Ligagame world in ayodance

Main Menu
lyto
Wavegame
gemscool
soccer star
soccer star
Alienware
Razer Indonesia
apps indonesia
Nvidia
Ligaponsel
October 21, 2014, 06:22:59 AM
Pages: [1] 2 3 4   Go Down
Print
Author Topic: Debat Sehat Mengenai Kelainan Seksual: Homoseksual,Biseksual & Transgender  (Read 7091 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-83
Offline Offline

Posts: 13849



« on: November 14, 2008, 06:16:12 PM »

Sekarang ini keberadaan kaum homoseksual, Biseksual semakin banyak dan udah ga malu2 / tersembunyi kayak dulu. Begitu jg dengan kaum transgender, malah kemaren di amrik sempat menjadi heboh krn ada pria transgender yg hamil.

Menurut kalian fenomena ini wajar apa ga? Karena kebanyakan dari mereka, tidak mau dikategorikan "mengidap kelainan seksual".

Topik ini diperbolehkan untuk debat/adu argumentasi tp dlm batas wajar, alias debat secara beradab, karena pemikiran setiap orang itu berbeda2, jadi kita harus belajar toleransi untuk setiap perbedaan.

Untuk post2 yg hanya berupa junk,oot, akan langsung aku remove, sedangkan post2 yg "kasar",flame, menghina, memaki2, atau SARA,akan diberi warn!
Logged

Farewell..
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-83
Offline Offline

Posts: 13849



« Reply #1 on: November 14, 2008, 06:22:41 PM »

Pria Hamil Setelah Rahim Istri Diangkat

PRIA hamil bukan cuma ada di film seperti yang diperankan Arnold Schwarzenegger dalam Junior. Seorang pria transgender yang mempertahankan organ reproduksi wanitanya saat ini sedang hamil lima bulan.

Thomas Beatie, nama pria ini, akan tampil di program talk show Oprah Winfrey. "Saya manusia dan punya hak untuk mempunyai anak biologis saya sendiri," kata Beatie dalam cuplikan wawancara dengan Oprah yang akan ditayangkan Kamis (3/4).

Semula banyak yang meragukan kebenaran cerita itu dan menganggapnya sebagai April Mob. Namun Oprah sudah mewawancarai Beatie, istrinya Nancy dan ahli kandungan mereka serta beberapa kawan pasangan itu. Beatie juga diwawancarai majalah People.

Nancy mengungkapkan dirinya tidak bisa hamil karena rahimnya sudah diangkat. Ini dibenarkan Beatie. "Jika Nancy bisa hamil, saya tidak akan lakukan ini," ujar Beatie.

Yang dimaksud Beatie adalah perjuangannya menjadi pria dengan bantuan sejumlah dokter dan teman. Suratnya pernah dimuat dalam majalah khas gay, The Advocate.

Dalam upayanya menjadi pria, Beatie yang terlahir sebagai perempuan di Hawaii 34 tahun lalu itu menghilangkan payudaranya lewat bedah rekonstruksi. Untuk melengkapi maskulinitasnya, pria yang bernama asli Tracy Lagondino itu mendapatkan suntikan hormon testosteron sekali dalam dua bulan.

Lalu, ketika sudah memutuskan ingin punya anak, ia menghentikan suntikan hormon testoster itu, sehingga ia mendapatkan kembali menstruasinya. Setelah siap, ia membeli sperma dari donor yang tidak dikenal dari sebuah bank sperma untuk membuahi sel telurnya. Percobaan pertama gagal.

Upayanya itu bukan tanpa cibiran. Salah satunya datang dari saudara laki-lakinya. "Ketika tahu saya keguguran, saudara saya bilang, 'Bagus lah. Siapa yang tahu jadinya bakal seperti monster mana nantinya,'" tutur Beatie.

Akhirnya, usaha itu membuahkan hasil dan dengan kehamilan yang sekarang, diperkirakan Beaty akan melahirkan pada 3 Juli 2008. "Punya anak itu bukan keinginan pria atau wanita, tapi keinginan manusia," katanya.
Logged

Farewell..
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-83
Offline Offline

Posts: 13849



« Reply #2 on: November 14, 2008, 06:29:49 PM »

Pria Transjender Itu Akhirnya Melahirkan



MASIH ingat dengan Thomas Beatie, pria transjender Amerika Serikat yang menghebohkan dunia dalam beberapa bulan terakhir ini dengan kehamilannya? Beatie akhirnya berhasil menggapai cita-citanya, yakni melahirkan seorang bayi perempuan sehat.

Seperti dilaporkan sejumlah media massa AS, Kamis (3/7), pria berusia 34 tahun itu berhasil mengeluarkan seorang bayi perempuan dari perutnya melalui persalinan caesar di rumah sakit St Charles Medical Center, Bend, Oregon.

Proses persalinannya dilakukan Minggu (29/6) lalu, dan Beatie beserta bayinya dilaporkan dalam keadaan sehat.  Kepada majalah People, Beatie menyangkal kabar bahwa ia telah melakukan persalinan caesar. Tetapi ia pun tidak memberikan keterangan lebih jauh mengenai proses persalinannya.

Beatie awalnya dilahirkan sebagai seorang perempuan bernama Tracy Lagondino. Ia lalu memutuskan untuk mengubah statusnya dan menjalani operasi kelamin serta mendapat perawatan hormon sehingga hidup layaknya pria. Meski mengubah status jendernya, Beatie masih mempertahankan organ-organ reproduksinya ketika perubahan itu terjadi 10 tahun lalu.

Bayi perempuan itu adalah hasil kesabaran Beatie mengandung selama sekitar sembilan bulan. Ia memutuskan untuk hamil karena sang istri yang sudah dinikahinya selama lima tahun, Nancy, telah menjalani operasi pengangkatan rahim atau histerektomi. Supaya hamil, Beatie menghentikan suntikan testosteron yang biasanya dilakukan dua bulan sekali. Lalu, ia mengikuti program inseminasi dan menggunakan sperma donor pria tak dikenal untuk membuahi sel telur Beatie sendiri.

Tak bisa beri ASI
Meski sangat bahagia, Beatie mengaku masih ada yang kurang karena ia tak bisa memberikan air susu ibu. "Satu-satunya yang berbeda dari saya adalah tak bisa menyusui bayi saya. Tapi banyak juga ibu yang tak menyusi bayinya," ungkap Beatie yang payudaranya rata akibat operasi.
Logged

Farewell..
Communicator
Captain
*******

Respect: +52/-27
Offline Offline

Posts: 1705


- Praetorian Guild -


« Reply #3 on: November 15, 2008, 01:28:40 AM »

Kyyyaaaa................

Cowok bisa bunting & melahirkan........

Ampuunnnn..........

Oh TUHAN ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yg telah mereka perbuat.  Smile
Logged

No Woman No Cry
No Money No-Donk ~!
lesale
The Gunners
Lieutenant General
************

Respect: +188/-62
Offline Offline

Posts: 7868


LEGENDARY LEADER


« Reply #4 on: November 15, 2008, 06:59:54 AM »

^
loh dia kan awalnya cewe dan ketika jadi cowo pun dia masih memiliki organ2 cewe
Logged

One Blood, X j C

alay : pRen qmuH 4d iD PeSbuqh Gx ?
normal boy : ga ada, emang kenapa sih mesti ada FB ?
alay : ih..kOloT, ByAr eKsiS GetoW LoCh !!!!!
normal : alay...
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-83
Offline Offline

Posts: 13849



« Reply #5 on: November 15, 2008, 10:05:52 AM »

kadang bingung.....ada ce pengen jd co trus ganti kelamin, tp masih pengen jd "mama" n ngelahirin anak  Pusing
trus nanti anaknya manggil dia apa? mama ato papa?  Pusing

Logged

Farewell..
aiRa-fluff
Moderator
Captain
******

Respect: +108/-14
Offline Offline

Posts: 1559



« Reply #6 on: November 15, 2008, 10:29:35 AM »

^
^
hwahaaa  Too Funny bingung juga c  Shocked

kemaren semped terpikir mw ngmg" soal homosexual, n semped bingung ndiri, sampe ku baca 1 artikel dari majalah. majalah itu ambil sumber dari seorang dokter di sebuah RS. ditanyakan kok kenapa ada kasus cowo bisa merasa 'terangsang' padahal diruangan tsb hanya berisi co-co aja?

Lalu kata dokter itu, karena, semua manusia, baik ce dan co, sebetulnya mempunyai 2 ketertarikan: yaitu ketertarikan dengan lawan jenis, dan sesama jenis

jadi seperti kita juga sebenarnya punya ketertarikan dengan sesama jenis, tinggal liat mana yg lebih dominan.

dipengaruhi ama faktor hormon, lingkungan, dan mgk genetik?

jadi mgkn menurut gw, orang2 yg menyukai sesama jenis ini mgk karena hal diatas ditambah faktor lingkungannya dia. Bisa aja pas kecil dia dibesarkan dengan lingkungan yg isinya sesama jenis smwa, atau didikannya salah --> muncul ketertarikan sesama jenis

ketika besar nanti, ia menginginkan transgender utk: melengkapi kebahagiannya (spt kasus beatie itu)

mereka sih karena dipengaruhi secara tidak sadar --> menganggap smwa normal
Logged

i've recognized it from the beginning. if i don't struggle nor fight for my existence, then no one will remember me as one of them nor a human. what "true friends" mean anyway? i hv thought i always alone. and maybe it happened now n then
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-83
Offline Offline

Posts: 13849



« Reply #7 on: November 15, 2008, 11:50:23 AM »

Homoseksual: Apa Dan Mengapa?

Kasus Ryan yang gencar diberitakan berbagai media akhir-akhir ini paling tidak telah mempopulerkan kembali beberapa fenomena psikologis seperti homoseksualitas dan juga gangguan kepribadian yang disebut psikopat. Karena sudah banyak blog yang membahas masalah psikopat, maka kali ini saya akan coba membahas masalah homoseksualitasnya saja.

Homoseksual secara awam kita kenal sebagai orang yang memiliki interaksi seksual dan/atau romantis dengan orang yang berjenis kelamin sama. Istilah homoseks ini lebih disukai oleh para penganutnya dibandingkan istilah gay atau lesbian. Homoseksualitas sebagai suatu pengenal, pada umumnya dibandingkan dengan heteroseksualitas dan biseksualitas. Istilah gay sendiri sebenarnya digunakan untuk orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai homoseks, baik lelaki maupun wanita. Adapun lesbian adalah suatu istilah yang hanya digunakan untuk wanita homoseks

Banyak di antara kita yang tidak tahu atau bahkan heran kenapa ada orang yang mau terlibat dalam hubungan homoseksual. Berdasarkan survey yang pernah dilakukan Klassen dkk (1989) hanya 14% laki-laki dan 10% perempuan yang dapat membayangkan bahwa perilaku tersebut dapat menimbulkan kenikmatan atau kesenangan.

Sebagian dari kita menyimpulkan bahwa dorongan tersebut bersifat bawaan, bahwa ada orang-orang tertentu yang memang “born that way“. Bagaimana sebetulnya hasil-hasil penelitian menjelaskan hal ini? Apakah homoseksual memang merupakan suatu hal yang alami atau tidak dapat ditolak??? Dalam dunia psikologi, setidaknya dikenal ada tiga macam penjelasan mengenai hal ini:

1. Perilaku homoseksual adalah suatu kebiasaan yang buruk, dimana individu menjadi seperti itu karena mereka bersikap permisif dan suka bereksperimen secara seksual. Artinya, kaum homoseksual memang memilih gaya hidup ini sebagai hasil dari memanjakan diri/ mengikuti hasrat (self-indulgence) dan tidak mau mengikuti aturan main di lingkungan.

2. Menurut sejumlah psikoanalis, perilaku homoseksual adalah suatu bentuk gangguan mental. Mereka percaya bahwa homoseksual bukan bersifat bawaan, melainkan disebabkan oleh hubungan keluarga yang tidak baik di masa kanak-kanak individu yang bersangkutan atau karena berbagai trauma yang dialami oleh individu tersebut.

3. Pandangan yang bersifat “biological”. Mereka percaya bahwa dorongan tersebut bersifat genetik atau disebabkan faktor hormonal, sehingga mereka tidak bisa memilih (untuk jadi homoseksual atau tidak). Oleh sebab itu juga tidak perlu ada “trauma masa kecil” dulu untuk menjadi homoseksual.

Manakah yang paling konsisten dengan kenyataan? Berikut adalah bukti-bukti yang telah ditemukan:

1) Tidak ada penelitian yang menemukan bukti adanya perbedaan biologis atau genetik antara heteroseksual dengan homoseksual

2) Orang-orang cenderung percaya bahwa hasrat seksual dan perilaku mereka adalah hasil proses belajar

Berikut ini adalah hasil penelitian Kinsey pada tahun 1940 dan 1970 terhadap 2679 homoseksual yang dilakukan sebelum gerakan menuntut hak kaum gay mempolitisir masalah ini. Penelitian ini secara meyakinkan menemukan bahwa mereka percaya bahwa perasaan dan perilaku mereka merupakan hasil dari pengaruh sosial.

Reasons For Preferring homosexuality (1940s and 1970)

    * early homosexual experience(s) with adults and/or peers - 22%
    * homosexual friends/ around homosexuals a lot - 16%
    * poor relationship with mother - 15%
    * unusual development (was a sissy, artistic, couldn’t get along with own sex, tom-boy, et cetera) - 15%
    * poor relationship with father - 14%
    * heterosexual partners unavailable - 12%
    * social ineptitude - 9%
    * born that way - 9%

Setelah maraknya gerakan menuntut hak kaum gay, pada tahun 1983, Family Research Institute melakukan penelitian terhadap 147 homoseksual. Hasilnya, mereka menemukan bahwa 35% kaum homoseksual mengatakan bahwa hasrat seksual mereka bersifat bawaan, sisanya (65%) menganggap bahwa perilaku mereka karena proses belajar.

3) Homoseksual senior seringkali mencari “penerus”

Berbagai penelitian menemukan bahwa pengalaman homoseksual pertama mereka biasanya terjadi atas inisiatif orang yang lebih tua.

4) Pengalaman homoseksual di masa kecil mempengaruhi pola perilaku di masa dewasa

Penelitian Van Wyk dan Geist tahun 1980 mendapatkan hasil bahwa pengalaman homoseksual di masa kanak-kanak, terutama jika hal itu merupakan pengalaman seksual pertama, adalah prediktor yang kuat terhadap perilaku homoseksual individu dewasa baik lelaki maupun wanita. Penelitian serupa yang dilakukan Family Research Institute menemukan bahwa 2/3 anak laki-laki yang pengalaman seks pertamanya adalah homoseksualitas akan berperilaku homoseksual pula di masa dewasanya.

5) Perilaku seksual dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya, terutama kepercayaan religius

Penelitian Kinsey melaporkan bahwa aktivitas homoseksual lebih sedikit ditemui di komunitas-komunitas yang berpegang teguh pada agamanya, dan sebaliknya, aktivitas homoseksual banyak ditemui dalam kelompok-kelompok yang kurang aktif beragama.

6) Banyak yang mengubah preferensi seksual mereka

Penelitian Cameron, Cameron dan Proctor menemukan bahwa wanita yang mengaku lesbian dan lelaki yang mengaku menikmati seks homoseksual mengatakan bahwa mereka juga dapat tertarik secara seksual kepada lawan jenisnya.

    * 85% lesbian tersebut and 54% homoseksual tersebut melaporkan bahwa mereka memiliki hubungan seksual dengan lawan jenisnya pada masa dewasa
    * 67% lesbian and 54% homoseksual melaporkan bahwa mereka memiliki ketertarikan seksual pada lawan jenis
    * 82% lesbian and 66% of homoseksual melaporkan bahwa mereka pernah jatuh cinta pada lawan jenisnya.

7) Banyak dijumpai mantan homoseksual

Banyak orang yang pernah terlibat dengan 1 atau 2 pengalaman homoseksual kemudian tidak pernah melakukannya lagi (Klassen et.al, 1989). Salah satu contohnya adalah selebritis bernama Jupiter Fortissimo yang menyatakan tidak mau lagi menjadi gay.
Apa penyebab hasrat homoseksual?

Kalau homoseksual bukan karena keturunan, lalu apa penyebabnya? Paling tidak ada 4 faktor yang menurut para peneliti berperan penting dalam hal ini:

1. Pengalaman Homoseksual:

    * Pengalaman homoseksual di masa kanak-kanak, terutama jika itu merupakan pengalaman seksual pertama atau pengalaman seksual dengan orang dewasa
    * Kontak homoseksual apapun dengan orang dewasa, terutama dengan figur otoritas atau kerabat (dalam sebuah survey di Amerika, 5% homoseksual dewasa melaporkan mereka pernah terlibat hubungan seksual dengan guru SD atau SMP-nya).

2. Abnormalitas dalam keluarga, meliputi:

    * Ibu yang sangat dominan, posesif, atau menolak anak
    * Tidak memiliki sosok ayah, ayah jauh (dimata dan di hati) ataupun menolak anak
    * Orang tua dengan kecenderungan homoseksual, khususnya yang mencabuli anaknya yang berjenis kelamin sama
    * Saudara yang memiliki kecenderungan homoseksual, terutama yang mencabuli saudara laki-laki atau saudara perempuannya
    * Kurangnya lingkungan rumah yang religius
    * Perceraian, yang sering mengarah pada masalah seksualitas pada anak maupun orang tuanya
    * Orang tua yang mencontohkan peran seks (sex role) yang tidak konvensional
    * Orang tua yang menerima homoseksualitas sebagai hal yang sah-sah saja. Misal: menerima teman kerja atau sahabat yang homoseks sebagai bagian dari keluarga

3. Pengalaman seksual yang tidak lazim, khususnya di masa kanak-kanak:

    * Masturbasi dini atau berlebihan
    * Terekspos pornografi di masa kanak-kanak
    * Depersonalized sex (contoh: terlibat dalam hubungan seks berkelompok atau seks dengan binatang)
    * Pada perempuan, terlibat interaksi seksual dengan lelaki dewasa

4. Pengaruh budaya:

    * Adanya sub-kultur homoseksual yang nampak di lingkungan dan disetujui secara sosial sehingga mengundang keingintahuan dan keinginan untuk mencoba-coba
    * Pendidikan seks yang pro-homoseksual
    * Figur otoritas yang secara terbuka mengakui bahwa dia homoseks
    * Lingkungan sosial dan hukum yang mentoleransi tindakan homoseksual
    * Adanya gambaran bahwa homoseksualitas merupakan perilaku yang normal

Apakah homoseksual dapat diubah?

Tentu saja. Jelas hal yang harus dihilangkan adalah perilaku homoseksualnya. Artinya, individu yang bersangkutan harus mau dan mampu mengontrol hasrat mereka (menjauhi kontak homoseksual) secara disiplin. Hal penting lainnya adalah dukungan dari orang-orang yang tidak menyetujui homoseksualitas terhadap mereka yang ingin berubah ini. Pengobatan dengan psikoterapi kemungkinan berhasilnya dalam menyembuhkan homoseksualitas berkisar 30%, jika didukung oleh komitmen religius individu, maka upaya untuk menghindar dari kebiasaan homoseksual ini akan lebih berhasil.
Logged

Farewell..
white3007
Corpral
**

Respect: +1/-1
Offline Offline

Posts: 142


« Reply #8 on: November 18, 2008, 12:02:01 AM »

ARRRRRRRRRRRRRRRRRRRrggggggggggggghHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH....

gak kebayang lowh cowok hamill...
tapi setau gw dari keterangan di atas dia itu transgender kan, jadi wajar kalo masih ada kelamin wanitanya, jadi sebenarnya seh gak heran kalo dia hamil...


 Huhhhh Huhhhh Huhhhh

tapi bingung juga gimana ya rasanya jadi kebalik gitu peran istri ma suami.. hueheu...
Logged
christof3r
■ v N c ■ Member Heart Break Kid
Ambassador
****************

Respect: +84/-221
Offline Offline

Posts: 18244


The Icon


« Reply #9 on: November 19, 2008, 05:57:56 PM »

mo dibilang kelainan seksual si sebenarnya klo menurut gw si masuk kelainan seksual
karena menyukai sesama jenis

manusia kan diciptakan untuk saling menyukai lawan jenisnya
sama halnya spt hewan

tp yah ini kan karena kondisi lingkungan
jadi mau gimana lagi  Pusing Pusing
Logged

Lineage ][ Indo :
Sieghardt - FengLei [Eva Templar]


MIhawk
amateur
SR GAMING TEAM
Colonel
**********

Respect: +470/-23
Offline Offline

Posts: 5554


bourne


WWW
« Reply #10 on: November 21, 2008, 09:16:27 AM »

Kalo gw, gw melihat dulu mengapa tuh orang jadi homoseksual. Kalau seandainya, si homche itu memang sudah born to be a homche, gw ga bisa bilang itu kelainan seksual.
Karena itu proses natural. Tapi kalau dia itu homche karena pengaruh" external : keluarga, temen, budaya, dll bisa dibilang dia mengidap kelainan seksual.

Khusus untuk masalah Transgender, gw ga bisa bilang apa" yang ini. Ini jelas banget kelainan seksual.

Overall, gw memandang orang yang homo / lesbi / biseks, it's normal. Normal bukan berarti gw setuju dengan pilihan mereka yah, tapi dalam arti gw respect sama mereka.
Tapi, lagi", khusus sama Transgender, I just can't accept them as part of the community. It's horrible aja menurut gw.
Logged

brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +308/-178
Offline Offline

Posts: 22730


« Reply #11 on: November 21, 2008, 02:02:01 PM »

Kalo gw, gw melihat dulu mengapa tuh orang jadi homoseksual. Kalau seandainya, si homche itu memang sudah born to be a homche, gw ga bisa bilang itu kelainan seksual.
Karena itu proses natural. Tapi kalau dia itu homche karena pengaruh" external : keluarga, temen, budaya, dll bisa dibilang dia mengidap kelainan seksual.

Khusus untuk masalah Transgender, gw ga bisa bilang apa" yang ini. Ini jelas banget kelainan seksual.

Overall, gw memandang orang yang homo / lesbi / biseks, it's normal. Normal bukan berarti gw setuju dengan pilihan mereka yah, tapi dalam arti gw respect sama mereka.
Tapi, lagi", khusus sama Transgender, I just can't accept them as part of the community. It's horrible aja menurut gw.
yup homo , lesbi , biseks menurut gw pun normal , karna dia tidak melanggar etika anatomi tubuh nya , cuma penyelewengan sifat aja menurut gw.

kalo transgender , like you say , "it`s horrible". tubuh yang sudah dikaruniai oleh Yang Maha Kuasa di rubah bentuk seenak mereka mau.
itu suatu hal yang ngak relevan sekali menurut gw.
Logged
bartho
live on three!
Lieutenant Colonel
*********

Respect: +72/-39
Offline Offline

Posts: 3099


_____cactuaR_____


WWW
« Reply #12 on: November 21, 2008, 02:32:03 PM »

bagi gw sih engga masalah... menurut gw orang2 transgender itu juga pasti mau normal kalo mereka bisa. tapi emang bawaannya udah gitu, apa mau dikata?

dan engga semua homo/biseks sama dengan maniak seks kan? walaupun mereka mengidap kelainan seks bukan berarti mereka maniak seks yg hobinya melecehkan orang lain di kamar ganti / locker?

yah selama mereka ngga ganggu gw, ya gw jg ga ganggu mereka, gitu aja kok repot Cheesy

tapi ada sih 1 hal yg repot.. tentang hubungan sama agama tuh.. nah lho pusing ngomongin nya...
Logged

It's not the triumph but the struggle. nxl>bartholomew*
christof3r
■ v N c ■ Member Heart Break Kid
Ambassador
****************

Respect: +84/-221
Offline Offline

Posts: 18244


The Icon


« Reply #13 on: November 21, 2008, 07:40:49 PM »

duh jgn bawa2 agama de
ntar malah jadi tambah ribet  Tongue Tongue

untuk masalah transgender ya disatu sisi gw gak setuju, kenapa ?
spt yg di post oleh the snakeman alias si brondong alias norman dan sodari mihawk
merubah tubuh yg udah diberi dgn sempurna oleh yg kuasa

di 1 sisi gw jg setuju, kenapa ?

dikarenakan oleh kejiwaan mereka, dlm hal ini ambil aja contohnya waria
laki2 yg berjiwa wanita,
karena mungkin mereka ga sreg ama kondisi tubuhnya, masa cewe bertubuh pria (mungkin pemikiran mereka gtu)
dan mereka mempunyai dana maka mereka mengubah gendernya

dm hal ini....gw terpaksa setuju, wong itu tubuh mereka, duit mereka, ya terserah mereka mau diapain.... Cheesy
Logged

Lineage ][ Indo :
Sieghardt - FengLei [Eva Templar]


brondong
The Cigarette
Senator
****************

Respect: +308/-178
Offline Offline

Posts: 22730


« Reply #14 on: November 22, 2008, 03:40:37 PM »

bagi gw sih engga masalah... menurut gw orang2 transgender itu juga pasti mau normal kalo mereka bisa. tapi emang bawaannya udah gitu, apa mau dikata?

dan engga semua homo/biseks sama dengan maniak seks kan? walaupun mereka mengidap kelainan seks bukan berarti mereka maniak seks yg hobinya melecehkan orang lain di kamar ganti / locker?

yah selama mereka ngga ganggu gw, ya gw jg ga ganggu mereka, gitu aja kok repot Cheesy

tapi ada sih 1 hal yg repot.. tentang hubungan sama agama tuh.. nah lho pusing ngomongin nya...
sory nih bro , no SARA yak.. thx..  ;)6

debat aja baek2 jgn bawa2 agama.. hehe..
Logged
Kaminari's Protector
Moderator Group
Major
******

Respect: +144/-182
Offline Offline

Posts: 2226


X for XpLoDe


WWW
« Reply #15 on: November 23, 2008, 02:34:59 PM »

Terserah sih, itu hak mereka mau menjadi Homoseksual atau Transgender.

Mereka punya kebebasan sendiri, sepanjang tidak mengganggu kebebasan kita kenapa harus dilarang?
Logged

Kaminari's Protector
Moderator Group
Major
******

Respect: +144/-182
Offline Offline

Posts: 2226


X for XpLoDe


WWW
« Reply #16 on: November 27, 2008, 01:50:28 AM »

Koq sepi banget nih topiknya
Logged

sqL
SR GAMING TEAM
Maj. General
*************

Respect: +872/-196
Offline Offline

Posts: 10873



« Reply #17 on: November 27, 2008, 11:08:16 AM »

bagi gw sih engga masalah... menurut gw orang2 transgender itu juga pasti mau normal kalo mereka bisa. tapi emang bawaannya udah gitu, apa mau dikata?

dan engga semua homo/biseks sama dengan maniak seks kan? walaupun mereka mengidap kelainan seks bukan berarti mereka maniak seks yg hobinya melecehkan orang lain di kamar ganti / locker?

yah selama mereka ngga ganggu gw, ya gw jg ga ganggu mereka, gitu aja kok repot Cheesy

tapi ada sih 1 hal yg repot.. tentang hubungan sama agama tuh.. nah lho pusing ngomongin nya...
sory nih bro , no SARA yak.. thx..  ;)6

debat aja baek2 jgn bawa2 agama.. hehe..
bukan mao bawa2 agama  , emang pasti ada hubungan nya ama agama .. asal ga menjelek2an aja ato ga ada unsur flaming.. menurut saya fine2 aja

jgn bilang gay /lesbi itu takdir lho... itu nasib nama nya, inget nasib ama takdir beda
nasib bisa diubah , takdir ga bisa.. orang2 suka samain nasib ama takdir
kalo lo misal nya gay, lo harus menyadari kelainan lo dan segera merubah nya, bukan nya menggangap itu sebagai takdir  Pusing
« Last Edit: November 27, 2008, 11:12:03 AM by sqL » Logged

sensei , pc 360 + sc 3D g4me , sv2 frost blue , pc 323D , ducky shine 3, 6gv2 , zowie inteli 1.1 , qck mass, sc audiotrak maya
[S]hadow
Major
********

Respect: +167/-47
Offline Offline

Posts: 2151


• Wild Arms [X]treme •


« Reply #18 on: November 27, 2008, 03:52:25 PM »

coba liat lagi deh
kebanyakan kan orang yg homo-bi itu ada alesannya
kbykan dari mereka pernah punya "pengalaman" ga enak di waktu keciL mungkin atau waktu kpn, banyak banget faktornya
ibaratnya piring pecah, di-lem bisa, tapi masih ada retaknya
jadi ada sisi yang sulit atau bahkan ga bisa dihilangin
waktu mereka kena hal yg aneh2 gitu, terus mungkin ga ada pegangan hidup, dan jadinya lepas kontrol
sampe gede jadinya terbiasa dan comfort, dan udah ga mau lagi mengubah apa yg dikatakan "nasib"
semua orang jg mau jadi normal2 aja kali
kecuali kalo denger kata2 Mario Teguh, "How different are you?" beda lagi ceritanya
Logged

"People talk about what you've done, not what you can do"
sqL
SR GAMING TEAM
Maj. General
*************

Respect: +872/-196
Offline Offline

Posts: 10873



« Reply #19 on: November 27, 2008, 06:22:11 PM »

temen gw ada nih jadi gay ga mao tobat, sebut aja nama nya fajar knoget.. dia bilang uda takdir nya

ada saran ga biar temen gw ini bisa sadar ?
Logged

sensei , pc 360 + sc 3D g4me , sv2 frost blue , pc 323D , ducky shine 3, 6gv2 , zowie inteli 1.1 , qck mass, sc audiotrak maya
christof3r
■ v N c ■ Member Heart Break Kid
Ambassador
****************

Respect: +84/-221
Offline Offline

Posts: 18244


The Icon


« Reply #20 on: November 28, 2008, 03:42:21 AM »

meski kita2 udah kasi saran
tp dianya ttp kekeuh ama pendiriannya
ya ga bisa apa2

cb dibawa ke psikiater
Logged

Lineage ][ Indo :
Sieghardt - FengLei [Eva Templar]


[S]hadow
Major
********

Respect: +167/-47
Offline Offline

Posts: 2151


• Wild Arms [X]treme •


« Reply #21 on: November 28, 2008, 04:39:30 PM »

itu mah semuanya balik lagi ke diri sendiri
kalo lingkungannya mendukung yah susah banget
butuh dukungan dari semua pihak kalo mau bener2 ngubah dia
Logged

"People talk about what you've done, not what you can do"
HoRyAa
Corpral
**

Respect: +1/-2
Offline Offline

Posts: 124

no TOTTI no PARTY !!!


« Reply #22 on: November 29, 2008, 06:36:43 AM »

wew merinding gw liat foto pria hamil ampun dj
buat kaum homo menurut gw mereka harus mempertebal ke imanan mereka
n ninggal in hal tsb. coz pada dasarnya pria n wanita uda di takdirkan buat
berpasang-pasangan <<<< god says it an negotationable!!!!!
Logged
aiRa-fluff
Moderator
Captain
******

Respect: +108/-14
Offline Offline

Posts: 1559



« Reply #23 on: November 29, 2008, 09:50:22 AM »

temen gw ada nih jadi gay ga mao tobat, sebut aja nama nya fajar knoget.. dia bilang uda takdir nya

ada saran ga biar temen gw ini bisa sadar ?

susah d kalo orang uda menggap ini adalah hal "lumrah" atau "uda dari sononya"

sama aja ky orang nganggep pikun adalah sebuah hal normal, padahal pikun = penyakit = demensia

coba aja suru tmn u baca" artikel yg menunjukan bahwa gay itu adl hal yg bukan normal / dari sononya? (tentu dipilah" dl artikel yg plg mengena)
Logged

i've recognized it from the beginning. if i don't struggle nor fight for my existence, then no one will remember me as one of them nor a human. what "true friends" mean anyway? i hv thought i always alone. and maybe it happened now n then
Autumn00
Daienkai, Jujinkai, & Hotarubi
Captain
*******

Respect: +12/-55
Offline Offline

Posts: 1609



« Reply #24 on: December 02, 2008, 06:20:21 PM »

Saya punya pertanyaan...

Kalo misalnya org Transgender...

dari Pria jadi Wanita... Dia masi tetep

perasaan suka ke Pria ato Wanita

yah??

 Huhhhh Huhhhh Huhhhh
Logged

RO
• ~[C]omMaNd rF~
• ~Lov3r~
• Zexion

Lineage II
• F30NZ - HawkEye (Retired)
• F3onz - Dwarf (Retired)


~ Enjoy Everything ~
Pages: [1] 2 3 4   Go Up
Print
Jump to: