|
modlg
|
 |
« Reply #3075 on: July 10, 2012, 01:48:10 PM » |
|
Bursa Regional 'Menghijau', IHSG Naik Tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4 poin di tengah penguatan pasar saham Asia. Sentimen negatif datang dari pasar global atas kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.440 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.420 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,215 poin (0,06%) ke level 3.987,260. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,567 poin (0,08%) ke level 681,115. Mengawali perdagangan, Selasa (10/7/2012), IHSG dibuka bertambah 4,440 poin (0,11%) ke level 3.989,485. Indeks LQ45 dibuka naik tipis 1,092 poin (0,16%) ke level 681,640. Laju penguatan indeks sedikit tertahan akibat sentimen negatif dari bursa global semalam. Untungnya, pasar saham di Asia memberi dorongan positif. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 15,475 poin (0,39%) ke level 4.000,520. Sementara Indeks LQ45 naik 3,701 poin (0,54%) ke level 684,249. Kemarin, IHSG ambles 70 poin akibat maraknya aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Hampir setengah triliun rupiah dana asing keluar dari lantai bursa. Semalam, Wall Street terkena koreksi menyusul lemahnya data ekonomi Asia dan Eropa, ditambah dengan tingginya imbal hasil obligasi Spanyol dan Italia. Setelah kemarin berjatuhan ke zona merah akibat aksi ambil untung, pagi ini pasar saham di Asia berhasil menanjak dengan kompak. Bursa Singapura memimpin penguatan kali ini. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,16 poin (0,10%) ke level 2.172,97. * Indeks Hang Seng menguat tipis 20,77 poin (0,11%) ke level 19.448,86. * Indeks Nikkei 225 naik 30,40 poin (0,34%) ke level 8.927,28. * Indeks Straits Times menguat 19,48 poin (0,67%) ke level 2.948,56. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.440 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.420 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/07/10/093228/1961690/6/bursa-regional-menghijau-ihsg-naik-tipis
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
Iv
|
 |
« Reply #3076 on: July 10, 2012, 01:49:34 PM » |
|
Bursa Asia Terjerembab, IHSG Menipis 5 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 9 poin terseret bursa-bursa regional yang terjerembab ke zona merah. Sentimen negatif datang dari China dan Uni Eropa. Mengawali perdagangan, IHSG dibuka bertambah 4,440 poin (0,11%) ke level 3.989,485 di tengah penguatan pasar saham Asia. Sentimen negatif datang dari pasar global atas kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Laju penguatan indeks sedikit tertahan akibat sentimen negatif dari bursa global semalam. Untungnya, pasar saham di Asia memberi dorongan positif. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Setelah naik ke posisi tertingginya di 4.010,484 indeks langsung terjerembab ke zona merah. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (10/7/2012), IHSG menipis 5,901 poin (0,15%) ke level 3.979,144. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 1,108 poin (0,17%) ke level 679,440. Pergerakan indeks mengikuti pasar saham regional. Begitu pasar Asia berjatuhan, indeks juga langsung ikut serta. Koreksi terjadi akibat melemahnya permintaan impor China dan sikap skeptis terhadap penyelamatan Spanyol oleh Uni Eropa. Meski marak aksi jual, beberapa saham di sektor agrikultur, properti dan infrastruktur masih diincar sehingga mampu bertahan di zona hijau. Sedangkan koreksi terbanyak diderita sektor tambang. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 56.549 kali pada volume 2,383 juta lot saham senilai Rp 1,528 triliun. Sebanyak 93 saham naik, sisanya 104 saham turun, dan 109 saham stagnan. Bursa-bursa di regional mulai berjatuhan setelah China merilis data ekonomi Juni yang menunjukkan perlambatan. Hanya bursa saham Singapura yang masih bisa bertahan di teritori positif. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 11,49 poin (0,53%) ke level 2.159,33. * Indeks Hang Seng turun 58.,38 poin (0,30%) ke level 19.369,71. * Indeks Nikkei 225 menipis 10,30 poin (0,12%) ke level 8.886,58. * Indeks Straits Times naik 10,61 poin (0,36%) ke level 2.939,69. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 6.000 ke Rp 188.000, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 350 ke Rp 6.250, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 22.100, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 200 ke Rp 10.050. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 23.200, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 22.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 59.750, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 15.200. http://finance.detik.com/read/2012/07/10/115350/1961860/6/bursa-asia-terjerembab-ihsg-menipis-5-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
who is you??you mod?you have complication with me??
|
|
|
|
Sub-Zero
|
 |
« Reply #3077 on: July 10, 2012, 04:17:51 PM » |
|
Aksi Borong Jelang Penutupan, IHSG Naik 24 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 24 poin di akhir perdagangan akibat aksi borong. Sepanjang perdagangan indeks bergerak fluktuatif. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.420 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 4,440 poin (0,11%) ke level 3.989,485 di tengah penguatan pasar saham Asia. Sentimen negatif datang dari pasar global atas kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Laju penguatan indeks sedikit tertahan akibat sentimen negatif dari bursa global semalam. Untungnya, pasar saham di Asia memberi dorongan positif. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Setelah naik ke posisi tertingginya di 4.010,484 indeks langsung terjerembab ke zona merah. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 5,901 poin (0,15%) ke level 3.979,144 terseret bursa-bursa regional yang terjerembab ke zona merah. Sentimen negatif datang dari China dan Uni Eropa. Pergerakan indeks mengikuti pasar saham regional. Begitu pasar Asia berjatuhan, indeks juga langsung ikut serta. Koreksi terjadi akibat melemahnya permintaan impor China dan sikap skeptis terhadap penyelamatan Spanyol oleh Uni Eropa. Mengakhiri perdagangan, Selasa (10/7/2012), IHSG ditutup naik 24,633 poin (0,62%) ke level 4.009,678. Sedangkan Indeks LQ45 ditutup menguat 5,352 poin (0,79%) ke level 685,900. Investor asing kurang bersemangat hari ini, transaksinya lumayan tipis. Transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) tipis senilai Rp 72,425 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 102.377 kali pada volume 4,81 juta lot saham senilai Rp 3,38 triliun. Sebanyak 143 saham naik, sisanya 93 saham turun, dan 96 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih belum banyak berubah sejak pagi tadi, mixed dengan kecenderungan menguat. Bursa Efek Indonesia (BEI) yang melesat paling tinggi. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursadi regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 6,38 poin (0,29%) ke level 2.164,44. * Indeks Hang Seng menipis 31,73 poin (0,16%) ke level 19.396,36. * Indeks Nikkei 225 turun 39,15 poin (0,44%) ke level 8.857,73. * Indeks Straits Times menguat 26,80 poin (0,91%) ke level 2.955,88. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 10.000 ke Rp 192.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 22.650, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 400 ke Rp 15.900, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 400 ke Rp 6.300. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 59.200, Hexindo (HEXA) turun Rp 300 ke Rp 8.400, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 23.350, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 49.500. http://finance.detik.com/read/2012/07/10/154940/1962169/6/aksi-borong-jelang-penutupan-ihsg-naik-24-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3078 on: July 12, 2012, 12:24:44 PM » |
|
Bursa Global Melemah, IHSG Konsolidasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik tipis 9 poin menyusul aksi beli selektif investor sambil menanti laporan keuangan semester I-2012. Saham-saham berbasis komoditas paling banyak diincar. Menutup perdagangan, Rabu (11/7/2012), IHSG naik tipis 9,455 poin (0,23%) ke level 4.019,133. Sementara Indeks LQ45 bertambah 3,171 poin (0,46%) ke level 689,071. Pasar saham Wall Street kembali goyah menjelang pertemuan bulanan Federal Reserve. Bank sentral itu siap memberikan stimulus tambahan, tetapi menunggu situasi yang lebih parah dari sekarang. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 48,59 poin (0,38%) ke level 12.604,53. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 0,02% ke level 1.341,45. Indeks Komposit Nasdaq berkurang ke level 14,35 poin (0,49%) ke level 2.887,98. Hari ini, investor diperkirakan masih akan mengantisipasi laporan kinerja emiten semester I-2012. Tren melemah dari bursa global dan regional berpotensi membuat IHSG mengalami konsolidasi. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 menipis 9,15 poin (0,10%) ke level 8.841,85. * Indeks KOSPI naik tipis 0,67 poin (0,04%) ke level 1.827,06. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas Pada perdagangan kemarin terlihat indeks cenderung bergerak mixed diantara area positif dan negatif sebelum akhirnya ditutup menguat tipis +0,24%. Peregrakan indeks dipengaruhi oleh data manufaktur Inggris yang menguat serta langkah para menteri keuangan Eropa menyusun rencana tentang kemungkinan pembelian surat utang Italia serta tindakan bantuan yang cepat untuk perbankan Spanyol. Mereka menyetujui akan mengucurkan dana sebesar 30M Euro pada bulan ini untuk menolong perbankan Spanyol. Dana tersebut merupakan bagian dari dana yang sebesar 100M Euro. Disisi lain, pasar juga tertekan oleh pesimisme investor global akan hasil kinerja emiten di 2Q-12. Perdagangan kemarin relatif sepi menyusul pilkada yang berlangsung di ibukota. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran support-resistance 3.990-4.035. eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami mixed sentiment dimana merupakan ciri-ciri IHSG yang masih berada di area sideways, dari sudut MACD Histogram dan fast stochastic juga berada di area sideways, sehingga tampak jelas bahwa IHSG belum mendapatkan sentiment yang berarti untuk penentuan arah lanjutan. Adapun support dan resistance IHSG adalah 3930 – 4040. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG masih mengalami sentiment mixed, dan masih tertahan di area sideways, dengan support 3930 – 4040 sebagai resistance. Strategi trading plan pendek kami sarankan untuk dapat dilakukan. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah MAIN,ADMG,TLKM,BKSL. http://finance.detik.com/read/2012/07/12/075757/1963271/6/bursa-global-melemah-ihsg-konsolidasi
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3079 on: July 12, 2012, 12:25:54 PM » |
|
IHSG Berkurang 9 Poin Jelang Pengumuman BI Rate Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 9 poin menjelang pengumuman BI Rate siang nanti. Indeks terkena sentimen negatif melemahnya pasar global. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 9.455 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 5,973 poin (0,15%) ke level 4.013,160. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 1,532 poin (0,22%) ke level 687,539. Mengawali perdagangan, Kamis (12/7/2012), IHSG dibuka turun 9,475 poin (0,24%) ke level 4.009,659. Indeks LQ45 dibuka melemah 2,317 poin (0,33%) ke level 686,754. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 15,753 poin (0,39%) ke level 4.003,380. Sementara Indeks LQ45 turun 3,388 poin (0,49%) ke level 685,683. Kemarin, IHSG naik tipis 9 poin menyusul aksi beli selektif investor sambil menanti laporan keuangan semester I-2012. Saham-saham berbasis komoditas paling banyak diincar. Semalam, Wall Street kembali goyah menjelang pertemuan bulanan Federal Reserve. Bank sentral itu siap memberikan stimulus tambahan, tetapi menunggu situasi yang lebih parah dari sekarang. Bursa-bursa di Asia kompak melemah akibat sentimen dari pasar global tersebut. Laporan kinerja emitan yang segera dirilis masih dinanti oleh investor. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 18,55 poin (0,85%) ke level 2.156,83. * Indeks Hang Seng anjlok 314,47 poin (1,62%) ke level 19.105,40. * Indeks Nikkei 225 turun 85,32 poin (0,96%) ke level 8.765,68. * Indeks Straits Times berkurang 20,40 poin (0,68%) ke level 2.968,91. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 9.455 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/07/12/092510/1963325/6/ihsg-berkurang-9-poin-jelang-pengumuman-bi-rate
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3080 on: July 12, 2012, 12:26:47 PM » |
|
Ramai Aksi Jual, IHSG Anjlok 43 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 43 poin menyusul aksi jual investor lokal. Pelaku pasar masih menanti pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 9,475 poin (0,24%) ke level 4.009,659 menjelang pengumuman BI Rate siang nanti. Indeks terkena sentimen negatif melemahnya pasar global. Aksi jual langsung marak sejak pembukaan perdagangan. Sentimen negatif datang dari pasar global menyusul tidak akan adanya rencana stimulus The Federal Reserve dalam waktu dekat. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan hari ini. Posisi terendah indeks yang disinggahinya hari ini di 3.974,886. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (12/7/2012), IHSG anjlok 43,257 poin (1,08%) ke level 3.975,876. Sementara Indeks LQ45 ambles 9,777 poin (1,42%) ke level 679,294. Saham-saham unggulan, terutama berbasis komoditas, menjadi yang paling banyak dilepas investor hari ini. Seluruh sektor terkena koreksi, dipimpin oleh saham-saham tambang. Investor asing masih belum bersemangat akibat situasi pasar global tersebut. Sementara investor lokal banyak melakukan aksi ambil untung sambil menanti pengumuman BI rate. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 63.038 kali pada volume 4,295 juta lot saham senilai Rp 1,955 triliun. Sebanyak 49 saham naik, sisanya 202 saham turun, dan 73 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di Asia masih sama seperti pagi tadi, kompak jatuh di zona merah. Koreksi pasar Asia juga cukup tinggi layaknya IHSG. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun 6,03 poin (0,28%) ke level 2.169,35. * Indeks Hang Seng anjlok 310,11 poin (1,60%) ke level 19.109,76. * Indeks Nikkei 225 ambles 112,43 poin (1,27%) ke level 8.738,57. * Indeks Straits Times melemah 10,76 poin (0,36%) ke level 2.978,55. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 43.000 ke Rp 270.000, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 16.000, Indomobil (IMAS) naik Rp 100 ke Rp 7.350, dan Modern International (MDRN) naik Rp 90 ke Rp 780. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 58.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 37.150, Succaco (SCCO) turun Rp 500 ke Rp 4.400, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 15.000. http://finance.detik.com/read/2012/07/12/114757/1963554/6/ramai-aksi-jual-ihsg-anjlok-43-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3081 on: July 12, 2012, 05:41:45 PM » |
|
Asing Ambil Untung, IHSG Anjlok 35 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 35 poin menyusul aksi ambil untung yang dilakukan investor asing. Saham-saham komoditas paling banyak dilepas investor. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di posisi Rp 9.460 per dolar AS dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 9.455 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 9,475 poin (0,24%) ke level 4.009,659 menjelang pengumuman BI Rate siang nanti. Indeks terkena sentimen negatif melemahnya pasar global. Aksi jual langsung marak sejak pembukaan perdagangan. Sentimen negatif datang dari pasar global menyusul tidak akan adanya rencana stimulus The Federal Reserve dalam waktu dekat. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan hari ini. Posisi terendah indeks yang disinggahinya hari ini di 3.963,469. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 43,257 poin (1,08%) ke level 3.975,876 menyusul aksi jual investor lokal. Pelaku pasar masih menanti pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia (BI) akhirnya memutuskan kembali mempertahankan BI Rate di 5,75%. Keputusan untuk menahan suku bunga acuan BI di 5,75% ini telah dilakukan selama 6 bulan berturut-turut. Saham-saham unggulan, terutama berbasis komoditas, menjadi yang paling banyak dilepas investor hari ini. Hampir seluruh sektor terkena koreksi, dipimpin oleh saham-saham tambang. Mengakhiri perdagangan, Kamis (12/7/2012), IHSG ditutup anjlok 35,013 poin (0,88%) ke level 3.984,120. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 8,210 poin (1,20%) ke level 680,861. Hanya sektor infrastruktur yang berhasil naik ke zona hijau meski hanya menguat tipis. Investor lokal paling getol ambil untung hari ini. Investor asing mulai ambil untung setelah kemarin akumulasi saham. Sore ini, transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 157,005 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 112.047 kali pada volume 6,886 juta lot saham senilai Rp 4,086 triliun. Sebanyak 73 saham naik, sisanya 199 saham turun, dan 76 saham stagnan. Pasar saham di Asia rata-rata masih terjebak di zona merah akibat aksi ambil untung. Hanya bursa saham China yang berhasil naik tipis menjelang penutupan perdagangan. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 10,11 poin (0,46%) ke level 2.185,49. * Indeks Hang Seng terjun 394,76 poin (2,03%) ke level 19.025,11. * Indeks Nikkei 225 anjlok 130,99 poin (1,48%) ke level 8.720,01. * Indeks Straits Times turun 11,31 poin (0,38%) ke level 2.978,00. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 45.000 ke Rp 272.000, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 16.000, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 250 ke Rp 7.400, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 200 ke Rp 10.200. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 37.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 50.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 ke Rp 14.900, dan Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 22.300. http://finance.detik.com/read/2012/07/12/155740/1963878/6/asing-ambil-untung-ihsg-anjlok-35-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3082 on: July 13, 2012, 11:43:43 AM » |
|
IHSG Terimbas Pasar Global Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 35 poin menyusul aksi ambil untung yang dilakukan investor asing. Saham-saham komoditas paling banyak dilepas investor. Mengakhiri perdagangan, Kamis (12/7/2012), IHSG ditutup anjlok 35,013 poin (0,88%) ke level 3.984,120. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 8,210 poin (1,20%) ke level 680,861. Saham-saham di bursa Wall Street berakhir melemah akibat peringatan akan melambatnya kinerja emiten berbasis teknologi. Reli saham Procter & Gamble menjadi penopang Dow Jones. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 31,26 poin (0,25%) ke level 12.573,27. Indeks Standard & Poor's 500 turun ke level 6,69 poin (0,50%) ke level 1.334,76. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 21,79 poin (0,75%) ke level 2.866,19. Hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Sentimen dari pasar global bisa ditepis oleh positifnya bursa regional. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik tipis 8,01 poin (0,09%) ke level 8.728,02. * Indeks KOSPI menguat 4,64 poin (0,26%) ke level 1.790,03. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG pada perdagangan kemarin anjlok cukup dalam mengikuti sentimen negatif dari regional. Sentimen negatif berasal dari pernyataan the Fed melalui FOMC terkait stimulus tambahan tidak terlalu memuaskan pasar. Hasil dari meeting bulan Juni kemarin yang dipublikasikan (FOMC) kemarin mengungkap bahwa hanya sebagian petinggi the Fed mengatakan bank sentral kemungkinan melakukan kebijakan tambahan untuk mendorong lapangan pekerjaan kerja dan juga mencapai target inflasi. The Fed baru akan mengeluarkan stimulus tambahan jika ekonomi AS mengalami pelemahan.IHSG hari ini diperkirakan bergerap mixed dengan kecenderungan melemah. Investor global juga menanti data pertumbuhan ekonomi China K2-12 besok yang diperkirakan sebesar 7,7% atau lebih lemah dari K1-12 yang sebesar 8,1%. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.934-4.010. eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami koreksi hingga 3963 sempat tersentuh, 3930 – 3960 merupakan buying area untuk tahap konsolidasi, dari MACD Histogram masih berada di area positif, fast stochastic telah berada di area oversold, sehingga kami perkirakan besok dapat melakukan trading plan akumulasi BUY dengan teknik Buy On Weakness dengan resistance 4040. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan positif terbatas dengan level support 3930 dan 4040 sebagai resistance. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BISI,PGAS,MAPI. http://finance.detik.com/read/2012/07/13/075231/1964280/6/ihsg-terimbas-pasar-global
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3083 on: July 13, 2012, 11:44:36 AM » |
|
Sempat Stagnan, IHSG Menanjak Perlahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan dengan stagnan. Pelaku pasar masih hati-hati merespons sentimen yang mixed dari pasar global dan regional. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.490 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.480 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,646 poin (0,02%) ke level 3.984,766. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,166 poin (0,02%) ke level 681,027. Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (13/7/2012), IHSG naik tipis 0,354 poin (0,01%) ke level 3.984,474. Indeks LQ45 menguat tipis 0,042 poin (0,01%) ke level 680,903. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak perlahan, naik 18,859 poin (0,47%) ke level 4.002,979. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,377 poin (0,50%) ke level 684,238. Kemarin, IHSG anjlok 35 poin menyusul aksi ambil untung yang dilakukan investor asing. Saham-saham komoditas paling banyak dilepas investor. Semalam, saham-saham di bursa Wall Street berakhir melemah akibat peringatan akan melambatnya kinerja emiten berbasis teknologi. Reli saham Procter & Gamble menjadi penopang Dow Jones. Bursa-bursa di Asia kompak bergerak di jalur hijau meski dengan poin yang tipis. Pasar saham China mendaki paling tinggi pagi hari ini. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 12,21 poin (0,56%) ke level 2.197,71. * Indeks Hang Seng naik 49,71 poin (0,26%) ke level 19.074,82. * Indeks Nikkei 225 bertambah 21,04 poin (0,24%) ke level 8.741,05. * Indeks Straits Times menanjak 10,14 poin (0,34%) ke level 2.982,18. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.490 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.480 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/07/13/093446/1964339/6/sempat-stagnan-ihsg-menanjak-perlahan
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3084 on: July 13, 2012, 11:45:34 AM » |
|
Investor Buru Saham Murah, IHSG Melesat 30 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 30 poin menyusul aksi borong saham murah yang dilakukan investor asing. Indeks dapat semangat dari positifnya pasar Asia. Membuka perdagangan akhir pekan,IHSG naik tipis 0,354 poin (0,01%) ke level 3.984,474. Pelaku pasar masih hati-hati merespons sentimen yang mixed dari pasar global dan regional. Aksi beli dorong IHSG terus menguat secara perlahan. Posisi tertinggi yang bisa diraihnya sampai siang ini berada di level 4.016,860. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (13/7/2012), IHSG melesat 30,044 poin (0,75%) ke level 4.014,164. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,511 poin (0,80%) ke level 686,372. Saham-saham yang kemarin sudah terkena tekanan jual kini mulai diburu kembali. Tapi sayang saham-saham finansial malah terkoreksi. Investor berburu saham-saham murah lapis dua, beberapa saham blue chip juga menjadi incaran. Investor asing kembali getol mengincar saham-saham yang kemarin sudah turun. Transaksi di lantai bursa sedikit meningkat karena adanya transaksi tutup sendiri saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) senilai Rp 562,5 miliar di pasar reguler oleh broker BNP Paribas Securities Indonesia (BW). Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 44.046 kali pada volume 4,681 juta lot saham senilai Rp 2,957 triliun. Sebanyak 148 saham naik, sisanya 73 saham turun, dan 88 saham stagnan. Bursa saham China yang pagi tadi memimpin penguatan di bursa regional malah terjerembab sendirian ke zona merah. Sementara pasar-pasar saham Asia lainnya masih bisa menguat. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 0,67 poin (0,03%) ke level 2.184,82. * Indeks Hang Seng menanjak 86,15 poin (0,45%) ke level 19.111,26. * Indeks Nikkei 225 turun 26,55 poin (0,30%) ke level 8.746,56. * Indeks Straits Times menguat 7,22 poin (0,24%) ke level 2.979,26. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 59.900, Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 23.300, Multi Bintang (MBLI) naik Rp 500 ke Rp 695.000, dan Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 23.400. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 400 ke Rp 18.450, United Tractor (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 21.500, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 150 ke Rp 2.000, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 100 ke Rp 7.850. http://finance.detik.com/read/2012/07/13/112913/1964545/6/investor-buru-saham-murah-ihsg-melesat-30-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3085 on: July 16, 2012, 11:45:36 AM » |
|
Minat Beli Investor Kembali Muncul Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan dengan rebound 35 poin dan berhenti di level 4.000. Aksi borong di saham-saham murah mendorong indeks terus menguat. Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (13/7/2012), IHSG menanjak 35,553 poin (0,89%) ke level 4.019,673. Sementara Indeks LQ45 melaju 6,319 poin (0,92%) ke level 687,180. Akhir pekan lalu, saham-saham di bursa Wall Street AS mengakhir kejatuhannya dalam enam hari terakhir, terbantu oleh hasil kerugian JPMorgan yang ternyata tidak sebesar yang diprediksi akibat transaksi derivatif di London. Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, indeks saham Dow Jones naik 203,82 poin (1,62%) ke level 12.777,09. Sementara indeks S&P500 naik 22,02 poin (1,65%) ke level 1.356,78, dan inedeks Nasdaq naik 42,28 poin (1,48%) ke level 2.908,47. Hari ini, IHSG berpeluang kembali menguat ditopang oleh positifnya bursa global akhir pekan lalu. Minat beli investor domestik diprediksi akan kembali muncul yang dimulai sejak sejak akhir pekan. Pergerakan bursa saham Asia pagi ini: * Indeks All Ordinaries menguat 37,30 poin (0,91%) ke level 4.155,60. * Indeks KOSPI naik 2,39 poin (0,13%) ke level 1.815,28. Rekomendasi saham untuk hari ini: eTrading Securities Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG kembali mengalami kenaikan, namun tetap belum lepas dari area sidewaysnya, support 3930-4040 adalah area sideways IHSG, kami sarankan untuk kembali sell on strenght pada level ini hingga resistance tertembus, setelah itu baru dapat melakukan pembelian kembali. Untuk perdagangan senin, kami perkirakan IHSG akan berpeluang mixed, dimana area support dan resistance adalah 3930-4040 yang merupaka area sideways IHSG. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASII, BBRI, GGRM, dan UNTR. Semesta Indovest Bursa AS ditutup menguat tajam pada perdagangan Jumat dimana ndeks Dow Jones melonjak 203,82 poin atau 1,62%, S&P 500 naik 1,62%, dan Nasdaq menguat 1,48%. Rally indeks ditopang oleh laporan kinerja JP Morgan yang melebihi ekspektasi, saham JP Morgan naik 5,9%% diikuti oleh saham-saham financial lainnya seperti Bank of America, Morgan Stanley, Goldman Sach, dan Wells Fargo naik lebih dari 3%. Dari data ekonomi, indeks consumer sentiment turun ke level 72 terendah sejak Desember lalu, indeks harga produsen naik 0,1% diluar dugaan para ekonomi ditengah turunnya harga energi. Bursa eropa ditutup menguat ditopang oleh positifnya Wallstreet dan pertumbuhan GDP China yang sesuai dengan perkiraan analis. Indeks FTSE naik 1%. Bursa Indonesia hari ini berpeluang untuk kembali menguat ditopang oleh positifnya bursa Wallstreet pada akhir pekan yang mendukung minat beli investor domestic yang mulai muncul sejak akhir pekan lalu. http://finance.detik.com/read/2012/07/16/073715/1965899/6/minat-beli-investor-kembali-muncul
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3086 on: July 16, 2012, 11:50:17 AM » |
|
Bursa Asia Mixed, IHSG Mampu Menguat 18 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali awal pekan dengan positif, naik 18 poin. Indeks menguat di tengah melemahnya pasar saham regional. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 16,169 poin (0,40%) ke level 4.035,842. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,148 poin (0,60%) ke level 691,328. Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (16/7/2012) IHSG dibuka menanjak 18,370 poin (0,45%) ke level 4.038,043. Indeks LQ45 dibuka naik 4,736 poin (0,68%) ke level 691,916. Gubernur The Fed, Ben Bernanke akan berbicara kepada kongres AS Selasa besok. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melaju 24,533 poin (0,61%) ke level 4.043,206. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,915 poin (0,73%) ke level 692,095. Akhir pekan lalu, IHSG menutup perdagangan akhir pekan dengan rebound 35 poin dan berhenti di level 4.000. Aksi borong di saham-saham murah mendorong indeks terus menguat. Saham-saham di bursa Wall Street AS mengakhir kejatuhannya dalam enam hari terakhir, terbantu oleh hasil kerugian JPMorgan yang ternyata tidak sebesar yang diprediksi akibat transaksi derivatif di London. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi hari ini dengan kecenderungan melemah, hanya bursa Singapura yang masih bertahan positif. Pasar saham Jepang hari ini tutup menyambut hari libur nasional. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun 7,24 poin (0,33%) ke level 2.178,66. * Indeks Hang Seng menipis 6,97 poin (0,04%) ke level 19.085,66. * Indeks KOSPI melemah 3,74 poin (0,21%) ke level 1.809,15. * Indeks Straits Times naik 7,32 poin (0,24%) ke level 3.002,88. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. http://finance.detik.com/read/2012/07/16/093654/1965986/6/bursa-asia-mixed-ihsg-mampu-menguat-18-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3087 on: July 16, 2012, 06:35:26 PM » |
|
IHSG Melaju 37 Poin, Paling 'Ngebut' di Asia Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 37 poin meninggalkan pasar saham Asia lainnya di belakang yang masih bergerak datar. Saham-saham agro dan tambang diburu seiring dengan pulihnya harga-harga komoditas dunia. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 18,370 poin (0,45%) ke level 4.038,043 mengawali awal pekan dengan positif. Indeks menguat di tengah melemahnya pasar saham regional. Gubernur The Fed, Ben Bernanke akan berbicara kepada kongres AS Selasa besok. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi. Saham-saham unggulan langsung diburu sehingga indeks sempat melesat ke posisi tertingginya di 4.062,301. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (16/7/2012), IHSG melaju 37,946 poin (0,94%) ke level 4.057,619. Sementara Indeks LQ45 menanjak 6,802 poin (0,98%) ke level 693,982. Aski borong saham banyak dilakukan investor lokal, targetnya saham-saham unggulan yang harganya masih murah. Sedangkan investor asing memilih untuk wait and see. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 55.149 kali pada volume 3,049 juta lot saham senilai Rp 1,798 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 82 saham turun, dan 99 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed dalam rentang yang tipis. Bursa saham China anjlok cukup dalam hari ini akibat rencana pengurangan pajak di korporasi asing. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 26,20 poin (1,20%) ke level 2.159,69. * Indeks Hang Seng naik 36,99 poin (0,19%) ke level 19.129,62. * Indeks Straits Times menguat 5,59 poin (0,19%) ke level 3.001,15. * Indeks KOSPI menipis 0,35 poin (0,02%) ke level 1.812,54. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 950 ke Rp 23.850, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 500 ke Rp 60.000, HM Sampoerna (HSMP) naik Rp 400 ke Rp 50.400, dan Bayan (BYAN) naik Rp 350 ke Rp 11.650. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Duta Pertiwi (DPNS) turun Rp 120 ke Rp 570, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 110 ke Rp 1.760, Supermarket (HERO) turun Rp 100 ke Rp 3.330, dan Inovisi (INVS) turun Rp 100 ke Rp 6.200. http://finance.detik.com/read/2012/07/16/115206/1966165/6/ihsg-melaju-37-poin-paling-ngebut-di-asia
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3088 on: July 16, 2012, 06:36:02 PM » |
|
Investor Incar Saham Murah, IHSG Menguat 27 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 27 poin menyusul aksi beli investor di saham-saham yang masih murah. Koreksi saham-saham konsumer menghambat laju penguatan IHSG Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.500 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menanjak 18,370 poin (0,45%) ke level 4.038,043 mengawali awal pekan dengan positif. Indeks menguat di tengah melemahnya pasar saham regional. Gubernur The Fed, Ben Bernanke akan berbicara kepada kongres AS Selasa besok. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi. Saham-saham unggulan langsung diburu sehingga indeks sempat melesat ke posisi tertingginya di 4.062,301. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona merah pada perdagangan hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 37,946 poin (0,94%) ke level 4.057,619 meninggalkan pasar saham Asia lainnya di belakang yang masih bergerak datar. Saham-saham agro dan tambang diburu seiring dengan pulihnya harga-harga komoditas dunia. Aski borong saham banyak dilakukan investor lokal, targetnya saham-saham unggulan yang harganya masih murah. Sedangkan investor asing memilih untuk wait and see. Mengakhiri perdagangan, Senin (16/7/2012), IHSG ditutup naik 27,792 poin (0,69%) ke level 4.047,465. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 4,281 poin (0,62%) ke level 691,461. Saham-saham di sektor konsumer dan manufaktur terkena aksi ambil untung sehingga terkoreksi. Koreksi ini sempat menghambat laju penguatan IHSG. Investor asing tak au ketinggalan berburu saham memasuki perdagangan sesi sore. Setelah penutupan, transaksi asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 158,231 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 103.938 kali pada volume 6,336 juta lot saham senilai Rp 3,682 triliun. Sebanyak 160 saham naik, sisanya 102 saham turun, dan 100 saham stagnan. Saham-saham di bursa regional menutup perdagangan awal pekan dengan mixed. Pasar saham China terkoreksi sangat dalam, hampir dua persen, sementara bursa Jepang tutup karena libur nasional. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 37,94 poin (1,74%) ke level 2.147,96. * Indeks Hang Seng naik tipis 28,71 poin (0,15%) ke level 19.121,34. * Indeks Straits Times menipis 1,02 poin (0,03%) ke level 2.994,54. * Indeks KOSPI menguat 4,90 poin (0,27%) ke level 1.817,79. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 850 ke Rp 23.750, Succaco (SCCO) naik Rp 500 ke Rp 5.100, Surya Citra Media (SCMA) naik Rp 350 ke Rp 10.600, dan HM Sampoerna (HSMP) naik Rp 350 ke Rp 50.350. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 10.000 ke Rp 690.000, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 200 ke Rp 4.100, Resources alam (KKGI) turun Rp 175 ke Rp 4.100, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 150 ke Rp 6.600. http://finance.detik.com/read/2012/07/16/155615/1966500/6/investor-incar-saham-murah-ihsg-menguat-27-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3089 on: July 17, 2012, 04:31:02 PM » |
|
IHSG Mixed Cenderung Menguat Terbatas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 27 poin menyusul aksi beli investor di saham-saham yang masih murah. Koreksi saham-saham konsumer menghambat laju penguatan IHSG Mengakhiri perdagangan, Senin (16/7/2012), IHSG ditutup naik 27,792 poin (0,69%) ke level 4.047,465. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 4,281 poin (0,62%) ke level 691,461. Pasar saham Wall Street belum berhenti terkena koreksi menyusul penjualan retail Amerika Serikat (AS) di bulan Juni yang secara tidak terduga melambat. Koreksi ini membuat indeks S&P 500 jatuh tujuh kali dalam delapan perdagangan terakhir. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 49,88 poin (0,39%) ke level 12.727,21. Indeks Standard & Poor's 500 menipis ke level 3,14 poin (0,23%) ke level 1.353,64. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 11,53 poin (0,40%) ke level 2.896,94. Hari ini, indeks masih punya peluang untuk menguat tapi terhambat negatifnya bursa global dan mixed-nya bursa Asia. Diprediksi IHSG akan masuk tren bearish untuk jangka pendek. Pergerakan bursa-bursa Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik tipis 4,29 (0,05%) ke level 8.728,41. * Indeks KOSPI melemah 6,17 poin (0,34%) ke level 1.811,62. Rekomendasi saham untuk hari ini: eTrading Securities Pada perdagangan kemarin (16/7) Indeks Dow Jones ditutup turun 50 poin (-0.39%) ke 12,727.20 setelah International Monetary Fund (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan keluarnya data penjualan retail AS yang secara mengejutkan mengalami penurunan. Minyak light sweet diperdagangkan di level US$88.12 per barel di New York setelah data manufaktur pada bulan Juli di wilayah New York dan sekitarnya menunjukkan pertumbuhan yang melebihi estimasi semula. IHSG kemarin (16/7) ditutup naik 27 poin (+0.69%) ke 4,047.46 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp89 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. TLKM, LSIP, MNCN, PGAS dan TBIG. Mata uang Rupiah terdepresiasi pada 9,489 per Dollar AS. Secara teknikal, IHSG mengalami kenaikan yang terbatas yang menunjukkan masa konsolidasi IHSG yang cukup panjang sehingga Sell on Strength tetap kami rekomendasikan untuk trading plan jangka pendek. MACD histogram terlihat melemah dan stochastic fast juga terlihat melemah namun belum mencapai titik oversold. Hari ini (17/7) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dikisaran 3,960-4,090 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBCA, BBRI dan UNTR. Oso Securities Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara teknikal, indikator stochastic oscilator telah membentuk pola golden cross di area netral yang mengindikasikan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun demikian, kami menghimbau kepada para investor untuk berhati-hati mengingat candle IHSG membentuk pola shooting star yang mengindikasikan akan terjadi trend bearish untuk jangka pendek. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level 4008 – 4092. http://finance.detik.com/read/2012/07/17/081241/1966905/6/ihsg-mixed-cenderung-menguat-terbatas
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3090 on: July 17, 2012, 04:31:56 PM » |
|
Tepis Sentimen Pasar Global, IHSG Menguat 16 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 16 poin meski dibayangi kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Indeks melaju bersamaan dengan pasar saham Asia lainnnya. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.475 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.490 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 16,568 poin (0,41%) ke level 4.064,033. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,250 poin (0,61%) ke level 695,711. Membuka perdagangan, Selasa (17/6/2012), IHSG menanjak 17,305 poin (0,42%) ke level 4.064,770. Indeks LQ45 bertambah 4,410 poin (0,63%) ke level 695,871. Pelaku pasar fokus kepada pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke di depan kongres AS Selasa waktu setempat. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi tahap ketiga demi menyelamatkan ekonomi. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak, naik 24,016 poin (0,59%) ke level 4.071,481. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,455 poin (0,79%) ke level 696,916. Kemarin, IHSG menguat 27 poin menyusul aksi beli investor di saham-saham yang masih murah. Koreksi saham-saham konsumer menghambat laju penguatan IHSG Bursa-bursa di Asia pagi tadi sempat dibuka mixed namun tak lama langsung kompat menguat di teritori positif. Bursa saham Hong Kong memimpin penguatan pagi ini. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik 7,69 poin (0,36%) ke level 2.155,64. * Indeks Hang Seng melonjak 270,35 poin (1,41%) ke level 19.391,69. * Indeks Nikkei 225 menguat 39,67 poin (0,45%) ke level 8.763,79. * Indeks Straits Times menanjak 21,23 poin (0,71%) ke level 3.019,98. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.475 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.490 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/07/17/092735/1966967/6/tepis-sentimen-pasar-global-ihsg-menguat-16-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3091 on: July 17, 2012, 04:33:04 PM » |
|
Aksi Beli Selektif Antarkan IHSG Naik 23 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 23 poin menyusul aksi beli selektif yang dilakukan investor di saham-saham unggulan. Seluruh sektor industri kompak menguat. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 17,305 poin (0,42%) ke level 4.064,770 meski dibayangi kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Indeks melaju bersamaan dengan pasar saham Asia lainnnya. Pelaku pasar masih menanti pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke di depan kongres AS Selasa waktu setempat. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi tahap ketiga demi menyelamatkan ekonomi. Di awal perdagangan, indeks langsung melesat naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.077,156. Aksi beli langsung marak sejak awal perdagangan sehingga indeks terhindar dari teritori negatif hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (17/6/2012), IHSG melaju 23,203 poin (0,57%) ke level 4.070,668. Sementara Indeks LQ45 menanjak 4,863 poin (0,70%) ke level 696,324. Seluruh sektor industri di lantai bursa kompak menguat, dipimpin oleh saham-saham berbasis aneka industri. Saham-saham unggulan berbasis komoditas juga ikut menyusul di belakang. Aksi beli banyak dilakukan investor lokal, sementara asing kembali memilih wait and see. Transaksi asing hingga siang hari ini justru melakukan penjualan bersih. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 59.112 kali pada volume 2,965 juta lot saham senilai Rp 1,703 triliun. Sebanyak 130 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 98 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih kompak bertahan di zona hijau. Poin yang dicetaknya pun semakin tinggi dibandingkan pagi tadi. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 11,77 poin (0,55%) ke level 2.159,73. * Indeks Hang Seng melonjak 345,94 poin (1,81%) ke level 19.467,28. * Indeks Nikkei 225 naik 58,69 poin (0,67%) ke level 8.782,81. * Indeks Straits Times bertambah 23,62 poin (0,79%) ke level 3.022,37. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 15.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 350 ke Rp 50.700, Pool Advista (POOL) naik Rp 210 ke Rp 1.080, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 200 ke Rp 7.550. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indosiar (IDKM) turun Rp 200 ke Rp 5.900, Argha Karya (AKPI) turun Rp 160 ke Rp 870, Surya Citra (SCMA) turun Rp 150 ke Rp 10.450, dan Mayora (MYOR) turun Rp 150 ke Rp 23.600. http://finance.detik.com/read/2012/07/17/115419/1967160/6/aksi-beli-selektif-antarkan-ihsg-naik-23-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3092 on: July 17, 2012, 04:34:25 PM » |
|
Bertambah 33 Poin, IHSG Lirik Level 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 33 poin setelah investor kembali memburu saham-saham unggulan. Indeks semakin mendekati level psikologis 4.100. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9455 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.490 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 17,305 poin (0,42%) ke level 4.064,770 meski dibayangi kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia. Indeks melaju bersamaan dengan pasar saham Asia lainnnya. Pelaku pasar masih menanti pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke di depan kongres AS Selasa waktu setempat. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi tahap ketiga demi menyelamatkan ekonomi. Di awal perdagangan, indeks langsung melesat naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.084,499. Aksi beli langsung marak sejak awal perdagangan sehingga indeks terhindar dari teritori negatif hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 23,203 poin (0,57%) ke level 4.070,668 menyusul aksi beli selektif yang dilakukan investor di saham-saham unggulan. Seluruh sektor industri kompak menguat. Seluruh sektor industri di lantai bursa kompak menguat, dipimpin oleh saham-saham berbasis aneka industri. Saham-saham unggulan berbasis komoditas juga ikut menyusul di belakang Menutup perdagangan, Selasa (17/6/2012), IHSG melaju 33,207 poin (0,82%) ke level 4.080,672. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,819 poin (0,84%) ke level 697,280. Meski dibayangi kekhawatiran melambatnya ekonomi AS, pelaku pasar justru makin berharap negeri paman sam itu akan memberikan paket stimulus tahap ketiga untuk mendorong perekonomian. Namun investor asing tetap memilih aksi tunggu sampai ada pengumuman yang jelas dari The Fed. Hingga sore ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 63,651 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.481 kali pada volume 5,45 juta lot saham senilai Rp 3,416 triliun. Sebanyak 161 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 96 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia berhasil menjadi kekompakan di jalur hijau sampai penutupan perdagangan sore ini. Pasar saham Hong Kong menanjak cukup tinggi hingga hampir dua persen. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 13,23 poin (0,62%) ke level 2.161,19. * Indeks Hang Seng melonjak 333,99 poin (1,75%) ke level 19.455,33. * Indeks Nikkei 225 naik 30,88 poin (0,35%) ke level 8.755,00. * Indeks Straits Times menanjak 15,69 poin (0,52%) ke level 3.014,44. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bayan (BYAN) naik Rp 700 ke Rp 11.900, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 15.600, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 37.800, dan Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 24.100. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 17.000 ke Rp 255.000, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 23.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 59.100, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 10.000. http://finance.detik.com/read/2012/07/17/155708/1967478/6/bertambah-33-poin-ihsg-lirik-level-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3093 on: July 18, 2012, 12:04:59 PM » |
|
Laporan Kinerja Emiten Topang IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melaju 33 poin setelah investor kembali memburu saham-saham unggulan. Indeks semakin mendekati level psikologis 4.100. Menutup perdagangan, Selasa (17/6/2012), IHSG melaju 33,207 poin (0,82%) ke level 4.080,672. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,819 poin (0,84%) ke level 697,280. Pasar saham Wall Street mengakhiri koreksi berkat saham Coca-Cola dan Goldman Sachs yang menguat cukup tinggi bersamaan dengan emiten lain di indeks S&P. Sahamnya menanjak setelah laporkan kinerja melebihi ekspektasi pasar. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 78,33 poin (0,62%) ke level 12.805,54. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 10,03 poin (0,74%) ke level 1.363,67. Indeks Komposit Nasdaq naik 13,10 poin (0,45%) ke level 2.910,04. Hari ini, laporan kinerja keuangan emiten diperkirakan akan menopang indeks. Selain itu, indeks juga akan dapat semangat dari pasar global dan regional yang menguat. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik 37,76 poin (0,43%) ke level 8.792,76. * Indeks KOSPI naik tipis 0,22 poin (0,01%) ke level 1.822,18. Rekomendasi saham hari ini: eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami kenaikan yang tinggi hingga memasuki area resistance, di level 4090, dengan support 3960, saat ini merupakan periode yang penting buat IHSG untuk dapat melanjutkan kenaikan atau kembali ke area support. Secara teknikal MACD Histogram mengalami penurunan namun IHSG mengalami kenaikan yang cukup signifikan, ini berarti peluang IHSG untuk Breakout dari resistance level lebih besar dan resistance selanjutnya ada di 4170. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan break resistance dengan sentiment positif, adapun saham saham yang dapat diperhatikan adalah BBRI,BMRI,BBCA, dan ANTM. Panin Sekuritas IHSG menguat ditengah sentimen negatif dari langkah IMF menurunkan pertumbuhan ekonomi global tahun 2013 seiring dengan krisis utang Eropa memperpanjang resesi yang terjadi di Spanyol dan memperlambat pertumbuhan ekonomi negara berkembang. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global 2013 sebesar 3,9% atau turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,1%. Selain itu investor global juga masih menanti pidato Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke di depan kongres AS Selasa waktu setempat. Pelaku pasar akan memperhatikan pidatonya untuk mencari tanda-tanda pemberian stimulus ekonomi tahap ketiga demi menyelamatkan ekonomi. Menguatnya indeks diperkirakan akan berlanjut pada hari ini. Hasil kinerja emiten semester 1 2012 dinilai cukup bagus dan dapat menopang pergerakan indeks. Kami proyeksikan kisaran support-resistance hari ini 4.020-4.100. http://finance.detik.com/read/2012/07/18/075522/1967961/6/laporan-kinerja-emiten-topang-ihsg
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3094 on: July 18, 2012, 12:05:55 PM » |
|
Pelaku Pasar Menanti Kepastian The Fed, IHSG Stagnan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan dengan stagnan karena para pelaku pasar masih menanti kepastian The Federal Reserve mengenai paket stimulus ketiga untuk ekonomi AS. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.460 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 1,744 poin (0,04%) ke level 4.078,928. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,447 poin (0,06%) ke level 696,833. Mengawali perdagangan, Rabu (18/7/2012), IHSG dibuka berkurang 2,025 poin (0,05%) ke level 4.078,647. Indeks LQ45 dibuka melemah tipis 0,519 poin (0,07%) ke level 696,761. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik tipis 5,650 poin (0,14%) ke level 4.086,312. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,445 poin (0,14%) ke level 658,053. Kemarin, IHSG melaju 33 poin setelah investor kembali memburu saham-saham unggulan. Indeks semakin mendekati level psikologis 4.100. Semalam, Wall Street mengakhiri koreksi berkat saham Coca-Cola dan Goldman Sachs yang menguat cukup tinggi bersamaan dengan emiten lain di indeks S&P. Sahamnya menanjak setelah laporkan kinerja melebihi ekspektasi pasar. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi ini dalam rentang yang tipis. Koreksi paling tinggi diderita oleh pasar saham Hong Kong. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 0,65 poin (0,03%) ke level 2.160,54. * Indeks Hang Seng turun 138,74 poin (0,71%) ke level 19.316,59. * Indeks Nikkei 225 menguat 30,71 poin (0,35%) ke level 8.785,71. * Indeks Straits Times naik tipis 0,79 poin (0,03%) ke level 3.015,59. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.460 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/07/18/092143/1968030/6/pelaku-pasar-menanti-kepastian-the-fed-ihsg-stagnan
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3095 on: July 18, 2012, 05:38:17 PM » |
|
IHSG Naik 6 Poin, Sempat Tembus 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 6 poin setelah sebelumnya bergerak fluktuatif dalam rentang tipis. Indeks sempat tembus level psikologis 4.100. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 2,025 poin (0,05%) ke level 4.078,647 karena para pelaku pasar masih menanti kepastian The Federal Reserve mengenai paket stimulus ketiga untuk ekonomi AS. Memulai perdagangan dengan lambat, IHSG pun bergerak fluktuatif. Tak lama, indeks mulai menanjak secara perlahan dan menembus posisi tertinggi hari ini di 4.102,503. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (18/7/2012), IHSG naik 6,963 poin (0,17%) ke level 4.087,635. Sementara Indeks LQ45 menguat 1,370 poin (0,19%) ke level 698,650. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham lapis dua. Saham-saham unggulan malah banyak yang terkena koreksi setelah kemarin naik cukup tinggi. Saham-saham berbasis tambang dan infrastruktur yang kena koreksi paling tinggi. Sedangkan sektor saham lainnya masih berhasil menguat di zona hijau. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 72.878 kali pada volume 3,912 juta lot saham senilai Rp 1,914 triliun. Sebanyak 109 saham naik, sisanya 138 saham turun, dan 90 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di regional tidak banyak berubah sejak pagi tadi, masih berjalan mixed. Pelaku pasar regional masih menunggu pidato lanjutan Bernanke di depan kongres AS. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,58 poin (0,03%) ke level 2.161,77. * Indeks Hang Seng melemah 150,07 poin (0,77%) ke level 19.305,26. * Indeks Nikkei 225 naik 26,01 poin (0,30%) ke level 8.781,01. * Indeks Straits Times turun 3,27 poin (0,11%) ke level 3.011,53. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 22.450, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 59.700, Smart (SMAR) naik Rp 350 ke Rp 6.700, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 18.700. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 23.000, Bayan (BYAN) turun Rp 150 ke Rp 11.750, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 150 ke Rp 6.450, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 15.450. http://finance.detik.com/read/2012/07/18/121455/1968284/6/ihsg-naik-6-poin-sempat-tembus-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3096 on: July 18, 2012, 05:39:11 PM » |
|
Investor Ambil Untung di Sesi Sore, IHSG Berakhir Flat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir flat karena aksi ambil untung yang dilakukan investor di sesi sore. Indeks sempat naik cukup tinggi hingga menembus level 4.100. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.460 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 2,025 poin (0,05%) ke level 4.078,647 karena para pelaku pasar masih menanti kepastian The Federal Reserve mengenai paket stimulus ketiga untuk ekonomi AS. Memulai perdagangan dengan lambat, IHSG pun bergerak fluktuatif. Tak lama, indeks mulai menanjak secara perlahan dan menembus posisi tertinggi hari ini di 4.102,503. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 6,963 poin (0,17%) ke level 4.087,635 setelah sebelumnya bergerak fluktuatif dalam rentang tipis. Indeks sempat tembus level psikologis 4.100. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham lapis dua. Saham-saham unggulan malah banyak yang terkena koreksi setelah kemarin naik cukup tinggi. Aksi ambil untung menghambat laju indeks. Pasalnya, indeks melesat cukup tinggi sejak pagi tadi. Posisi ini langsung dimanfaatkan oleh para pelaku pasar yang ingin mengambil untung. Mengakhiri perdagangan, Rabu (18/7/2012), IHSG ditutup naik tipis 0,963 poin (0,02%) ke level 4.081,635. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,628 poin (0,09%) ke level 697,908. Meski belum ada kepastian soal stimulus dari the Fed, investor asing sudah semangat mengkoleksi saham. Transaksi asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 320,198 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 131.885 kali pada volume 6,579 juta lot saham senilai Rp 3,832 triliun. Sebanyak 102 saham naik, sisanya 158 saham turun, dan 102 saham stagnan. Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan dengan mixed dalam rentang yang tipis. Pelaku pasar masih belum bersemangat karena menanti keputusan the Fed sol stimulus tahap ketiga. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik 7,91 poin (0,37%) ke level 2.169,10. * Indeks Hang Seng anjlok 215,45 poin (1,11%) ke level 19.239,88. * Indeks Nikkei 225 turun 28,26 poin (0,32%) ke level 8.726,74. * Indeks Straits Times naik tipis 2,89 poin (0,10%) ke level 3.017,69. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 750 ke Rp 22.550, Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 18.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 59.500, dan Century Textille (CNTX) naik Rp 300 ke Rp 7.500. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 22.000 ke Rp 233.000, Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 23.600, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 23.100, dan Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 11.650. http://finance.detik.com/read/2012/07/18/155615/1968583/6/investor-ambil-untung-di-sesi-sore-ihsg-berakhir-flat
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3097 on: July 19, 2012, 12:57:16 PM » |
|
IHSG Terimbas Positifnya Wall Street Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berakhir flat karena aksi ambil untung yang dilakukan investor di sesi sore. Indeks sempat naik cukup tinggi hingga menembus level 4.100. Mengakhiri perdagangan, Rabu (18/7/2012), IHSG ditutup naik tipis 0,963 poin (0,02%) ke level 4.081,635. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,628 poin (0,09%) ke level 697,908. Pasar saham Wall Street melaju cukup kencang didorong laporan kinerja saham-saham teknologi seperti Intel dan Honeywell. Kedua saham itu menepis kekhawatiran melambatnya laba emiten di pasar saham AS. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melesat 103,16 poin (0,81%) ke level 12.908,70. Indeks Standard & Poor's 500 menanjak ke level 9,11 poin (0,67%) ke level 1.372,78. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 32,56 poin (1,12%) ke level 2.942,60. Hari ini, IHSG akan terimbas oleh positifnya Wall Street. Minat beli yang kemarin tertahan kini bisa disalurkan dengan baik oleh pelaku pasar. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari: * Indeks Nikkei 225 melonjak 99,68 poin (1,14%) ke level 8.826,42. * Indeks KOSPI melesat 24,57 poin (1,37%) ke level 1.819,48. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG pada perdagangan kemarin bergerak volatile. Sempat menguat signifikan menembus 4.100, akhirnya indeks ditutup flat +0,02% menyusul profit taking yang dilakukan investor. Aksi ambil untung juga terjadi pada bursa regional Asia lainnya. Hal tersebut dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri China, Wen Jiabao, yang memperingatkan proyeksi melemahnya tingkat pekerjaan serta outlook kinerja korporasi Asia yang melemah sebagai dampak dari krisis yang melanda Eropa. Investor global juga masih menanti testimoni hari kedua dari Gubernur Bank Sentral Amerika, Bernanke, Rabu malam waktu setempat. Sebelumnya Bernanke sempat menyatakan akan menyiapkan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan jika pasar tenaga kerja tidak membaik. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Pergerakan indeks diperkirakan juga masih akan volatile. Disisi lain investor juga akan mulai mengantisipasi keluarnya laporan keuangan emiten semester 1 2012. Kisaran support-resistance 4.067-4.100. Saham pilihan : BBRI, PNBN, BSDE, GIAA eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami kenaikan tipis namun masih tertahan di level resistance, namun jika kita melihat dengan timeframe 1 jam maka akan terlihat konsolidasi IHSG tampak sedang berlangsung, dan dengan masa konsolidasi ini terlihat IHSG masih mampu bertahan walau sempat berada di teritofi negative, MACD Histogram telah berhasil menghindar dari Deathcross dan faststochastic berada di level oversold. Ini menandakan peluang kenaikan IHSG yang besar untuk perdangangan hari ini. Adapun level support IHSG di 4040 dan resistance berikut di 4178. http://finance.detik.com/read/2012/07/19/080320/1969103/6/ihsg-terimbas-positifnya-wall-street
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3098 on: July 19, 2012, 12:58:08 PM » |
|
Menguat 11 Poin, IHSG Siap Tembus 4.100 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 11 poin disemangati sentimen positif bursa global. Indeks hampir kembali menembus level psikologis 4.100. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.460 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 11,350 poin (0,28%) ke level 4.092,985. Sedangkan Indeks LQ45 naik 2,912 poin (0,42%) ke level 700,820. Membuka perdagangan. Kamis (18/7/2012), IHSG menanjak 18,264 poin (0,45%) ke level 4.099,895. Indeks LQ45 menguat 3,795 poin (0,54%) ke level 701,703. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bertambah 17,885 poin (0,44%) ke level 4.099,520. Sementara Indeks LQ45 naik 3,230 poin (0,46%) ke level 701,138. Kemarin, IHSG berakhir flat karena aksi ambil untung yang dilakukan investor di sesi sore. Indeks sempat naik cukup tinggi hingga menembus level 4.100. Semalam, Wall Street melaju cukup kencang didorong laporan kinerja saham-saham teknologi seperti Intel dan Honeywell. Kedua saham itu menepis kekhawatiran melambatnya laba emiten di pasar saham AS. Bursa-bursa di Asia berhasil menyerap sentimen positif pasar regional itu dengan baik sehingga kompak menguat di zona hijau. Pasar saham Hong Kong memimpin penguatan pagi ini. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: Indeks Komposit Shanghai menipis 2,02 poin (0,09%) ke level 2.167,07. Indeks Hang Seng melonjak 223,09 poin (1,16%) ke level 19.462,97. Indeks Nikkei 225 naik 63,71 poin (0,73%) ke level 8.790,45. Indeks Straits Times menguat 13,83 poin (0,46%) ke level 3.031,04. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.460 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/07/19/093311/1969165/6/menguat-11-poin-ihsg-siap-tembus-4100
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3099 on: July 19, 2012, 12:59:03 PM » |
|
Kena Profit Taking, IHSG Melemah Sendirian di Asia Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 1 poin terkena aksi ambil untung setelah pagi tadi naik cukup tinggi. Saham-saham unggulan paling banyak dilepas investor. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 18,264 poin (0,45%) ke level 4.099,895. disemangati sentimen positif bursa global. Indeks hampir kembali menembus level psikologis 4.100. Setelah melesat ke posisi tertingginya hari ini di 4.108,671, indeks langsung terkena profit taking. Pelaku pasar memanfaatkan posisi yang tinggi itu untuk aksi jual. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (18/7/2012), IHSG menipis 1,558 poin (0,04%) ke level 4.080,077. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,831 poin (0,12%) ke level 697,077. Hampir seluruh lapisan saham terkena aksi jual akibat posisi IHSG yang sudah masuk area overbought tersebut. Tujuh sektor pun tiarap di zona merah. Tiga sektor yang masih bertahan di zona merah adalah sektor porperty, finansial dan perdagangan. Aksi jual saham kali ini didominasi investor lokal. Nilai dan volume transaksi hari ini sedikit meningkat akibat adanya aksi tutup sendiri di saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) senilai Rp 594,24 miliar. Transaksi dilakukan CIMB Securities (YU) di pasar negosiasi. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 69.018 kali pada volume 2,723 juta lot saham senilai Rp 2,611 triliun. Sebanyak 104 saham naik, sisanya 118 saham turun, dan 103 saham stagnan. IHSG menjadi satu-satunya bursa Asia yang melemah. Bursa-bursa di regional hingga siang hari ini berhasil melaju cukup kencang di jalur hijau. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melonjak 24,76 poin (1,14%) ke level 2.193,86. * Indeks Hang Seng melesat 307,45 poin (1,60%) ke level 19.547,33. * Indeks Nikkei 225 menanjak 63,24 poin (0,72%) ke level 8.789,98. * Indeks Straits Times naik 14,03 poin (0,47%) ke level 3.031,24. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.500 ke Rp 700.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 300 ke Rp 2.800, Sona Topas (SONA) naik Rp 275 ke Rp 2.375, dan Hexindo (HEXA) naik Rp 250 ke Rp 8.350. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.300 ke Rp 58.200, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 22.800, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 50.500, dan Bank Mega (MEGA) turun Rp 300 ke Rp 3.100. http://finance.detik.com/read/2012/07/19/115121/1969395/6/kena-profit-taking-ihsg-melemah-sendirian-di-asia
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|