 2.121,56. * Indeks Hang Seng menipis 35,01 poin (0,18%) ke level 19.761,80. * Indeks Nikkei 225 anjlok 93,82 poin (1,08%) ke level 8.601,24. * Indeks Straits Times turun 6,28 poin (0,21%) ke level 3.030,12. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.470 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/08/01/092139/1980062/6/ihsg-berkurang-8-poin-kena-aksi-ambil-untung
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3134 on: August 01, 2012, 01:53:36 PM » |
|
Saham Konsumer Terkoreksi, IHSG Melemah 27 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 27 poin menyusul maraknya aksi ambil untung. Saham-saham konsumer paling banyak kena tekanan jual. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 8,637 poin (0,21%) ke level 4.133,700 akibat aksi ambil untung. Investor memanfaatkan posisi indeks yang sudah naik tinggi dalam enam perdagangan terakhir. Pelaku pasar langsung melakukan aksi ambil untung, pasalnya indeks sudah menguat dalam 6 hari berturut-turut. Investor juga masih melihat kebijakan apa yang akan diambil The Fed dan ECB pekan ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Indeks langsung jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 4.103,462 akibat maraknya aksi jual tersebut. Indeks sama sekali tidak singgah ke zona hijau hingga siang ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (1/8/2012), IHSG melemah 27,432 poin (0,67%) ke level 4.114,905. Sementara Indeks LQ45 turun 6,163 poin (0,87%) ke level 706,607. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juli 2012 mencapai 0,7%, angka ini lebih tinggi dari inflasi Juni lalu sebesar 0,62%. Secara tahunan alias year on year inflasi Juli mencapai 4,56%, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Juli 2012) mencapai 2,5%. Meski inflasi naik, tapi masih di bawah prediksi pasar sebesar 0,8% sehingga efeknya tidak terlalu terasa di pasar modal. Investor lokal masih getol lepas saham. Hanya dua sektor yang berhasil menguat, yaitu sektor tambang dan properti. Sedangkan delapan sektor lainnya terkena tekanan jual, dipimpin oleh saham konsumer. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 77.498 kali pada volume 5,594 juta lot saham senilai Rp 2,505 triliun. Sebanyak 107 saham naik, sisanya 142 saham turun, dan 100 saham stagnan. Beberapa bursa di Asia mulai balik arah ke zona hijau setelah pagi tadi rata-rata melemah. Tinggal pasar saham Jepang saja yang masih ketinggalan di teritori negatif. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 19,28 poin (0,92%) ke level 2.122,91. * Indeks Hang Seng naik tipis 7,23 poin (0,04%) ke level 19.804,04. * Indeks Nikkei 225 anjlok 95,79 poin (1,10%) ke level 8.599,27. * Indeks Straits Times naik 4,33 poin (0,14%) ke level 3.040,73. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 1.750 ke Rp 146.750, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.500 ke Rp 706.500, Indomobil (IMAS) naik Rp 250 ke Rp 6.350, dan Duta Pertiwi (DUTI) naik Rp 225 ke Rp 2.975. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.350 ke Rp 53.000, Fastfood (FAST) turun Rp 2.800 ke Rp 11.200, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.150 ke Rp 50.850, dan Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 21.700. http://finance.detik.com/read/2012/08/01/115215/1980270/6/saham-konsumer-terkoreksi-ihsg-melemah-27-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3135 on: August 02, 2012, 10:19:03 AM » |
|
IHSG Terkena Sentimen Negatif Wall Street Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 11 poin akibat banyaknya aksi ambil untung. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai terkena tekanan jual. Mengakhiri perdagangan, Rabu (1/8/2012), IHSG ditutup terpangkas 11,872 poin (0,29%) ke level 4.130,465. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,276 poin (0,32%) ke level 710,494. Pasar saham Wall Street menutup perdagangan dengan lesu akibat kecewa atas pernyataan The Federal Reserve yang tidak akan memberikan stimulus terhadap ekonomi. Kesalahan teknis di awal perdagangan juga membuat pergerakan pasar fluktuatif. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 32,55 poin (0,25%) ke level 12.976,13. Indeks S&P 500 melemah 4,00 poin (0,29%) ke level 1.375,32. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 19,31 poin (0,66%) ke level 2.920,21. Hari ini, IHSG akan terseret sentimen negatif dari pasar saham AS tersebut. Pelaku pasar masih berharap adanya kebijakan baru dari ECB yang diprediksi bisa menentukan arah perdagangan. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 menguat 44,32 poin (0,51%) ke level 8.686,17. * Indeks KOSPI 1,04 poin (0,06%) menipis ke level 1.878,89. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin ditutup melemah didorong oleh profit taking yang dilakukan investor menyusul penguatan indeks yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Melemahnya indeks juga dipengaruhi oleh sentimen negatif dari bursa regional yang masih menunggu pernyataan bank sentral Amerika terkait kebijakan apa saja yang akan diambil pada 2 Agustus mendatang. The Fed akan memulai meetingnya pada hari ini dan selesai pada hari kamis. Ada kemungkinan juga Fed akan menunggu hingga September untuk memberikan stimulus pada pertemuan kali ini. Sebanyak 88% dari 58 ekonom yang disurvey oleh Bloomberg memperkirakan tidak akan ada pengumuman stimulus pada pertemuan 1-2 Agustus. Kemudian sebanyak 48% memperkirakan stimulus baru akan diumumkan pada pertemuan 12-13 September. Selain The Fed, Bank Sentral Eropa (ECB) juga akan mengumumkan kebijakan mengenai suku bunga acuannya pada tgl 2 Agustus. Sebelumnya ECB juga telah menyatakan komitmennya untuk menjaga mata uang euro. Pergerakan pasar kemarin juga diwarnai oleh pengumuman inflasi oleh BPS, melemahnya harga komoditas serta mulai meredanya euforia dari laporan kinerja emiten semester 1 2012, yang sebagian sudah terefleksikan pada harga saham emiten tesebut. Dari sisi teknikal memang IHSG sudah memasuki wilayah overbought seperti yang terlihat pada indikator RSI, Stochastic Oscillator, maupun Bollinger Band yang sudah menembus upper band. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran support-resistance 4.100-4.149. Saham pilihan : BJBR, TBIG, KIJA, SSIA. eTrading Securities Secara teknikal penurunan IHSG kemarin masih menyisakan downside hingga support 4090, MACD Histogram sedikit melemah, faststochastic bergerak ke arah bawah, sehingga kami perkirakan besok IHSG akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan negatif. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan range IHSG 4040 – 4170 dengan sentiment mixed bergerak dengan kecenderungan turun ke 4090, sehingga trading plan yang kami rekomendasikan adalah trading plan jangka pendek. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: HRUM, ADRO, BBKP, dan INDY. http://finance.detik.com/read/2012/08/02/080203/1980989/6/ihsg-terkena-sentimen-negatif-wall-street
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3136 on: August 02, 2012, 10:27:34 AM » |
|
IHSG Bergerak Datar Jelang Pertemuan ECB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar menjelang pertemuan European Central Bank (ECB). Investor berharap ECB bisa mengeluarkan kebijakan baru dalam memerangi krisis utang di Eropa. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 1,948 poin (0,05%) ke level 4.128,517. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,495 poin (0,07%) ke level 709,999. Membuka perdagangan, Kamis (2/8/2012), IHSG melemah tipis 2,801 poin (0,07%) ke level 4.127,664. Indeks LQ45 menipis 0,728 poin (0,10%) ke level 709,766. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG masih bergerak datar tapi balik arah ke zona hijau, naik tipis 1,439 poin (0,03%) ke level 4.131,904. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,035 poin (0,01%) ke level 710,529. Kemarin, IHSG terpangkas 11 poin akibat banyaknya aksi ambil untung. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai terkena tekanan jual. Semalam, Wall Street menutup perdagangan dengan lesu akibat kecewa atas pernyataan The Federal Reserve yang tidak akan memberikan stimulus terhadap ekonomi. Kesalahan teknis di awal perdagangan juga membuat pergerakan pasar fluktuatif. Pasar saham di regional bergerak mixed pagi ini dengan kecenderungan melemah, hanya pasar saham Jepang yang menguat. Pelaku pasar regional juga masih menanti kebijakan baru dari ECB. Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 2,95 poin (0,14%) ke level 2.120,41. * Indeks Hang Seng melemah 73,04 poin (0,37%) ke level 19.747,34. * Indeks Nikkei 225 menguat 36,78 poin (0,43%) ke level 8.678,63. * Indeks Straits Times turun tipis 4,41 poin (0,14%) ke level 3.046,67. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/08/02/092336/1981066/6/ihsg-bergerak-datar-jelang-pertemuan-ecb
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3137 on: August 02, 2012, 12:29:23 PM » |
|
Terpangkas 17 Poin, IHSG Masih Bertahan di 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 17 poin tapi masih bertahan di level 4.100. Aksi jual investor merambah saham-saham unggulan yang harganya masih tinggi. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 2,801 poin (0,07%) ke level 4.127,664 menjelang pertemuan European Central Bank (ECB). Investor berharap ECB bisa mengeluarkan kebijakan baru dalam memerangi krisis utang di Eropa. Banyak investor kecewa The Federal Reserve tidak akan memberikan stimulus terhadap ekonomi AS. Sentimen itu membuat para pelaku pasar melakukan aksi jual. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.149,657 sampai akhirnya jatuh ke posisi terendahnya di 4.109,490. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (2/8/2012), IHSG melemah 17,412 poin (0,43%) ke level 4.113,053. Sementara Indeks LQ45 turun 3,550 poin (0,50%) ke level 706,944. Saham-saham konsumer dan properti yang kemarin sudah jatuh kini bangkit kembali di tengah maraknya aksi jual di saham-saham lapis dua. Mayoritas indeks sektoral terkena koreksi. Investor asing masih memilih akumulasi saham meski tidak gencar seperti beberapa perdagangan lalu. Hingga siang ini asing sudah mencatat pembelian bersih dengan nilai yang masih tipis. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 77.385 kali pada volume 2,853 juta lot saham senilai Rp 1,896 triliun. Sebanyak 72 saham naik, sisanya 166 saham turun, dan 84 saham stagnan. Bursa saham Jepang masih menjadi satu-satunya pasar saham yang berhasil menguat di Asia. Pelaku pasar regional masih lakukan aksi tunggu terkait pertemuan ECB sehingga rata-rata pasar sahamnya terkena koreksi. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 9,49 poin (0,45%) ke level 2.113,87. * Indeks Hang Seng turun 142,25 poin (0,72%) ke level 19.678,13. * Indeks Nikkei 225 menguat 30,79 poin (0,36%) ke level 8.672,64. * Indeks Straits Times berkurang 12,36 poin (0,41%) ke level 3.038,72. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.050 ke Rp 63.050, Unilever (UNVR) naik Rp 650 ke Rp 24.750, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 52.000, dan Multi Bintang (MLBI) naik Rp 500 ke Rp 707.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 51.450, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 36.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 22.650, dan Telkom (TLKM) turun Rp 350 ke Rp 8.900. http://finance.detik.com/read/2012/08/02/114911/1981235/6/terpangkas-17-poin-ihsg-masih-bertahan-di-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3138 on: August 03, 2012, 10:28:02 AM » |
|
IHSG Diselimuti Sentimen Krisis Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ambles 37 poin akibat maraknya tekanan jual. Investor juga masih menanti hasil pertemuan European Central Bank (ECB) yang membahas krisis utang Eropa. Menutup perdagangan, Kamis (2/8/2012), IHSG ambles 37,353 poin (0,90%) ke level 4.093,112. Sementara Indeks LQ45 jatuh 8,390 poin (1,18%) ke level 702,104. Pasar saham Wall Street jatuh untuk hari keempatnya menyusul kekecewaaan investor atas Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang kurang cepat melakukan respons terhadpa kriris utang Eropa. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 92.18 poin (0,71%) ke level 12.878,88. Indeks S&P 500 melemah 10,14 poin (0,74%) ke level 1.365,00. Indeks Komposit Nasdaq turun 10,44 poin (0,36%) ke level 2.909,77. Hari ini, IHSG akan terkena imbas sentimen negatif dari pasar global, pasalnya bursa-bursa di Asia sudah lebih dulu dibuka melemah cukup tajam. Aksi jual diprediksi akan berlanjut. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 anjlok 124,33 poin (1,44%) ke level 8.528,85. * Indeks KOSPI ambles 21,07 poin (1,13%) ke level 1.848,33. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG melanjutkan profit taking pada perdagangan kemarin seiring dengan melemahnya bursa regional. Penurunan terjadi seiring dengan tidak adanya kebijakan baru yang dikeluarkan oleh The Fed. Pasar juga masih menunggu kemungkinan European Central Bank (ECB) meluncurkan stimulus dalam rapat mendatang. Selain menanti stimulus, pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh data manufaktur China yang melemah serta data makro dari Eropa yang menunjukkan tanda kontraksi. PDB Spanyol dilaporkan tercatat -0,4%, data produksi industri Perancis tercatat -1,9%. Sebelumnya pasar berspekulasi baik The Fed maupun ECB akan merespon beberapa data makroekonomi terakhir dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru. Survey Bloomberg menunjukkan 48% dari 58 ekonpm di Amerika Serikat memperkirakan stimulus baru diumumkan pada pertemuan 12-13 September. Hari ini kami proyeksikan indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Jika tidak ada pengumuman stimulus, diproyeksikan saham berbasis komoditas akan kembali tertekan seiring dengan pelemahan yang terjadi pada harga komoditas global. Saham unggulan yang pekan lalu menopang kenaikan indeks juga terlihat mulai memasuki area jenuh beli. Kami melihat masih ada peluang untuk trading pada saham second dan third liner ditengah lesunya pergerakan indeks. Kisaran support-resistance hari ini 4.071-4.120. Saham pilihan : KAEF, TBIG, SMRA, LPIN, PWON. eTrading Securities Secara teknikal penurunan IHSG hari ini telah maksimal hingga ke batas support 4090 telah diuji, MACD Histogram tampak telah mencapai titik maksimalnya, faststochastic juga tampak telah menyentuh dasar, sehingga besar peluang IHSG akan mengalami kenaikan pada perdagangan esok hari. Untuk perdagangan besok kami perkirakan range IHSG adalah 4040 – 4170 dengan sentiment mixed dan kecenderungan naik. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, GJTL, UNVR, dan HRUM. http://finance.detik.com/read/2012/08/03/080135/1982039/6/ihsg-diselimuti-sentimen-krisis-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3139 on: August 03, 2012, 10:28:47 AM » |
|
Terimbas Sentimen Eropa, IHSG Turun 17 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17 poin terkena imbas sentimen krisis utang Eropa. Pelaku pasar kecewa European Central Bank (ECB) tidak punya langkah nyata dalam melawan krisis. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 16,502 poin (0,40%) ke level 4.076,610. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 4,197 poin (0,60%) ke level 697,907. Mengawali perdagangan awal pekan, Jumat (3/8/2021), IHSG dibuka berkurang 17,705 poin (0,44%) ke level 4.075,407. Indeks LQ45 dibuka turun 4,346 poin (0,61%) ke level 697,758. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menurun, berkurang 27,582 poin (0,67%) ke level 4.064,530. Sementara Indeks LQ45 melemah 5,455 poin (0,78%) ke level 696,606. Kemarin, IHSG ambles 37 poin akibat maraknya tekanan jual. Investor juga masih menanti hasil pertemuan European Central Bank (ECB) yang membahas krisis utang Eropa. Semalam, Wall Street jatuh untuk hari keempatnya menyusul kekecewaaan investor atas Presiden ECB Mario Draghi yang kurang cepat melakukan respons terhadpa kriris utang Eropa. Bursa-bursa di regioal terkena imbas sentimen negatif tersebut dan berjatuhan ke zona merah, kecuali pasar saham China yang masih bertahan di zona hijau dengan menguat tipis. Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,66 poin (0,13%) ke level 2.113,84. * Indeks Hang Seng anjlok 225,26 poin (1,14%) ke level 19.464,94. * Indeks Nikkei 225 ambles 126,38 poin (1,46%) ke level 8.526,80. * Indeks Strait Times melemah 10,02 poin (0,33%) ke level 3.026,17. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/08/03/092334/1982105/6/terimbas-sentimen-eropa-ihsg-turun-17-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3140 on: August 03, 2012, 01:27:47 PM » |
|
Tekanan Jual Tinggi, IHSG Berkurang 19 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 19 poin akibat tingginya tekanan jual. Investor melepas saham-saham akibat kabar buruk ECB yang kurang sigap dalam menanggulangi krisis utang Eropa. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 17,705 poin (0,44%) ke level 4.075,407 terkena imbas sentimen krisis utang Eropa. Pelaku pasar kecewa European Central Bank (ECB) tidak punya langkah nyata dalam melawan krisis. Selain itu, harapan investor juga kandas setelah tas Presiden ECB Mario Draghi kurang cepat melakukan respons terhadap kriris utang Eropa dan meminta negara-negara anggotanya bertindak lebih dulu. Aksi jual pun tak terbendung lagi, investor langsung melepas saham-saham yang rentan atas kabar dari krisis Eropa. Indeks pun tak sempat masuk zona hijau, malah sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.059,938. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (3/8/2021), IHSG terkoreksi 19,524 poin (0,48%) ke level 4.073,588. Sementara Indeks LQ45 turun 3,330 poin (0,48%) ke level 698,774. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa terpangkas cukup dalam sehingga kompak melemah. Koreksi paling dalam diderita sektor properti. Saham unggulan dan lapis dua paling banyak dilepas. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 44.254 kali pada volume 2,317 juta lot saham senilai Rp 1,366 triliun. Sebanyak 66 saham naik, sisanya 172 saham turun, dan 73 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di Asia belum banyak berubah sejak pagi tadi, rata-rata masih terjebak di teritori negatif. Hanya pasar saham China yang masih bertahan positif sejak pagi tadi. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 8,40 poin (0,40%) ke level 2.119,58. * Indeks Hang Seng melemah 179,51 poin (0,91%) ke level 19.510,69. * Indeks Nikkei 225 anjlok 103,87 poin (1,20%) ke level 8.549,31. * Indeks Straits Times menipis 4,07 poin (0,13%) ke level 3.032,12. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Unilever (UNVR) naik Rp 200 ke Rp 24.800, XL Axiata (EXCL) naik Rp 150 ke Rp 6.400, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 ke Rp 20.550, dan Indosiar (IDKM) naik Rp 150 ke Rp 5.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.550 ke Rp 49.300, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 51.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 400 ke Rp 3.800, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 14.950. http://finance.detik.com/read/2012/08/03/112737/1982280/6/tekanan-jual-tinggi-ihsg-berkurang-19-poin?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3141 on: August 03, 2012, 04:40:04 PM » |
|
Naik 6 Poin, IHSG Gagal Balik ke 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan naik tipis 6 poin setelah bergerak fluktuatif menjelang penutupan perdagangan. Indeks gagal balik ke level 4.100 dan harus puas berhenti di 4.099. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 17,705 poin (0,44%) ke level 4.075,407 terkena imbas sentimen krisis utang Eropa. Pelaku pasar kecewa European Central Bank (ECB) tidak punya langkah nyata dalam melawan krisis. Selain itu, harapan investor juga kandas setelah Presiden ECB Mario Draghi kurang cepat melakukan respons terhadap kriris utang Eropa dan meminta negara-negara anggotanya bertindak lebih dulu. Aksi jual pun tak terbendung lagi, investor langsung melepas saham-saham yang rentan atas kabar dari krisis Eropa. Indeks malah sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.059,938. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 19,524 poin (0,48%) ke level 4.073,588 akibat tingginya tekanan jual. Investor melepas banyak saham akibat kabar buruk ECB yang kurang sigap dalam menanggulangi krisis utang Eropa. Indeks bergerak fluktuatif menjelang penutupan perdagangan. Posisi tertingginya hari ini sempat diraih di level 4.103,287. Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (3/8/2021), IHSG ditutup naik tipis 6,701 poin (0,16%) ke level 4.099,813. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 1,652 poin (0,23%) ke level 703,756. Investor asing mulai ambil untung, dana asing pun keluar lagi dari lantai bursa. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 306,766 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 93.244 kali pada volume 4,604 juta lot saham senilai Rp 3,46 triliun. Sebanyak 166 saham naik, sisanya 199 saham turun, dan 110 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan bervariasi. Dua pasar saham berhasil menguat, yaitu China dan Singapura. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melonjak 21,61 poin (1,02%) ke level 2.132,80. * Indeks Hang Seng menipis 24,02 poin (0,12%) ke level 19.666,18. * Indeks Nikkei 225 anjlok 98,07 poin (1,13%) ke level 8.555,11. * Indeks Straits Times menguat 14,84 poin (0,49%) ke level 3.051,03. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 900 ke Rp 21.300, Mayora (MYOR) naik Rp 850 ke Rp 21.700, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 400 ke Rp 17.600, dan Hexindo (HEXA) naik Rp 400 ke Rp 7.350. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 500 ke Rp 190.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 475 ke Rp 3.725, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 22.350, dan Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 20.000. http://finance.detik.com/read/2012/08/03/160758/1982677/6/naik-6-poin-ihsg-gagal-balik-ke-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3142 on: August 07, 2012, 10:07:58 AM » |
|
IHSG Didorong Sentimen Positif Pasar Global ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan naik tipis 6 poin setelah bergerak fluktuatif menjelang penutupan perdagangan. Indeks gagal balik ke level 4.100 dan harus puas berhenti di 4.099. Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (3/8/2021), IHSG ditutup naik tipis 6,701 poin (0,16%) ke level 4.099,813. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 1,652 poin (0,23%) ke level 703,756. Akhir pekan lalu, Wall Street melompat ke posisi tertingginya sejak Mei lalu didorong tingginya angka tenaga kerja baru di Amerika Serikat (AS). Investor juga dapat harapan baru bahwa petinggi Eropa siap beraksi menanggulangi krisis utang. Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones melompat 217,29 poin (1,69%) ke level 13.096,17. Indeks S&P 500 melesat 25,99 poin (1,90%) ke level 1.390,99. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 58,13 poin (2%) ke level 2.967,90. Hari ini, IHSG diprediksi akan menguat didorong oleh sentimen positif pasar global. Beberapa pasar saham di Asia sudah lebih dulu menguat dengan poin yang signifikan. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 melonjak 132,06 poin (1,54%) ke level 8.687,17. * Indeks KOSPI melesat 34,29 poin (1,85%) ke level 1.882,97. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG pada perdagangan Jumat pekan lalu ditutup menguat tipis setelah tertekan sepanjang sesi perdagangan. Menguatnya indeks didukung oleh reboundnya pembukaan bursa Eropa Jumat sore lalu menyusul ekspektasi positif dari data tenaga kerja Amerika Serikat yang diprediksi akan membaik. Pergerakan indeks pekan lalu dipengaruhi oleh sentimen dari laporan keuangan serta ekspektasi akan peluncuran stimulus oleh The Fed dan Bank Sentral Eropa (ECB). Pada kenyataannya, ternyata baik The Fed dan ECB tidak mengeluarkan stimulus dan mengumumkan kebijakan baru. Hal ini yang menjadi alasan terjadinya aksi ambil untung. Mengawali pekan ini kami proyeksikan indeks akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah. Berakhirnya euforia laporan keuangan emiten serta beberapa data makro ekonomi dari Eropa maupun China dan Jepang dalam dua pekan terakhir menunjukkan untuk sementara waktu pasar masih akan dibayangi oleh kekhawatiran akan melambatnya perekonomian global. Kisaran support-resistance : 4.040-4.130. Saham pilihan : INDF, ICBP, BJBR, PWON, ATPK. eTrading Securities Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG mengalami kenaikan yang sangat terbatas, MACD Histogram menunjukan adanya penguatan dimana bar trend penurunan sudah semakin kecil, faststochastic telah memasuki area oversold, range IHSG adalah 4040 – 4170. Ini membuktikan trend konsolidasi IHSG sedang berlangsung. Untuk perdagangan senin kami perkirakan IHSG akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan sideways, adapun range IHSG adalah 4040 – 4170. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BBRI, ADRO, PTBA, INDY. http://finance.detik.com/read/2012/08/06/074105/1983761/6/ihsg-didorong-sentimen-positif-pasar-global
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3143 on: August 07, 2012, 10:08:40 AM » |
|
Disemangati Pasar Global, IHSG Melesat 43 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 43 poin terbantu sentimen positif dari pasar global. Data tenaga kerja AS menunjukkan penguatan yang signifikan sehingga menepis kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.475 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG menanjak 39,805 poin (0,97%) ke level 4.139,618. Sedangkan Indeks LQ45 melesat 10,125 poin (1,44%) ke level 713,881. Membuka perdagangan awal pekan, Senin (6/8/2012), IHSG melompat 43,063 poin (1,05%) ke level 4.142,876. Indeks LQ45 bertambah 10,566 poin (1,15%) ke level 714,322. Investor memburu saham-saham unggulan yang harganya masih fair. Aksi beli yang sejak pekan lalu tertahan kini mulai dikeluarkan oleh para pelaku pasar. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG masih terus menanjak, naik 45,844 poin (1,12%) ke level 4.145,657. Sementara Indeks LQ45 menguat 9,462 poin (1,30%) ke level 713,218. Akhir pekan lalu, IHSG menutup perdagangan dengan naik tipis 6 poin setelah bergerak fluktuatif menjelang penutupan perdagangan. Indeks gagal balik ke level 4.100 dan harus puas berhenti di 4.099. Sedangkan Wall Street melompat ke posisi tertingginya sejak Mei lalu didorong tingginya angka tenaga kerja baru di AS. Investor juga dapat harapan baru bahwa petinggi Eropa siap beraksi menanggulangi krisis utang. Bursa-bursa di regional pagi ini bergerak kompak di zona hijau dengan poin yang signifikan disemangati sentimen positif dari pasar global tersebut. Bursa saham Hong Kong melesat paling tinggi, lebih dari dua persen. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik 7,30 poin (0,34%) ke level 2.140,10. * Indeks Hang Seng meroket 397,29 poin (2,02%) ke level 20.063,47. * Indeks Nikkei 225 melonjak 159,80 poin (1,87%) ke level 8.714,91. * Indeks Straits Times menanjak 32,14 poin (1,05%) ke level 3.083,47. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.475 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/08/06/091908/1983844/6/disemangati-pasar-global-ihsg-melesat-43-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3144 on: August 07, 2012, 10:09:13 AM » |
|
Bursa Asia Melaju Makin Kencang, IHSG Malah Melambat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 24 poin menyusul aksi jual di saham-saham unggulan. Sayangnya, laju indeks masih kalah dibandingkan bursa-bursa di Asia. Membuka perdagangan awal pekan, IHSG melompat 43,063 poin (1,05%) ke level 4.142,876 terbantu sentimen positif dari pasar global. Data tenaga kerja AS menunjukkan penguatan yang signifikan sehingga menepis kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Investor memburu saham-saham unggulan yang harganya masih fair. Aksi beli yang sejak pekan lalu tertahan kini mulai dikeluarkan oleh para pelaku pasar. Indeks langsung menembus posisi tertinggi di level 4.146,659 akibat aksi jual tersebut. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (6/8/2012), IHSG menguat 24,164 poin (0,58%) ke level 4.123,977. Sementara Indeks LQ45 naik 4,708 poin (0,66%) ke level 708,464. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI pada semester I-2012 mencapai 6,4%. Capaian tersebut tumbuh 2,8% dibandingkan pada 3 bulan pertama tahun 2012 ini. Aksi beli merambah ke saham-saham unggulan dan lapis dua, tapi satu sektor malah terkena aksi jual yaitu sektor finansial. Saham-saham bank unggulan justru dilepas oleh investor. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 66.499 kali pada volume 3,654 juta lot saham senilai Rp 1,862 triliun. Sebanyak 138 saham naik, sisanya 96 saham turun, dan 91 saham stagnan. Bursa-bursa di regional masih bertahan di zona merah hingga siang hari ini, bahkan semakin melaju kencang. Sentimen positif dari pasar global benar-benar menjadi katalis penggerak. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 8,64 poin (0,41%) ke level 2.141,43. * Indeks Hang Seng melonjak 403,24 poin (2,05%) ke level 20.069,42. * Indeks Nikkei 225 melesat 177,53 poin (2,08%) ke level 8.732,64. * Indeks Straits Times menanjak 31,54 poin (1,03%) ke level 3.082,87. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 850 ke Rp 37.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 700 ke Rp 51.700, Goodyear (GDYR) naik Rp 500 ke Rp 11.500, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 500 ke Rp 22.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain BRI (BBRI) turun Rp 100 ke Rp 6.900, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 100 ke Rp 51.300, Hexindo (HEXA) turun Rp 100 ke Rp 7.250, dan Supreme Cable (SCCO) turun Rp 75 ke Rp 4.825. http://finance.detik.com/read/2012/08/06/115817/1984087/6/bursa-asia-melaju-makin-kencang-ihsg-malah-melambat
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3145 on: August 07, 2012, 10:09:48 AM » |
|
Tergerus Aksi Ambil Untung, IHSG Hanya Naik 5 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu naik 5 poin akibat laju penguatannya terhambat aksi ambil untung. Saham-saham unggulan menjadi incaran investor untuk profit taking. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.475 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melompat 43,063 poin (1,05%) ke level 4.142,876 terbantu sentimen positif dari pasar global. Data tenaga kerja AS menunjukkan penguatan yang signifikan sehingga menepis kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Investor memburu saham-saham unggulan yang harganya masih fair. Aksi beli yang sejak pekan lalu tertahan kini mulai dikeluarkan oleh para pelaku pasar. Indeks langsung menembus posisi tertinggi di level 4.146,659 akibat aksi jual tersebut. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan sesi pagi. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 24,164 poin (0,58%) ke level 4.123,977 menyusul aksi jual di saham-saham unggulan. Sayangnya, laju indeks masih kalah dibandingkan bursa-bursa di Asia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI pada triwulan II-2012 mencapai 6,4%. Capaian tersebut tumbuh 2,8% dibandingkan pada 3 bulan pertama tahun 2012 ini. Poin yang dicetak IHSG sejak pagi tadi secara perlahan tergerus oleh aksi ambil untung. Indeks sempat menipis dan menyentuh posisi terendahnya hari ini di 4.097,749. Menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/8/2012), IHSG naik tipis 5,686 poin (0,13%) ke level 4.105,499. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,004% poin (0,01%) ke level 703,752. Aksi ambil untung marak terjadi di saham-saham unggulan yang sejak pagi tadi sudah bergerak naik. Aksi jual ini dilakukan oleh investor lokal dan asing. Pemodal asing yang sudah banyak menempatkan dananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak pekan lalu kini mulai ambil untung. Transaksi asing hingga sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 81,703 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 111.698 kali pada volume 6,202 juta lot saham senilai Rp 3,547 triliun. Sebanyak 128 saham naik, sisanya 128 saham turun, dan 104 saham stagnan. Laju penguatan bursa-bursa di Asia semakin sore makin cepat. Akhirnya, pasar saham regional kompak menguat mengakhiri perdagangan awal pekan ini. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melonjak 22,12 poin (1,04%) ke level 2.154,92. * Indeks Hang Seng melesat 403,24 poin (2,05%) ke level 20.069,42. * Indeks Nikkei 225 melompat 171,18 poin (2,00%) ke level 8.726,29. * Indeks Straits Times menguat 25,34 poin (0,83%) ke level 3.076,67. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 4.000 ke Rp 237.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.000 ke Rp 66.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 950 ke Rp 37.100, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 21.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 ke Rp 8.100, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 200 ke Rp 13.000, Asuransi Dayin (ASDM) turun Rp 110 ke Rp 790, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 100 ke Rp 6.600. http://finance.detik.com/read/2012/08/06/155353/1984395/6/tergerus-aksi-ambil-untung-ihsg-hanya-naik-5-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3146 on: August 07, 2012, 10:11:05 AM » |
|
IHSG Diprediksi Bergerak Mixed Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu naik 5 poin akibat laju penguatannya terhambat aksi ambil untung. Saham-saham unggulan menjadi incaran investor untuk profit taking. Menutup perdagangan awal pekan, Senin (6/8/2012), IHSG naik tipis 5,686 poin (0,13%) ke level 4.105,499. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,004% poin (0,01%) ke level 703,752. Pasar saham Wall Street melanjutkan penguatan atas adanya harapan European Central Bank (ECB) segera melakukan langkah nyata dalam menyelamatkan krisis utang Eropa. Saham-saham berbasis finansial memimpin penguatan. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 21,34 poin (0,16%) ke level 13.117,51. Indeks Komposit Nasdaq tumbuha 22,01 poin (0,74%) ke level 2.989,91, dan Indeks S&P 500, bertambah 3,24 poin (0,23%) ke level 1.394,23. Hari ini, IHSG diperkirakan akan terkena koreksi setelah mengalami kenaikan cukup tinggi. Namun, dengan dukungan sentimen positif dari pasar global, indeks bisa jadi bergerak mixed. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,54 poin (0,06%) ke level 8.731,83. * Indeks KOSPI menguat tipis 1,67 poin (0,09%) ke level 1.887,55. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG ditutup menguat tipis +0,14% menyusul sentimen positif dari rally yang terjadi di Wallstreet pada pekan lalu. Kenaikan Wallstreet didorong oleh data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan sehingga mengurangi kekuatiran bahwa pertumbuhan ekonomi AS mulai melambat. Setelah selama beberapa hari index global dan regional terus tertekan karena bank sentral Amerika dan Eropa tidak mengeluarkan kebijakan yang dapat meyakinkan investor tetapi pada akhir minggu data tenaga kerja Amerika berhasil membuat pekan lalu ditutup menguat dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara kenaikan bursa Eropa terjadi juga dikarenakan pernyataan dari anggota partai koalisi kanselir Jerman yang mengatakan bahwa mereka tidak akan menghalang-halangi rencana ECB/Mario Dragi terkait intervensinya di surat utang. Selain dari eksternal, pergerakan indeks kemarin juga diwarnai oleh pengumuman pertumbuhan GDP kuartal dua yang lebih tinggi dibandingkan ekspektasi. Di sisi lain, kenaikan indeks terlihat mulai terbatas menjelang libur panjang lebaran. Saham unggulan seperti ASII, BMRI, BBRI berada dalam tekanan jual sehingga kenaikan indeks terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.070-4.125. Saham pilihan : MYOR, INDF, PTPP, SSIA, INTP eTrading Securities Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 5 poin (+0.13%) ke level 4,105.49 dengan jumlah transaksi sebanyak 6,2 juta lot atau setara Rp 3.54 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami kenaikan, kecuali sektor misc-ind(-0.43%), property(-0.11%), dan finance(-0.73%). Tercatat sebanyak 117 saham mengalami penguatan, 116 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham-saham yang menempati top gainers a.I. ADRO(+4.61%), UNTR(+2.58%), SMGR(+2.41%), ISAT(+5.98%), dan EXCL(+2.26%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BMRI(-2.41%), BBRI(-1.43%), ASII(-0.71%), TLKM(-1.12%), dan PGAS(-0.66%). Asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp 40.7 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. UNTR, SMGR, ADRO, ITMG, dan BMTR. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,469 per Dolar AS. Secara teknikal, IHSG mengalami kenaikan yang sangat terbatas, MACD Histogram menunjukan penguatan yang lemah, stochastic telah mulai berbelok turun. IHSG mempunyai range 4040-4090- 4150-4170 di mana kemarin masih di dalam area konsolidasi. Pada perdagangan hari ini IHSG kami perkirakan akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan melemah. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah INDF, IMAS, HRUM dan TINS. http://finance.detik.com/read/2012/08/07/080549/1984812/6/ihsg-diprediksi-bergerak-mixed
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3147 on: August 07, 2012, 10:11:37 AM » |
|
Pasar Global Semarak, IHSG Naik Tipis 5 Poin indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 5 poin mengikuti optimisme yang terjadi di pasar global. Investor semakin berharap European Central Bank (ECB) segera melakukan langkah nyata terkait krisis utang Uni Eropa. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.465 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 5,069 poin (0,12%) ke level 4.110,568. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,289 poin (0,18%) ke level 705,041. Mengawali perdagangan, Selasa (7/8/2012), IHSG bertambah 5,637 poin (0,13%) ke level 4.111,136. Indeks LQ45 naik tipis 1,394 poin (0,19%) ke level 705,146. Sayangnyam posisi indeks yang sudah cukup tinggi dimanfaatkan oleh beberapa pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. Sehingga indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat tipis 2,792 poin (0,07%) ke level 4.108,291. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,079 poin (0,01%) ke level 703,602. Kemarin, IHSG hanya mampu naik 5 poin akibat laju penguatannya terhambat aksi ambil untung. Saham-saham unggulan menjadi incaran investor untuk profit taking. Semalam, Wall Street melanjutkan penguatan atas adanya harapan ECB segera melakukan langkah nyata dalam menyelamatkan krisis utang Eropa. Saham-saham berbasis finansial memimpin penguatan. Bursa-bursa di regional bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pagi ini. Hanya pasar saham China yang terjebak di zona merah. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 0,03 poin (0,00%) ke level 2.154,88. * Indeks Hang Seng naik 66,12 poin (0,33%) ke level 20.064,84. * Indeks Nikkei 225 menguat 49,96 poin (0,57%) ke level 8.776,25. * Indeks Straits Times bertambah 12,99 poin (0,42%) ke level 3.084,81. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.465 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/08/07/092321/1984877/6/pasar-global-semarak-ihsg-naik-tipis-5-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3148 on: August 07, 2012, 09:50:29 PM » |
|
Bergerak Fluktuatif, IHSG Istirahat di 4.103 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif di tengah perdagangan yang cukup sepi. Indeks beristirahat siang ini di level 4.103. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 5,637 poin (0,13%) ke level 4.111,136 mengikuti optimisme yang terjadi di pasar global. Investor semakin berharap European Central Bank (ECB) segera melakukan langkah nyata terkait krisis utang Uni Eropa. Sayangnya posisi indeks yang sudah cukup tinggi dimanfaatkan oleh beberapa pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. Sehingga indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Indeks bergerak dalam rentang yang tipis, sejak pagi tadi naik-turun antara zona positif dan negatif. Posisi tertingginya yang bisa diraih hari ini ada di level 4.119,576. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (7/8/2012), IHSG menipis 1,655 poin (0,05%) ke level 4.103,844. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,061 poin (0,01%) ke level 703,691. Pelaku pasar masih lakukan aksi tunggu terkait dengan rencana pembelian surat utang negara-negara Eropa oleh ECB. Sampai itu dilakukan, investor memiliha untuk bermain aman dan tidak terlalu agresif. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 71.342 kali pada volume 4,074 juta lot saham senilai Rp 1,597 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 130 saham turun, dan 99 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed sejak pagi tadi dengan kecenderungan menguat meski dalam rentang yang tidak terlalu lebar. Pasa saham China masih belum berhasil menanjak ke zona hijau. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 0,56 poin (0,03%) ke level 2.154,35. * Indeks Hang Seng menguat 66,12 poin (0,33%) ke level 20.064,84. * Indeks Nikkei 225 naik 61,98 poin (0,71%) ke level 8.788,27. * Indeks Straits Times bertambah 6,66 poin (0,22%) ke level 3.078,48. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 7000 ke Rp 244.000, Multi Prima (LPIN) naik Rp 250 ke Rp 4.125, Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 9.050, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 150 ke Rp 51.550. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 850 ke Rp 9.650, Goodyear (GDYR) turun Rp 400 ke Rp 10.700, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 21.600, Golden Energy (GEMS) turun Rp 325 ke Rp 2.550. http://finance.detik.com/read/2012/08/07/115850/1985097/6/bergerak-fluktuatif-ihsg-istirahat-di-4103
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3149 on: August 07, 2012, 09:51:00 PM » |
|
Melemah 19 Poin, IHSG Lengser dari Level 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi dari level 4.100 setelah melemah 19 poin. Indeks terkoreksi akibat banyaknya aksi jual, terutama di saham-saham lapis dua. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan pada posisi Rp 9.465 per dolar AS, sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 5,637 poin (0,13%) ke level 4.111,136 mengikuti optimisme yang terjadi di pasar global. Investor semakin berharap European Central Bank (ECB) segera melakukan langkah nyata terkait krisis utang Uni Eropa. Sayangnya posisi indeks yang sudah cukup tinggi dimanfaatkan oleh beberapa pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. Sehingga indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Indeks bergerak dalam rentang yang tipis, sejak pagi tadi naik-turun antara zona positif dan negatif. Posisi tertingginya yang bisa diraih hari ini ada di level 4.119,576. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 1,655 poin (0,05%) ke level 4.103,844. Indeks bergerak fluktuatif di tengah perdagangan yang cukup sepi. Pelaku pasar masih lakukan aksi tunggu terkait dengan rencana pembelian surat utang negara-negara Eropa oleh ECB. Sampai itu dilakukan, investor memilih untuk bermain aman dan tidak terlalu agresif. Aksi jual malah makin marak mendekati penutupan perdagangan. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di posisi 4.080,344 Mengakhiri perdagangan, Selasa (7/8/2012), IHSG ditutup melemah 19,919 poin (0,49%) ke level 4.085,580. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 4,453 poin (0,64%) ke level 699,299. Saham-saham lapis dua paling banyak terkena tekanan jual, sehingga delapan indeks sektoral terjebak di zona merah. Hanya dua sektor yang berhasil menguat, yaitu agrikultur dan properti. Investor asing kurang bersemangat hari ini meski sudah melakukan pembelian bersih (foreign net buy) tapi hanya tipis, yaitu Rp 120,562 miliar di seluruh pasar. Transaksi di lantai bursa sedikit meningkat akibat adanya transaksi tutup sendiri di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) oleh lima broker senilai Rp 1,4 triliun. Seluruh transaksi dilakukan di pasar negosiasi. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 125.782 kali pada volume 12,807 juta lot saham senilai Rp 5,364 triliun. Sebanyak 100 saham naik, sisanya 130 saham turun, dan 99 saham stagnan. Mengakhiri perdagangan hari ini, bursa-bursa di Asia akhirnya berhasil kompak menguat di teritori positif. Harapan akan pembelian obligasi oleh ECB membuat investor Asia cukup bersemangat. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,70 poin (0,13%) ke level 2.157,62. * Indeks Hang Seng menguat 73,83 poin (0,37%) ke level 20.072,55. * Indeks Nikkei 225 naik 77,02 poin (0,88%) ke level 8.803,31. * Indeks Straits Times bertambah 1,24 poin (0,04%) ke level 3.073,06. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 4.500 ke Rp 195.000, Taisho (SQBI) naik Rp 3.000 ke Rp 240.000, Multi Prima (LPIN) naik Rp 375 ke Rp 4.250, dan Sarana Menara (TOWR) naik Rp 150 ke Rp 17.950. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 850 ke Rp 9.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 50.650, Unilever (UNVER) turun Rp 600 ke Rp 24.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 600 ke Rp 21.400. http://finance.detik.com/read/2012/08/07/155439/1985398/6/melemah-19-poin-ihsg-lengser-dari-level-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|