Ligagame counter strike online

Main Menu
gogaple
gemscool
Asus ROG
ACER Predator Indonesia
Razer Indonesia
Ligaponsel
April 25, 2017, 07:07:31 PM
Pages: [1]   Go Down
Print
Author Topic: Cara Menanam Kelapa Sawit agar Menghasilkan Buah yang Maksimal  (Read 119 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
MudaBerkarya221B
Recruit


Respect: +0/-0
Offline Offline

Posts: 7


« on: April 12, 2017, 10:38:27 AM »


Bagaimana caranya dalam menanam kelapa sawit supaya bisa berbuah lebih banyak dari pada biasanya? Tujuan utama dalam menanam kelapa sawit ialah untuk dapat mendapatkan panen lebih banyak. Semakin banyak buah yang dhasilkan, maka semakin besar juga profit yang akan didapat.
Faktanya, tingkat produktifitas pohon kelapa sawit sesuai dengan perawatanya. Apabila pohon dirawat dengan benar, maka pohon kelapa sawit tersebut akan berbuah dengan kuantiti yang banyak. Begitu juga berlaku sebaliknya apabila pohon kelapa sawit kurang memperoleh perawatan. Maka buah yang akan dipanen pohon tersebut menjadi kurang maksimal.
Namun, sebagai pembisnis, kita juga wajib mempertimbangkan biaya yang akan digunakan selama merawat kelapa sawit tersebut. Pemakaian biaya dapat dikatakan tepat jika biaya tersebut mampu menghasilkan kelapa sawit yang lebih banyak. Berikut beberapa factor untuk memaksimalkan anggaran yang digunakan dalam pembudidayaan kelapa sawit:
Penyesuaian metode dengan lingkungan
Metode perawatan kelapa sawit harus disesuaikan dengan lingkungan. Kemungkinan metode perawatan kelapa sawit dari satu tempat dengan tempat yang lainya tidak sama. Sebagai contoh, pohon yang dipelihara di lokasi gambut membutuhkan unsure hara mikro seperti Cu dan Fe dengan jumlah yang melimpah. Kelapa sawit di tempat lahan gambut juga membutuhkan system perairan yang bagus untuk mencukupi kebutuhan airnya. hal tersebut tentunya beda dengan kelapa sawit yang ditanam di tempat atau lahan mineral yang tidak terlalu membutuhkan mineral Cu dan Fe.
Penggunaan Alat alat Modern
Seiring berjalanya waktu, teknologi terus mengalami kemajuan. Tidak terkecuali dalam hal alat pertanian. Saat ini sangat banyak peralatan bertani yang menggunakan teknologi terbaru. Meskipun biaya utuk membelinya cukup tinggi, tetapi apabila dibandingkan dengan peralatan tradisional, alt alat mekanis dapat menghasilkan profit yang optimal. Oleh karena itu sebagai pemodal yang bijak, anda butuh untuk selalu mengikuti info tentang teknologi alat bertani yang modern yang kemudian akan anda gunakan apabila memang memerlukan peralatan tersebut.
Mengendalikan Gulma Dengan Intensif   
Gulma ialah tanaman pengganggu yang tumbuh di area lahan pohon kelapa sawit. Datangnya gulma akan mengurangi unsure hara yang berada di dalam tanah yang notabene sangat diperlukan oleh tanaman sawit dalam menunjang perkembanganya. Gulma yang paling berbahaya bagi pohon kelapa sawit ialah gulma kategori A semisal bamboo, ilalang, pisang, senduduk dan yang lainya. Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan bagus secara mekanis atau kimiawi.
Pembersihan Hama dan Berbagai Penyakit
Terdapat begitu hama serta penyakit yang tidak jarang ditemukan di dalam pohon kelapa sawit. Hama serta penyakit tersebut bisa menyerang seluruh tanaman kelapa sawit dari mulai akar, pelepah, batang, daun, bunga bahkan hingga buh kelapa sawit itu sendiri. Pembersihan hama sejak awal merupakan suatu tindakan yang harus dilakukan agar menjaga tanaman kelapa sawit tetap dapat berkembang dan menghasilkan buah yang maksimal dengan kualitas bagus.
Pemupukan Dengan Teratur dan Dosis yang Tepat
Dalam melakukan pemupukan kelapa sawit tidak bisa dilakukan asal asalan. Pemupukan ini harus dikerjakan sesuai dengan jadwal yang sudah disusun sebelumnya serta memberikan takaran yang sesuai. Beberapa pupuk yang sering digunakan para petani kelapa sawit yaitu urea, ZA, KCI, dolomite,borate dan TSP. tidak jarang juga para petani yang memberikan pupuk berupa cuprum dan ferrit.
Penunasan yang Disesuaikan
Tujuan dari penunasan yaitu untuk menjaga struktur tanaman kelapa sawit, menjadikan tanaman bersih, dan meningkatkan produktifitasnya. Dalam melakukan proses penunasan harus disesuaikan dengan usia dari tanaman kelapa sawit teersebut. Contohnya tanaman yang tidak lebih dari Sembilan tahun, maka tunasnya disarankan songgo 3, sedangkan pada pohon yang berumur sekitar 9-15 tahun memerlukan tunas songgo dua. Sementara itu pohon yang sudah berusia lebih dari 15 tahun akan memerlukan tunas songgo 1.
Cara Panen yang Baik dan Benar
Dalam proses pemanenan buah kelapa sawit harus dikerjakan dengan baik dan benar. Jika tidak benar, maka bisa mengakibatkan tanaman mengalami stress. Akibatnya dapat mengintervensi pohon kelapa sawit yang tak akan berbunga lagi sebagai bibit bakal buah kelapa sawit.
Logged
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to: