|
modlg
|
 |
« Reply #2925 on: May 15, 2012, 03:26:29 PM » |
|
Situasi Eropa Masih Menekan IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 61 poin akibat terkena sentimen negatif dari pasar Eropa. Pasar saham Eropa berjatuhan akibat situasi politik dan ekonomi di Yunani. Menutup perdagangan awal pekan, Senin (14/5/2012), IHSG anjlok 61,073 poin (1,49%) ke level 4.053,067. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,688 poin (1,40%) ke level 686,856. Saham-saham di bursa Wall Street membuka awal pekan dengan terkena koreksi akibat kembali memanasnya situasi politik Eropa, ditambah juga prediksi ekonomi China yang tumbuh lebih lambat dari perkiraan. Tiga indeks utama di bursa paman sama itu melemah berbarengan setelah terkena aksi jual akibat bergugurannya bursa-bursa Eropa. Indeks S&P 500 sudah jatuh di bawah level support 1.340, sehingga bisa memicu aksi jual lebih lanjut. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 125,25 poin (0,98%) ke level 12.695,35. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 15,04 poin (1,11%) ke level 1.338,35. Indeks Komposit Nasdaq melemah 31,24 poin (1,06%) ke level 2.902,58. Hari ini situasi politik Eropa juga masih akan menjadi katalis penggeraka pasar saham Asia termasuk IHSG. Belum ada sentimen positif yang bisa membawa indeks ke zona hijau. Pergerakan bursa Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 anjlok 94,43 poin (1,05%) ke level 8.879,41. * Indeks KOSPI melemah 16,48 poin (0,86%) ke level 1.897,25. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin anjlok cukup dalam terimbas sentimen negatif dari politik dan ekonomi Yunani yang dikhawatirkan akan terus memburuk dan berdampak pada negara lainnya. Tekanan jual berlanjut setelah bursa Eropa kemarin sore juga dibuka melemah. Kami perkirakan indeks hari ini masih akan tertekan meski terbatas. Belum ada sinyal adanya pembalikan arah ataupun sentimen yang dapat membawa indeks kembali naik. IHSG diproyeksikan akan menguji support area di 4.000-4.020. Sementara untuk resistance jangka pendek berada di 4.068. eTrading Securities Hari ini besar kemungkinan level 4,040 akan diuji dan, apabila mampu bertahan, makan akan terjadi teknikal rebound ke 4,080 sebagai resistance terdekat yang berarti membuka peluang retest 4,170, namun jika gagal, maka dapat menyeret IHSG ke 3,890. Adapun beberapa saham yang layak diperhatikan untuk perdagangan besok a.l. PGAS, GGRM, TSPC, MAIN, JPFA, UNVR, dan ASGR. http://finance.detik.com/read/2012/05/15/075507/1917109/6/situasi-eropa-masih-menekan-ihsg
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
Iv
|
 |
« Reply #2926 on: May 15, 2012, 03:27:19 PM » |
|
Situasi Politik Eropa Bergejolak, IHSG Ambles 25 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 25 poin akibat dibayang-bayangi sentimen gejolak politik di negara-negara Eropa. Hal tersebut memicu aksi jual di pasar. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.250 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.260 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 24,371 poin (0,60%) ke level 4.028,696. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 6,217 poin (0,90%) ke level 680,639. Mengawali perdagangan, Selasa (15/5/2012), IHSG dibuka ables 25,516 poin (0,63%) ke level 4.027,551. Indeks LQ45 dibuka jatuh 6,505 poin (0,94%) ke level 680,351. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 36,500 poin (0,90%) ke level 4.016,567. Sementara Indeks LQ45 anjlok 7,004 poin (1,02%) ke level 679,852. Kemarin, IHSG anjlok 61 poin akibat terkena sentimen negatif dari pasar Eropa. Pasar saham Eropa berjatuhan akibat situasi politik dan ekonomi di Yunani. Saham-saham di bursa Wall Street membuka awal pekan dengan terkena koreksi akibat kembali memanasnya situasi politik Eropa, ditambah juga prediksi ekonomi China yang tumbuh lebih lambat dari perkiraan. Sentimen tersebut membuat bursa-bursa regional tak berkutik, akhirnya kompak melemah di zona merah. Koreksi terbanyak diderita oleh pasar saham Jepang. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 11,97 poin (0,50%) ke level 2.368,76. * Indeks Hang Seng menipis 14,37 poin (0,07%) ke level 19.720,67. * Indeks Nikkei 225 anjlok 96,68 poin (1,08%) ke level 8.877,16. * Indeks Straits Times turun 5,50 poin (0,19%) ke level 2.869,62. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat di posisi Rp 9.250 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.260 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/15/093601/1917176/6/situasi-politik-eropa-bergejolak-ihsg-ambles-25-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
who is you??you mod?you have complication with me??
|
|
|
|
johnnycage
|
 |
« Reply #2927 on: May 15, 2012, 03:27:59 PM » |
|
Investor Amankan Portofolio, IHSG Turun 49 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 39 poin akibat banyak investor melepas saham merespons gejolak politik dan ekonomi Eropa. Dana asing sudah 'ngacir' dari bursa dengan nilai cukup tinggi. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka ables 25,516 poin (0,63%) ke level 4.027,551 akibat dibayang-bayangi sentimen gejolak politik di negara-negara Eropa. Hal tersebut memicu aksi jual di pasar. Tekanan jual cukup tinggi sejak dibukanya perdagangan, indeks bahkan sempat meninggalkan level 4.000 dan menyentuh posisi terendahnya hari ini di 3.997,772. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (15/5/2012), IHSG jatuh 39,795 poin (0,98%) ke level 4.013,272. Sementara Indeks LQ45 turun 5,789 poin (0,84%) ke level 681,0,67. Banyak investor mulai melepas portofolionya merespons situasi politik dan ekonomi negara-negara Eropa. Salah satu yang paling getol lepas saham adalah investor asing. Transaksi asing hingga siang ini sudah melakukan penjualan bersih dengan nilai yang signifikan. Para pemodal domestik juga tak mau ketinggalan untuk mencairkan dananya. Saham-saham unggulan jadi target penjualan hari ini, terutama berbasis komoditas. Dua sektor industri masih berhasil naik, yaitu sektor properti dan infrastruktur. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 56.816 kali pada volume 3,707 juta lot saham senilai Rp 2,105 triliun. Sebanyak 56 saham naik, sisanya 197 saham turun, dan 69 saham stagnan. Bursa di Asia hingga siang ini bergerak mixed setelah pagi tadi kompak terpuruk di zona merah. Posisi pasar saham yang sudah oversold dimanfaatkan untuk aksi beli. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 19,28 poin (0,81%) ke level 2.361,44. * Indeks Hang Seng naik tipis 23,69 poin (0,12%) ke level 19.758,73. * Indeks Nikkei 225 ambles 91,06 poin (1,01%) ke level 8.882,78. * Indeks Straits Times naik 6,36 poin (0,22%) ke level 2.870,48. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sucaco (SCCO) naik Rp 600 ke Rp 3.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 58.300, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 200 ke Rp 3.650, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 200 ke Rp 5.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indomobil (IMAS) turun Rp 1.200 ke Rp 15.950, Bayan (BYAN) turun 1.000 ke Rp 14.350, Astra Internasional (ASII) turun Rp 850 ke Rp 67.750, dan Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 20.500. http://finance.detik.com/read/2012/05/15/120909/1917364/6/investor-amankan-portofolio-ihsg-turun-49-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
who is you??you mod?you have complication with me??
|
|
|
|
Sub-Zero
|
 |
« Reply #2928 on: May 16, 2012, 08:29:07 AM » |
|
IHSG Masih Tertekan Sentimen Yunani Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi tipis 7 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Investor asing mencairkan dana sebanyak Rp 567 miliar. Mengakhiri perdagangan, Selasa (15/5/2012), IHSG ditutup turun tipis 7,423 poin (0,19%) ke level 4.045,644. Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah tipis 0,546 poin (0,08%) ke level 686,310. Wall Street jatuh untuk kedelapan harinya dalam sepuluh perdagangan terakhir akibat gejolak politik Yunani. Hal itu menjadi alasan investor untuk mulai melepas saham. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 63,35 poin (0,50%) ke level 12.632,00. Indeks Standard & Poor's 500 kehilangan 7,69 poin (0,57%) ke level 1.330,66. Indeks Komposit Nasdaq melemah ke level 8,82 poin (0,30%) ke level 2.893,76. Hari ini, indeks diperkirakan masih akan terkena koreksi akibat sentimen Yunani. Namun, posisi indeks yang sudah sangat turun bisa dimanfatkan untuk melakukan aksi beli selektif. Pergerakan bursa Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 melemah 42,34 poin (0,48%) ke level 8.858,40. * Indeks KOSPI turun 14,82 poin (0,78%) ke level 1.884,14. Rekomendasi saham hari ini: eTrading Securities Hari ini, sejumlah saham yang kita perhatikan ternyata telah naik banyak, namun ada baiknya untuk tidak terburu-buru mengambil posisi beli pada harga atas kecuali strong reccommended buy karena sesuai dengan karakteristik reversal, maka akan membentuk pola double bottom, atau reversal ABC, sehingga tetap masih ada kesempatan untuk BOW. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini (16/5) a.l. TLKM, TSPC, dan INDF. Semesta Indovest Bursa Indonesia hari ini masih berpeluang untuk melemah, minat beli yang mulai muncul akibat harga saham yang sudah oversold pada perdagangan kemarin dapat membatasi tekanan jual hari ini sehingga pelemahan akan terbatas. Investor dapat mulai melakukan Buy on Weakness pada saham-saham yang sudah oversold. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain BBCA, CMNP, CTRA, ITMG, SSIA. http://finance.detik.com/read/2012/05/16/073838/1918067/6/ihsg-masih-tertekan-sentimen-yunani
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
tszuname.-
Soccer Enthusiast
Global Moderator
Senator
    
Respect: +2959/-381
Offline
Posts: 26977
|
 |
« Reply #2929 on: May 16, 2012, 02:23:34 PM » |
|
Pasar Global Amburadul, IHSG Ambles 43 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 43 poin akibat situasi pasar global yang semakin mengkhawatirkan. Investor tak mau ambil risiko sehingga langsung melepas saham. Sementar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke posisi Rp 9.330 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.260 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 38,498 poin (0,95%) ke level 4.007,146. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 9,821 poin (1,43%) ke level 676,489. Membuka perdagangan terakhir pekan ini, Rabu (16/5/2012), IHSG ambles 43,553 poin (1,08%) ke level 4.002,091. Indeks LQ45 anjlok 10,350 poin (1,50%) ke level 675,960. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh 74,837 poin (1,85%) ke level 3.970,807. Sementara Indeks LQ45 anjlok 14,588 poin (2,13%) ke level 67,722. Kemarin, IHSG terkoreksi tipis 7 poin akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Investor asing mencairkan dana sebanyak Rp 567 miliar. Semalam, Wall Street jatuh untuk kedelapan harinya dalam sepuluh perdagangan terakhir akibat gejolak politik Yunani. Hal itu menjadi alasan investor untuk mulai melepas saham. Perkembangan di Yunani yang semakin mengkhawatirkan menjadi penghambat perkembangan positif data ekonomi AS maupun di Jerman. Membuat bursa-bursa di Asia kompak jatuh ke zona merah. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini: * Indeks Komposit Shanghai turun 8,29 poin (0,35%) ke level 2.366,56. * Indeks Hang Seng terjun bebas 450,44 poin (2,26%) ke level 19.443,87. * Indeks Nikkei 225 melemah 77,26 poin (0,87%) ke level 8.823,48. * Indeks Straits Times ambles 26,57 poin (0,92%) ke level 2.850,13. Sementar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke posisi Rp 9.330 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.260 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/16/093551/1918140/6/pasar-global-amburadul-ihsg-ambles-43-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2930 on: May 16, 2012, 02:24:15 PM » |
|
Terjun Bebas 99 Poin, IHSG Pulang ke Level 3.900 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun 99 poin atau hampir 2,5% akibat aksi jual di berbagai lapisan saham. Indeks pun kembali bercokol di level psikologis 3.900. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG ambles 43,553 poin (1,08%) ke level 4.002,091 akibat situasi pasar global yang semakin mengkhawatirkan. Investor tak mau ambil risiko sehingga langsung melepas saham. Aksi jual masif terjadi di seluruh lapisan saham dan sektor, membuat indeks sama sekali tak menyentuh zona hijau. Posisi terendah yang pernah disinggahi indeks ada di level 3.937,042. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (16/5/2012), IHSG jatuh 99,967 poin (2,48%) ke level 3.945,677. Sementara Indeks LQ45 anjlok 18,463 poin (2,70%) ke level 667,847. Investor panik karena tak ada kabar positif dari dunia luar, hanya berita negatif seputar gejolak politik dan ekonomi Eropa. Sentimen tersebut memicu investor mengamankan portofolio dengan melepas saham. Seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) jatuh ke zona merah. Koreksi dipimpin oleh sektor tambang yang jatuh lebih dari 3%. Baik investor lokal maupun asing, semuanya ingin keluar sementara dari pasar sampai situasi lebih kondusif. Hingga siang ini asing sudah melakukan jual bersih dengan nilai yang signifikan. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 58.884 kali pada volume 3,39 juta lot saham senilai Rp 2,41 triliun. Sebanyak 20 saham naik, sisanya 285 saham turun, dan 26 saham stagnan. Bursa-bursa di regional sama sekali tak berkutik dihajar sentimen krisis utang Eropa, seluruhnya masih kompak terjebak di teritori negatif. Bursa saham Hong Kong memimpin koreksi dengan jatuh lebih dari 2,5%. Berikut situasi di bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 10,56 poin (0,44%) ke level 2.364,28. * Indeks Hang Seng terjun bebas 528,74 poin (2,66%) ke level 19.365,57. * Indeks Nikkei 225 ambles 91,35 poin (1,03%) ke level 8.809,39. * Indeks Straits Times anjlok 36,68 poin (1,28%) ke level 2.840,02. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sucaco (SCCO) naik Rp 750 ke Rp 3.750, Nippon Indosari (ROTI) naik Rp 174 ke Rp 4.025, SMART (SMAR) naik Rp 100 ke Rp 6.200, dan Lamicitra (LAMI) naik Rp 50 ke Rp 400 ke Rp 400. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.850 ke Rp 57.150, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.400 ke Rp 53.100, Mayora (MYOR) turun Rp 1.200 ke Rp 20.100, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 ke Rp 67.150. http://finance.detik.com/read/2012/05/16/120813/1918405/6/terjun-bebas-99-poin-ihsg-pulang-ke-level-3900
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2931 on: May 16, 2012, 06:40:20 PM » |
|
Jatuh 65 Poin, IHSG Tinggalkan Level 4.000 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 65 poin akibat minim sentimen positif dan marak aksi jual. Sentimen negatif krisis Eropa membawa indeks tinggalkan level 4.000. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.250 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.260 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG ambles 43,553 poin (1,08%) ke level 4.002,091 akibat situasi pasar global yang semakin mengkhawatirkan. Investor tak mau ambil risiko sehingga langsung melepas saham. Aksi jual masif terjadi di seluruh lapisan saham dan sektor, membuat indeks sama sekali tak menyentuh zona hijau. Posisi terendah yang pernah disinggahi indeks ada di level 3.926,389. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 99,967 poin (2,48%) ke level 3.945,677 akibat aksi jual di berbagai lapisan saham. Indeks pun kembali bercokol di level psikologis 3.900. Akibat minimnya sentimen positif, perdagangan minim aksi beli. Meski aksi beli cukup banyak terjadi di akhir perdagangan, tetap saja indeks tak mampu keluar dari jeratan jaring negatif tapi bisa sedikit mengurangi koreksi. Menutup perdagangan terakhir pekan ini, Rabu (16/5/2012), IHSG jatuh 65,148 poin (1,62%) ke level 3.980,496. Sementara Indeks LQ45 ambles 11,284 poin (1,65%) ke level 675,026. Investor merespons kabar negatif Eropa dengan mengamankan portofolio melalui jual saham. Hampir seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) jatuh ke zona merah. Hanya satu sektor yang berhasil menguat, itu pun menjelang penutupan perdagangan, yaitu sektor aneka industri. Investor lokal paling banyak lepas saham. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 718,598 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 117.209 kali pada volume 10,649 juta lot saham senilai Rp 5,584 triliun. Sebanyak 45 saham naik, sisanya 365 saham turun, dan 45 saham stagnan. Bursa-bursa di regional sama sekali tak berkutik dihajar sentimen krisis utang Eropa, seluruhnya masih kompak terjebak di teritori negatif. Bursa saham Hong Kong memimpin koreksi dengan jatuh lebih dari 3%. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai anjlok 28,65 poin (1,21%) ke level 2.346,19. * Indeks Hang Seng terjun bebas 634,48 poin (3,19%) ke level 19.259,83. * Indeks Nikkei 225 ambles 99,57 poin (1,12%) ke level 8.801,17. * Indeks Straits Times jatuh 42,66 poin (1,48%) ke level 2.834,04. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sucaco (SCCO) naik Rp 750 ke Rp 3.750, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 500 ke Rp 13.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 ke Rp 68.400, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 26.950. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.600 ke Rp 57.400, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 35.250, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 18.900, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 54.000. http://finance.detik.com/read/2012/05/16/161058/1918793/6/jatuh-65-poin-ihsg-tinggalkan-level-4000
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2932 on: May 21, 2012, 10:42:13 AM » |
|
IHSG Berpeluang Rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu jatuh 65 poin akibat minim sentimen positif dan marak aksi jual. Sentimen negatif krisis Eropa membawa indeks tinggalkan level 4.000. Menutup perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (16/5/2012), IHSG jatuh 65,148 poin (1,62%) ke level 3.980,496. Sementara Indeks LQ45 ambles 11,284 poin (1,65%) ke level 675,026. Saham-saham di bursa Wall Street AS jatuh pada perdagangan Jumat kemarin karena debut saham Facebook ternyata mengecewakan. Belum lagi munculnya sentimen negatif dari sektor keuangan Eropa. Pada perdagangan Jumat (18/5/2012), indeks Dow Jones jatuh 74,7 poin (0,6%) ke level 12.367,79. Indeks S&P 500 turun 9,77 poin (0,75%) ke level 1.295,09. Lalu indeks Nasdaq tempat saham Facebook bercokol juga turun 34,9 poin (1,24%) ke level 2.778,79. Hari ini, sentimen negatif dari perlambatan ekonomi China serta kondisi politik Eropa, terutama Yunani dikhawatirkan akan membuat pemulihan krisis Eropa semakin berlarut-larut. Kondisi jenuh jual pada saham-saham unggulan akan membuka potensi IHSG rebound hari ini. Namun belum ada sinyal bullish reversal. Pergerakan bursa-bursa regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik 30,25 poin (0,35%) ke level 8.641,56. * Indeks KOSPI melonjak 21,40 poin (1,20%) ke level 1.803,86. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas Perdagangan yang pendek akibat libur panjang akhir pekan, IHSG ditutup kembali melemah. Sentimen negatif dari perlambatan ekonomi China serta kondisi politik Eropa, terutama Yunani dikhawatirkan akan membuat pemulihan krisis Eropa semakin berlarut-larut. Kami melihat untuk hari ini pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh pergerakan indeks di saat bursa kita libur pekan lalu disamping berita dari Eropa. Dari sisi teknikal, IHSG memang telah mengalami penurunan cukup dalam. Kondisi oversold pada beberapa saham unggulan juga membuka potensi rebound pada IHSG. Meski demikian kami belum melihat adanya sinyal bullish reversal. Kami proyeksikan indeks bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran support-resistance 3.930-4.000. eTrading Securities Untuk perdagangan senin, jika low tidak menyentuh close maka ini merupakan konfirmasi rebound, untuk midterm. Stochastic, RSI maupun MACD Histogram sudah memberikan sinyal akan rebound terjadi. Adapun beberapa saham yang layak diperhatikan untuk perdagangan senin (21/5), sehingga layak trading adalah DOID, MAIN, dan TSPC. http://finance.detik.com/read/2012/05/21/073036/1920404/6/ihsg-berpeluang-rebound
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2933 on: May 21, 2012, 10:42:39 AM » |
|
Banyak Sentimen Negatif, IHSG Berkurang 23 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 23 poin terkena sentimen negatif krisis Eropa dan melambatnya ekonomi China. Pelaku pasar masih terus melakukan aksi jual. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.285 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 22,495 poin (0,57%) ke level 3.958,001. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 5,739 poin (0,85%) ke level 669,287. Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (21/5/2012), IHSG berkurang 23,939 poin (0,61%) ke level 3.956,557. Indeks LQ45 turun 6,158 poin (0,91%) ke level 668,868. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 38,481 poin (0,97%) ke level 3.942,015. Sementara Indeks LQ45 ambles 8,860 poin (1,31%) ke level 666,166. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, IHSG jatuh 65 poin akibat minim sentimen positif dan marak aksi jual. Sentimen negatif krisis Eropa membawa indeks tinggalkan level 4.000. Saham-saham di bursa Wall Street AS jatuh pada perdagangan Jumat kemarin karena debut saham Facebook ternyata mengecewakan. Belum lagi munculnya sentimen negatif dari sektor keuangan Eropa. Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi ini menyambut berbagai sentimen dari pasar global tersebut. Bursa saham Jepang masih mampu menguat secara signifikan. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 3,63 poin (0,15%) ke level 2.348,15. * Indeks Hang Seng melemah 115,20 poin (0,61%) ke level 18.836,65. * Indeks Nikkei 225 menguat 44,42 poin (0,52%) ke level 8.655,73. * Indeks Straits Times turun 7,42 poin (0,27%) ke level 2.771,68. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.285 per dolar AS sama seperti penutupan perdagangan akhir pekan lalu. http://finance.detik.com/read/2012/05/21/093606/1920483/6/banyak-sentimen-negatif-ihsg-berkurang-23-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2934 on: May 21, 2012, 05:40:43 PM » |
|
Tertekan Situasi Eropa, IHSG Ambles 48 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 48 poin akibat situasi Eropa yang belum juga membaik. Investor makin marak melepas saham, terutama asing. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 23,939 poin (0,61%) ke level 3.956,557 terkena sentimen negatif krisis Eropa dan melambatnya ekonomi China. Pelaku pasar masih terus melakukan aksi jual. Saking maraknya aksi jual indeks hampir saja meninggalkan level 3.900. Untungnya, setelah menyentuh level 3.920,605 koreksi indeks bisa sedikit melambat. Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (21/5/2012), IHSG ambles 48,639 poin (1,23%) ke level 3.931,857. Sementara Indeks LQ45 dibuka berkurang 10,177 poin (1,51%) ke level 664,849. Secara teknikal, indeks sudah sangat jenuh jual. Namun, sentimen negatif yang banyak beredar dari Eropa membuat pelaku pasar ragu-ragu untuk menempatkan modalnya. Sehingga aksi jual langsung marak terjadi, terutama di saham-saham unggulan. Seluruh indeks sektoral melemah, koreksi terbanyak diderita indeks sektor aneka industri. Investor asing paling banyak melepas saham. Hingga siang ini investor asing tercatat melakukan penjualan bersih dengan nilai cukup tinggi hingga siang hari ini. Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 58.575 kali pada volume 3,462 juta lot saham senilai Rp 3,812 triliun. Sebanyak 71 saham naik, sisanya 167 saham turun, dan 83 saham stagnan. Beberapa bursa di Asia berhasil balik arah ke zona hijau meski masih ada yang ketinggalan di teritori negatif. Meski naik namun penguatannya belum signifikan. Berikut kondisi bursa-bursa di regional siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik 7,05 poin (0,30%) ke level 2.351,57. * Indeks Hang Seng menipis 19,26 poin (0,10%) ke level 18.932,59. * Indeks Nikkei 225 menguat 43,56 poin (0,51%) ke level 8.654,87. * Indeks Straits Times naik tipis 0,25 poin (0,01%) ke level 2.779,35. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 5.000 ke Rp 55.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 650.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 57.750, dan Taisho (SQMI) naik Rp 310 ke Rp 1.550. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.100 ke Rp 66.300, Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 20.200, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 26.350, dan Multibreeder (MBAI) turun Rp 500 ke Rp 13.200. http://finance.detik.com/read/2012/05/21/120728/1920673/6/tertekan-situasi-eropa-ihsg-ambles-48-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2935 on: May 21, 2012, 05:41:11 PM » |
|
Asing Jual Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Jatuh 40 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 40 poin akibat maraknya aksi jual yang dilakukan investor asing. Sebanyak Rp 1,4 triliun dana asing keluar dari lantai bursa. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.300 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.285 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 23,939 poin (0,61%) ke level 3.956,557 terkena sentimen negatif krisis Eropa dan melambatnya ekonomi China. Pelaku pasar masih terus melakukan aksi jual. Saking maraknya aksi jual indeks hampir saja meninggalkan level 3.900. Untungnya, setelah menyentuh level 3.907,510 koreksi indeks bisa sedikit melambat. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG ambles 48,639 poin (1,23%) ke level 3.931,857 akibat situasi Eropa yang belum juga membaik. Investor makin marak melepas saham, terutama asing. Aksi jual belum juga berhenti, bahkan makin deras terjadi hingga indeks jatuh makin dalam ke zona merah. Minim sentimen positif membuat pelaku pasar enggan berinvestasi. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (21/5/2012), IHSG ditutup jatuh 40,388 poin (1,02%) ke level 3.940,108. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 10,006 poin (1,49%) ke level 665,020. Investor asing paling semangat jual saham. Hingga sore ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 1,411 triliun di seluruh pasar. Saham-saham yang menjadi incaran untuk dijual yaitu blue chip dan lapis dua. Namun, tidak semua indeks sektoral melemah, masih ada yang mampu menguat tipis yaitu sektor properti. Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 117.105 kali pada volume 6,759 juta lot saham senilai Rp 7,067 triliun. Sebanyak 125 saham naik, sisanya 156 saham turun, dan 77 saham stagnan. Indeks ketinggalan penguatan bursa-bursa di Asia, ditemani oleh pasar saham Hong Kong yang juga ikut melemah. Bursa saham Singapura kini memimpin penguatan di sesi sore. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 3,78 poin (0,16%) ke level 2.348,30. * Indeks Hang Seng melemah 29,53 poin (0,16%) ke level 18.922,32. * Indeks Nikkei 225 menguat 22,58 poin (0,26%) ke level 8.633,89. * Indeks Straits Times naik 11,51 poin (0,41%) ke level 2.790,61. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 10.000 ke Rp 190.000, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 650.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 54.000, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 350 ke Rp 16.300. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.550 ke Rp 66.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 800 ke Rp 18.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 34.600, dan Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 20.750. http://finance.detik.com/read/2012/05/21/160835/1921028/6/asing-jual-saham-rp-14-triliun-ihsg-jatuh-40-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2936 on: May 22, 2012, 09:09:08 AM » |
|
Penguatan Wall Street Semangati IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 40 poin akibat maraknya aksi jual yang dilakukan investor asing. Sebanyak Rp 1,4 triliun dana asing keluar dari lantai bursa. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (21/5/2012), IHSG ditutup jatuh 40,388 poin (1,02%) ke level 3.940,108. Sementara Indeks LQ45 ditutup ambles 10,006 poin (1,49%) ke level 665,020. Pasar saham Wall Street menguat lebih dari satu persen setelah mengalamin koreksi enam hari berturut-turut yang merupakan pekan terburuknya dalam enam bulan terakhir. Saham Facebook tidak punya andil dalam karena mengalami koreksi di hari keduanya. Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones melompat 135,10 poin (1,09%) ke level 12.504,48. Indeks Standard & Poor's 500 menanjak 20,77 poin (1,60%) ke level 1.315,99. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 68,42 poin (2,46%) ke level 2.847,21. Hari ini, indeks berpeluang rebound terbantu sentimen Wall Street dan penguatan bursa-bursa di regional. Banyak saham yang sudah masuk area oversold. Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 melonjak 98,31 poin (1,14%) ke level 8.732,20. * Indeks Straits Times naik 11,06 poin (0,40%) ke level 2.790,16. Rekomendasi saham hari ini: eTrading Securities Secara teknikal, IHSG ditutup dengan candlestick membentuk pola doji dengan support terdekatnya berada di level 3,907 yang mengindikasikan konfirmasi sinyal teknikal rebound. Indikator MACD dan stochastic sudah terlihat mendukung terjadinya reversal pattern dengan resistance minor-nya dalam beberapa hari kedepan berada di 4,040. Pada perdagangan hari ini (22/5) ada beberapa saham pertambangan yang cukup memberikan sinyal rebound dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HRUM, PTBA dan ADRO. Panin Sekuritas Pasca libur panjang akhir pekan, IHSG langsung tertekan cukup dalam terimbas oleh anjloknya bursa regional sepanjang pekan lalu. Kekhawatiran berlarutnya penyelesaian krisis hutang Eropa membayangi pergerakan indeks. Berlanjutnya aksi jual asing juga semakin menekan pergerakan indeks. Kami perkirakan indeks berpeluang untuk rebound pada hari ini mengingat sebagian saham sudah dalam keadaan jenuh jual. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.909-4.000. http://finance.detik.com/read/2012/05/22/074501/1921362/6/penguatan-wall-street-semangati-ihsg
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2937 on: May 22, 2012, 05:17:28 PM » |
|
Sudah Jenuh Jual, IHSG Naik 27 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 27 poin setelah kemarin turun cukup dalam. Posisi indeks yang sudah oversold ditambah sentimen pasar global membuatnya mulai bergerak ke atas. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.285 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.285 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 25,061 poin (0,64%) ke level 3.965,169. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 6,394 poin (0,96%) ke level 671,414. Membuka perdagangan, Selasa (22/5/2012), IHSG bertambah 27,076 poin (0,68%) ke level 3.967,184. Indeks LQ45 menanjak 6,856 poin (1,03%) ke level 671,876. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menguat 48,900 poin (1,24%) ke level 3.989,008. Sementara Indeks LQ45 melaju 10,707 poin (1,61%) ke level 675,727. Kemarin, IHSG jatuh 40 poin akibat maraknya aksi jual yang dilakukan investor asing. Sebanyak Rp 1,4 triliun dana asing keluar dari lantai bursa. Pasar saham Wall Street menguat lebih dari satu persen setelah mengalami koreksi enam hari berturut-turut-yang merupakan pekan terburuknya dalam enam bulan terakhir. Saham Facebook tidak punya andil dalam karena mengalami koreksi di hari keduanya. Bursa-bursa di Asia kompak menguat pada jalur positif, merespons sentimen positif dari pasar global tersebut. Selain itu posisinya memang sudah sangat rendah akibat koreksi sepanjang pekan lalu. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 14,23 poin (0,61%) ke level 2.362,53. * Indeks Hang Seng naik 152,67 poin (0,81%) ke level 19,074.99. * Indeks Nikkei 225 bertambah 81,13 poin (0,94%) ke level 8.715,02. * Indeks Straits Times menanjak 25,59 poin (0,92%) ke level 2.815,75. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.285 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.285 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/22/093648/1921447/6/sudah-jenuh-jual-ihsg-naik-27-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2938 on: May 22, 2012, 05:18:00 PM » |
|
Saham Murah Diburu, IHSG Menanjak 47 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 47 poin setelah investor kembali memburu saham-saham yang sudah murah. Sentimen positif juga datang dari bursa Asia yang kompak menguat. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 27,076 poin (0,68%) ke level 3.967,18 setelah kemarin turun cukup dalam. Posisi indeks yang sudah oversold ditambah sentimen pasar global membuatnya mulai bergerak ke atas. Saham-saham murah mulai diburu, indeks langsung melompat ke posisi tertingginya hari ini di 3.995,91. Hampir saham indeks bisa kembali bercokol di level psikologis 4.000. Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (22/5/2012), IHSG menanjak 47,889 poin (1,21%) ke level 3.987,99. Sementara Indeks LQ45 menguat 8,305 poin (1,24%) ke level 673,325. Seluruh indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat akibat aksi beli tersebut. Saham-saham unggulan mulai dikoleksi, tapi saham lapis dua yang paling menjadi incaran investor. Pasalnya harga saham-saham lapis dua sudah sangat murah dan terjangkau sehingga menarik minat investor. Terutama saham-saham berbasis aneka industri. Aksi beli masih didominasi oleh investor lokal, sementara asing masih banyak lakukan aksi tunggu. Transaksi asiing tercatat melakukan penjualan bersih tipis hingga siang hari ini. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 87.571 kali pada volume 3,815 juta lot saham senilai Rp 2,639 triliun. Sebanyak 214 saham naik, sisanya 40 saham turun, dan 73 saham stagnan. Laju penguatan bursa-bursa di Asia semakin kencang hingga siang hari ini. Sentimen positif dari Asia ini juga turut menyemangati pelaku pasar domestik. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 11,00 poin (0,47%) ke level 2.359,30. * Indeks Hang Seng menanjak 153,04 poin (0,81%) ke level 19.075,36. * Indeks Nikkei 225 naik 98,33 poin (1,14%) ke level 8.732,22. * Indeks Straits Times bertambah 29,48 poin (1,06%) ke level 2.819,64. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.200 ke Rp 59.600, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.800 ke Rp 14.800, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.350 ke Rp 68.200, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 700 ke Rp 17.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 11.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 53.500, Adira Finance (AMDF) turun Rp 200 ke Rp 12.200, dan Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 150 ke Rp 4.900. http://finance.detik.com/read/2012/05/22/120844/1921661/6/saham-murah-diburu-ihsg-menanjak-47-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2939 on: May 22, 2012, 05:18:26 PM » |
|
Melaju 80 Poin, IHSG Berhenti di 4.021 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 80 poin akibat aksi beli pada saham-saham yang sudah terdiskon. Indeks berhasil kembali ke level psikologis 4.000. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.265 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 9.285 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 27,076 poin (0,68%) ke level 3.967,18, setelah kemarin turun cukup dalam. Posisi indeks yang sudah oversold ditambah sentimen pasar global, membuatnya mulai bergerak ke atas. Saham-saham murah mulai diburu. Indeks langsung melompat cukup tinggi di sesi perdagangan pagi. Hampir saham indeks bisa kembali bercokol di level psikologis 4.000. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menanjak 47,889 poin (1,21%) ke level 3.987,99 setelah investor kembali memburu saham-saham yang sudah murah. Sentimen positif juga datang dari bursa Asia yang kompak menguat. Aksi beli semakin marak, indeks terus melambung dan sempat bercokol di level 4.024,385 sebelum penutupan. Investor masih terus berburu saham murah. Menutup perdagangan, Selasa (22/5/2012), IHSG melaju 80,992 poin (2,05%) ke level 4.021,100. Sementara Indeks LQ45 melompat 14,173 poin (2,13%) ke level 679,193. Investor lokal makin getol mengkoleksi saham-saham. Pemodal asing yang sebelumnya masih ragu-ragu juga mulai ikut memburu saham. Saking banyaknya aksi jual yang dilakukan asing pagi tadi, transaksi asing jadi tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 157,834 miliar di seluruh pasar. Saham-saham tambang kelas berat memimpin penguatan hari ini. Indeks sektor tambang menguat sampai lebih dari 3%, dibuntuti saham-saham lapis dua seperti sektor industri dasar dan aneka industri. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 152.725 kali pada volume 7,773 juta lot saham senilai Rp 5,241 triliun. Sebanyak 253 saham naik, sisanya 36 saham turun, dan 135 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan dengan poin yang signifikan. Sentimen positif dari Asia ini juga turut menyemangati pelaku pasar domestik. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menanjak 25,01 poin (1,06%) ke level 2.373,31. * Indeks Hang Seng menguat 116,83 poin (0,62%) ke level 19.039,15. * Indeks Nikkei 225 melaju 95,40 poin (1,10%) ke level 8.729,29. * Indeks Straits Times melonjak 36,39 poin (1,30%) ke level 2.826,55. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.500 ke Rp 59.900, Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.000 ke Rp 68.850, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.800 ke Rp 14.800, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 900 ke Rp 19.000. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 53.750, Bayan (BYAN) turun Rp 200 ke Rp 13.500, Multi Prima (LPIN) turun Rp 150 ke Rp 2.925, dan Adira Finance (AMDF) turun Rp 100 ke Rp 12.300. http://finance.detik.com/read/2012/05/22/160821/1921971/6/melaju-80-poin-ihsg-berhenti-di-4021
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2940 on: May 23, 2012, 02:12:16 PM » |
|
Pelaku Pasar Menanti Pertemuan Eropa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melaju 80 poin akibat aksi beli pada saham-saham yang sudah terdiskon. Indeks berhasil kembali ke level psikologis 4.000. Menutup perdagangan, Selasa (22/5/2012), IHSG melaju 80,992 poin (2,05%) ke level 4.021,100. Sementara Indeks LQ45 melompat 14,173 poin (2,13%) ke level 679,193. Wall Street berakhir flat setelah seharian bergerak fluktuatif. Pelemahan saham-saham energi berhasil melibas penguatan sektor finansial. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones turun tipis 1,67 poin (0,01%) ke level 12.502,81. Tapi Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 0,64% (0,05%) ke level 1.316,63. Indeks Komposit Nasdaq melemah 8,13 poin (0,29%) ke level 2.839,08. Hari ini, pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi pasar global dan regional. Pelaku pasar masih menanti pertemuan petinggi Eropa dalam membahas krisis utang Rabu ini. Pergerakan bursa-bursa di regional pagi ini: * Indeks Nikkei 225 melemah 81,20 poin (0,93%) ke level 8.648,09. * Indeks Kospi anjlok 22,03 poin (1,20%) ke level 1.806,66. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas IHSG berhasil rebound pada perdagangan kemarin setelah dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan tajam hingga tembus ke bawah level 4.000. Reboundnya indeks didorong oleh aksi beli terhadap saham-saham yang sudah oversold. Investor terlihat melakukan akumulasi beli pada saham unggulan. Pernyataan PM China terkait stimulus ekonomi juga berhasil mengangkat bursa regional. Disisi lain kami melihat pergerakan indeks masih akan dibayangi oleh perkembangan krisis di Eropa. Investor global juga masih menunggu terbentuknya pemerintahan Yunani yang baru ditengah ancaman keluarnya Yunani dari Uni Eropa, yang dikhawatirkan akan berdampak jauh lebih besar. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 3.980-4.045. eTrading Securities Secara teknikal, IHSG mengalami rebound hingga mendekati level resistance terdekatnya di 4,080 dan resistance berikutnya di 4,130. Slope indikator RSI terlihat masih relatif tinggi yang diharapkan agar lebih berhati-hati akan adanya profit taking. Besar kemungkinan IHSG akan mengalami koreksi kembali ke 3,950 setelah menguji level resistance 1 dan resistance 2. Saham-saham yang telah kembali memasuki area overbought dari indikator stochastic fast sebaiknya dilepas dulu secara bertahap. Saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ANTM, DOID dan GZCO. http://finance.detik.com/read/2012/05/23/081541/1922391/6/pelaku-pasar-menanti-pertemuan-eropa
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2941 on: May 23, 2012, 02:12:49 PM » |
|
Saham Unggulan Kena Profit Taking, IHSG Melemah 22 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 22 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan yang kemarin berhasil menguat. Investor masih menunggu hasil pertemuan petinggi Eropa soal krisis utang. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.275 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.280 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 19,483 poin (0,48%) ke level 4.001,617. Sedangkan Indeks LQ45 turun 4,971 poin (0,73%) ke level 674,222. Mengawali perdagangan, Rabu (22/5/2012), IHSG dibuka berkurang 22,818 poin (0,57%) ke level 3.998,282. Indeks LQ45 dibuka melemah 5,516 poin (0,81%) ke level 673,677. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG ambles 46,282 poin (1,15%) ke level 3.974,818. Sementara Indeks LQ45 anjlok 8,249 poin (1,36%) ke level 669,944. Kemarin, IHSG melaju 80 poin akibat aksi beli pada saham-saham yang sudah terdiskon. Indeks berhasil kembali ke level psikologis 4.000. Semalam, Wall Street berakhir flat setelah seharian bergerak fluktuatif. Pelemahan saham-saham energi berhasil melibas penguatan sektor finansial. Bursa-bursa di regional membuka perdagangan pagi ini rata-rata dengan koreksi di zona merah. Hanya pasar saham China yang masih mampu naik tipis. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,25 poin (0,05%) ke level 2.374,56. * Indeks Hang Seng anjlok 237,03 poin (1,24%) ke level 18.802,12. * Indeks Nikkei 225 melemah 82,45 poin (0,94%) ke level 8.646,84. * Indeks Straits Times turun 29,03 poin (1,03%) ke level 2.794,72. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat tipis di posisi Rp 9.275 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.280 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/23/093650/1922467/6/saham-unggulan-kena-profit-taking-ihsg-melemah-22-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2942 on: May 23, 2012, 02:13:21 PM » |
|
Yunani Bersiap Hengkang dari Uni Eropa, IHSG Jatuh 55 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 55 poin akibat sentimen negatif dari pasar global. Yunani sedang mempersiapak opsi untuk keluar dari Uni Eropa. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 22,818 poin (0,57%) ke level 3.998,282 akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan yang kemarin berhasil menguat. Investor masih menunggu hasil pertemuan petinggi Eropa soal krisis utang. Sentimen negatif dari Yunani membuat pelaku pasar mengambil untung dari penguatan saham kemarin. Indeks terus-terusan turun sampai ke posisi terendahnya di 3.950,816. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (22/5/2012), IHSG jatuh 55,231 poin (1,38%) ke level 3.965,869. Sementara Indeks LQ45 berkurang 9,433 poin (1,39%) ke level 669,760. Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos menyatakan pemerintah setempat sedang mempertimbangkan opsi keluar dari Uni Eropa dalam rangka menyelamatkan negaranya dari krisis utang. Kabar tersebut membuat pelaku pasar di Asia mulai ambil sikap dengan langsung mengamankan portofolionya melalui lepas saham. Saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun langsung terkena tekanan jual. Terutama saham-saham komoditas, akibat harga komoditas dunia yang ikut tertekan akibat sentimen dari Eropa tersebut. Investor asing konsisten menarik dana sejak pekan lalu. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 53.749 kali pada volume 2,939 juta lot saham senilai Rp 2,039 triliun. Sebanyak 36 saham naik, sisanya 218 saham turun, dan 49 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia akhirnya kompak jatuh ke teritori negatif, pagi tadi bursa saham China masih bisa menguat. Sentimen Eropa membuat pelaku pasar regional ketakutan. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 12,34 poin (052%) ke level 2.360,97. * Indeks Hang Seng ambles 310,67 poin (1,63%) ke level 18.728,48. * Indeks Nikkei 225 anjlok 165,78 poin (1,90%) ke level 8.563,51. * Indeks Straits Times jatuh 38,63 poin (1,37%) ke level 2.785,12. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya PGN (PGAS) naik Rp 125 ke Rp 3.850, Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 100 ke Rp 1.500, Bina Dana (ABDA) naik Rp 80 ke Rp 1.240, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 75 ke Rp 3.900. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.750 ke Rp 67.100, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 25.950, Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 18.300, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 59.450. http://finance.detik.com/read/2012/05/23/121043/1922645/6/yunani-bersiap-hengkang-dari-uni-eropa-ihsg-jatuh-55-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2943 on: May 23, 2012, 06:13:38 PM » |
|
Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terkoreksi 39 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 39 poin akibat masih tingginya tekanan jual. Sentimen negatif lagi-lagi datang dari Eropa, soal rencana hengkangnya Yunani. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis di posisi Rp 9.275 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.280 per dolar AS. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 22,818 poin (0,57%) ke level 3.998,282 akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan yang kemarin berhasil menguat. Investor masih menunggu hasil pertemuan petinggi Eropa soal krisis utang. Sentimen negatif dari Yunani membuat pelaku pasar mengambil untung dari penguatan saham kemarin. Indeks terus-terusan turun sampai ke posisi terendahnya di 3.950,816. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 55,231 poin (1,38%) ke level 3.965,869 akibat sentimen negatif dari pasar global. Yunani sedang mempersiapkan opsi untuk keluar dari Uni Eropa. Koreksi indeks sedikit melambat di penghujung perdagangan. Aksi beli di menit-menit terakhir bisa mengurangi tingkat koreksi indeks meski belum bisa membawanya kembali ke zona hijau. Mengakhiri perdagangan, Rabu (22/5/2012), IHSG ditutup terkoreksi 39,522 poin (0,99%) ke level 3.981,578. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 5,307 poin (0,79%) ke level 673,886. Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos menyatakan pemerintah setempat sedang mempertimbangkan opsi keluar dari Uni Eropa dalam rangka menyelamatkan negaranya dari krisis utang. Kabar tersebut membuat pelaku pasar di Asia mulai ambil sikap dengan langsung mengamankan portofolionya melalui lepas saham. Saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun langsung terkena tekanan jual. Investor asing paling banyak lepas saham. Transaksi asing hingga sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 195,63 miliar di seluruh pasar. Dua sektor berhasil menguat, industri dasar dan konsumer, dan bisa mengurangi koreksi indeks. Sisanya masih terjebak di zona merah, dipimpin sektor tambang. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 110.458 kali pada volume 5,641 juta lot saham senilai Rp 4,418 triliun. Sebanyak 54 saham naik, sisanya 221 saham turun, dan 70 saham stagnan. Pasar saham Asia tak berkutik di teritori negatif. Rencana Yunani yang punya opsi untuk keluar dari Uni Eropa membuat pelaku pasar khawatir akan penyelesaian krisis utangnya. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai turun 9,87 poin (0,42%) ke level 2.363,44. * Indeks Hang Seng melemah 252,96 poin (1,33%) ke level 18.786,19. * Indeks Nikkei 225 anjlok 172,69 poin (1,98%) ke level 8.556,60. * Indeks Straits Times ambles 37,02 poin (1,31%) ke level 2.786,73. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mandom (TCID) naik Rp 400 ke Rp 9.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 35.350, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 11.300, dan Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 17.850. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 1.250 ke Rp 25.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.100 ke Rp 67.750, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.050 ke Rp 52.700, dan Bayan (BYAN) turun Rp 1.000 ke Rp 12.500. http://finance.detik.com/read/2012/05/23/161035/1922993/6/tekanan-jual-masih-tinggi-ihsg-terkoreksi-39-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2944 on: May 24, 2012, 12:18:09 PM » |
|
IHSG Kekurangan Katalis Penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 39 poin akibat masih tingginya tekanan jual. Sentimen negatif lagi-lagi datang dari Eropa, soal rencana hengkangnya Yunani. Mengakhiri perdagangan, Rabu (22/5/2012), IHSG ditutup terkoreksi 39,522 poin (0,99%) ke level 3.981,578. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 5,307 poin (0,79%) ke level 673,886. Wall Street ditutup flat, hanya naik tipis menjelang penutupan perdagangan setelah seharian bergerak fluktuatif. Penguatan di sektor material berhasil mengangkat S&P 500 ke zona hijau. Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 6,66 poin (0,05%) ke level 12.496,15. Indeks S&P 500 Index menguat tipis 2,23 poin (0,17%) ke level 1.318,86. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 11,04 poin (0,39%) ke level 2.850,12. Hari ini, indeks diprediksi akan bergerak flat karena belum ada sentimen yang bisa menjadi katalis penggerak. Investor juga masih menanti hasil pertemuan pemimpin Eropa dalam membahas penyelesaian krisis utang. Pergerakan bursa-bursa Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik tipis 9,77 poin (0,11%) ke level 8.566,37. * Indeks Kospi melemah 3,52 poin (0,19%) ke level 1.812,14. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas Kemarin IHSG gagal melanjutkan kenaikan besar yang terjadi sehari sebelumnya. Melemahnya indeks dipengaruhi oleh langkah Fitch menurunkan rating Jepang, di samping juga kekhawatiran keluarnya Yunani dari Uni Eropa. Sentimen positif dari rencana stimulus China juga gagal mengangkat bursa regional. Investor juga akan menanti hasil dari pertemuan pemimpin negara Eropa di Brussel untuk membahas penyelesaian krisis. Kami melihat pergerakan indeks sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal. Kami melihat indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.950-4.010. eTrading Securities Secara teknikal, IHSG mengalami tekanan jual dengan support terdekatnya berada di 3,951 dan support berikutnya di 3,908. Indikator stochastic terlihat menahan IHSG untuk turun lebih dalam dari level 3,908 dan cenderung bergerak naik. Sementara itu, support weekly IHSG berada di level 3,838 yang akan menentukan trend IHSG berikutnya apakan akan melakukan all time high atau justru jatuh semakin dalam. Pada perdagangan hari ini (24/5), IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah dan akan bergerak di kisaran 3,908-4,021 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SMGR, PGAS dan BBRI. http://finance.detik.com/read/2012/05/24/073831/1923375/6/ihsg-kekurangan-katalis-penggerak
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2945 on: May 24, 2012, 12:18:40 PM » |
|
Aksi Tunggu Investor Bikin IHSG Bergerak Flat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak datar akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan petinggi Yunani soal krisis utang. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.290 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 3,667 poin (0,09%) ke level 3.977,911. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 0,936 poin (0,14%) ke level 672,950. Membuka perdagangan, Kamis (24/5/2012), IHSG menipis 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021. Indeks LQ45 turun tipis 0,630 poin (0,09%) ke level 673,256. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 1,801 poin (0,05%) ke level 3.979,777. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,628 poin (0,09%) ke level 673,258. Kemarin, IHSG terkoreksi 39 poin akibat masih tingginya tekanan jual. Sentimen negatif lagi-lagi datang dari Eropa, soal rencana hengkangnya Yunani. Semalam, Wall Street ditutup flat, hanya naik tipis menjelang penutupan perdagangan setelah seharian bergerak fluktuatif. Penguatan di sektor material berhasil mengangkat S&P 500 ke zona hijau. Bursa-bursa di Asia rata-rata bergerak di zona hijau mengikuti sentimen positif Wall Street. Namun pelaku pasar regional masih menanti hasil pertemuan petinggi Eropa. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai menguat 8,30 poin (0,35%) ke level 2.371,74. * Indeks Hang Seng turun 83,84 poin (0,45%) ke level 18.702,35. * Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,56 poin (0,01%) ke level 8.557,16. * Indeks Straits Times naik 6,78 poin (0,24%) ke level 2.787,20. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.290 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/24/093623/1923461/6/aksi-tunggu-investor-bikin-ihsg-bergerak-flat
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2946 on: May 24, 2012, 12:19:14 PM » |
|
Bergerak Fluktuatif, IHSG Rehat di 3.972 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Indeks pun beristirahat di 3.972 setelah turun 9 poin. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan petinggi Yunani terkait krisis utang. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat turun di awal perdagangan, indeks lalu naik ke posisi tertingginya di 3.992,580. Tapi tak lama indeks pun kembali turun. Penguatan sesaat itu didukung aksi beli di saham-saham tambang dan agrikultur menyusul naiknya harga-harga komoditas yang kemarin sempat turun. Sayangnya, masih marak aksi jual membuat indeks tak mampu bertahan lama di teritori positif. Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (24/5/2012), IHSG turun 9,141 poin (0,23%) ke level 3.972,437. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,468 poin (0,37%) ke level 671,418. Empat sektor berhasil menguat akibat aksi akumulasi saham murah, yaitu sektor industri dasar, tambang, agrikultur dan properti. Namun saham-saham di enam sektor lainnya masih terkena tekanan jual. Investor asing masih rajin lepas saham. Hingga siang ini nilai penjualan bersihnya sudah mencapai ratusan miliar, nilai yang cukup tinggi dalam setengah hari perdagangan. Aksi jual dipicu oleh situasi Eropa yang belum kondusif. Meski Yunani membatalkan niatnya untuk keluar dari Uni Eropa, namun kondisi kesehatan perbankan setempat masih mengkhawatirkan. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 54.552 kali pada volume 3,348 juta lot saham senilai Rp 1,668 triliun. Sebanyak 125 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 98 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia masih kompak bergerak di zona merah. Koreksi hari ini dipimpin oleh pasar saham Jepang yang turun hampir satu persen. Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 7,39 poin (0,31%) ke level 2.356,05. * Indeks Hang turun 103,81 poin (0,55%) ke level 18.682,38. * Indeks Nikkei 225 ambles 56,23 poin (0,66%) ke level 8.500,37. * Indeks Straits Times menipis 1,57 poin (0,06%) 2.781,99. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 600 ke Rp 18.950, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 15.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 53.000, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 60.250. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 11.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 500 ke Rp 25.000, Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 20.900, dan Telkom (TLKM) turun Rp 300 ke Rp 7.450. http://finance.detik.com/read/2012/05/24/120747/1923681/6/bergerak-fluktuatif-ihsg-rehat-di-3972
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2947 on: May 24, 2012, 05:35:43 PM » |
|
Investor Buru Saham Jelang Penutupan, IHSG Naik Tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik tipis 3 poin akibat aksi beli jelang penutupan. Investor mengincar saham-saham unggulan yang sudah murah tepat sebelum bel terakhir berbunyi. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.290 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,557 poin (0,07%) ke level 3.979,021 akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan petinggi Yunani terkait krisis utang. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat turun di awal perdagangan, indeks lalu naik ke posisi tertingginya di 3.992,580. Tapi tak lama indeks pun kembali turun. Penguatan sesaat itu didukung aksi beli pada saham-saham tambang dan agrikultur, menyusul naiknya harga-harga komoditas yang kemarin sempat turun. Sayangnya, masih marak aksi jual membuat indeks tak mampu bertahan lama di teritori positif. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 9,141 poin (0,23%) ke level 3.972,437. Indeks bergerak fluktuatif akibat aksi tunggu yang dilakukan investor. Aksi jual malah makin marak memasuki perdagangan sesi II, indeks sempat ambles ke posisi terendahnya di 3.961,638 hari ini. Koreksinya bisa sedikit berkurang jelang penutupan. Menutup perdagangan, Kamis (24/5/2012), IHSG naik tipis 3,295 poin (0,08%) ke level 3.984,873. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,217 poin (0,03%) ke level 674,103. Aksi jual dipicu oleh situasi Eropa yang belum kondusif. Meski Yunani membatalkan niatnya untuk keluar dari Uni Eropa, namun kondisi kesehatan perbankan setempat masih mengkhawatirkan. Sehingga masih ada aksi beli meski tidak banyak, terutama di saham-saham berbasis komoditas. Aksi beli didominasi oleh investor domestik. Sedangkan investor asing masih terus mencairkan dananya. Sore ini transaksi asing tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 532,837 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 106.663 kali pada volume 6,554 juta lot saham senilai Rp 3,725 triliun. Sebanyak 137 saham naik, sisanya 110 saham turun, dan 116 saham stagnan. Pasar saham regional sore hari ini bergerak mixed masih dengan rentang yang tipis. Beberapa berhasil menguat, tapi poinnya tidak banyak. Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini: * Indeks Komposit Shanghai melemah 12,46 poin (0,53%) ke level 2.350,97. * Indeks Hang Seng turun 119,79 poin (0,64%) ke level 18.666,40. * Indeks Nikkei 225 naik tipis 6,78 poin (0,08%) ke level 8.563,38. * Indeks Straits Times menguat tipis 2,61 poin (0,09%) ke level 2.783,03. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 850 ke Rp 19.200, Sarana Menara (TOWR) naik Rp 500 ke Rp 15.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 60.350, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 16.900. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.500 ke Rp 13.300, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 7.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 25.250, dan Unilever (UNVR) turun Rp 100 ke Rp 21.100. http://finance.detik.com/read/2012/05/24/161053/1924003/6/investor-buru-saham-jelang-penutupan-ihsg-naik-tipis
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2948 on: May 25, 2012, 11:17:17 AM » |
|
IHSG Diprediksi Masih Bergerak ke Samping Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil naik tipis 3 poin akibat aksi beli jelang penutupan. Investor mengincar saham-saham unggulan yang sudah murah tepat sebelum bel terakhir berbunyi. Menutup perdagangan, Kamis (24/5/2012), IHSG naik tipis 3,295 poin (0,08%) ke level 3.984,873. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 0,217 poin (0,03%) ke level 674,103. Pasar saham Wall Street bergerak fluktuatif dan berakhir menguat tipis. Sayangnya indeks teknologi di Nasdaq mengalami tekanan sehingga menghambat laju penguatan. Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial menguat 33,60 poin (0,27%) ke level 12.529,75. Indeks Standard & Poor's 500 menguat ke level 1,82 poin (0,14%) ke level 1.320,68. Indeks Komposit Nasdaq turun 10,74 poin (0,38%) ke level 2.839,38. Hari ini, investor asing diperkirakan masih akan melarikan dananya dari lantai bursa akibat ketidakpastian situasi di Eropa. Indeks diprediksi masih akan bergerak ke samping Pergerakan bursa-bursa Asia pagi ini: * Indeks Nikkei 225 naik 47,52 poin (0,55%) ke level 8.610,90. * Indeks Kospi menguat 11,98 poin (0,66%) ke level 1.826,45. Rekomendasi saham hari ini: Panin Sekuritas IHSG kemarin ditutup menguat tipis didorong oleh aksi beli menjelang penutupan. IHSG sendiri relatif bergerak lebih banyak pada area negatif. Naiknya saham berbasis komoditas serta aksi tunggu akan hasil pertemuan pemimpin Eropa di Brussel mewarnai perdagangan kemarin. Meski menguat perlu diwaspadai bahwa asing masih mencatat net sell (penjualan bersih) di pasar. Ketidakpastian kondisi di Eropa yang mengancam pertumbuhan global ditenggarai menjadi pemicu keluarnya investor asing dari pasar. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance hari ini 3.940-4.000. Saham pilihan : PTBA, ADHI, PNBN, SMGR eTrading Securities Secara teknikal, IHSG mengalami tekanan jual tapi berakhir ditutup plus kemarin, namun jika hari ini IHSG dapat naik hingga 4020, maka secara candlestick akan menjadi pattern Bullish Breakaway, yang merupakan formasi candle reversal dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Untuk itu sangat penting diperhatikan support IHSG di 3908. Adapun sector yang menjadi penggerak IHSG adalah pertambangan dan agri, yang hari ini cukup kuat menahan IHSG hingga diakhir penutupan. Untuk perdagangan hari ini, dengan adanya kesempatan teknikal rebound, maka saham-saham pertambangan dan agri adalah pilihan terbaik hingga layak diakumulasi hingga minggu depan, seperti SGRO, AALI, LSIP, PTBA, HRUM dan BUMI. http://finance.detik.com/read/2012/05/25/074515/1924335/6/ihsg-diprediksi-masih-bergerak-ke-samping
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
modlg
|
 |
« Reply #2949 on: May 25, 2012, 11:17:50 AM » |
|
Pasar Global Belum Kondusif, IHSG Melemah 16 Poin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 16 poin akibat situasi pasar global yang belum kondusif. Investor masih menanti kepastian Yunani apakah akan hengkang dari Uni Eropa atau tidak. Sementara nila tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.300 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS. Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 16,534 poin (0,41%) ke level 3.968,339. Sedangkan Indeks LQ45 turun 4,218 poin (0,63%) ke level 669,885. Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (25/5/2012), IHSG dibuka berkurang 16,881 poin (0,43%) ke level 3.967,992. Sementara Indeks LQ45 dibuka melemah 4,241 poin (0,62%) ke level 669,862. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terkoreksi 24,053 poin (0,60%) ke level 3.960,820. Sementara Indeks LQ45 dibuka terpangkas 5,705 poin (0,85%) ke level 668,398. Kemarin, IHSG berhasil naik tipis 3 poin akibat aksi beli jelang penutupan. Investor mengincar saham-saham unggulan yang sudah murah tepat sebelum bel terakhir berbunyi. Semalam, pasar saham Wall Street bergerak fluktuatif dan berakhir menguat tipis. Sayangnya indeks teknologi di Nasdaq mengalami tekanan sehingga menghambat laju penguatan. Bursa saham di Asia bergerak mixed hari ini akibat bercampurnya sentimen yang beredar dari pasar global. Investor masih menanti kepastian Yunani hengkang dari Uni Eropa. Berikut kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini: * Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,18 poin (0,05%) ke level 2.352,15. * Indeks Hang Seng melemah 80,07 poin (0,43%) ke level 18.586,33. * Indeks Nikkei 225 menguat tipis 1,28 poin (0,01%) ke level 8.564,66. * Indeks Straits Times menipis 2,21 poin (0,08%) ke level 2.777,32. Sementara nila tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.300 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.275 per dolar AS. http://finance.detik.com/read/2012/05/25/093925/1924402/6/pasar-global-belum-kondusif-ihsg-melemah-16-poin
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|