CEO Research in Motion (RIM) Thorsten Heins mengemukakan bahwa perusahaannya tengah mempertimbangkan untuk melisensi sistem operasi perangkat BlackBerry sehingga bisa dipakai oleh produsen ponsel lain.
CEO RIM menyatakan masalah besar teknologi yang tidak bisa bersaing dengan manufaktur yang lebih besar harus mencari cara bagaimana mendapatkan smartphone dengan harga terjangkau di pasar.
Heins menambahkan bahwa RIM tidak punya skala ekonomi untuk bersaing dengan manufaktur yang telah mengirimkan 60 juta hanset dalam setahun. BlackBerry harus membedakan dan fokus pada salah satu platform. Manufaktur lain nantinya bisa mendapatkan platform BlackBerry 10 yang bisa memberikan harga lebih baik. Ini adalah salah satu pilihan yang mungkin akan kami lakukan.
Strategi tersebut sama dengan yang diterapkan Google untuk sistem operasi mobile milknya, Android. Bedanya, BlackBerry OS tak akan dibikin open source, jadi siapapun yang tertarik dengan OS ini harus membayar biaya lisensi. RIM mengakui bahwa BlackBerry OS7 adalah platform yang sangat baik, tapi ini tidak akan mewujudkan ambisi BlackBerry dengan pengalaman penuh sistem komputerisasi mobile.
Heins mengatakan bahwa BB 10 sangat memungkinkan fitur “true multitasking” yang berpotensi untuk menjalankan mobile, hiburan dan game. Sistem operasi BlackBerry 10 dijadwalkan meluncur pada awal 2013 nanti. Perangkat BlackBerry pertama yang akan dibekali OS anyar ini diperkirakan bakal berupa perangkat full-touchscreen untuk menyaingi iPhone and ponsel Android.
sumber:
http://www.ligaponsel.com/index.php?option=com_content&task=view&id=4893&Itemid=1