|
brondong
|
 |
« on: January 12, 2010, 06:18:48 PM » |
|
para reptil n amphibi mania, kita share n diskusi disini yuk..  no junk, no oot, no post dibawah 5 kata.. ;)6
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #1 on: January 13, 2010, 07:02:33 PM » |
|
Python Reticulatus by : www.bobclark.comScientific classificationKingdom: Animalia Phylum: Chordata Class: Reptilia Order: Squamata Family: Pythonidae Genus: Python Species: P. reticulatus Python reticulatus, juga dikenal sebagai (Asia) Reticulated python atau regal python adalah jenis python yang ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Dewasanya bisa tumbuh sampai ukuran panjang 28 kaki (8,7 m) dan merupakan reptil dan ular terpanjang di dunia, tapi bukan yang paling banyak dibesarkan (dipelihara sampai sebesar itu). Seperti semua python, mereka adalah ular pelilit (constrictors) yang tidak berbisa dan biasanya tidak dianggap berbahaya bagi manusia, meskipun spesimen yang terbesar cukup kuat untuk membunuh orang dewasa (melilit) dan terkadang banyak laporan serangan dari python tersebut. Python reticulatus juga merupakan perenang yang cukup baik, bahkan banyak sekali laporan jauh dilaut sana dan banyak sekali koloni2 mereka yang mendiami pulau2 kecil yang berada dalam jangkauannya. Nama spesifik nya dalam Latin yang berarti seperti-jaring, atau reticulated dan merupakan refrensi untuk pola warna kompleks. DeskripsiDewasa dapat tumbuh dengan panjang lebih dari 28,5 kaki (8,7 m) dan merupakan ular terpanjang di dunia. Namun mereka relatif lebih slim dari panjang mereka dan tentu bukan yang paling banyak dikembangkan. Spesies Eunectes murinus, anaconda hijau akan memiliki bentuk tubuh lebih besar (bukan panjang). Individual terbesar yang pernah diukur secara akurat adalah Colossus, disimpan di Pittsburgh Zoo selama tahun 1950-an, dengan panjang mencapai 28,5 kaki. Banyak laporan yang telah dibuat dari ular yang lebih besar, tetapi karena tidak satupun ilmuwan yang mengukur nya ataupun spesimen yang disimpan di musium, maka laporan2 tersebut tidak terbukti dan mungkin salah. Meskipun pernah terjadi penawaran sebesar $ 50.000 untuk spesimen yang hidup, ular sehat sepanjang lebih dari 30 kaki oleh New York Zoological Society, tidak ada usaha untuk mengklaim hadiah ini yang pernah dibuat. Pola warna nya adalah geometris yang kompleks yang menggabungkan warna yang berbeda. Pola punggung nya biasanya memiliki serangkaian bentuk seperti berlian yang tak beraturan yang diapit oleh tanda lebih kecil dengan pusat-pusat cahaya. Dalam species ini 'luas, banyak variasi ukuran, warna, dan marking2 biasanya terjadi. Di show-show kebun binatang memperlihatkan pola warna yang tampak berlebihan, tetapi dalam lingkungan hutan yang remang-remang di tengah-tengah daun-daun jatuh dan puing-puing, itu memungkinkan mereka untuk hampir tidak terlihat. Disebut pola warna pecah, melindungi mereka dari predator dan membantu mereka untuk menangkap mangsanya.  Diagram tengkorak. Geographic rangeDitemukan di Asia Tenggara dari Kepulauan Nikobar, Bangladesh, Burma, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan Singapura, timur melalui Indonesia dan Indo-Australian Archipelago (Sumatera, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Natuna, Kalimantan, Sulawesi, Jawa , Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, Maluku, Kepulauan Tanimbar) dan Filipina (Basilan, Bohol, Cebu, Leyte, Luzon, Mindanao, Mindoro, Negros, Palawan, Panay, Polillo, Samar, Tawi-Tawi). Deskripsi asli tidak termasuk jenis lokalitas. Terbatas pada "Jawa" oleh Brongersma (1972) HabitatBerkembang biak di hutan hujan, hutan dan padang rumput di dekatnya. Hal ini juga berhubungan dengan sungai dan ditemukan di daerah-daerah yang dekat sungai dan danau. Selama abad kedua puluh pada tahun awal2 dikatakan telah menyebar bahkan sampai di bagian ter ramai di bagian kota bangkok, terkadang memakan hewan2 domestik. FeedingDiet alami mereka mencakup mamalia dan terkadang burung, Specimen kecil dengan panjang hingga 3-4 meter (10-14 kaki) biasanya memakan binatang pengerat seperti tikus, sedangkan individu2 yang besar biasanya biasanya memangsa hewan seperti Viverridae (misalnya civets dan binturongs), dan bahkan primata dan babi. Dekat tempat tinggal manusia, mereka dikenal selalu menangkap ayam yang berkeliaran, kucing dan an-jing kadang2. Di antara mangsa terbesar mereka, yang pernah didokumentasikan dan diambil adalah sewaktu menemukan ular yang kelaparan dengan ukuran 6,95 m (23 kaki) memakan beruang matahari betina dengan berat 23kg dan mengambil sekitar 10 minggu untuk mencernanya, serta babi lebih dari 60 kg (132 lb). Sebagai patokan, ular ini sepertinya mampu menelan mangsa sampai dengan ¼ panjang mereka sendiri, dan sampai berat badan mereka sendiri. Sebagaimana dengan semua Piton, mereka menyergap pemburu, menunggu sampai mangsa berhenti sebelum meraih nya dalam gulungan dan membunuhnya dengan lilitannya. ReproduksiBertelur, betina biasanya mengeluarkan telur antara 15-80 telur per clutch (sesi bertelur). Inkubasi pada suhu optimal 31-32 ° C (88-90 ° F), telur mengambil rata-rata 88 hari untuk menetas. Hatchlings / bayi2nya berukuran 2 kaki (61 cm) panjangnya. CaptivityPeningkatan popularitas dalam perdagangan hewan piaraan sebagian besar disebabkan oleh peningkatan upaya penangkaran dan dibiakkan secara selektif mutasi seperti "albino" dan "tiger" strain. Mereka dapat membuat hasil captivity yang baik, tetapi penangkar . breeder harus memiliki pengalaman sebelumnya dengan constrictor2 besar ntuk memastikan keamanan baik hewan dan perawat. Meskipun interaktivitas dan kecantikan mereka menarik banyak perhatian, beberapa merasa bahwa mereka tidak dapat diprediksikan. Mereka tidak menyerang manusia dengan alami, tetapi akan menggigit dan mungkin melilit jika mereka merasa terancam, atau kesalahan tangan pada saat pemberian makanan. Meskipun tidak berbisa, ular sanca besar dapat menimbulkan cedera serius, kadang-kadang memerlukan jahitan.  Albino retic by : www.constrictors.com Tiger retic by : http://solarserpents.comUkuran besar dan pola menarik ular tersebut telah membuat kebun binatang untuk memamerkannya, dengan beberapa individu mengklaim sebagai yang mempunya ukuran di atas 20 kaki dan lebih dari 1 claim sebagai yang terbesar di captivity atau penangkaran. Namun, karena mereka sangat besar, kuat, watak yg agresif dan mobilitas kulit relatif terhadap tubuh, sangat sulit untuk mendapatkan ukuran panjang tepat pada hidup Reticulated python, dan bobot yang berat merupakan indikasi yang jarang, sebagai python dalam captivity biasanya sering obesitas. Klaim yang dibuat oleh kebun binatang dan taman satwa kadang-kadang berlebihan, seperti yang diklaim 49-kaki ular di Indonesia yang kemudian terbukti kurang dari 22 meter. Untuk ini Alasannya, para ilmuwan tidak menerima validitas pengukuran panjang, kecuali jika dilakukan pada ular yang sudah mati atau dibius yang kemudian dilestarikan dalam koleksi museum. source : http://en.wikipedia.org/wiki/Python_reticulatus
|
|
|
|
« Last Edit: January 13, 2010, 07:12:19 PM by brondong »
|
Logged
|
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #2 on: January 16, 2010, 08:40:28 PM » |
|
Step for keeping reptile (sharing)sekedar sharing aja buat para pecinta reptile yang ingin ato baru mo terjun ke dunia reptile… saya mo sharing beberapa point2 yang harus kita persiapkan dari awal sebelum kita mengenal lebih jauh lagi dan memelihara nya.. saya mo menjabarkan beberapa point2 penting sebelum kita merawat reptile ato amfibi yang ingin kita pelihara.point2 nya sebagai berikut : 1.Izinpoint pertama yang bener2 menurut gw penting sekali sebelum kita memelihara sesuatu.ada baiknya kita minta izin dlu dari orang tua ato orang di rumah kita sebelum kita memulai memelihara reptile , dikarnakan jika tidak ada izin yang pasti , terkadang kita nekad2 beli yang akhirnya memelihara dengan rasa was2 akan orang sekitar dan bisa berakibat yang kurang baik untuk reptil nya sendiri , kalo sampe kepergok yang ada nanti ngak bisa dirawat lagi , terpaksa di jual , atopun bisa2 di diemin aja.dari sini gw cuma mo kasih tau aja , ada baiknya izin memelihara itu dipertimbangkan dlu matang2. 2.tempat pemeliharaanmaksud nya tempat dimana kita akan memelihara reptil yang akan kita rawat nanti. ada 2 option tempat yang bisa kita pertimbangkan , indoor dan outdoor.dan kita harus memikirkan masing2 tempat tersebut keuntungan dan kekurangan nya bagaimana.lokasi tempat tinggal juga mempengaruhi suhu di sekitar tempat tinggal kita dan suhu antara 2 option tersebut.hal lain nya adalah bau.bau yang ditimbulkan dari reptile kita pun harus kita pikirkan (jika dia pup) apakah bakal menggangu orang sekitar dan orang rumah atau tidak..(yang pasti namanya pup bau banget..). 3.jenis reptile / amfibi yang ingin kita pelihara3rd step , kita haru memilih jenis2 reptile apa yang akan kita pelihara ,entah itu ular , lizard / monitor , kura2 , katak ,dll.sebab masing2 memiliki karakteristik , caresheet , suhu , jenis makanan , kandang yang berbeda2.pilih lah yang tepat sesuai dengan kemampuan mu dan sesuai dengan apa yang ingin kamu tekuni ato pelajari. 4.care sheetpoint ini menurut gw jg sangat penting sekali setelah kita memilih jenis reptile yang ingin kita pelihara dan sebelum kita membelinya.ada baiknya kita mempelajari careshet2 hewan yang ingin kita pelihara ,selain menambah ilmu kita , kita juga bisa bersikap tidak panik ataupun resah ketika kita menghadapi masalah dengan hewan peliharaan kita ,entah itu suhu nya yang tidak pas , salah pemilihan kandang , pakan yang tidak cocok , mental nya yang tidak bagus , tempramen yang tidak bisa diprediksi.jadi care sheet itu sangat penting untung menuntun kita memelihara reptile kita dengan baik dan benar. 5.persiapan untuk kandangpersiapkanlah tempat yang akan kita pakai untu memelihara reptile yang kita ingin pelihara , jangan sampai salah memilih kandang yang akan kita pakai untuk peliharaan kita.misal beli ular yang ukuran 70 cm tapi kandang nya untuk ukuran ular 3 meter , begitu pula sebalik nya.perlu diperhatikan pula bahan yang akan kita gunakan untuk kandang yang akan kita pakai.karna masing2 bahan memiliki kualitas yang berbeda2 dan mempengaruhi suhu di dalam ruangan tempat tinggal peliharaan kita. 6.memilih reptile dengan cermatsetelah semua persiapan dari point2 di atas , kita pasti akan membeli reptile yang sudah kita pilih dan yang ingin kita rawat dengan baik dan benar.dalam pemilihan reptile yang akan kita beli , kita harus juga memperhatikan point2 lain , seperti kesehatan nya , proporsionalitas nya , karakteristik nya , mental nya , penyakit nya , dll.jangan sampai kita salah memilih , karna kita akan membuang sbagian waktu kita untuk merawat hewan tesebut dikarnakan kita tidak cermat pada waktu kita membeli reptile yang kita inginkan.harga itu relatif , tapi kualitas itu berbeda2 dan sangat menentukan sekali. 7.merawat dengan benarperawatan yang benar sangat menunjang sekali untung kelangsungan hidup reptil yang kita pelihara.jadwal makan nya , jadwal pup nya , jadwal shedingnya , ada baiknya kita perlu membuat sebuah jurnal atau life record untuk masing2 peliharaan kita agar kita bisa memantau dari awal kita pelihara sampai mencapai kedewasaan nya.contoh nya kita selalu mencatat setiap tanggal pemberian makan , jenis makanan yang kita berikan ,tanggal sheding/ganti kulit , tanggal pup nya , supaya lebih akurat dan lebih terperinci. 8.kebersihan itu penting..!menjaga kebersihan disekitar tempat pemeliharaan dan kandang tempat tinggal reptile kita itu sangatlah penting, agar terhindar dari hal2 yang tidak kita inginkan , seperti penyakit , kutu , bakteri , virus , bau yang menyengat , dll.ada baiknya setiap membersihkan kandang gunakanlah disinfectant untuk mematikan dan membunuh virus2 , kuman ato bakteri2 dari kotoran yang dikeluarkan si reptile tersebut.kandang bersih ,tempat pemeliharaan bersih , hewan peliharaan kita pun sehat dan terhindar dari penyakit yang tidak kita inginkan. 9.menjaga suhumenjaga suhu ruangan dan suhu kandang agar tetap konstan sangatlah penting.sebab masing2 jenis reptile yang kita pelihara memiliki suhu tempat tinggal yang berbeda2 di alam nya.suhu pun dapat mempengaruhi mental dan tempramen si reptile sendiri. 10.pakanjenis pakan masing2 reptile bisa dibilang beragam.jangan salah memilih makanan yang akan kita berikan untuk peliharaan kita.jenis pakan dan kebersihan dari pakan pun sangat mempengaruhi kualitas reptil kita,sebab dari masing2 pakan yang kita berikan memiliki kualitas gizi dan vitamin yang berbeda2.jika gizi dan vitamin yang peliharaan kita butuhkan tercukupi , maka reptil kita pun akan berkembang dengan baik dan pesat.pemberian pakan dijadwalkan , jangan terlalu offer dan jangan pula terlalu sedikit. 11.substratpemilihan substrat yang baik jg dapat mempengaruhi peliharaan kita.jika kita memakai substrat yang tidak cocok , bisa2 terjadi hal2 yang tidak kita inginkan , seperti substrat yang tercampur dengan pakan yang akan dimakan oleh si pet , substrat yang sulit dibersihkan , substrat yang kotor dan terlalu berdebu.pilihlah substrat yang sesuai dengan jenis reptil yang kita pelihara. 12.biaya dan jangka panjangkita harus memikirkan untuk biaya perawatan untuk reptil yang kita pelihara ,dalam hal ini sebagai contoh ular (python).sudah ada kesiapankah kita untuk memelihara sampai waktu lama , biaya pakan nya , dll. terkadang kita berfikir untuk membeli hanya supaya ada peliharaan saja. kita harus pikirkan , yang kita pelihara itu adalah hewan hidup , benda yang bernafas , bisa merasakan jika ada ancaman , bisa makan , bergerak ,pup dan bisa bertumbuh menjadi dewasa dan tua.apakah sudah siap kita merawat dia sampai dia memiliki anak cucu (breeding project) , sampai ukuran dia melebihi ukuran manusia , sampai kita tidak sanggup untuk menghandling nya sendirian.13.jenis kelaminuntuk point ini mungkin untuk awal2 tidak terlalu menjadi masalah , tapi ada baiknya kita bisa mengetahui jenis kelamin reptile yang kita pelihara.kelak jika kita berencana untuk mencarikan pasangan nya (breeding project) , kita sudah siap dan tau jenis kelamin mana yang akan kita cari untuk lawan jenis nya.dalam hal ini sangat penting sekali untuk hobies yang sudah dari awal berencana untuk melakukan project breeding.sebab jika kita beli 2 ekor tanpa kita ketahui jelas kelamin nya , setelah besar ternyata di cek 2 2 nya dengan jenis kelamin yang sama , kita sudah membuang waktu , uang , biaya kita untuk rencana project breeding kita , dan kita harus menunggu lagi untuk mencari pasangan yang tepat untuk reptile yang akan kita breeding. source : blog pribadi di FS saya. Tulisan ini saya buat sendiri 3 tahun lalu berdasarkan pemikiran saya ketika saya berkomitmen untuk mencoba memelihara reptil, pengalaman saya dalam memelihara reptil, susah senang nya, saya tuangkan dalam karya tulis ini. Tujuan saya membuat tulisan ini adalah, agar kita bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan jika kita memiliki komitmen untuk memelihara hewan (tidak hanya reptil saja), serta melatih kita untuk "belajar bertanggung jawab" dan bisa menghargai untuk pet yang sudah kita pelihara, jika kita tidak menyanggupi untuk memeliharanya, jangan kita paksakan untuk kita pelihara, karena mereka juga mahluk ciptaan Tuhan.  Semoga tulisan ini berguna untuk member2 disini.
|
|
|
|
« Last Edit: January 16, 2010, 08:45:04 PM by brondong »
|
Logged
|
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #3 on: January 18, 2010, 10:54:14 PM » |
|
Burmese Python Scientific classificationKingdom: Animalia Phylum: Chordata Class: Reptilia Order: Squamata Suborder: Serpentes Family: Pythonidae Genus: Python Species: P. molurus Subspecies: P. m. bivittatus Burmese Python / Python Burma ( Python molurus bivittatus) adalah subspesies terbesar Indian Python dan salah satu dari 6 ular terbesar di dunia, varian asli terbesar dari daerah topis dan subtropis area selatan dan Asia Tenggara. Mereka sering ditemukan di dekat air dan kadang-kadang semi-akuatik, tetapi juga dapat ditemukan di pohon. Invidivu liar rata2 berukuran 3,7 meter (12 kaki), tetapi dapat mencapai 5,8 meter (19 kaki). DeskripsiPiton Burma adalah ular berwarna dengan banyak bercak-bercak cokelat bertepi hitam di bagian atas punggungnya. Daya tarik yang dirasakan pola kulit mereka memberikan kontribusi untuk popularitas mereka, baik dengan pemelihara reptil dan industri kulit. Pola berwarna serupa, tetapi berbeda dalam pola aktual Afrika Rock Python (Python sebae), kadang-kadang menimbulkan kebingungan dari dua spesies di luar habitat alamiah mereka. Di alam liar, Piton Burma tumbuh hingga 3,7 meter (12 kaki) di atas rata-rata, sementara spesimen yang lebih dari 4,5 meter (15 kaki) jarang terjadi. Piton Burma yang lebih dari 5 meter, seperti formulir spesimen spesies yang dimiliki oleh Cooch Behar dengan panjang 5,8 meter (19 kaki) dan 91 kilogram (201 lb) - sangat rare. Ada banyak laporan ular yang lebih dari 6 meter (20 kaki), tetapi mereka semua dibuat bingung antara perbedaan piton burma dengan piton reticulatus, kulit yang menggeliat, ataupun pernyataan simple yang terlalu dilebih2kan. Ada juga yang memiliki bentuk kerdil (dwarf) yang berasal dari Jawa, Bali dan Sulawesi. Di Bali, mereka mencapai panjang rata-rata 2 meter (6.6 kaki) dan di Sulawesi mereka mencapai maksimum 2,5 meter (8.2 kaki). Jangkauan Geografis dan HabitatPython Burma ditemukan di seluruh Selatan Asia dan juga Asia Tenggara dan Timur termasuk India, Nepal, Bhutan Barat, Tenggara Bangladesh, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, malaysia kontinental Utara, Selatan Cina dan di Indonesia di Jawa, Sulawesi Selatan, Bali dan Sumbawa. Jenis python ini adalah perenang yang sangat baik dan memerlukan sumber air permanen. Ular ini dapat ditemukan juga di padang rumput, rawa-rawa, kaki bukit berbatu, lahan, lembah-lembah sungai, dan hutan-hutan dengan lahan yang baru terbuka. Mereka adalah pendaki yang baik dan memiliki ekor yang dapat memegang dengan baik. Burmese Python sebagai species penggangguPython Burma yang dikembangbiakkan secara captivity oleh para penangkar di Amerika telah menimbulkan masalah yang agak serius. Orang-orang yang sudah bosan dengan python peliharaan mereka, atau python yang tumbuh terlalu besar ntuk disimpan di rumah-rumah mereka, telah dikenal selalu melepaskan hewan peliharaan mereka ke alam bebas daripada harus merawat nya di rumah. Hal ini telah sangat problematis di Florida, di mana sejumlah besar Piton telah membuat jalan mereka sendiri menuju Everglades. Mereka telah berkembang biak di sana, mulai mereproduksi secara berkala, dan menjadi spesies penggangu. Lebih dari 230 ekor (National Geographic - 28 Oktober 2005) telah ditangkap di Everglades di mana mereka bersaing dengan buaya sebagai pemangsa dominan. Dalam beberapa tahun terakhir kompetisi ini digambarkan oleh beberapa oficial sebagai suatu kompetisi dengan hasil yang seri. Semenjak mereka dikenal sering memangsa burung-burung langka dan aligator, ular ini menyajikan sebuah bahaya baru bagi ekosistem yang sudah rapuh. Pada bulan Februari 2008, para ilmuwan USGS menerbitkan sebuah proyeksi peta kisaran untuk AS, berdasarkan data iklim rata-rata dari jangkauan rumah ular dan proyeksi Pemanasan global, yang meramalkan bahwa ular tersebut akhirnya dapat bermigrasi ke dan berkembang dalam sebanyak sepertiga dari benua Amerika Serikat pada akhir abad ke-21. Namun, studi berikutnya menghasilkan sebuah peta yang menggabungkan kedua iklim ekstrem dan rata-rata, yang menunjukkan jangkauan piton Burma terbatas pada Florida Selatan. PerilakuPiton Burma adalah nokturnal (hewan yang hidup dimalam hari) dan hidup di hutan hujan. Ketika muda mereka tinggal di rumah yang berada di lubang2 tanah dan di pohon, tetapi ketika mereka tumbuh dan memperoleh ketebalan badan yang cukup, mereka cenderung untuk membatasi gerakan mereka, sebagian besar di tanah. Mereka juga perenang yang sangat baik, karena dapat tetap terendam sampai setengah jam. Piton Burma menghabiskan sebagian besar waktu mereka berrsembunyi di semak-semak. Di bagian utara dari jangkauan piton burma, selama beberapa bulan, dalam musim dingin, mereka akan melakukan brumasi di dalam lubang pohon, di lubang2 tepian sungai, ataupun di bawah batu. Brumasi secara biologis berbeda dari hibernasi. Sementara perilaku memiliki manfaat serupa, khususnya untuk menahan musim dingin tanpa bergerak, itu juga melibatkan persiapan baik laki-laki dan organ-organ reproduksi wanita untuk mendatangkan musim kawin. Piton Burma berkembang biak di awal musim semi, betina nya bertelur sekitar 12-36 telur rata-rata di bulan Maret atau April. Dia akan tetap dengan telur sampai mereka menetas, membungkus di sekitar mereka dan otot-ototnya bergerak-gerak sedemikian rupa untuk meningkatkan suhu lingkungan di sekitar telur hingga mencapai suhu yang dibutuhkan telur2 nya. Sesekali, bayi2 nya menggunakan gigi kecil mereka untuk memotong telur sebagai jalan keluar mereka, induk nya tidak merawatnya lagi. Yang baru menetas akan sering tetap tinggal di dalam telur mereka sampai mereka siap melakukan sheding (ganti kulit) pertama mereka, setelah itu mereka berburu untuk mencari makanan pertama mereka. DietSeperti semua ular, Piton Burma adalah karnivora. Diet mereka terutama terdiri dari beberapa burung dan mamalia. Mereka menggunakan gigi-giginya yang tajam untuk menangkap mangsanya, lalu membelitkan tubuhnya pada mangsa dengan menggunakan kekuatan ototnya, membunuh mangsanya dengan lilitan. Mereka sering ditemukan dekat pemukiman manusia karena kehadiran tikus, mencit dan hama lain sebagai sumber makanan. Namun, afinitas mereka untuk burung perliharaan dan mamalia membuat mereka sering diperlakukan sebagai hama. Di penangkaran diet mereka terutama terdiri dari hewan2 komersial yang tersedia, seperti tikus dengan ukurang bervariasi, dan ketika bertumbuh besar, mereka diberikan kelinci dan unggas. Piton sangat besar bahkan mungkin memerlukan makanan yang lebih besar seperti babi atau kambing, dan diketahui telah menyerang buaya di Florida, di mana ini merupakan spesies pengganggu. PencernaanRespon pencernaan piton burma untuk mangsa yang besar telah membuat mereka menjadi model species untuk fisiologi pencernaan. Seekor piton yang sedang puasa akan mengalami penurunan volume dan keasaman perut, mengurangi massa usus dan volume jantung 'normal'. Setelah menelan mangsa, seluruh sistem pencernaan mengalami remodelling besar, dengan pergerakan hipertrofi usus yang cepat, produksi asam lambung, dan 40% peningkatan massa ventrikel jantung untuk bahan bakar proses pencernaan. KonservasiDalam populasi liar, ular ini dianggap "terancam punah" dan tercantum pada Lampiran II CITES. Semua Piton besar (termasuk Python India, Afrika Rock Python, dan Reticulated Python) secara historis telah disembelih untuk pasokan pasar kulit dunia, dan juga bagi dunia pengobatan, dan ditangkap untuk perdagangan hewan peliharaan. Beberapa juga dibunuh untuk makanan, terutama di Cina. Di Hong Kong, piton burma adalah spesies yang dilindungi berdasarkan Ordonansi Perlindungan Hewan Liar Cap 170. Di PenangkaranPiton Burma sering dijual sebagai hewan peliharaan, dan dipopulerkan oleh warna-warna yang menarik dan perawakan santai yang alami. Namun, hewan-hewan ini memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat, dan akan sering melebihi panjang 2,1 meter (7 kaki) dalam satu tahun jika dirawat dan diberi makan dengan benar. Di usia 4 tahun, mereka akan mencapai ukuran dewasa mereka, meskipun mereka terus berkembang sangat lambat sepanjang hidup mereka, yang mungkin melebihi 20 tahun. Sementara spesies ini memiliki reputasi yang jinak, mereka adalah binatang yang sangat kuat, yang mampu menimbulkan gigitan yang parah atau bahkan membunuh seorang penjaga oleh lilitannya. Mereka juga mengkonsumsi makanan dalam jumlah besar, dan karena ukuran mereka yang besar, kandang yang besar, pemeliharaan yang aman, yang bisa jadi sangat mahal. Akibatnya beberapa dilepaskan ke alam liar oleh pemilik hewan. Masalah lainnya, pemberian makan piton burma adalah bahwa banyak pemilik percaya jika melihat ular lapar, bahwa itu harus diberi makan. Piton burma adalah pemanggsa yang oportunis, mereka akan memakan semua makanan yang diberikan setiap waktu, dan sering bertindak lapar bahkan ketika mereka baru saja makan. Hal ini sering menyebabkan overfeeding, dan masalah-masalah yang terkait dengan obesitas dan ini sangat umum pada piton burma dalam penangkaran / captivity. Menghandle Burmese Meskipun Piton biasanya takut dengan manusia, karena ketakutan mereka dengan ketinggian (terutama mengingat bahwa ular biasanya rendah ke tanah), dan biasanya akan menghindari orang, perawatan khusus masih diperlukan ketika menangani mereka. Python burma dengan panjang 3 meter dapat dengan mudah membunuh anak kecil dan piton burma dengan panjang 5 meter (sekitar 16,5 kaki) jelas mampu menaklukkan dan membunuh seorang dewasa yang sudah dewasa, jadi tidak dianjurkan untuk menangani ular besar sendirian. Jika ular mengitari tubuh seseorang, orang lain harus ada di sebelah nya untu melepas ular itu, mulai dari ekor. Banyak kebun binatang reptil menunjukkan teknik penanganan ular yang tepat. Biasanya demonstrator menghandle kepalanya, sementara non-profesional / pengunjung dapat menghandle / memegangi seluruh tubuh ular. Ular harus ditangani dengan benar tapi lembut. VariasiPiton burma sering dikembangbiakkan untuk warna, pola, dan ukuran baru-baru ini. Bentuk albino piton burma sangat populer dan merupakan yang morph paling banyak tersedia. Warna mereka putih dengan pola butterscotch jeruk kuning dan oranye menyala. Ada juga "Labyrinth" spesimen yang memiliki pola mazelike, warna dril "Green" burmese pythong, dan "Granite" burmese python yang memiliki banyak titik-titik sudut kecil. Peternak baru saja mulai bekerja dengan sebuah pulau silsilah Piton Burma. Laporan awal menunjukkan bahwa ini "Dwarf" Burma memiliki pewarnaan yang sedikit berbeda dari pola kerabat mereka yang ukuran normal, dan tumbuh dengan besar tidak lebih dari 2,1 meter (7 kaki). Dwarf burmese captive breed pertama kali direproduksi oleh Beau Lewis dari Arizona, Amerika Serikat. Salah satu variasi yang paling dicari adalah leucistic Burmese. Varietas tertentu ini sangat jarang, dan hanya baru-baru ini (2008/2009) telah direproduksi di penangkaran sebagai bentuk genetic super co-dominan hypomelanistic. Ular ini sepenuhnya putih terang tanpa pola dan mata hitam, sehingga tidak disebut sebagai albino sejati. Caramel burmese pertama berhasil menetas keluar pada 15 Mei 2008 oleh Mark Andrews dan Jason Hormann dari Kansas City, KS. Ular ini memiliki pola berwarna karamel dengan warna mata coklat susu.     Blonde / Caramel burmese python  Leucistic burmese python  Dwarf burmese python  source : http://en.wikipedia.org/wiki/Burmese_Pythoncourtesy gambar : www.reptileforums.com , www.reptileforums.co.uk , www.mccarthyboas.com , www.bobclark.com .
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #4 on: January 31, 2010, 06:05:34 PM » |
|
Ball Python / Royal Python / Python regius courtesy : www.ballpythonworld.comScientific classificationKingdom : Animalia Phylum : Chordata Subphylum : Vertebrata Class : Reptilia Order : Squamata Suborder : Serpentes Family : Pythonidae Genus : Python Species : P. regius DeskripsiPython Regius adalah python yang tidak berbisa spesies yang ditemukan di Afrika. Ini adalah species python terkecil dari Afrika dan populer di perdagangan hewan peliharaan. Tidak ada subspesies saat ini diakui. Ular dewasa umumnya tidak tumbuh lebih dari panjang 90-120 cm (3,0-3,9 m), walaupun beberapa spesimen telah mencapai 152 cm dan bahkan 182 cm (5-6 kaki), tetapi ini sangat jarang. Betina cenderung sedikit lebih besar daripada laki-laki rata-rata 4-4,5 feet. Jantan biasanya rata-rata sekitar 3-3,5 feet. Tubuh nya lebih besar dari kepala nya. Memiliki sisik yang halus dan kedua jenis kelamin memiliki taji di kedua sisi lubang kloaka. Meskipun laki-laki cenderung memiliki taji lebih besar, hal ini tidak definitif, dan cara terbaik untuk menentukannya adalah ditentukan dengan eversi manual hemipenis si jantan atau memasukkan alat probing kedalam kloaka untuk menentukan hemipenis terbalik (jika jantan). Pola warna biasanya hitam atau cokelat gelap dengan cokelat muda atau warna emas pada sisi dan bercak-bercak pada dorsal. Perut bawah berwarna putih atau putih krim yang mungkin atau mungkin tidak termasuk bercak-bercak hitam. Namun, mereka yang dalam industri hewan peliharaan, melalui pembiakan selektif, mengembangkan banyak morphs (mutasi genetik) dengan perubahan warna dan pola. Nama UmumRoyal python, ball python. Nama Ball Python / Python Bola, mengacu pada kecendrungan hewan ini akan mengrut menjadi bola ketika stress atau takut. Nama Royal Python / Python Kerajaan (dari bahasa Latin "regius") adalah sebagian didasarkan pada cerita Cleopatra yang menurut dugaaannya memakai ular di sekitar pergelangan tangannya. courtesy : www.mikescritters.comJangkauan GeografisDitemukan di Afrika dari Senegal, Mali, Guinea-Bissau, Guinea, Sierra Leone, Liberia, Pantai Gading, Ghana, Benin, Niger dan Nigeria melalui Kamerun, Chad dan Republik Afrika Tengah ke Sudan dan Uganda. Tidak ada tipe lokalitas diberikan dalam deskripsi asli. HabitatLebih suka di padang rumput, savana dan daerah-daerah berhutan jarang. PerilakuSpesies terestrial (lebih banyak menghabiskan hidup di bawah / tanah) ini dikenal dengan strategi pertahanan yang menyebabkannya menjadi bola ketat ketika terancam, dengan kepala dan leher tersimpan di tengahnya. Dalam keadaan ini, secara harfiah dapat berguling-guling. Tempat persembunyian yang disukai meliputi liang-liang mamalia dan tempat-tempat persembunyian lain bawah tanah di mana mereka juga aestivate (tidur pada musim panas). Di captivity / penangkaran, mereka dianggap sebagai hewan peliharaan yang baik, untuk ukurannya yang relatif kecil dan sifat tenang membuat mereka mudah untuk dihandle. MakananDi alam liar, diet kebanyakan terdiri mamalia kecil, seperti tikus Afrika berbulu lembut , tikus shrews dan tikus bergaris-garis. Ular yang lebih muda biasanya memakan burung. Python yang di impor dari alam liar, cenderung memilih makanan dan mungkin tidak merespon makanan yang ada, daripada ular python yang captive / hasil tangkaran, yang biasanya menyukai rat dan mice domestik baik dalam keadaan tikus hidup, pre-killed (1/2 mati), ataupun yang dibekukan. Ukuran item mangsa yang diberikan kepada ular piton harus sama dengan atau sedikit lebih besar daripada lebar bagian terbesar dari tubuh mereka. Python ini dikenal suka memilih makanan dan mungkin tidak mau makan selama berbulan-bulan terutama selama musim dingin, musim kawin. Meskipun hal ini tidak aneh, perawatan harus dilakukan untuk melihat bahwa ular tidak mengalami penurunan berat badan yang signifikan. ReproduksiBertelur, yang ukuran besar, bisa mengeluarkan antara 3-11, umumnya 4-6 telur. Telur-telur dierami oleh betina di bawah tanah dan menetas setelah 55-60 hari. Kematangan seksual dicapai pada 6-18 bulan untuk laki-laki, 12-36 bulan untuk wanita. Umur hanyalah salah satu faktor dalam menentukan kematangan seksual dan kemampuan untuk berkembang biak - berat badan adalah faktor kedua. Jantan akan berkembang biak di 500 gram atau kurang, tetapi di penangkaran sering tidak dikawinkan, sampai mereka mencapai bobot 800 gram (1.7 lbs.), dan betina akan berkembang biak di alam liar dengan bobot serendah 800 gram, walaupun 1200 gram atau lebih yang paling umum - di penangkaran, peternak umumnya menunggu sampai bobot mereka mencapai tidak kurang dari 1500 g (3.3 lbs.). Di alam liar, betina akan meninggalkan telur-telurnya setelah telur menetas, dan mereka harus berjuang sendiri. CaptivityKarena ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan yang lain dan umumnya Piton ini memiliki temperamen yang cenderung jinak, ular ini dibesarkan di penangkaran dan telah menjadi populer sebagai hewan peliharaan. Python muda cenderung lebih agresif pada awalnya, tetapi biasanya tenang karena mereka terbiasa kontak dengan manusia. Spesimen Liar/tangkapan alam memiliki kesulitan yang lebih besar beradaptasi dengan lingkungan penangkaran, yang dapat mengakibatkan tidak mau makan, dan mereka umumnya membawa parasit internal atau eksternal yang harus dihilangkan dengan pemberian obat anti-parasit. Spesimen telah bertahan selama lebih dari 40 tahun di penangkaran. Di penangkaran, sebagian besar python regius dewasa harus disimpan dalam kandang dengan ukuran minimal 20 US gallon (76 L) kandang kaca panjang, karena adalah jenis piton yang biasa hidup di tanah dan sangat rahasi dan sebagian besar tidak berpindah-pindah tempat. Beberapa betina besar mungkin memerlukan kandang dengan ukuran panjang kandang 40 US gallon (150 L). Selain itu, setidaknya dua tempat persembunyian yang harus disediakan pada kandang tersebut. salah satu harus memiliki sebuah bantalan pemanas dengan termostat / pengendali suhu, yang diletakkan dibawahnya, gunanya untuk mengatur suhu yang sesuai untuk mereka. Berhati-hatilah, bahwa kebanyakan ular adalah seniman yang pandai melarikan diri, maka kandang harus memiliki pengunci pada tutupnya. Khususnya ukuran remaja, kemungkinan mereka stres karena besarnya kandang dan tidak ada tempat persembunyian kecil. Suhu yang cocok adalaha 80 ° F (27 ° C) sampai 90 ° F (32 ° C) daerah berjemur di ujung kandang diperlukan untuk kesehatannya. Kelembaban harus dijaga pada 60% sampai 80% dengan substrat kering. Keyakinan dan cerita rakyatSpesies ini sangat dihormati dalam agama tradisional orang Igbo, Nigeria Tenggara. Hal ini dianggap sebagai simbol dari bumi, karena seekor binatang yang bergerak begitu dekat ke tanah. Bahkan di antara banyak Igbos beragama Kristen, Piton ini diperlakukan dengan sangat hati-hati setiap kali mereka kebetulan berkelana ke desa atau ke rumah seseorang; mereka diizinkan berkeliaran dengan bebas atau mereka mengangkatnya dengan sangat lembut dan ditempatkan di sebuah hutan atau bidang tanah menjauh dari setiap rumah. Jika salah satu tidak sengaja dibunuh, banyak masyarakat di tanah Igbo masih akan membangun sebuah peti mati bagi jenazah ular dan memberikannya pemakaman singkat. source : http://en.wikipedia.org/wiki/Python_regius
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
BallPython
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 38
|
 |
« Reply #5 on: April 25, 2010, 10:30:24 PM » |
|
wah baru liat ada thread ini kirain cuma ada di forum2 sebelah doang TS nya terkenal nih kyk nya di forum sebelah sering liat nick nya di forum sebelah  dulu sempet piara blood pyhton alias dipong abis itu di jual trus piara colubridae tp cuma 3 ekor cornsnake doang ghostcorn,caramelcorn sama albino corn abis itu di jual lagi buat beli ball python emang sih handling sama cara makan mantepan ballpython,sempet punya ballpython normal trus lemon pastel sama spider skrg lagi mau coba piara leopard gecko,lagi mau beli sepasang sunglow sama shtctb  keep posting all  ;)6 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #6 on: May 31, 2010, 12:21:27 AM » |
|
Keren bgt ya itu foto ular2nya... Gw pingin bgt punya, tapi berhubung orang2 di rumah pada ga suka reptile, jadi takut tar di buang ama bokap/nyokap  Eh ya ada yg bisa kasi info lengkap seputar iguana / chameleon ?
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #8 on: May 31, 2010, 12:38:14 AM » |
|
Wah ribet bgt ya ternyata plihara Iguana... Gw kira gampang dulu... 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #9 on: May 31, 2010, 12:40:26 AM » |
|
Wah ribet bgt ya ternyata plihara Iguana... Gw kira gampang dulu...  itu link yang gw kasih, care sheet nya cameleon.. iguana sih gak terlalu susah... cameleon emank rada susah... gampang stres kalo setingan habitatnya salah...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #10 on: May 31, 2010, 12:45:07 AM » |
|
oh iya chameleon... wkwkwkwkwk...udah ampir pagi bos... sambil ngantuk2 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #11 on: June 29, 2010, 05:54:07 PM » |
|
Wah...garang bener gan yg gede... Wah asik tuh savanah monitor.. ini bukan gan gambarnya?  dapet dari om gugel  gw lanjut disini ya bro.. ada lagi subspecies dari savanah monitor yang mirip sama dia.. Savannah monitor atau Varanus exanthematicus native from Africa.. courtesy : http://aquapet.com.vnWhite-throated Monitor atau Varanus albigularis albigularis courtesy : http://www.arkive.orgAngola White-throated Monitor atau Varanus albigularis angolensisTanzanian White-throated Monitor atau Varanus albigularis microstictusBlack-throated Monitor atau Varanus albigularis ionidesi courtesy : Brevard Zoo in floridaalbigularis baik yang white ato black throat monitor ampir2 mirip smua sih pada dasarnya.. cuma emank locality species nya macem2, ada yang dari angola sama tanzania.. masih bagian dari africa.. southern Africa tepatnya.. http://en.wikipedia.org/wiki/Savannah_monitorhttp://en.wikipedia.org/wiki/Varanus_albigularis
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #12 on: July 01, 2010, 12:39:32 AM » |
|
Wih keren gan... Tapi gw takut kalo ganas2  tar kalo di gigit bisa bonyok gan  Itu berarti mirip2 ama komodo ya?  Source : t3.gstatic.com
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #13 on: July 01, 2010, 12:10:15 PM » |
|
beda bro... komodo kan varanus komodoensis... savanah kan varanus exanthematicus... size nya jg beda jauh... komodo emank gede.. tapi savanah monitor gak bisa segede komodo.. gedenya paling segini bro.. nih gw ambil contoh varanus albigularis a.k.a blackthrated monitor.. kebetulan masih 1 family sama exanthematicus.. courtesy : www.repti.netkalo bisa jinak euy.. bisa dibawa2 pake rante.. courtesy : www.kizandjenn.com courtesy : http://www.herpcenter.comwekekekeke... yang sedikit mirip komodo itu menurut gw varanus salvadori a.k.a crocodile monitor a.k.a biawak bunga tanjung kalo orang papua bilang.... courtesy : www.wildlife-education.com courtesy : photographer taken from Tropicario, Helsinki Finland courtesy : by annkelliott from filckr.comSpecies Varanus salvadoriCrocodile monitors may grow to a maximum length of 12 feet from head to the tip of its tail; and is currently recognized as the longest lizard in the world. Like all other monitor lizards of the Varandae family , the crocodile monitor can be distinguished by it's long thin forked tongue; the only other reptiles to share this common trait are snakes . It possess long sharp teeth, which enables it to easily hold its prey within its mouth while climbing up and down trees . Crocodile monitors also have 5 strongly clawed digits on its 4 appendages . Its smooth skin is sought after by natives of Papua New Guinea, for the skin of Kundu Drums. Its head and neck are long, and are both covered by overlapping polygonal shaped scales . The crocodile monitor also has a particularly long and sturdy tail that may be aptly used in self-defense. The skin of the crocodile monitor is predominately black covered with white specks or dots on its body. The most distinguishable aspect of this lizard, apart from other members of the Varandae family; is its exceptionally long and sleek body. HabitatA rather docile animal which is easily domesticated and may be kept around the world as a household pet. In its natural habitat , as a tree dweller, the Salvadori monitor may be found in the upper jungle canopies of Papua New Guinea. source : http://zipcodezoo.com/Animals/V/Varanus_salvadori/
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #14 on: July 01, 2010, 11:48:55 PM » |
|
Mantab Gan Infonya... Wahhhh...Jd ikutan pingin punya, tp tar ikan guppy gw d minum bisa repot gan  Itu mesti d taroh tempat gede ya? Aku paling gede cuma ada akuarium 60x40x30  Kalo kayak iguana gitu mungkin masih nampung...soalnya bisa d taruh tempat agak kecil, cuma beda di pertumbuhan aja nantinya  Itu yg albino cantik jg yah... ;)6
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #15 on: July 02, 2010, 03:14:00 PM » |
|
Mantab Gan Infonya... Wahhhh...Jd ikutan pingin punya, tp tar ikan guppy gw d minum bisa repot gan  Itu mesti d taroh tempat gede ya? Aku paling gede cuma ada akuarium 60x40x30  Kalo kayak iguana gitu mungkin masih nampung...soalnya bisa d taruh tempat agak kecil, cuma beda di pertumbuhan aja nantinya  Itu yg albino cantik jg yah... ;)6 mana albino? yang savanah di taman itu? bukan setau aku... seng albino lebih kuning warnanya.. courtesy : www.evcil.us courtesy : http://www.reptilerooms.comyang itu cuma savannah normal yang mungkin warnanya lebih terang aja daripada yang laen.. banyak yg kyk gitu kok.. hehehehe.. punya ku butek yang dirumah... moga2 gede warnanya naek... hauhauua... ni albino iguana.. wekekeke.. courtesy : http://www.captivebredreptileforums.co.uktergantung km mo piara kadal atau biawak, kalo jenis biawak memank lumayan butuh tempat yang agak besar... kalo dair beby ya bertahap tempatnya.. jgn terlalu besar dlu.. ada kadal yang enak dipiara jg.. namanya Tegu nama latinnya Tupinambis.  courtesy : gallery.kingsnake.com artikel : http://en.wikipedia.org/wiki/Tupinambis
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #16 on: July 03, 2010, 02:20:35 AM » |
|
Wewww... Tambah pingin punya nih gw gan  Wah nabung dulu dah ini... Itu yg Iguana albino kira2 berapa duid ya harganya? 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #17 on: July 03, 2010, 05:12:23 PM » |
|
Wewww... Tambah pingin punya nih gw gan  Wah nabung dulu dah ini... Itu yg Iguana albino kira2 berapa duid ya harganya?  http://www.centralcoastreptiles.com/pricelist.htmAlbino Iguana - yellow and pink eyed baby $4,500 http://www.greatwhitereptiles.com/price.htmlOur Prices for 2008 Hatchlings are as follows: C.B. 2008 Albino Iguanas - $4,500 Albino Pairs - $8,500 Albino Trios - $11,000 harga Het Albino nya.. 66% Possible Heterozygous for Albino Iguanas - $1,500 66% Het Pairs - $2,250 66% Het Trios - $3,000  kalo albino savannah sih gw kurang tau.. denger2 sih $20.000, kalo tegu albino kurang tau.. yang pasti di atas $5000 kyknya...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #18 on: July 05, 2010, 12:04:02 AM » |
|
Wew... $1,500 itu aja udah berapa duid gan  1.500 x 10.000 = Rp 15.000.000,00  Gw nabung ampe tar dapet kerjaan pasti, sampe gajian 2 taun baru dapet itu Iguana...keburu ilang niatnya  Wah gw beli yg biasa aja deh Iguananya...murah... Kapan hari temen gw ada yg jual 250rb udah termsk sertifikat... 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #19 on: July 05, 2010, 01:14:49 AM » |
|
Wew... $1,500 itu aja udah berapa duid gan  1.500 x 10.000 = Rp 15.000.000,00  Gw nabung ampe tar dapet kerjaan pasti, sampe gajian 2 taun baru dapet itu Iguana...keburu ilang niatnya  Wah gw beli yg biasa aja deh Iguananya...murah... Kapan hari temen gw ada yg jual 250rb udah termsk sertifikat...  piara tegu aja... hehehehe... tegu modelnya kyk varanus, tapi masuk nya kategori kadal, bukan biawak.. hehehe..
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #20 on: July 05, 2010, 01:32:30 AM » |
|
Hmmm... Nanti gw liat2 dolo de lbh tertarik sama yg mana 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #21 on: July 05, 2010, 01:50:46 AM » |
|
Hmmm... Nanti gw liat2 dolo de lbh tertarik sama yg mana  tegu kalo gede n jinak, bisa dibawa jalan2 jg kyk savanah loh bro.. 
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
SuSu_NaGa
|
 |
« Reply #22 on: July 05, 2010, 01:53:45 AM » |
|
Wahhh...gitu ya... Keren juga nih...tar gw ga kalah sama orang2 yg bawa dogynya jalan2, gw lebih keren bawa reptil jalan2 ;)6 ;)6 Jd tertarik nih... 
|
|
|
|
|
Logged
|
Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku) Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #23 on: July 05, 2010, 02:06:17 AM » |
|
Wahhh...gitu ya... Keren juga nih...tar gw ga kalah sama orang2 yg bawa dogynya jalan2, gw lebih keren bawa reptil jalan2 ;)6 ;)6 Jd tertarik nih...  yoi... orang laen nenteng dogy, lu nenteng giant lizard... ato gak biawak biasa yang lovality jawa.. varanus salvator...bikin segede gini... seperti punya salah 1 breeder reptile di California... untuk kelas varanus, salvator masuk dalam kelas biawak terbesar ke 3 setelah komodo.. terpanjang itu kalo gak salah varanus salvadori (crocodile monitor).. kalo paling besar memang komodo...       courtesy : Jay Brewer Facebook yang java island aja.. kalo salvator sumatra itu bintiknya lebih banyak, kalo aku sih ora demen... enak liat yang jawa punya sih... salvator murah kok... kisara 50-300an ribu, tergantung kondisi jg... sukur2 dapet yang rakus n gak gitu beringas (gak bisa diem di kandang n suka lari2 kalo dipegang)... tinggal push makan tikus mencit ato rat (sesuai bertambahnya ukuran) 1 minggu, 2-3x, tiap harinya dikasih kepala ayam ato paha ayam... biar gemuk...  ;)6 pala ayamnya di potong kecil2 aja kalo masih kecil udah mo makan pala ayam... kalo udah gedean kira2 1 meter, kasih utuh pala nya aja.. brapa potong sampe dia bener2 gak mo lagi... misal masuk 10 potong kepala ayam, ya kasih aja 10... cobain lagi 11-12 kalo sampe gak mau brarti dia kenyang... wehehehee...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|
brondong
|
 |
« Reply #24 on: July 05, 2010, 02:08:40 AM » |
|
Kalo bole tau berapa harga savanahnya? hmm... Kalo reptil2 gt di Sby aku ada temen yg khusus dia main reptil, jual beli gitu... Temen kuliah...  tergantung sih... musiman.. kalo lg jarang, harganya mayan tinggi... kisaran 900-1 jt lebih.. kalo lg banyak, kisaran 650an - 900an harganya... beby yah.. sapa nama temen mu bos? anak club? SMILEY?
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|