|
modlg
|
 |
« Reply #3025 on: June 21, 2012, 12:16:54 PM » |
|
Seluruh Sektor Kena Profit Taking, IHSG Turun 37 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 37 poin akibat aksi profit taking di saham-saham yang kemarin sudah menguat. Seluruh indeks sektoral pun kompak melemah. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah tipis 3,328 poin (0,09%) ke level 3.940,569 terkena aksi ambil untung. Indeks mengakhiri penguatan yang sudah terjadi empat perdagangan berturut-turut. The Fed malah memangkas pertumbuhan ekonomi AS tahun ini dan dua tahun ke depan. Investor juga bertanya-tanya mengapa The Fed tidak berencana melakukan quantitative easing yang ketiga (QE3). Hal itu juga menjadi alasan investor mengambil untung pada perdagangan hari ini. Indeks pun meluncur ke posisi terendahnya hari ini di 3.943,554. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (20/6/2012), IHSG turun 37,750 poin (0,96%) ke level 3.906,147. Sementara Indeks LQ45 melemah 7,331 poin (1,09%) ke level 667,961. Saham-saham unggulan dan lapis dua yang kemarin naik tinggi kini mulai dilepas demi ambil untung. Aksi jual dilakukan oleh investor lokal dan asing. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 72.820 kali pada volume 5,251 juta lot saham senilai Rp 1,93 triliun. Sebanyak 74 saham naik, sisanya 165 saham turun, dan 66 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di Asia belum banyak berubah hingga siang hari ini, masih mixed dengan kecenderungan melemah. Bursa saham Jepang masih menjadi satu-satunya yang menguat. Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 35,50 poin (1,55%) ke level 2.257,38. * Indeks Hang Seng melemah 182,33 poin (0,93%) ke level 19.336,52. * Indeks Nikkei 225 menguat 71,08 poin (0,81%) ke level 8.823,39. * Indeks Straits Times turun 21,87 poin (0,77%) ke level 2.833,81. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 500 ke Rp 190.000, Surya Citra (SCMA) naik Rp 400 ke Rp 9.050, Lion Metal (LION) naik Rp 400 ke Rp 9.600, dan Axiata (EXCL) naik Rp 150 ke Rp 5.900. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 25.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 550 ke Rp 36.900, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 59.450, dan Unilever (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 23.550. http://finance.detik.com/read/2012/06/21/121055/1947063/6/seluruh-sektor-kena-profit-taking-ihsg-turun-37-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3026 on: June 21, 2012, 05:01:23 PM » |
|
Aktifitas Ekonomi China dan Eropa Melambat, IHSG Anjlok 42 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 42 poin menyusul lesunya data perekonomian China dan Eropa. Investor jadi punya banyak alasan untuk mengambil untung dan keluar dari lantai bursa sejenak. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdaganga kemarin. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah tipis 3,328 poin (0,09%) ke level 3.940,569 terkena aksi ambil untung. Indeks mengakhiri penguatan yang sudah terjadi empat perdagangan berturut-turut. The Fed malah memangkas pertumbuhan ekonomi AS tahun ini dan dua tahun ke depan. Investor juga bertanya-tanya mengapa The Fed tidak berencana melakukan quantitative easing yang ketiga (QE3). Hal itu juga menjadi alasan investor mengambil untung pada perdagangan hari ini. Indeks pun meluncur ke posisi terendahnya hari ini di 3.877,514. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (20/6/2012), IHSG turun 37,750 poin (0,96%) ke level 3.906,147 akibat aksi profit taking di saham-saham yang kemarin sudah menguat. Seluruh indeks sektoral pun kompak melemah. Saham-saham unggulan dan lapis dua yang kemarin naik tinggi kini mulai dilepas demi ambil untung. Aksi jual dilakukan oleh investor lokal dan asing. Mengakhiri perdagangan, Kamis (21/6/2012), IHSG ditutup anjlok 42,109 poin (1,07%) ke level 3.901,799. Sementara Indeks LQ45 ditutup jatuh 7,766 poin (1,14%) ke level 667,526. Data manufaktur China menyentuh level terendahnya dalam tujuh bulan terakhir di bulan Juni. Hal ini memberi tekanan kepada pemerintah setempat untuk mulai bergerak untuk meningkatkan aktifitas ekonominya. Selain itu, pertumbuhan sektor swasta di Eropa juga ambles ke posisi terbawahnya sejak tiga tahun terakhir menjelang triwulan II tahun ini. Sentimen-sentimen negatif ini membuat aksi jual makin marak di lantai bursa. Investor asing justru menempatkan dananya di lantai bursa di tengah aksi jual investor lokal. Hingga sore ini transaksi asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) tipis senilai Rp 23,901 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 120.408 kali pada volume 9,37 juta lot saham senilai Rp 4,065 triliun. Sebanyak 83 saham naik, sisanya 178 saham turun, dan 77 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan dengan mixed cenderung melemah. Bursa saham Jepang masih tahan sentimen negatif dan bertahan di zona hijau. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 32,00 poin (1,40%) ke level 2.260,88. * Indeks Hang Seng melemah 253,78 poin (1,30%) ke level 19.265,07. * Indeks Nikkei 225 menguat 71,76 poin (0,82%) ke level 8.824,07. * Indeks Straits Times turun 23,68 poin (0,83%) ke level 2.832,00. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 500 ke Rp 190.000, Fast Food (FAST) naik Rp 400 ke Rp 13.900, Lion Metal (LION) naik Rp 400 ke Rp 9.600, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 350 ke Rp 9.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 58.950, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 22.100, Bayan (BYAN) turun Rp 600 ke Rp 11.700, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 550 ke Rp 6.600. http://finance.detik.com/read/2012/06/21/160443/1947388/6/aktifitas-ekonomi-china-dan-eropa-melambat-ihsg-anjlok-42-poin?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3027 on: June 22, 2012, 11:25:09 AM » |
|
IHSG Terimbas Pasar Global dan Regional Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 42 poin menyusul lesunya data perekonomian China dan Eropa. Investor jadi punya banyak alasan untuk mengambil untung dan keluar dari lantai bursa sejenak. Mengakhiri perdagangan, Kamis (21/6/2012), IHSG ditutup anjlok 42,109 poin (1,07%) ke level 3.901,799. Sementara Indeks LQ45 ditutup jatuh 7,766 poin (1,14%) ke level 667,526. Pasar saham Wall Street mengalami koreksi tajamnya sejak tiga pekan terakhir akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia. Hal itu dikhawatirkan akan menggerus laba emiten-emiten. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 251,35 poin (1,96%) ke level 12.573,04. Indeks Standard & Poor's 500 anjlok 30,19 poin (2,23%) ke level 1.325,50. Indeks Komposit Nasdaq ambruk 71,36 poin (2,44%) ke level 2.859,09. Hari ini, IHSG diperkirakan akan melanjutkan koreksi dibayangi melemahnya data manufaktur China. Koreksi pasar global dan regional juga akan memberi sentimen negatif. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 melemah 74,82 poin (0,85%) ke level 8.749,25. * Indeks KOSPI anjlok 28,45 poin (1,51%) ke level 1.860,70. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin bergerak melemah didorong sentimen negatif terkait pernyataan Fed yang menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi ditengah menurunnya permintaan tenaga kerja. Fed menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi 2012 dari 2,4-2,9% menjadi 1,9-2,4%. Penurunan ini karena melihat kecilnya perbaikan pengangguran hingga akhir tahun. The Fed akan memperpanjang operation twist hingga akhir tahun, dengan menjual USD267M surat utang jangka pendek dan membeli surat utang jangka panjang dengan nilai yang sama. Investor terlihat agak kecewa merespon stimulus yang diberikan melalui operation twist tidak seagresif yang diharapkan pasar. Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan dibayangi oleh sentimen negatif dari data manufaktur China yang melemah. Kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran support-resistance 3.840-3.915. eTrading Securities Pada perdagangan kemarin, IHSG mengalami penurunan yang cukup sehat dimana penurunan yang yang terjadi masih tertahan di support konsolidasinya, MACD Histogram masih di area positif, stochastic fast sedikit menurun, namun RSI slope masih memberikan ruang gerak yang sehat pada IHSG untuk dapat melanjutkan kenaikannya, untuk saat ini IHSG akan bergerak dalam area sideways dengan range tipis 3850 – 3960. Pada perdagangan hari ini, kami melihat IHSG akan tetap berada di area sidewaysnya pada kisaran 3850 – 3960 dengan sentiment mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : BUMI, INDY,DOID dan SGRO. http://finance.detik.com/read/2012/06/22/075017/1947854/6/ihsg-terimbas-pasar-global-dan-regional
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3028 on: June 22, 2012, 11:26:01 AM » |
|
Khawatir Ekonomi Global Melambat, IHSG Jatuh 41 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 41 poin akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Jatuhnya harga-harga komoditas juga semakin memicu aksi jual. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG terkoreksi 38,428 poin (0,98%) ke level 3.863,360. Sedangkan Indeks LQ45 terpangkas 9,811 poin (1,47%) ke level 657,715. Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (22/6/2012), IHSG jatuh 41,551 poin (1,07%) ke level 3.860,237. Indeks LQ45 anjlok 10,407 poin (1,55%) ke level 657,119. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terpangkas 42,405 poin (1,09%) ke level 3.859,383. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 8,294 poin (1,28%) ke level 659,232. Kemarin, IHSG anjlok 42 poin menyusul lesunya data perekonomian China dan Eropa. Investor jadi punya banyak alasan untuk mengambil untung dan keluar dari lantai bursa sejenak. Semalam, pasar saham Wall Street mengalami koreksi tajamnya sejak tiga pekan terakhir akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia. Hal itu dikhawatirkan akan menggerus laba emiten-emiten. Pasar saham regional kompak melemah di teritori negatif akibat sentimen negatif tersebut. Anjloknya cukup dalam, rata-rata lebih dari satu persen. Berikut kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini: Indeks Komposit Shanghai anjlok 32,00 poin (1,40%) ke level 2.260,88. Indeks Hang Seng melemah 222,98 poin (1,16%) ke level 19.042,09. Indeks Nikkei 225 berkurang 44,93 poin (0,51%) ke level 8.779,14. Indeks Straits Times turun 21,29 poin (0,75%) ke level 2.808,86. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.480 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/06/22/093836/1947938/6/khawatir-ekonomi-global-melambat-ihsg-jatuh-41-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3029 on: June 22, 2012, 11:26:46 AM » |
|
Harga Komoditas Dunia Melemah, IHSG Anjlok 31 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 31 poin menyusul jatuhnya harga komoditas dunia. Saham-saham berbasis komoditas terkena tekanan jual. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG jatuh 41,551 poin (1,07%) ke level 3.860,237 akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Jatuhnya harga-harga komoditas juga semakin memicu aksi jual. Sentimen negatif datang dari Wall Street yang mengalami koreksi tajam akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia. Hal itu dikhawatirkan akan menggerus laba emiten-emiten. Maraknya aksi jual membuat indeks sempat jatuh ke 3.843,022, posisi terendahnya hari ini. Indeks sama sekali tidak mampu menyentuh zona hijau hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (22/6/2012), IHSG anjlok 31,619 poin (0,82%) ke level 3.870,169. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 6,561 poin (0,99%) ke level 660,965. Hampir seluruh indeks sektoral terkena koreksi, kecuali indeks sekto aneka industri yang berhasil naik tipis. Saham-saham berbasis komoditas paling banyak dilepas hari ini. Merosotnya harga-harga komoditas menjadi pemicu aksi jual di saham-saham terkait. Sektor agrikultur dan tambang memimpin pelemahan bursa. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 43.987 kali pada volume 3,992 juta lot saham senilai Rp 2,502 triliun. Sebanyak 55 saham naik, sisanya 183 saham turun, dan 60 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih terjebak di jaring negatif hingga siang hari ini. Aksi jual saham semakin marak menyusul lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini: * Indeks Hang Seng anjlok 197,56 poin (1,03%) ke level 19.067,51. * Indeks Nikkei 225 menipis 7,78 poin (0,09%) ke level 8.816,29. * Indeks Straits Times melemah 14,80 poin (0,52%) ke level 2.815,35. * Indeks KOSPI jatuh 40,12 poin (2,12%) ke level 1.849,03. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, J Resources (PSAB) naik Rp 600 ke Rp 3.600, Resources Alam (KKGI) naik Rp 200 ke Rp 4.200, dan Waran Sugih Energy (SUGI-W) naik Rp 184 ke Rp 185. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 36.100, Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 20.400, Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 25.100, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 21.500. http://finance.detik.com/read/2012/06/22/112727/1948092/6/harga-komoditas-dunia-melemah-ihsg-anjlok-31-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3030 on: June 22, 2012, 03:44:32 PM » |
|
Aksi Beli Jelang Penutupan Kurangi Koreksi IHSG Jadi 12 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan didorong sentimen negatif pasar global. Koreksi indeks bisa sedikit berkurang karena aksi beli jelang penutupan perdagangan. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.440 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.480 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG jatuh 41,551 poin (1,07%) ke level 3.860,237 akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global. Jatuhnya harga-harga komoditas juga semakin memicu aksi jual. Sentimen negatif datang dari Wall Street yang mengalami koreksi tajam akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia. Hal itu dikhawatirkan akan menggerus laba emiten-emiten. Maraknya aksi jual membuat indeks sempat jatuh ke 3.843,022, posisi terendahnya hari ini. Indeks sama sekali tidak mampu menyentuh zona hijau hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 31,619 poin (0,82%) ke level 3.870,169 menyusul jatuhnya harga komoditas dunia. Saham-saham berbasis komoditas terkena tekanan jual. Merosotnya harga-harga komoditas menjadi pemicu aksi jual di saham-saham terkait. Sektor agrikultur dan tambang memimpin pelemahan bursa. Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (22/6/2012), IHSG turun 12,265 poin (0,32%) ke level 3.889,523. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,673 poin (0,56%) ke level 663,853. Aksi beli saham menjelang penutupan berhasil mengurangi koreksi IHSG. Namun sayangnya, koreksi indeks sudah terlalu dalam sehingga aksi beli itu gagal membawa IHSG kembali ke teritori negatif. Investor asing paling getol jual saham. Sore ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 462,872 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 43.987 kali pada volume 3,992 juta lot saham senilai Rp 2,502 triliun. Sebanyak 55 saham naik, sisanya 183 saham turun, dan 60 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan suram, kompak ditutup di zona merah. Pasar saham korsel melemah paling dalam hari ini. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Hang Seng anjlok 269,94 poin (1,40%) ke level 18.995,13. * Indeks Nikkei 225 turun 25,72 poin (0,29%) ke level 8.798,35. * Indeks Straits Times melemah 9,93 poin (0,35%) ke level 2.820,22. * Indeks KOSPI terjun bebas 41,76 poin (2,21%) ke level 1.847,39. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 14.000, J Resources (PSAB) naik Rp 750 ke Rp 3.750, Surya Citra (SCMA) naik Rp 550 ke Rp 9.550, dan Indosiar (IDKM) naik Rp 300 ke Rp 4.900. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 950 ke Rp 20.250, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 36.400, Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 23.050, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 14.300. http://finance.detik.com/read/2012/06/22/155916/1948502/6/aksi-beli-jelang-penutupan-kurangi-koreksi-ihsg-jadi-12-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3031 on: June 25, 2012, 01:30:11 PM » |
|
Volatilitas Indeks Masih Tinggi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu turun 12 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan didorong sentimen negatif pasar global. Koreksi indeks bisa sedikit berkurang karena aksi beli jelang penutupan perdagangan. Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (22/6/2012), IHSG turun 12,265 poin (0,32%) ke level 3.889,523. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,673 poin (0,56%) ke level 663,853. Sedangkan, pasar saham di Wall Street berhasil rebound di akhir pekan setelah sebelumnya terkena koreksi tajam. Saham-saham bank memimpin penguatan kali ini. Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 67,21 poin (0,53%) ke level 12.640,78. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 9,51 poin (0,72%) ke level 1.335,02. Indeks Komposit Nasdaq menanjak 33,33 poin (1,17%) ke level 2.892,42. Hari ini, IHSG diprediksi akan kembali bergerak ke samping atas maraknya sentimen negatif dari pasar global. Volatilitas indeks juga diperkirakan masih akan tinggi. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik 33,38 poin (0,38%) ke level 8.831,73. * Indeks KOSPI melemah 11,02 poin (0,60%) ke level 1.836,37. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup melemah menyusul menguatnya signal perlambatan manufaktur global dan juga data perumahan dan tenaga kerja yang buruk di Amerika. Manufaktur kawasan Eropa bulan Juni turun terburuk dalam 3 tahun dan manufaktur China juga memberikan tanda-tanda penurunan. Manufaktur di daerah Philadelphia juga mengalami penurunan terburuk dalam 1 tahun sehingga memberikan signal manufaktur Amerika juga akan mengalami penurunan pada bulan ini. Existing home sales turun lebih buruk dari perkiraan awal dan juga jumlah orang yang mengambil tunjangan pengangguran naik melebihi ekspektasi awal. Sehubungan dengan ekspektasi melemahnya perekonomian dunia, bursa global juga tertekan dengan penurunan harga komoditas yg merosot akibat data manufaktur yang buruk. Harga minyak dunia pekan lalu sudah di bawah USD80/barel atau terendah sejak 8 bulan terakhir. Disamping krisis Eropa dan komoditas, sentimen negatif lain datang dari Moody's yang menurunkan rating bank-bank 15 bank besar dunia. Moody's menurunkan rating UBS, Morgan Stanley sebanyak 2 notch sedangkan Credit Suisse sebanyak 3 notch. Bank-bank yang diturunkan ratingnya oleh Moody's adalah bank yang terekspos dan memiliki risiko kerugian dari kegiatan di pasar modal. Kami melihat faktor eksternal masih akan membayangi pergerakan IHSG. Pekan lalu, IHSG sempat mendapat sentimen positif dari kemenangan partai pro-bailout di Yunani. Akan tetapi, kemudian pasar segera menyadari bahwa penyelesaian krisis Eropa masih jauh dari kata akhir. Mengawali pekan ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 3.860-3.900. eTrading Securities Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG kembali mengalami penurunan, namun penurunan hari ini terlihat sudah terbatas disbanding penurunan kemarin, dimana MACD Histogram masih di teritori positif begitu juga dengan level IHSG yang masih berada dalam area sidewaysnya 3850 – 3960. Biasanya ini merupakan pola retracement yang terjadi setelah break dari area sidewaynya dan masih dalam tahap wajar. Untuk perdagangan hari ini kami melihat IHSG akan tetap berada di area sidewaysnya 3850 3960 dengan sentiment mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : CFIN, DOID, BUMI dan SGRO. http://finance.detik.com/read/2012/06/25/072927/1949647/6/volatilitas-indeks-masih-tinggi
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3032 on: June 25, 2012, 01:31:03 PM » |
|
Dibuka Datar, IHSG Langsung Fluktuatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka awal pekan dengan bergerak datar. Setelah dibuka menguat tipis, indeks langsung bergerak fluktuatif dalam rentang tipis. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.440 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,939 poin (0,02%) ke level 3.890,462. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,239 poin (0,04%) ke level 664,092. Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (24/6/2012), IHSG dibuka menipis 3,342 poin (0,09%) ke level 3.886,181. Indeks LQ45 dibuka turun tipis 0,854 poin (0,12%) ke level 662,999. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terpangkas 4,095 poin (0,11%) ke level 3.885,428. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 0,981 poin (0,15%) ke level 662,871. Akhir pekan lalu, IHSG turun 12 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan didorong sentimen negatif pasar global. Koreksi indeks bisa sedikit berkurang karena aksi beli jelang penutupan perdagangan. Selama satu pekan lalu, IHSG naik 71,41 (1,87%) dari 3.818,11 ke level 3.889,52. Ini memberikan sinyal bahwa IHSG telah memasuki masa konsolidasi setelah terkoreksi selama 5 pekan. Sedangkan, pasar saham di Wall Street berhasil rebound di akhir pekan setelah sebelumnya terkena koreksi tajam. Saham-saham bank memimpin penguatan kali ini. Bursa-bursa di Asia pada pembukaan pagi tadi bergerak mixed, namun kini kompak terjebak di teritori negatif. Pergerakannya masih serba tipis akibat situasi ekonomi dunia yang belum kondusif. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 11,56 poin (0,51%) ke level 2.249,32. * Indeks Hang Seng turun 38,31 poin (0,20%) ke level 18.956,82. * Indeks Nikkei 225 menipis 6,40 poin (0,07%) ke level 8.791,95. * Indeks Straits Times berkurang 12,92 poin (0,46%) ke level 2.815,17. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.440 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/06/25/093522/1949757/6/dibuka-datar-ihsg-langsung-fluktuatif
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3033 on: June 25, 2012, 01:31:59 PM » |
|
Perdagangan Sepi, IHSG Flat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan siang dengan bergerak datar akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham murah. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 3,342 poin (0,09%) ke level 3.886,181. Setelah dibuka menguat tipis, indeks langsung bergerak fluktuatif dalam rentang tipis. Indeks terus bergerak naik-turun dalam rentang yang sempit. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 3.875,124 setelah itu langsung naik ke 3.893,467. Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (24/6/2012), IHSG menipis 2,220 poin (0,06%) ke level 3.887,303. Sementara Indeks LQ45 justru naik 0,307 poin (0,04%) ke level 664,160. Investor masih lakukan aksi tunggu terkait dengan maraknya sentimen negatif yang beredar di luar negeri. Beberapa investor ada yang memanfaatkan situasi dengan beli selektif di saham-saham murah. Tiga sektor industri berhasil mencetak poin, dipimpin oleh infrastruktur dan finansial. Tujuh sektor lainnya terkena koreksi tipis di tengah transaksi yang tidak terlalu ramai. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 70.062 kali pada volume 2,706 juta lot saham senilai Rp 1,264 triliun. Sebanyak 86 saham naik, sisanya 122 saham turun, dan 94 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia kembali bergerak mixed hingga siang hari ini setelah pagi tadi sempat seluruhnya jatuh di zona merah. Bursa saham Hong Kong menjadi satu-satunya yang menguat. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 12,65 poin (0,56%) ke level 2.248,23. * Indeks Hang Seng naik 64,98 poin (0,34%) ke level 19.060,11. * Indeks Nikkei 225 berkurang 31,96 poin (0,36%) ke level 8.766,39. * Indeks Straits Times turun 15,12 poin (0,53%) ke level 2.812,97. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Lion Metal (LION) naik Rp 650 ke Rp 10.250, J Resources (PSAB) naik Rp 500 ke Rp 4.250, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 400 ke Rp 3.950, dan Indo Tambangraya (UTMG) naik Rp 400 ke Rp 36.800. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 400 ke Rp 21.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 400 ke Rp 19.850, Mayora (MYOR) turun Rp 250 ke Rp 25.500, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 200 ke Rp 6.700. http://finance.detik.com/read/2012/06/25/120800/1949934/6/perdagangan-sepi-ihsg-flat
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3034 on: June 25, 2012, 04:36:58 PM » |
|
IHSG Tepangkas 31 Poin Akibat Koreksi Saham Tambang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 31 poin akibat maraknya aksi jual. Saham-saham tambang terkoreksi sangat dalam sehingga menyeret indeks ke zona merah. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.475 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 9.440 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menipis 3,342 poin (0,09%) ke level 3.886,181. Setelah dibuka menguat tipis, indeks langsung bergerak fluktuatif dalam rentang tipis. Indeks terus bergerak naik-turun dalam rentang yang sempit. Indeks sempat jatuh ke posisi rendah di zona merah setelah itu langsung naik ke 3.893,467. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menipis 2,220 poin (0,06%) ke level 3.887,303 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham murah. Investor masih lakukan aksi tunggu terkait dengan maraknya sentimen negatif yang beredar di luar negeri. Beberapa investor ada yang memanfaatkan situasi dengan beli selektif di saham-saham murah. Namun aksi jual tetap lebih dominan sehingga indeks pun meluncur jatuh ke posisi terendahnya hari ini di level 3.849,387. Saham-saham unggulan paling banyak kena tekanan jual. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (24/6/2012), IHSG ditutup terpangkas 31,934 poin (0,83%) ke level 3.857,589. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 6,755 poin (1,02%) ke level 657,098. Sembilan sektor industri di lantai bursa terkena koreksi, dipimpin oleh indeks sektor tambang yang turun 2,17%. Indeks sektor infrastruktur berhasil menguat tipis, menjadi satu-satunya sektor yang menghijau. Investor asing belum berhenti menarik dana dari pasar modal. Hingga sore ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 201,544 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 114.893 kali pada volume 6,437 juta lot saham senilai Rp 3,004 triliun. Sebanyak 70 saham naik, sisanya 175 saham turun, dan 97 saham stagnan. Pasar saham di Asia akhirnya ditutup kompak melemah di zona merah. Bursa saham China memimpin pelemahan kali ini. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 36,76 poin (1,63%) ke level 2.224,11. * Indeks Hang Seng melemah 97,68 poin (0,51%) ke level 18.897,45. * Indeks Nikkei 225 turun 63,73 poin (0,72%) ke level 8.734,62. * Indeks Straits Times terpangkas 16,67 poin (0,59%) ke level 2.811,42. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 700 ke Rp 26.450, Lion Metal (LION) naik Rp 650 ke Rp 10.250, Multi Prima (LPIN) naik Rp 325 ke Rp 2.800, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 300 ke Rp 9.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 19.600, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 21.200, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 13.950, dan Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 22.750. http://finance.detik.com/read/2012/06/25/160048/1950263/6/ihsg-tepangkas-31-poin-akibat-koreksi-saham-tambang?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3035 on: June 26, 2012, 10:59:30 AM » |
|
Koreksi Wall Street Beri IHSG Sentimen Negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 31 poin akibat maraknya aksi jual. Saham-saham tambang terkoreksi sangat dalam sehingga menyeret indeks ke zona merah. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (24/6/2012), IHSG ditutup terpangkas 31,934 poin (0,83%) ke level 3.857,589. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 6,755 poin (1,02%) ke level 657,098. Pasar saham Wall Street menukik tajam setelah investor merasa pesimitis atas rencana pertemuan Uni Eropa pekan ini. Koreksi ini hampir menghilangkan poin yang sudah diraih S&P 500 dalam satu bulan terakhir. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 137,97 poin (1,09%) ke level 12.502,81. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 21,30 poin (1,60%) ke level 1.313,72. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 56,26 poin (1,95%) ke level 2.836,16. Hari ini, investor diperkirakan masih akan melakukan aksi tunggu terkait pertemuan Uni Eropa Kamis lusa. Namun koreksi tajam Wall Street bisa menyeret indeks ke zona merah. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 melemah 31,80 poin (0,36%) ke level 8.702,82. * Indeks KOSPI menipis 0,77 poin (0,04%) ke level 1.824,61. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin melemah didorong oleh berlanjutnya sentimen negatif dari penurunan rating atau downgrade 15 bank besar serta melemahnya data manufaktur China. Sentimen negatif tersebut menutup berita positif hasil pertemuan pemimpin Jerman, Prancis, Italia dan Spanyol telah sepakat menyisihkan dana 130 miliar euro untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Kami juga melihat investor global masih wait and see menjelang KTT Uni Eropa pada Kamis besok. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 3.820-3.890. eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami penurunan, penurunan hari ini membuat IHSG kembali makin terjebak dalam masa sideways, dengan support di 3775 – 3943, Stochastic fast telah berada di area oversold namun MACD Histogram memberikan pelemahan yang cukup signifikan dimana mempunyai kecenderungan untuk bergerak ke area negative. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan mengalami kecenderungan mixed dengan sentiment negative, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : CFIN, SGRO,BBRI dan BUMI. http://finance.detik.com/read/2012/06/26/080028/1950694/6/koreksi-wall-street-beri-ihsg-sentimen-negatif
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3036 on: June 26, 2012, 11:00:32 AM » |
|
Investor Menanti Pertemuan Eropa, IHSG Menipis 3 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 3 poin setelah investor lakukan aksi tunggu terkait pertemuan petinggi Uni Eropa hari Kamis ini. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.475 per dolar. Pada perdagangan preopening, IHSG menipis 3,157 poin (0,08%) ke level 3.854,432. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,807 poin (0,12%) ke level 656,291. Membuka perdagangan, Selasa (26/6/2012), IHSG melemah tipis 3,109 poin (0,09%) ke level 3.854,480. Indeks LQ45 menipis 0,900 poin (0,13%) ke level 656,198. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG balik arah ke zona hijau, naik tipis 7,454 poin (0,19%) ke level 3.865,083. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 2,442 poin (0,37%) ke level 659,540. Kemarin, IHSG terpangkas 31 poin akibat maraknya aksi jual. Saham-saham tambang terkoreksi sangat dalam sehingga menyeret indeks ke zona merah. Semalam, pasar saham Wall Street menukik tajam setelah investor merasa pesimitis atas rencana pertemuan Uni Eropa pekan ini. Koreksi ini hampir menghilangkan poin yang sudah diraih S&P 500 dalam satu bulan terakhir. Pesimistis itu menular ke investor Asia sehingga pasar saham regional pagi ini dibuka bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Hanya pasar saham Hong Kong yang berhasil menguat. Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 8,25 poin (0,37%) ke level 2.215,86. * Indeks Hang Seng naik tipis 20,58 poin (0,11%) ke level 18.918,03. * Indeks Nikkei 225 turun 68,53 poin (0,78%) ke level 8.666,09. * Indeks Straits Times menipis 2,35 poin (0,08%) ke level 2.812,91. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.475 per dolar. http://finance.detik.com/read/2012/06/26/093516/1950757/6/investor-menanti-pertemuan-eropa-ihsg-menipis-3-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3037 on: June 26, 2012, 11:50:19 AM » |
|
Aksi Beli Selektif Dorong IHSG Naik Tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 9 poin setelah adanya aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Namun investor asing masih banyak lakukan aksi jual. Membuka perdagangan, IHSG melemah tipis 3,109 poin (0,09%) ke level 3.854,480 setelah investor lakukan aksi tunggu terkait pertemuan petinggi Uni Eropa hari Kamis ini. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Koreksi IHSG ini hanya berlangsung sesaat setelah pembukaan. Aksi beli selektif berhasil mengangkat IHSG ke posisi tertingginya hari ini di level 3.880,159. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (26/6/2012), IHSG naik tipis 9,698 poin (0,25%) ke level 3.867,287. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 3,143 poin (0,47%) ke level 660,241. Saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi kini mulai diburu oleh investor, terutama saham-saham unggulan. Tapi aksi jual juga masih terjadi di beberapa sektor, seperti saham-saham industri dasar, properti dan finansial. Aksi beli selektif tersebut rata-rata dilakukan oleh investor lokal, sedangkan investor asing masih terus menarik dananya dari lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 67.846 kali pada volume 2,622 juta lot saham senilai Rp 1,282 triliun. Sebanyak 111 saham naik, sisanya 94 saham turun, dan 82 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia yang pagi tadi bergerak mixed kini jatuh seluruhnya di teritori negatif. Pasar saham Jepang memimpin pelemahan bursa. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari: * Indeks Komposit Shanghai melemah 10,00 poin (0,45%) ke level 2.214,11. * Indeks Hang Seng menipis 1,00 poin (0,01%) ke level 18.896,45. * Indeks Nikkei 225 anjlok 97,42 poin (1,12%) ke level 8.637,20. * Indeks Straits Times turun 7,97 poin (0,28%) ke level 2.807,29. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 36.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 59.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 ke Rp 14.200, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 21.400. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 650 ke Rp 25.800, Lion Metal (LION) turun Rp 450 ke Rp 9.800, Jaya Konstruksi (JKON) turun Rp 140 ke Rp 1.450, dan Century Textille (CNTX) turun Rp 100 ke Rp 6.400. http://finance.detik.com/read/2012/06/26/115937/1950942/6/aksi-beli-selektif-dorong-ihsg-naik-tipis?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3038 on: June 26, 2012, 04:13:41 PM » |
|
Saham Murah Dikoleksi, IHSG Rebound 23 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound 23 poin setelah adanya akumulasi saham murah oleh investor. Sentimen negatif krisis Eropa masih membayangi pasar. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.475 per dolar AS. Membuka perdagangan, IHSG melemah tipis 3,109 poin (0,09%) ke level 3.854,480 setelah investor lakukan aksi tunggu terkait pertemuan petinggi Uni Eropa hari Kamis ini. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Koreksi IHSG ini hanya berlangsung sesaat setelah pembukaan. Aksi beli selektif berhasil mengangkat IHSG ke posisi tertingginya hari ini di level 3.889,912. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 9,698 poin (0,25%) ke level 3.867,287 setelah adanya aksi beli selektif di saham-saham unggulan. Namun investor asing masih banyak lakukan aksi jual. Saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi kini mulai diburu oleh investor, terutama saham-saham unggulan. Tapi aksi jual juga masih terjadi di beberapa sektor, seperti saham-saham konsumer dan properti. Menutup perdagangan, Selasa (26/6/2012), IHSG menguat 23,812 poin (0,61%) ke level 3.881,401. Sementara Indeks LQ45 naik 5,713 poin (0,86%) ke level 662,811. Aksi beli selektif tersebut rata-rata dilakukan oleh investor lokal, sedangkan investor asing masih terus menarik dananya dari lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 218,978 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Penurunan peringkat di 28 bank Spanyol menjadi pemicu aksi jual oleh investor asing. Investor menghindari aset-aset yang berisiko. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 123.381 kali pada volume 17,745 juta lot saham senilai Rp 3,963 triliun. Sebanyak 153 saham naik, sisanya 89 saham turun, dan 86 saham stagnan. Bursa-bursa di regional menutup perdagangan dengan mixed dalam rentang yang tipis. Hanya pasar saham Hong Kong dan BEI yang berhasil menguat. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,05 poin (0,09%) ke level 2.222,07. * Indeks Hang Seng menguat 84,39 poin (0,45%) ke level 18.981,84. * Indeks Nikkei 225 melemah 70,63 poin (0,81%) ke level 8.663,99. * Indeks Straits Times menipis 4,58 poin (0,16%) ke level 2.810,68. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 900 ke Rp 22.100, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 650 ke Rp 36.850, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 600 ke Rp 14.550, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 20.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 1.150 ke Rp 25.300, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 375 ke Rp 2.100, Lion Metal (LION) turun Rp 250 ke Rp 10.000, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 200 ke Rp 9.650. http://finance.detik.com/read/2012/06/26/155739/1951344/6/saham-murah-dikoleksi-ihsg-rebound-23-poin?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3039 on: June 27, 2012, 11:19:30 AM » |
|
Investor Masih Fokus ke Pertemuan Petinggi Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil rebound 23 poin setelah adanya akumulasi saham murah oleh investor. Sentimen negatif krisis Eropa masih membayangi pasar. Menutup perdagangan, Selasa (26/6/2012), IHSG menguat 23,812 poin (0,61%) ke level 3.881,401. Sementara Indeks LQ45 naik 5,713 poin (0,86%) ke level 662,811. Pasar saham Wall Street berhasil rebound meski dibayangi oleh sentimen krisis utang Uni Eropa. Saham-saham unggulan melaju di tengah perdagangan yang sepi. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 32,01 poin (0,26%) ke level 12.534,67. Indeks S&P 500 bertambah 6,27 poin (0,48%) ke level 1.319,99. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 17,90 poin (0,63%) ke level 2.854,06. Hari ini, IHSG diperkirakan bisa menguat terbatas seiring dengan laju Wall Street. Namun investor tetap fokus pada perkembangan krisis Uni Eropa yang diprediksi bisa menjadi penghambat laju indeks. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 menipis 6,71 poin (0,08%) ke level 8.657,28. * Indeks KOSPI melemah 12,05 poin (0,66%) ke level 1.805,76. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas Sempat dibuka melemah, akhir nya IHSG berhasil ditutup menguat menyusul aksi selective buy oleh investor. Saham yang dinilai sudah undervalue menjadi incaran investor. Disisi lain sebagian bursa regional justru melemah dipicu oleh kekuatiran Uni Eropa Summit tidak akan mampu mengendalikan krisis Eropa sehingga akan menyebabkan laba bersih perusahaan di Amerika turun untuk pertama kalinya sejak 2009. Uni Eropa Summit yang akan digelar 28-29 Juni mendatang diperkirakan tidak akan menolong banyak seiring dengan penolakan Jerman terhadap penerbitan utang bersama (debt-sharing/eurobond) yang dananya digunakan utk mengatasi krisis Eropa. Ditengah menguatnya indeks Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp218,978M. IHSG hari ini diperkirakan bergerak mix dengan kecenderungan melemah terimbas sentimen negatif dari Eropa. eTrading Securities Pada perdagangan kemarin IHSG mengalami kenaikan, namun kenaikan hari ini belum mampu membuat IHSG keluar dari sideways areanya di level 3775 – 3943, Stochastic fast masih berada di area oversold, MACD Histogram juga masih bertahan di level positif setelah pelemahan kemarin yang cukup signifikan merubah kekuatan trend IHSG walaupun tidak sampai berada di area negative. Untuk perdagangan besok kami perkirakan IHSG tetap berada di area sidewaysnya dengan kecenderungan mixed, masa konsolidasi IHSG yang cukup panjang ini memberikan sinyal akan datangnya perubahan trend yang besar dalam waktu dekat, baik itu penurunan tajam ataupun kenaikan yang signifikan pula, sehingga trading saat ini adalah trading plan spekulatif dengan jangka yang sangat pendek, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: CFIN, DOID, ANTM, TINS, INCO, UNTR, LSIP. Semesta Indovest Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan naik terbatas akibat cukup kuatnya minat beli investor pada saham-saham tertentu, kami tetap merekomendasikan trading jangka pendek mengingat tren market global sedang menurun. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain ADRO, KLBF, PGAS, PTBA, UNTR. http://finance.detik.com/read/2012/06/27/073529/1951706/6/investor-masih-fokus-ke-pertemuan-petinggi-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3040 on: June 27, 2012, 11:20:18 AM » |
|
Aksi Beli Berlanjut, IHSG Naik 8 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 8 poin setelah aksi beli yang dilakukan investor berlanjut. Investor juga masih menanti pertemuan petinggi Eropa yang akan digelar Kamis besok. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.500 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.490 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 7,456 poin (0,19%) ke level 3.888,857. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,904 poin (0,29%) ke level 664,715. Mengawali perdagangan, Rabu (27/6/2012), IHSG dibuka bertambah 8,669 poin (0,22%) ke level 3.890,070. Indeks LQ45 dibuka naik tipis 2,214 poin (0,33%) ke level 665,025. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak, naik 31,999 poin (0,81%) ke level 3.913,400. Sementara Indeks LQ45 melaju 7,543 poin (1,14%) ke level 670,354. Kemarin, IHSG rebound 23 poin setelah adanya akumulasi saham murah oleh investor. Sentimen negatif krisis Eropa masih membayangi pasar. Pasar saham di Asia bergerak mixed pagi ini. Kebanyakan investor masih wait and see jelang pertemuan petinggi Eropa guna membahas krisis utang di benua biru tersebut. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menipis 2,30 poin (0,10%) ke level 2.219,76. * Indeks Hang Seng naik 67,38 poin (0,35%) ke level 19.049,22. * Indeks Nikkei 225 turun tipis 8,95 poin (0,10%) ke level 8.655,04. * Indeks Straits Times menguat 15,03 poin (0,54%) ke level 2.820,66. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.500 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.490 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/06/27/092902/1951781/6/aksi-beli-berlanjut-ihsg-naik-8-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3041 on: June 27, 2012, 01:44:36 PM » |
|
Bursa Asia Kompak Menguat, IHSG Naik 36 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 36 poin berbarengan bursa-bursa di Asia. Investor dapat semangat dari menguatnya Wall Street semalam. Mengawali perdagangan, IHSG dibuka bertambah 8,669 poin (0,22%) ke level 3.890,070 setelah berlanjutnya aksi beli. Investor juga masih menanti pertemuan petinggi Eropa yang akan digelar Kamis besok. Indeks sempat naik paling tinggi di antara pasar saham regional pagi tadi. Posisi tertinggi yang bisa diraihnya hari ini di 3.939,040. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (27/6/2012), IHSG melaju 36,160 poin (0,93%) ke level 3.917,561. Sementara Indeks LQ45 menanjak 7,866 poin (1,19%) ke level 670,677. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham konsumer yang kemarin sudah menukik tajam. Investor memanfaatkan saham-saham murah untuk aksi beli. Investor asing kini sudah 'insyaf' tak lagi menarik dana dari pasar saham. Hingga siang hari ini investor asing sudah melakukan pembelian bersih dengan nilai yang tidak terlalu besar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 79.858 kali pada volume 3,385 juta lot saham senilai Rp 2,135 triliun. Sebanyak 120 saham naik, sisanya 82 saham turun, dan 106 saham stagnan. Pasar saham di Asia berhasil menanjak di teritori positif setelah pagi tadi bergerak mixed. Investor tetap waspada jelang pertemuan petinggi Eropa guna membahas krisis utang di benua biru tersebut. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini * Indeks Komposit Shanghai menguat 7,64 poin (0,34%) ke level 2.229,70. * Indeks Hang Seng menanjak 208,42 poin (1,10%) ke level 19.190,26. * Indeks Nikkei 225 naik tipis 22,47 poin (0,26%) ke level 8.686,46. * Indeks Straits Times naik 25,63 poin (0,91%) ke level 2.831,26. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.450 ke Rp 61.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.300 ke Rp 51.300, Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 23.200, dan Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 17.350. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Taisho (SQBI) turun Rp 250 ke Rp 149.750, Mayora (MYOR) turun Rp 200 ke Rp 25.100, Century Textille (CNTX) turun Rp 150 ke Rp 6.300, dan Bhakti Capital (BCAP) turun Rp 100 ke Rp 1.000. http://finance.detik.com/read/2012/06/27/114850/1951960/6/bursa-asia-kompak-menguat-ihsg-naik-36-poin?f9911033
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3042 on: June 27, 2012, 03:52:27 PM » |
|
IHSG Melaju 53 Poin Didorong Dua Saham Produsen Rokok Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 53 poin akibat maraknya aksi beli di saham-saham unggulan. Dua produsen rokok terbesar di Indonesia memimpin penguatan. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.450 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.490 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 8,669 poin (0,22%) ke level 3.890,070 setelah berlanjutnya aksi beli. Investor juga masih menanti pertemuan petinggi Eropa yang akan digelar Kamis besok. Indeks sempat naik paling tinggi di antara pasar saham regional pagi tadi. Posisi tertinggi yang bisa diraihnya hari ini di 3.939,040. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 36,160 poin (0,93%) ke level 3.917,561 berbarengan bursa-bursa di Asia. Investor dapat semangat dari menguatnya Wall Street semalam. Seluruh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham konsumer yang kemarin sudah menukik tajam. Investor memanfaatkan saham-saham murah untuk aksi beli. Mengakhiri perdagangan, Rabu (27/6/2012), IHSG ditutup melesat 53,466 poin (1,37%) ke level 3.934,867. Sementara Indeks LQ45 menanjak 9,771 poin (1,47%) ke level 672,582. Aksi beli mulai ramai di perdagangan sesi sore, terutama di saham-saham konsumer. Dua produsen rokok terbesar menjadi top gainer dengan pertumbuhan poin yang signifikan. Sedangkan transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 403,532 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 132.577 kali pada volume 10,32 juta lot saham senilai Rp 4,682 triliun. Sebanyak 164 saham naik, sisanya 88 saham turun, dan 93 saham stagnan Bursa di regional mengakhiri perdagangan dengan mixed cenderung menguat. Hanya bursa saham China yang terkena koreksi menjelang penutupan. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini: Indeks Komposit Shanghai turun 5,13 poin (0,23%) ke level 2.216,93. Indeks Hang Seng menanjak 195,11 poin (1,03%) ke level 19.176,95. Indeks Nikkei 225 naik 66,50 poin (0,77%) ke level 8.730,49. Indeks Straits Times melonjak 37,08 poin (1,32%) ke level 2.842,71. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 3.050 ke Rp 62.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.500 ke Rp 51.500, Unilever (UNVR) naik Rp 550 ke Rp 23.200, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 450 ke Rp 15.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 550 ke Rp 5.900, Taisho (SQBI) turun Rp 250 ke Rp 149.750, Bank Mega (MEGA) turun Rp 225 ke Rp 2.925, dan Sucaco (SCCO) naik Rp 200 ke Rp 4.900. http://finance.detik.com/read/2012/06/27/155709/1952315/6/ihsg-melaju-53-poin-didorong-dua-saham-produsen-rokok?f9911013
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3043 on: June 28, 2012, 11:24:20 AM » |
|
IHSG Fluktuatif Jelang Pertemuan Uni Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melesat 53 poin akibat maraknya aksi beli di saham-saham unggulan. Dua produsen rokok terbesar di Indonesia memimpin penguatan. Mengakhiri perdagangan, Rabu (27/6/2012), IHSG ditutup melesat 53,466 poin (1,37%) ke level 3.934,867. Sementara Indeks LQ45 menanjak 9,771 poin (1,47%) ke level 672,582. Pasar saham Wall Street menguat terbantu oleh data ekonomi yang melebihi ekspektasi. Sentimen ini berhasil menghalau sentimen negatif dari krisis utang Eropa. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 93,32 poin (0,74%) ke level 12.627,99. Indeks Standard & Poor's 500 melaju 11,89 poin (0,90%) ke level 1.331,88. Indeks Komposit Nasdaq naik 21,26 poin (0,74%) ke level 2.875,32. Pasar diperkirakan akan terus fluktuatif mendekati pertemuan petinggi Uni Eropa yang akan digelar pada 28-29 Juni. Hari ini, indeks diprediksi akan mendapat dukungan dari bursa global dan regional. Pergerakan bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 menanjak 113,50 poin (1,30%) ke level 8.843,99. * Indeks KOSPI menguat 9,16 poin (0,50%) ke level 1.826,81. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin ditutup menguat cukup signifikan +1,38% didorong oleh beragamnya sentimen dari eksternal yakni sentimen positif berasal pasar perumahan Amerika sedangkan sentimen negatif masih dari Eropa, yaitu naiknya kembali yield surat utang Italy dan Spanyol. Meski begitu pelaku pasar kemarin lebih memilih untuk berfokus pada berita perumahan yg positif sehingga pasar ditutup menguat. Kami melihat saham berbasis konsumer menjadi pendorong terbesar kenaikan indeks. Pasar diperkirakan akan terus fluktuatif mendekati Uni Eropa Summit yang akan digelar pada 28-29 Juni. Investor berharap akan adanya titik terang dari keputusan summit tersebut. Untuk hari ini kami perkirakan IHSG masih akan mix dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 3.895-3.950. eTrading Securities Pada perdagangan kemaren IHSG mengalami kenaikan, namun kenaikan hari ini juga belum mampu keluar dari level sidewaysnya 3775 -3943, Stochastic fast sudah kembali mengarah ke overbought, MACD Histogram mengalami kenaikan yang lebih rendah dari peak terdahulu, walaupun masih berada di level positif, sehingga dengan melihat keadaan teknikal IHSG trading plan jangka pendek yang ketat kembali kami rekomendasikan dengan sangat berhati-hati mengingat IHSG berada di level resistance. Namun jika mampu menembus resistance maka IHSG akan mencoba 4020 sebagai awal langkah Uptrendnya. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan mencoba test 3943, jika mampu menjebol dan bertahan maka peluang 4020 akan sangat besar, namun jika gagal maka IHSG akan kembali ke support sideways di 3775. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BBRI, RALS, GGRM, HRUM dan PTBA. http://finance.detik.com/read/2012/06/28/075646/1952725/6/ihsg-fluktuatif-jelang-pertemuan-uni-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3044 on: June 28, 2012, 11:25:23 AM » |
|
Pasar Global Positif, IHSG Bertambah 16 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 16 poin menyusul sentimen positif dari pasar global dan data ekonomi AS. Aksi beli di saham-saham unggulan terus berlanjut. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.490 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 11,279 poin (0,28%) ke level 3.946,146. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,881 poin (0,42%) ke level 675,463. Membuka perdagangan, Kamis (28/6/2012), IHSG bertambah 16,336 poin (0,41%) ke level 3.951,040. Indeks LQ45 tumbuh 3,887 poin (0,57%) ke level 676,469. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik 10,878 poin (0,28%) ke level 3.945,745. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,262 poin (0,34%) ke level 675,022. Kemarin, IHSG melesat 53 poin akibat maraknya aksi beli di saham-saham unggulan. Dua produsen rokok terbesar di Indonesia memimpin penguatan. Semalam, pasar saham Wall Street menguat terbantu oleh data ekonomi yang melebihi ekspektasi. Sentimen ini berhasil menghalau sentimen negatif dari krisis utang Eropa. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed menyambut sentimen positif ini. Hampir seluruh bursa regional menguat di teritori positif, hanya pasar saham China yang terkena koreksi. Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun 2,96 poin (0,13%) ke level 2.213,98. * Indeks Hang Seng menguat 41,09 poin (0,21%) ke level 19.218,04. * Indeks Nikkei 225 naik 78,80 poin (0,90%) ke level 8.809,29. * Indeks Straits Times bertambah 3,96 poin (0,14%) ke level 2.845,56. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.490 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/06/28/093651/1952786/6/pasar-global-positif-ihsg-bertambah-16-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3045 on: June 28, 2012, 11:58:36 AM » |
|
Investor Asing Profit Taking, IHSG Turun 10 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 10 poin akibat aksi ambil untung yang kebanyakan dilakukan investor asing. Saham-saham yang kemarin naik tinggi jadi sasaran jual. Membuka perdagangan, IHSG bertambah 16,336 poin (0,41%) ke level 3.951,040 menyusul sentimen positif dari pasar global dan data ekonomi AS. Aksi beli di saham-saham unggulan terus berlanjut. Aksi beli tak berlangsung lama, setelah indeks naik ke posisi tertingginya hari ini di 3.952,903 indeks langsung menukik ke zona merah. Indeks sempat mendarat di 3.918,268. Saham-saham yang kemarin sudah naik tinggi akhirnya dimanfaatkan untuk ambil untung oleh investor. Saham-saham tambang memimpin koreksi pasar saham hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (28/6/2012), IHSG turun 10,577 poin (0,27%) ke level 3.924,290. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,108 poin (0,32%) ke level 670,474. Transaksi saham melonjak akibat adanya transaksi tutup sendiri saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) senilai Rp 1,468 triliun oleh Primasia Securities (XL). Transaksi dilakukan tiga kali di pasar negosiasi. Investor asing paling banyak ambil untung, setelah kemarin beli bersih, hingga siang hari ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih dengan nilai yang cukup tinggi. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 53.837 kali pada volume 10,093 juta lot saham senilai Rp 3,47 triliun. Sebanyak 78 saham naik, sisanya 140 saham turun, dan 82 saham stagnan. Pergerakan bursa-bursa di Asia masih belum banyak berubah, pasar saham China masih terpuruk di zona merah, sementara bursa lainnya bisa menguat. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun tipis 1,55 poin (0,07%) ke level 2.215,38. * Indeks Hang Seng naik tipis 36,08 poin (0,19%) ke level 19.213,03. Indeks Nikkei 225 melonjak 122,71 poin (1,41%) ke level 8.853,20. * Indeks Straits Times menguat 17,96 poin (0,63%) ke level 2.859,56. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Nipress (NIPS) naik Rp 600 ke Rp 4.500, Garda Tujuh (GTBO) naik Rp 325 ke Rp 4.700, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 17.500, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.125. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.250 ke Rp 35.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 21.400, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 61.700, Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 11.300. http://finance.detik.com/read/2012/06/28/114956/1952982/6/investor-asing-profit-taking-ihsg-turun-10-poin?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3046 on: June 28, 2012, 04:34:57 PM » |
|
Jelang Pertemuan Petinggi Eropa, IHSG Balik ke 3.800 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 47 poin jelang pertemuan petinggi Uni Eropa. Pelaku pasar mengambil posisi aman dengan keluar sejenak dari bursa sambil menanti hasil pertemuan itu. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.490 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.450 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 16,336 poin (0,41%) ke level 3.951,040 menyusul sentimen positif dari pasar global dan data ekonomi AS. Aksi beli di saham-saham unggulan terus berlanjut. Aksi beli tak berlangsung lama, setelah indeks naik ke posisi tertingginya hari ini di 3.952,903 indeks langsung menukik ke zona merah. Indeks sempat mendarat di 3.880,552. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 10,577 poin (0,27%) ke level 3.924,290 akibat aksi ambil untung yang kebanyakan dilakukan investor asing. Saham-saham yang kemarin naik tinggi jadi sasaran jual. Saham-saham yang kemarin sudah naik tinggi akhirnya dimanfaatkan untuk ambil untung oleh investor. Saham-saham tambang memimpin koreksi pasar saham hari ini. Menutup perdagangan, Kamis (28/6/2012), IHSG anjlok 47,292 poin (1,21%) ke level 3.887,575. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,860 poin (1,47%) ke level 662,722. Investor memilih keluar sejenak dari lantai bursa jelang pertemuan petinggi Uni Eropa selama dua hari mulai hari ini. Pertemuan itu dilakukan dalam rangka mencari cara menanggulangi krisis utang setempat. Hal ini banyak dilakukan oleh investor asing, transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 401,335 miliar di seluruh pasar. Transaksi saham melonjak akibat adanya transaksi tutup sendiri saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) senilai Rp 1,468 triliun oleh Primasia Securities (XL). Transaksi dilakukan tiga kali di pasar negosiasi. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 102.013 kali pada volume 18,595 juta lot saham senilai Rp 6,947 triliun. Sebanyak 65 saham naik, sisanya 203 saham turun, dan 78 saham stagnan. Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan dengan bergerak mixed. Pelaku pasar di Asia masih melakukan aksi tunggu terkait dengan pertemuan petinggi Eropa. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 21,09 poin (0,95%) ke level 2.195,84. * Indeks Hang Seng turun 151,68 poin (0,79%) ke level 19.025,27. * Indeks Nikkei 225 melonjak 143,62 poin (1,65%) ke level 8.874,11. * Indeks Straits Times naik 4,38 poin (0,15%) ke level 2.845,98. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Garda Tujuh (GTBO) naik Rp 475 ke Rp 4.850, Asahimas (AMFG) naik Rp 400 ke Rp 5.800, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 250 ke Rp 2.300, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.125. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 59.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.700 ke Rp 35.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 21.100, dan Bayan (BYAN) turun Rp 550 ke Rp 11.000. http://finance.detik.com/read/2012/06/28/155656/1953312/6/jelang-pertemuan-petinggi-eropa-ihsg-balik-ke-3800?f9911023
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3047 on: June 29, 2012, 11:18:54 AM » |
|
IHSG Masih Menanti Hasil Pertemuan Uni Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 47 poin jelang pertemuan petinggi Uni Eropa. Pelaku pasar mengambil posisi aman dengan keluar sejenak dari bursa sambil menanti hasil pertemuan itu. Menutup perdagangan, Kamis (28/6/2012), IHSG anjlok 47,292 poin (1,21%) ke level 3.887,575. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,860 poin (1,47%) ke level 662,722. Pasar saham Wall Street melemah tipis akibat aksi tunggu investor terkait pertemuan dua hari para petinggi Eropa. Saham-saham asuransi terkena koreksi paling banyak akibat aturan asuransi baru. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 24,75 poin (0,20%) ke level 12.602,26. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 2,81 poin (0,21%) ke level 1.329,04. Indeks Komposit Nasdaq Composite Index .IXIC lost 25.83 points, or 0.90 percent, to 2,849.49. Hari ini, IHSG diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Pelaku pasar masih akan menunggu langkah petinggi Uni Eropa dalam mengatasi krisis utang yang berkepanjangan. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Nikkei 225 melemah 63,58 poin (0,72%) ke level 8.810,53. * Indeks Kospi turun 6,87 poin (0,38%) ke level 1.812,31. Rekomendasi saham untuk hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin ditutup melemah menyusul aksi jual terhadap saham berbasis komoditas. Melemahnya indeks juga dipengaruhi oleh sentimen negatif dari pembukaan bursa regional Eropa yang anjlok cukup dalam. Bursa Eropa dibuka melemah sehubungan dengan aksi wait and see investor akan hasil dari pertemuan pemimpin Uni Eropa. Selain itu dirilisnya data pengangguran Jerman yang menunjukkan kenaikan juga menjadi katalis negatif bagi bursa regional. Yield obligasi Spanyol 10 tahun naik 5bp menjadi 6,93% dan yield Italy naik 2bp menjadi 6,2%. Hal ini seiring dengan pernyataan Jerman yang menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan pernah menyetujui penerbitan EuroBond. Sentimen buruk tersebut menutupi beberapa data positif dari Amerika Serikat yang dirilis sehari sebelumnya seperti data perumahan dan durable goods, serta spekulasi China akan meluncurkan stimulus ekonomi. Pada perdagangan terakhir pekan ini, kami proyeksikan indeks masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Pasar masih akan menunggu langkah pemimpin negara-negara Uni Eropa untuk mengatasi krisis hutang Eropa yang menyeret perekonomian global melemah. Kisaran support-resistance 3.820-3.900. eTrading Securities Pada perdagangan hari ini kemarin mengalami penurunan yang cukup lumayan setelah gagal break resistance sideways di 3943, sehingga besar peluang IHSG akan kembali mengarah ke 3850 – 3775. MACD Histogram kembali turun dan kecenderungan ke arah negative, sehingga saat ini kami menyarakan SOS untuk menghadapi trading plan pendek dimana setelah IHSG gagal menembus resistance. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan mixed, dengan sentiment arah 3850 – 3775, trading plan SOS adalah trading plan yang kami sarankan untuk beberapa saham yang telah banyak naik tinggi. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : RALS, CFIN, ANTM, dan GGRM. http://finance.detik.com/read/2012/06/29/075833/1953696/6/ihsg-masih-menanti-hasil-pertemuan-uni-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3048 on: June 29, 2012, 11:19:56 AM » |
|
IHSG Bertambah 19 Poin Atas Harapan Pemulihan Krisis Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 19 poin bersamaan dengan penguatan pasar saham Asia. Investor berharap pertemuan petinggi Uni Eropa bisa membuahkan hasil. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.490 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 16,084 poin (0,41%) ke level 3.903,659. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,109 poin (0,62%) ke level 666,831. Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (29/6/2012), IHSG dibuka bertambah 19,026 poin (0,48%) ke level 3.906,601. Indeks LQ45 dibuka naik 4,552 poin (0,68%) ke level 667,274. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melaju 26,581 poin (0,94%) ke level 3.924,155. Sementara Indeks LQ45 menanjak 8,493 poin (1,28%) ke level 671,215. Kemarin, IHSG anjlok 47 poin jelang pertemuan petinggi Uni Eropa. Pelaku pasar mengambil posisi aman dengan keluar sejenak dari bursa sambil menanti hasil pertemuan itu. Semalam, pasar saham Wall Street melemah tipis akibat aksi tunggu investor terkait pertemuan dua hari para petinggi Eropa. Saham-saham asuransi terkena koreksi paling banyak akibat aturan asuransi baru. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi ini dengan kecenderungan menguat. Hanya bursa saham Jepang yang terkena koreksi tipis. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 3,17 poin (0,14%) ke level 2.199,02. * Indeks Hang Seng menguat 137,22 poin (0,72%) ke level 19.162,49. * Indeks Nikkei 225 turun tipis 4,28 poin (0,05%) ke level 8.869,83. * Indeks Straits Times bertambah 25,56 poin (0,90%) ke level 2.872,38. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.490 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin. http://finance.detik.com/read/2012/06/29/092711/1953735/6/ihsg-bertambah-19-poin-atas-harapan-pemulihan-krisis-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #3049 on: June 29, 2012, 11:21:30 AM » |
|
Window Dressing Berlanjut, IHSG Melesat 53 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 53 poin berkat aksi window dressing yang dilakukan manajer investasi menyambut laporan keuangan semester I. Saham-saham lapis dua paling banyak diburu. Mengawali perdagangan akhir pekan, IHSG dibuka bertambah 19,026 poin (0,48%) ke level 3.906,601 bersamaan dengan penguatan pasar saham Asia. Investor berharap pertemuan petinggi Uni Eropa bisa membuahkan hasil. Aksi beli marak terjadi akibat sentimen harapan dari Eropa tersebut. Indeks terus menanjak hingga ke posisi tertinggi hari ini di 3.948,923. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (29/6/2012), IHSG melonjak 53,568 poin (1,37%) ke level 3.941,143. Sementara Indeks LQ45 melesat 11,774 poin (1,77%) ke level 674,496. Seluruh indeks sektoral di pasar modal berhasil menguat, dipimpin oleh saham-saham lapis dua di sektor industri dasar dan aneka industri. Investor asing juga tak mau ketinggalan berburu saham. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 40.586 kali pada volume 2,606 juta lot saham senilai Rp 1,621 triliun. Sebanyak 156 saham naik, sisanya 53 saham turun, dan 87 saham stagnan. Bursa-bursa di regional mampu mempertahankan posisi di zona hijau. Lajunya semakin kencang, rata-rata menguat lebih dari satu persen. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 15,68 poin (0,71%) ke level 2.211,52. * Indeks Hang Seng melonjak 361,87 poin (1,90%) ke level 19.387,14. * Indeks Nikkei 225 menanjak 96,87 poin (1,09%) ke level 8.970,98. * Indeks Straits Times melesat 40,94 poin (1,44%) ke level 2.887,76. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.850 ke Rp 61.850, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 700 ke Rp 35.750, Bayan (BYAN) naik Rp 400 ke Rp 11.400, dan Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 17.400. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.500 ke Rp 50.000, Mayora (MYOR) turun Rp 700 ke Rp 24.600, Asahimas (AMFG) turun Rp 350 ke Rp 5.450, dan Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 6.200. http://finance.detik.com/read/2012/06/29/113037/1953873/6/window-dressing-berlanjut-ihsg-melesat-53-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|