Ligagame CSO

Main Menu
Hotk
Sudden attack indonesia
Qeon Shadow company
Garena Heroes of Newerth
Teracord Chaos

Banner

Banner

Ligaponsel
May 24, 2012, 12:53:39 PM
Sorry Guest, you are banned from posting or sending personal messages on this forum.
Poll
Question: Suka ikan apa?
Ikan Hias tawar
Ikan Pemangsa
Ikan besar (segala jenis ikan berukuran besar)
Ikan hias laut
dll, sebutkan

Pages: [1] 2 3 4 5 ... 7   Go Down
Print
Author Topic: [Galeri dan Diskusi] Pisces lovers  (Read 8793 times)
0 Members and 3 Guests are viewing this topic.
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« on: January 12, 2010, 05:29:20 PM »

Pisces mania, kini udah ada tempat untuk kita share peliharaan pisces kita, and diskusi disini...

no junk, no oot, no post dibawah 5 kata..  ;)6
Logged
BooMBeYe
"Otomotif & Hobi"
Moderator
Lieutenant General
******

Respect: +240/-77
Offline Offline

Posts: 7809


Expresikan KaryaMu


« Reply #1 on: January 12, 2010, 06:01:36 PM »

Dimulai dengan gw yaa.

Dulu gw pencinta Ikan Cupang Hias walau tdk pernah ikut kontes..

Pernah ternak Ikan Cupang Hias & Ikan Cupang Adu

Quote
JENIS-JENIS IKAN CUPANG

Ikan cupang memiliki aneka ragam warna dan jenis yang penuh pesona. Selain mudah berkembang biak, jenis ikan yang hidup di rawa ini, juga memiliki peluang bisnis yang lumayan bagus.

Orang tak akan menyangka jika ikan sekecil cupang ada yang dihargai sampai jutaan rupiah. Tidak hanya anak-anak yang menyenangi ikan ini, dewasa pun tak ketinggalan, bahkan cupang dijadikan media taruhan. Begitu kuatnya gigitan bagan berwarna biru ini sehingga sirip lawan nya terbetot lepas putus.

Pukulan telak pada insang luar disusul gigitan kuat merobek sirip bawah, sekaligus mengakhiri pertempuran sengit dua bagan yang bertempur lebih dari dua jam.

Bagan adalah salah satu jenis ikan cupang tipe petarung. Jenis ini yang paling banyak di arena adu cupang.

Nama bagan diambil dari nama Kota Bagan Siapi Api di Sumatera Utara, karena memang cupang ini berasal dari sana. Tidak semua cupang ganas dan suka bertempur. jenis Halfmoon, anda bisa terpesona. Kemampuan sirip bisa mengembang hingga seratus delapan puluh derajat.

Cupang adalah jenis ikan tropis yang hidup di rawa – rawa. Paling besar ukuran hanya lima centi meter. Ada dua jenis ikan cupang. Cupang kelas kontes atau cupang hias dan cupang adu.

Cupang hias, jenis nya macam- macam sesuai dengan bentuk-nya. Ini adalah cupang hias jenis serit. Cirinya sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir.

Cupang ini berasal dari perairan Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bila kualitasnya ekspor. Dan yang mirip burung merak ini, adalah halfmoon, atau setengah bulan. Sirip nya bisa mengembang sampai setengah lingkaran.

Plakat bentuknya hampir sama dengan tipe petarung. Namun bila amarahnya terusik, tipe plakat ini akan mengembangkan siripnya hingga tegak melebihi 180 derajat. inilah yang membedakan dengan cupang petarung.

Half Moon.

Cupang ini yang mendatangkan banyak rejeki. Baik warna, sirip dan ekornya sangat memikat. Half moon adalah cupang asal Thailand. Kurun waktu sepuluh tahun ke belakang ikan ini merambah pasaran Indonesia.

Harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Biasanya ikan jenis sering menjadi ajang kontes.

crown tail /cupang serit

cupang halfmoon

cupang plakat

cupang Doble

sumber


« Last Edit: January 12, 2010, 08:06:38 PM by BooMBeYe » Logged

BooMBeYe HinDi

Life Is Beautifull So Enjoy Saja

]Diktum muntatur et nos mutamur in illis[

No smoking SMOKING AGAIN....
BooMBeYe
"Otomotif & Hobi"
Moderator
Lieutenant General
******

Respect: +240/-77
Offline Offline

Posts: 7809


Expresikan KaryaMu


« Reply #2 on: January 12, 2010, 06:07:33 PM »

TIPS memelihara cupang hias


Berminat memelihara cupang hias? Untuk mendapatkan jenis yang baik, ada beberapa saran untuk itu.
Peliharalah yang masih bakalan (muda). Asalkan tidak cacat, berkelamin jantan, sehat dan lincah. Perhatikan pula warna tubuhnya yang harus cemerlang, warnanya harmonis, merata, baik di tubuh dan siripnya, serta bermental baja.
Menurut pengalaman para pakar, untuk memperoleh bakalan cupang hias yang baik memang tidak sesulit mendapatkan bakalan cupang aduan. Sebab cupang hias lebih mudah dilihat kelebihan fisiknya ketimbang jenis aduan yang kudu dinilai juga gaya bertarungnya, pukulan andalannya dan perilaku lain yang kadang susah ditebak jika tak melihat sendiri. Sementara cupang aduan belum dijamin kualitasnya hanya dengan melihat sosoknya.
Usia cupang bakalan yang ideal untuk dipelihara berkisar 1,5—5 bulan. Di umur itu, harganya lebih murah ketimbang kalau membeli yang dewasa. Lagi pula menyaksikan ia berkembang dan bertumbuh besar, punya keasyikan tersendiri. Saat ini cupang untuk kontes usianya 3—5 bulan dengan kategori yunior.
Untuk membekali cupang agar memenangkan kontes di kemudian hari, perlu mengikuti latihan. Training itu dilakukan saat ikan berusia ideal yakni 1,5—2 bulan dengan sarana yang ideal bagi perkembangannya. Ibarat melatih calon atlet, sebaiknya sejak dini juga diperkenalkan ”teknik bertanding”.
Langkah-langkahnya sebagai berikut. Bila kita memperoleh dengan cara membeli, cupang dimasukkan ke dalam akuarium soliter dan diberi penyekat antar- akuarium lainnya. Air yang dipakai harus diganti tiap tiga hari sekali. Agar tetap nafsu makannya terjaga, airnya ditambahkan ammonia chloraminei dengan dosis 2 ml tiap 2,5 liter air.
Di pagi hari bukalah sekat setinggi setengah ketinggian air selama sepuluh menit. Ini bertujuan agar cupang saling berhadapan dan terbiasa mengembangkan sirip-siripnya di dalam air.
Sesudah sepuluh menit, sekat kembali ditutup seluruhnya. Barulah diberi pakan sampai kenyang, tetapi usahakan agar tak ada sisa makanan untuk menjaga kebersihan air.
Jika siang hari, sekat kembali dibuka. Biarkan sepuluh menit saling berhadapan. Setelah selesai, sekat ditutup kembali dan pakan diberikan. Sore hari, masukkan ke dalam akuarium cupang betina yang belum siap kawin. Biarkan selama 15—20 menit. Jika betina lebih galak, segera pisahkan. Bila telah selesai, pakan baru diberikan.
Pelatihan lain yang tak kalah penting adalah penjemuran. Namun frekuensinya tidak tiap hari, cukup dua kali seminggu dan lamanya sekitar 15—20 menit, sambil dihadapkan dengan cupang dari kategori lain. Sesudah itu jangan lupa untuk mengganti air dengan penyifonan (disedot), sisakan sepertiganya. Lalu isi dengan air yang sudah diinapkan.
Pelatihan yang ajeg membuat cupang hias lebih siap disertakan dalam kontes ”kecantikan cupang”. Tetapi untuk menjaga keutuhan sirip dan kesehatannya, sebelum dikonteskan, cupang dimasukkan dalam ”pelatnas”, alias dipersiapkan secara khusus. Waktu yang ideal adalah seminggu sebelum kontes. Bukan main !
Quote
Buku (Tips memelihara Ikan Cupang Hias)
Logged

BooMBeYe HinDi

Life Is Beautifull So Enjoy Saja

]Diktum muntatur et nos mutamur in illis[

No smoking SMOKING AGAIN....
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #3 on: January 12, 2010, 06:12:37 PM »

do itu kasih source nya.. khusus forum hobi, artikel, dll tolong kasih source nya..  ;)6
Logged
BooMBeYe
"Otomotif & Hobi"
Moderator
Lieutenant General
******

Respect: +240/-77
Offline Offline

Posts: 7809


Expresikan KaryaMu


« Reply #4 on: January 12, 2010, 06:15:48 PM »

Ke indahan Ikan Cupang Hias di nilai dr setiap warna...

Memelihara lebih puas ketimbang selalu membeli yang sudah jadi

Sayangnya Hobi memelihara cupang harus di stop karena menjadi sarang nyamuk..

suka dukanya setiap sore menjadi anak pinggir got

mencari jentik2 nyamuk (encu) untuk di jadikan santapan Cupang

Makin ke sini makanannya makin lebih mudah cacing Beku yang tersedia di toko2 ikan

yang pasti lebih bagus di kasih encu ketimbang cacing...

apa lagi untuk jenis ikan cupang adu
Logged

BooMBeYe HinDi

Life Is Beautifull So Enjoy Saja

]Diktum muntatur et nos mutamur in illis[

No smoking SMOKING AGAIN....
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #5 on: January 12, 2010, 08:47:15 PM »

10 Tips Memilih Ikan Discus

10 Tips Memilih Ikan Discus

Ikan discus sebagai rajanya ikan air tawar menarik banyak akuaris maupun orang awam untuk memeliharanya. Selain bentuk, warna, dan coraknya yang menarik, harganya yang mahalpun menjadi salah satu daya tarik untuk memeliharanya. Namun memelihara terutama untuk memilih calon bibit yang baik tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Untuk mendapatkan discus yang baik tentulah harus mendapatkan bibit yang baik. Oleh karena itu seorang hobies terutama pemula harus jeli dalam memilih ikan. Kesulitan terbesar yang dihadapi oleh pemula adalah kurangnya pengetahuan mengenai kualitas discus yang baik. Banyaknya jenis discus, terutama nama-nama yang berlainan untuk satu jenis discus ikut membuat pemula ini semakin bingung.

Berikut tips untuk memilih discus yang baik, diantaranya;

1. Warna kulit yang cerah, tidak berselaput ataupun mengeluarkan lendir yang berlebihan. Warna kulit yang mengkilap/hitam menandakan kondisi discus yang tidak sehat. Garis hitam vertical/stress bar yang sangat menyolok/tegas menandakan discus dalam kondisi stress yang berat. Jumlah garis ini berbeda-beda menurut varian ikan. Biasanya berjumlah antara 7-18 bar. Stress bar ini tidak menentukan sakit tidaknya seekor discus, tetapi sebagai parameter kondisi discus akibat kaget, atau kondisi lingkungan yang tidak cocok bagi discus. Banyak jenis discus yang menunjukkan stress-bar nya dengan jelas.

2. Sisik pada ikan yang bersih dan tidak terkelupas, tidak berbintik putih dan berlendir terlalu banyak. Sirip ikan haruslah terlihat bersih dan lengkap. Sirip yang sobek, rusak, berjamur menandakan ikan tidak sehat. Biasanya pada sirip ikan sering terserang fin rot. Sirip yang tidak cacat dan seimbang akan membuat bentuk discus bulat dan indah dipandang.

3. Warna mata yang bening, tidak berselaput ataupun berbintik putih. Bola mata yang tidak terlalu mencolok keluar seperti ban radial. Mata demikian disebut pop eye yang disebabkan kondisi air yang jelek, dan ikan terjangkit intestinal bakteri. Ukuran mata yang terlalu besar pada ikan yang berukuran kecil menandakan ikan tersebut terhambat pertumbuhannya atau biasa disebut bantet/ kontet. Selain itu mata yang hitam dapat diakibatkan oleh penyakit internal dan terlalu lama terkena kontaminasi obat-obatan dalam jangka lama

4. Bentuk tubuh ikan discus yang ideal, tidak kurus yang nampak dari ketebalan dahi/ jidat discus. Discus yang tidak cacat fisik, biasanya terlihat dari depan/ muka dimana sisi kiri dan kanan terlihat sama. Mulut ataupun bagian tubuh lainnya tidak ada yang lebih ke kiri/ ke kanan.

5. Cara bernafas yang berirama teratur, dimana kedua insang membuka dan menutup bersamaan, tanpa ada yang lebih besar membukaya ataupun bernafas hanya dengan satu insang. Biasanya ikan yang bernafas dengan satu insang terjangkit Gill Fluke Dactylogyrus atau kutu insang. Tutup insang rata menutupi insang, tidak pendek dan tidak menganga terbuka. Juga harus diperhatikan nafas yang snagat cepat, yang dapat disebabkan oleh kekurangan oksigen naum dalam jangka panjang akan merusak fungsi insang

6. Discus yang sehat umumnya tidak takut terhadap manusia yang melihatnya. Discus yang baik dan sehat biasanya akan segera mendekat dengan cepat, mengira akan diberi makan. Selain itu discus yang sehat umumnya tidak menyendiri, tertapi berbaur dengan teman-temannya.

7. Umumnya discus yang sehat, gaya berenangnya tenang, tidak tersendat-sendat. Discus yang suka menggesekkan bagian tubuhnya ke alat-alat atau benda sekitarnya, umumnya terserang parasit. Hal ini mungkin karena rasa gatal yang ditimbulkan akibat gigitan kutu ataupun jamur/ bakteri pada kulit maupun insang. Discus yang sehat umumnya berenang dengan tenang, dasi/pectoral fin – sirip depan bawah perut diturunkan sehingga terlihat gagah pada saat berenang.

8. Jangan mudah tertipu dengan warna. Warna merah membara pada mata dan warna yang menyolok, terutama pada discus kecil & remaja (antara 2-3 inci), bukan jaminan untuk mendapatkan discus yang baik. Pada saat ini ada sebagian kalangan yang menggunakan hormon untuk memaksakan keluarnya warna ikan, yang bertujuan untuk memudahkan penjualan dan meningkatkan daya tarik ikan. Warna ini tidak akan bertahan lama (kurang lebih 2 minggu – 1 bulan). Pemakaian hormon dapat mengakibatkan gagalnya pemijahan atau anakan yang dihasilkan sedikit dan biasanya tidak sehat.

9. Batik atau pattern ikan biasanya akan timbul mulai 2 inci ke atas dan bertahap. Berhati-hatilah jika membeli discus yang sudah keluar batik sejak ukuran kecil, karena kemungkinan adanya pemberian hormon untuk mengeluarkan batik ini agar terlihat indah. Adalah wajar batik yang keluar hanya setengah atau kurang pada ukuran 2 inci, namun terkadang kualitas discus yang rendah mengakibatkan batiknya tidak keluar secara sempurna hingga full satu badan.

10. Usahakan membeli ikan paling tidak ukuran 2 inci, karena pada ukuran inilah ciri-ciri ikan sehat dan baik dapat dilihat dibandingkan ukuran yang lebih kecil. Hindari untuk membeli burayak walaupun harganya murah, terutama jika anda seorang pemula. Jangan tergiur dengan keuntungan karena memelihara burayak tidak mudah.

Selain tips di atas, yang harus diterima oleh pemula adalah cacat fisik seperti mata besar sebelah, pertumbuhan fin tidak sempurna, dahi menonjol, bagian kepala meruncing dll. Kemudian yang terpenting adalah lakukan adaptasi secara perlahan sesudah tiba dirumah dan lakukan karantina pada setiap ikan yang dibeli.

Sumber : http://www.worlddiscus.blogspot.com/
Logged
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #6 on: January 12, 2010, 08:50:24 PM »

Pembiakan Ikan Discus (Symphysodon Discus)

Memelihara Induk Discus
Induk memerlukan air yang bersih. Setiap hari air perlu diganti Yaitu sekitar jam 9.00-9.30 pagi. kotoran yang terdapat di dasar tangki juga perlu dibersihkan. Pengudaraan perlu mencukupi. PARAMETER AIR untuk ikan Discus ialah pH air antara 6.0-6.5, suhu 28-29 C dan kelikatan air 40-50 mg/1 CaCO3.


Pemilihan Induk
Induk yang baik dan produktif diperoleh secara pemilihan pada peringkat anak. Anak-anak ikan dibesarkan di dalam tangki dengan makanan hati sapi. Pemberian makanan yang mengandung bahan-bahan kimia pencerah warna atau hormon pembesaran tidak diperlukan. Biasanya Discus matang gonad dalam tempo 10-12 bulan.


Pembiakan
Pasangan yang akan memijah akan mengucilkan diri dari induk-induk lain. Pada tahap ini induk perlu diasingkan/dipindahkan di dalam tangki lain. Biasanya induk betina yang lebih besar lebih baik kerena ia akan menghasilkan anak yang lebih banyak dan sehat. Air pam diinapkan dahulu semalaman dan diberi aerasi yg kuat serta sebelum masuk ke dalam tanki dialirkan dahulu melewati filter karbonaktif dapat digunakan untuk membiakkan ikan Discus. Pipa PVC yang berdiameter 6.5-7.5cm dan panjang 30 cm diletakkan di satu penjuru aquarium secara menegak atau condong 70 derajat untuk ikan menaruh telurnya.

Discus dibiarkan bertelur di tempat yang terlindung dari gangguan (tempat yg relatif tenang). Pemijahan biasanya terjadi pada jam 2.00-5.00 petang. Induk yang akan memijah akan membersihkan permukaan dinding atau substrat yang disediakan di mana telur-telur akan diletakkan . Proses ini kadangkala akan mengambil waktu hingga beberapa jam. Pada tahap ini induk jantan dan betina dapat dibedakan dengan mudah. Ikan jantan mempunyai saluran pembiakan (breeding tube) yang kecil, pendek dan tajam sementara ikan betina mempunyai saluran pembiakan yang lebih besar dan panjang.

Induk betina mulai bertelur dengan mengeluarkan sebaris telur dipermukaan media dan diikuti oleh induk jantan untuk membuahi telur itu. Proses ini diulang sehingga semua telur dikeluarkan dan ini biasanya memakan waktu sehingga beberapa jam. Seekor induk betina boleh bertelur sehingga 500 butir. Biasanya jumlah telur yang dikeluarkan adalah antara 50-350 butir, tergantung kepada ukuran dan umur induk betina. Telur-telur yang baru dibuahi berwarna jernih. Setelah 1-2 jam kemudian telur yang tidak dibuahi menjadi pudar (opaque) dan dijangkiti jamur (Saprolegnia sp). untuk mengurangi risiko serangan jamur (kulat) beri sedikit larutan metilyne blue dengan dosisn 2ppm dicampurkan ke dalam tangki pembiakan.

Telurnya menetas setelah 48-60 jam pada suhu 26 C - 27 C . Induk-induk ikan akan menyedot telur yang hampir menetas dan memindahkan ke tempat lain untuk memecahkan kulit telur itu. Anak ikan yang baru menetas akan melekat di dinding akuarium/substrat sehingga berumur 3 hari. Pada tahap ini larva tidak perlu diberi makan kerena ia masih mendapat cadangan makanan yolka (yolk). Pada hari keempat ia mulai berenang dan melekat pada badan induknya. Larva ikan ini menghisap lendir (bodyslime) pada tubuh kedua induknya.


Pemeliharaan Anak Discus
Larva ikan yang berumur 10-12 hari dan berukuran 1-1.5cm panjang dapat diberi makanan seperti Artemia, walaupun ia masih bergantung kepada lendir induknya. Anak ikan dapat dipisahkan dengan induk setelah berumur 18-20 hari. Sekiranya pemisahan dibuat terlalu awal, akan membahayakan hidup anak-anak ikan.


Pakan Larva Discus
Makanan pertama yang diberikan kepada anak ikan ialah nauplii Artemia sp yang baru menetas. Larva lebih sehat bila dibiarkan lebih lama bersama induknya tetapi untuk tujuan komersil, cara ini adalah kurang wajar kerena induk tersebut dapat bertelur lagi dalam waktu seminggu. pertumbuhan anak Discus tidak seragam. Dan perlu diseleksi dari waktu ke waktu. makanan yang mengandungi kandungan protein tidak kurang dari 35% diperlukan untuk menjamin pertumbuhan yang cepat. Rumusan yang digunakan ialah jantung sapi : hati : serbuk ikan/oat dengan komposisi 4 : 1 : 2.


Pakan Induk Discus
komposisi utama makanan untuk induk sama seperti untuk anak Discus tetapi lebih diperkaya dengan menambah vitamin atau suplemen berkhasiat.


Pemeliharaan Anak sehingga ke ukuran Pasaran
Setelah anak Discus berumur 3 minggu, makanan biasanya diberikan sebanyak 2 kali sehari yaitu antara jam 9.00-10.00 pagi. Lebih sering diberi makan (lebih daripada dua kali sehari) lebih baik. Selain makanan komposisi seperti di atas, makanan hidup seperti cacing tubifex (tubifex worm) atau cacing darah (blood worm) juga sesuai untuk pertumbuhan yang cepat. Biasanya anak ikan dapat dipasarkan setelah berumur 3-4 bulan tergantung permintaan pasar.

Source : http://www.aquaticfishlovers.com
Logged
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #7 on: January 12, 2010, 08:54:04 PM »

Alligator Fish



Ikan yang mempunyai nama latin Spotted Gar, Longnose Gar, Spotnos Gar, atau Alligator Gar ini berasal dari Meksoko dan sebagian Amerika Selatan serta Amerika Tengah, yaitu di Rio Magdalena Columbia. Juga ditemukan di Panama dan venezuela. Kebanyakan Aligator hidup di muara-muara sungai. Merupakan ikan dengan bentuk ramping memanjang. Moncong dan mulutnya panjang dengan rahang atas lebih sedikit panjang dibandingkan dengan rahang bagian bawah.

Dia dapat berkembang biak setelah berumur 4.5 tahun dan mampu menghasilkan telur sekitar 1100 butir. Ikan ini merupakan ikan karnivor yang sering memakan udang dan ikan kecil. Oleh karena itu hanya cocok dicampur dengan ikan lain yang ukurannya lebih besar.

Di habitat asalnya ikan ini sering dijadikan target olahraga memancing namun juga dikonsumsi oleh penduduk sekitar. Sebagai ikan aquarium, jenis ini sudah menyebar keseluruh dunia.

Di Indonesia sendiri aligator banyak dijual di pasar ikan hias dengan harga yang bervariasi tergantung dari ukuran dan jenisnya. Untuk ukuran 90cm-120cm dengan jenis Aligator Spatula ada yang menjual sampai 2 juta rupiah.

Jenis Kelamin: Aligator betina memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan jantan, dan pada masa kawin betina akan memiliki perut lebih buncit. Pinggiran sirip anal jantan tampak berjumpai, sedangkan sirip anal betina rata.

Breeding: Breeding biasanya berlangsung pada suhu air 25 - 28°C. Setelah berkasih-kasih telur akan disebarkan di permukaan air, yang selanjutkan akan tenggelam dan menempel pada tanaman atau bebatuan. Untuk pemijahan biasanya dianjurkan untuk mencampurkan dua jantan dengan satu betina. Pemijahan biasanya akan berlangsung hingga 3 jam. Aligator bisa memproduksi telur hingga 1100butir. Telur akan menetas dalam waktu 1 - 2 hari.

Burayak sudah akan berenang dalam waktu 4 - 5 hari. Mereka pada awalnya bisa diberi pakan berupa artemia, kutu air, atau rotifera. Setalah satu minggu dapat diberi pakan dengan ukuran lebih besar. Aligator muda perlu diberi pakan berapa kali dalam sehari, hal ini untuk mencegah terjadinya kanibalisme diantara mereka.

Source : http://www.aquaticfishlovers.com
Logged
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #8 on: May 30, 2010, 11:16:36 AM »

wkwkwwkwkwk...
Mantab emang arowana...  ;)6
Top abis dah  ;)6

Tp kenapa ya orang2 pada suka ikan yang ada embel2 impor?  Cheesy
Apalagi kalo orang yang ga tau ikan...
Aku paling ngakak waktu liat2 ikan cupang di Irian barat... di tawarin ikan cupang serit emang bagus sih ikannya,tp begitu dia bilang barang impor...aku lgsg mikir "bukannya ikan cupang serit paling bagus dari Indo ya?"  Cheesy
Tapi kalo ikan Aroawana kyknya orang2 udah pada tau kalo ikan itu asli dari Indo  ;)6
mungkin itu cupang dari jawa punya kali.. dikira barang import.. suplier sana kibulin orang2 sono mungkin...

lgpula gak mungkin suplier sana beli cupang import untuk serit... dia bisa ambil dari stock2 yang di jkt dengan harga yang murah n jual mahal disono.. trus kadalin orang2 sono dengan embel2 import....

dan kenapa orang lebih seneng dengan embel2 import? yang gw tau, untuk di dunia hewan... prinsip mereka 70% masih "rumput tetangga lebih indah daripada rumput sendiri"..  Cheesy Cheesy Cheesy

kalo bisa piara nya bener2 n kita bisa breeding in dengan selektif breeding (pemilihan kualitas induk yang bagus).. pas bisa dapetin ikan2 dengan kualitas prima yang gak kalah dari kualitas import..
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #9 on: May 30, 2010, 11:53:07 PM »

Wah mantab ini threadnya...
Gw ada stock ikan cupang red siam... (Merah bgt, tapi karena red siam jadi di badannya terdapat warna ungu kebiru2an)
Tapi buset...indukan betinanya bukan murni halfmoon, jadi anakannya kadang ada seritnya dikit2  Cheesy

GUPPY

Guppy adalah sebuah ikan dari jenis livebearer (mengandung dan melahirkan anak)...
Kebanyakan orang mengetahui bahwa ikan adalah hewan yang mayoritas bertelur, tetapi ada beberapa spesies ikan yang langsung melahirkan anak, seperti ikan paus...
Tetapi berbeda dengan ikan paus, sebenarnya ikan guppy adalah ikan dengan sistem peranakan ovovivipar (bertelur dan melahirkan anak), jadi induk betina ikan guppy menetaskan telurnya di dalam perut, apabila sudah siap untuk dilahirkan, maka anak-anak ikan guppy tersebut akan keluar melalui lobang anus sang induk betina...
Kalau kita bicara soal guppy, kebanyakan orang mengetahui bahwa guppy adalah ikan yang hidup pada air tawar, padahal sebenarnya ikan guppy merupakan ikan yang hidup di air payau...
Ikan guppy merupakan ikan yang cantik dengan berbagai macam jenis dan bentuk tubuh, terdapat berbagai macam jenis ikan guppy...

Pemeliharaan ikan guppy
Untuk memelihara ikan guppy bisa di bilang gampang-gampang susah, ikan guppy adalah ikan yang suka hidup di air yang tenang, maka dari itu penggunaan filter untuk arus air sangat penting untuk diperhatikan...
Untuk memelihara ikan guppy kita dapat memanfaatkan aerator dan filter2an...
Ikan guppy cukup mudah untuk dipelihara, memang berbagai peralatan yang menunjang kehidupan ikan guppy seperti heater, aerator, filter, dsb. Tetapi cukup hanya dengan meletakkan tanaman air dalam tempat pemeliharaan ikan guppy, dan melakukan penggantian air secara rutin, ikan guppy dapat hidup dengan sehat dan berkembang biak...

Pembudidayaan ikan guppy
Untuk membudidayakan ikan guppy kita dapat membeli beberapa pasang atau beberapa trio indukan ikan guppy. Yang dimaksud dengan trio di sini berarti terdapat 2 ekor ikan betina dan 1 ekor ikan jantan.
Terdapat pure strain (galur murni) dan non pure strain (cross breeding), apabila ingin mendapatkan ikan-ikan guppy dengan galur murni, maka kita bisa mengunjungi tempat pengembangbiakan ikan guppy...
Tempat pengembangan ikan guppy yang cukup terpercaya terdapat di beberapa tempat di Indonesia, di Jogja terdapat Sumber Agung Farm, di Solo ada farm milik Widhi Sutrisno, di Pasuruan ada Kevrien Farm, di Sidoarjo-Waru terdapat et_aquatic, dan di Surabaya ada D'Fish dan masih banyak lagi... (Apabila  tertarik dan ingin memiliki contact person mereka, bisa pm aja)...
Nah sekarang tinggal memilih saja, apakah kita menyukai ikan2 dengan galur murni, atau suka tantangan dengan melakukan cross breeding dan menemukan jenis baru serta memurnikan sendiri galur ikan yang kita temukan...
Memang harga ikan pure strain dan non pure strain sangat berbeda jauh, saya beri contoh untuk sepasang ikan guppy galaxy albino mata merah pure strain mencapai harga Rp 125.000.00 / pasang, sedangkan untuk yang non pure strain 1 pasang cuma Rp 25.000,00 paling mahal...Malah kalau yang sudah terlalu banyak di kawin silangkan harga per ekornya bisa hanya Rp 5.000,00...
Tapi perlu kita ketahui bahwa memang apabila kita ingin melakukan cross breeding, sebaiknya indukan yang dimiliki adalah indukan pure strain, karena kita dapat mengkontrol dan mencatat lebih jelas hasil silangannya...

Demikian penjelasan dari saya, apabila ada yg kurang berkenan mohon dimaafkan, dan apabila ada yg ingin tanya2 lebih lanjut bisa langsung tanya di sini atau PM...

Langsungke foto aja yaaa...

Foto-foto ikan-ikan ini diambil dari : http://forum.o-fish.com/viewforum.php?f=28


Full Black


German Yellow


Red Lace (Blonde / albino mata hitam)


Full Platinum Albino RREA


Golden Cobra Albino RREA


Full Red Albino RREA (Thailand)


Black Moscow


Red Mozaic Albino RREA


Galaxy Ribbon Albino RREA


Cobra Black Tail


Red Flaminggo Albino RREA

Foto2 di atas adalah koleksi D'Fish, Kecuali foto pertama dan kedua...

Masih banyak lagi jenis-jenis ikan guppy... Kalian bisa view sendiri di forum o-fish atau forum2 ikan guppy internasional  ;)6

Referensi Oleh : SuSu_NaGa mini farm  Smile


@brondong : iya dari jakarta ikan cupang serit ukuran small @ Rp 2.000,00 - 5.000,00 di ambil di Surabaya, di besarin sendiri, terus di jual mahal  Too Funny ngakak bgt dah...
bos brondong pelihara ikan apa aja di rumah bos kalo boleh tau?
Aku cuma pelihara ikan guppy untuk breeding, terus selain ikan guppy sekarang di rumah saya pelihara ikan oscar ukuran small, bumble bee goby fish, black ghost ukuran medium menuju large, sili bangkok, ikan sapu2 albino merah, ikan sapu2 cina, botia macan, kyknya ada lagi tapi aku lupa  Cheesy
Kalo dulu sempat pelihara Aligator spatula baby 1 ekor tp agak besar aku jual, terus palmas albino juga udah kujual, terus ada gold saum (tewas)...  Cheesy
Sekarang plihara ikan2 yg cinta damai aja...kecuali ikan oscar, buat ngabisin ikan guppy yg jelek2  Cheesy
« Last Edit: May 31, 2010, 12:04:13 AM by SuSu_NaGa » Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #10 on: May 30, 2010, 11:55:55 PM »

ajib.. red albino nya sih bikin ngiler bos... keren banget... thailand punya captive ya tuh?

di indo udah ada jual?

btw situ breed gupy ya bos?
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #11 on: May 31, 2010, 12:07:51 AM »

@brondong : Red albinonya ada bos, di jakarta ada yg punya, tapi aku lupa nama orangnya, dia jual itu... kalo di Surabaya itu punya D'Fish, per pasangnya kapan hari kalo nda sala dia minta Rp 175.000,00  Cheesy Tp mantab ikannya...
Iya aku breed guppy, tp yg pure strain cuma 2 jenis, yang lain di silang2... benernya ada 3 yg pure strain, tapi karena udah anakan ke sekian, dan jarang yang tertarik, akhirnya anakannya rusak...  Cheesy Terpaksa di musnahkan deh...  :'( :'(
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #12 on: May 31, 2010, 12:12:26 AM »

@brondong : Red albinonya ada bos, di jakarta ada yg punya, tapi aku lupa nama orangnya, dia jual itu... kalo di Surabaya itu punya D'Fish, per pasangnya kapan hari kalo nda sala dia minta Rp 175.000,00  Cheesy Tp mantab ikannya...
Iya aku breed guppy, tp yg pure strain cuma 2 jenis, yang lain di silang2... benernya ada 3 yg pure strain, tapi karena udah anakan ke sekian, dan jarang yang tertarik, akhirnya anakannya rusak...  Cheesy Terpaksa di musnahkan deh...  :'( :'(
ow.. jkt nyarinya dimana itu red albino?

2 pure strain nya apa aja bro?
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #13 on: May 31, 2010, 12:17:51 AM »

ada Black moscow (saya beli indukannya dari D'Fish), dan ada red flaminggo, untuk red flaminggo ini saya murnikan sendiri...

Coba cari di link yang ada di atas bos...Aku juga lupa soalnya, kalo nda salah RoyNL orangnya...
Tapi kalau mau di kirim dr Surabaya jg bisa, tinggal call aja... cuma memang resiko sih...  Cheesy
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #14 on: May 31, 2010, 12:33:46 AM »

lg gak ada piaraan dirumah gw bro...

uda lama vakum di reptil.. masih bingung mo piara apa.. emank sih dari dulu gw maennya di ikan.. cuma sepantaran louhan sama cupang doank.. itupun cupang adu yang murah2.. cupang2 hias ga gitu banyak dlu...

penasaran sama gupy nya.. pasarnya masih rame gak sih?

btw red flaminggo brapaan? black moscow gak gitu suka.. kalo ikan2 warna2 item itu gw lebih demen yang total pekat.. kyk cupang, gw lebih seneng yang full black ketimbang yang ada chrome2 nya gitu.. emank sih harganya rada tinggi untuk black betta baik di serit, plakat atopun HM.. gw jg ga pernah punya uahuahua.. lg pula susah nyari yang full black... susah bikinnya ya ktnya..  Too Funny Too Funny

gupy yang full black sih cakep tuh.. sama full red albino... 175k sepasang ya? tinggi jg yah.. btw ane di jkt, bukan surabaya..@_@
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #15 on: May 31, 2010, 12:41:42 AM »

Guppy pasarannya lumayan rame...
Pokoknya gw ternak ikan guppy masi bisa kalo buat beli nasi goreng atau isi pulsa...  Too Funny

Ikan guppy full black itu katanya dari black moscow yang terus menerus di upgrade, makanya bisa hitam pekat...

Iya gw tau kalo bos brondong tinggal di Jakarta, maksudnya itu ikannya bisa di kirim dari Surabaya ke Jakarta gitu...

oh ya ada yg terlupa...
Red flaminggoku 35rb per pasang...
Kalo mau cari yg bener2 100% pure strain dan berkelas bisa sampe Rp 125.000,00 per pasang...
Punyaku soalnya kan udah kumurniin sendiri, jadi ya harga ikan lokal deh jadinya  :'(
« Last Edit: May 31, 2010, 12:43:53 AM by SuSu_NaGa » Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #16 on: May 31, 2010, 01:32:33 PM »

Guppy pasarannya lumayan rame...
Pokoknya gw ternak ikan guppy masi bisa kalo buat beli nasi goreng atau isi pulsa...  Too Funny

Ikan guppy full black itu katanya dari black moscow yang terus menerus di upgrade, makanya bisa hitam pekat...

Iya gw tau kalo bos brondong tinggal di Jakarta, maksudnya itu ikannya bisa di kirim dari Surabaya ke Jakarta gitu...

oh ya ada yg terlupa...
Red flaminggoku 35rb per pasang...
Kalo mau cari yg bener2 100% pure strain dan berkelas bisa sampe Rp 125.000,00 per pasang...
Punyaku soalnya kan udah kumurniin sendiri, jadi ya harga ikan lokal deh jadinya  :'(
btw lokasi lu dimana bos? kapan2 boleh ni maen2 ke tempet lu.. pengen liat2 gupynya..

red flaminggo itu gak albino kan yah?
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #17 on: June 01, 2010, 12:03:52 AM »

Red flaminggo itu albino...
Kalo ga albino warnanya juga bagus...tapi badannya ada itemnya...
Kalo albino itemnya ilang Smile

Aku lokasi di Surabaya, di Semolowaru (dekat terminal bratang)...
Mampir2 aja bos...tp kalo pas ikanku abis di borong ama orang, biasanya sisa kecil2 doank sama indukan2...
Wkwkwkwkwkwk...
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #18 on: June 01, 2010, 04:27:25 PM »

Red flaminggo itu albino...
Kalo ga albino warnanya juga bagus...tapi badannya ada itemnya...
Kalo albino itemnya ilang Smile

Aku lokasi di Surabaya, di Semolowaru (dekat terminal bratang)...
Mampir2 aja bos...tp kalo pas ikanku abis di borong ama orang, biasanya sisa kecil2 doank sama indukan2...
Wkwkwkwkwkwk...
wadow.. ente jauh tenan bos... saya di jkt.. kalo bisa ngesot sampe mau d kesana... @___@

red mozaic mantaf juga yah....
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #19 on: June 02, 2010, 12:40:51 AM »

Red mozaic kalo albino mantaf, tapi kalo ga albino, 1 ekor cuma 500 rupiah...wkwkwkwk...
biasanya sekantong 20rb isi 100 ekor kalo borongan, jd 1 ekor cuma 200 rupiah...wkwkwkwk...
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #20 on: June 02, 2010, 11:47:12 AM »

Red mozaic kalo albino mantaf, tapi kalo ga albino, 1 ekor cuma 500 rupiah...wkwkwkwk...
biasanya sekantong 20rb isi 100 ekor kalo borongan, jd 1 ekor cuma 200 rupiah...wkwkwkwk...
yang kyk mana tuh yang non albino bos? ada fotonya gak?

yang albino 35rebu sepasang ya?

oiya btw cupang skarang masih laku gak sih pasarannya? dlu gw ternak banyak2 sampe gak tau lempar kemana.. gak ada chanel.. alhasil gw kasih2 ke temen2 yang mo piara... ada yang gw buang ke kali malah.. idup dikali dah..

gak ada chanel pemasaran sih.. n gak tau harga pasaran skarang brapa..
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #21 on: June 04, 2010, 01:04:12 AM »

Ini dia fotonya...


Tapi itu foto yg high class punya...ribbon lagi...jadi mahal ini...wkwkwkwk...

Wah yang red mosaic albino itu kapan hari kalo ga sala sepasang 125rb
agak2 lupa sih...
Tapi jarang yg punya red mosaic albino...


Ikan cupang harus jual sendiri ke end user sekarang baru lumayan harganya...
Kalo jual ke pedagang harganya cuma 3rb doank rata2...paling mahal 5rb...
Kalo yg kelas atas susah mau jual ke pedagang ikan cupang...
Kebanyakan pedagang ikan cupang sekarang main yg low class atau medium class...
wkwkwkwkwkwkwk...
Gw juga ada banyak super red siam (merah tp badan ada ungunya dikit)...
Nah ga tau mau d apain tuh ikan2...akhirnya gw biarin aja di satu akuarium..
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #22 on: June 04, 2010, 01:15:20 AM »

eh yang 35rb itu yang red flaminggo yah.. ?

siam tu bukan yang paradise yah?

kalo bahasa "cupang siam" dari dlu gw taunya yang paradise


kalo yang biasa2 sih gw cuma tau nya plakad, serid, HM, double tail, sama aduan bagan.. hehehe...

nah itu dia, kalo ke end user gw bingung jual dimana... kalo di forum tetangga kan uda banyak banget yang jualan.. tau laku gak tuh...
Logged
SuSu_NaGa
Panitia GFG Surabaya
Brig. General
***********

Respect: +71/-231
Offline Offline

Posts: 6231


~.~


« Reply #23 on: June 04, 2010, 01:18:57 AM »

Iya yang 35rb itu red flaminggo


Harusnya cupang siam itu begitu...
Tapi gw jg kurang tau, beli dari orang indukannya udah d kasi nama begitu...ya uda gw ngikut aja
wakakakakaka...


Kalo ke end user mesti punya lapak atau toko sendiri memang...jadi ya agak susah...
kalo jualan di forum ribet, dah gitu lama lakunya
Logged

Quote From : Daniel Gori (Teman SMAku)
Wong tuoku ngajari hormat karo wong seng layak dihormati. Lek wong tuone sampeyan ngajari ngono. pas sampeyan tuwek sampeyan ga iso hormat karo wong enom...
brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +307/-178
Offline Offline

Posts: 22755


« Reply #24 on: June 04, 2010, 01:25:13 AM »

Iya yang 35rb itu red flaminggo


Harusnya cupang siam itu begitu...
Tapi gw jg kurang tau, beli dari orang indukannya udah d kasi nama begitu...ya uda gw ngikut aja
wakakakakaka...


Kalo ke end user mesti punya lapak atau toko sendiri memang...jadi ya agak susah...
kalo jualan di forum ribet, dah gitu lama lakunya
nah itu dia bos.. sewa lapaknya itu..

kalo gak laku2 jg... kan rugi bandar..

paling aman ya via inet jualannya.. modal kamera doank... (sayang gw lom ada kamera jg waktu itu.sampe detik ini..)


jadi red nya yang plakad ato yang HM bos? punya situ?

trakhir gw jual dragon muraaaahhhh bener...ke temen..

belinya hampir 200ribu... gara2 di daerah gw nyari ncuk susahnya minta ampiun.. itu lah kendala nomor 1 gw waktu pelihara cupang...
Logged
Pages: [1] 2 3 4 5 ... 7   Go Up
Print
Jump to:  



Â