qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« on: March 18, 2008, 01:03:25 PM » |
|
BEST FOR STEAK AND GRILL Belum makan namanya kalau tidak menikmati steak. Yang satu ini memang identik sebagai main course yang cukup berat, sehingga tepat untuk dijadikan pilihan saat Anda benar-benar lapar. Free! mengajak Anda untuk menikmati prime steak di Prime Steakhouse (The Ritz-Carlton Jakarta). Di sini Anda tidak hanya dapat menikmati potongan daging sapi import dan seasonal seafood yang segar, tetapi juga atmosfir yang classy lewat tatanan interior yang elegan serta pelayanan yang memuaskan. Jika Anda menginginkan suasana yang lebih casual, namun dengan kualitas steak yang baik, Score! (Cilandak Town Square) adalah tempatnya. Bersiaplah dibuat bingung dengan pilihan steak yang menggoda seperti Score! BBQ Combo, Grilled New York Steak, Grilled Tenderloin Steak, Grilled Cowboy Steak, Mixed BBQ Seafood, dan banyak lagi. Semuanya disajikan dengan bahan-bahan yang premium, herbs mashed potato, dan mixed green salad, serta -yang tidak kalah penting- harga yang reasonable. Pilihan serupa lainnya yang juga menarik antara lain Chilli's (Sarinah), The Grill (Mid Plaza 2), Outback Steak House (Ratu Plaza), serta Fleurie (Plaza Senayan). Ada satu lagi yang patut Anda coba, paling tidak satu kali selama Anda hidup, yaitu Stonegrill (Jl. Mega Kuningan dan Jl. Sultan Iskandar Muda). Franchise dari Australia ini terkenal akan hidangan grill yang sehat dan lezat. Yang membedakan Stonegrill dengan resto lainnya yaitu hidangannya yang disajikan di atas batu panas, hanya menggunakan daging yang non fat, virgin olive oil, dan sayuran yang benar-benar segar. Anda akan menemukan pilihan Stonegrill Steaks, Seafood Selection, Marinated Mixed Grill, Satay Combination, dan Stonegrill Chicken. Tidak ketinggalan berbagai pilihan starter, salad, soup, dan dessert. Stonegrill berhasil membuktikan bahwa makanan yang sehat juga bisa memiliki rasa yang enak. BEST FOR LAMB SHANK Yang satu ini sama sekali bukan makanan sehari-hari. Selain karena harganya yang sedikit diatas makanan pada umumnya, bayangkan betapa tingginya tekanan darah Anda kalau terlalu sering menikmati hidangan ini. Tapi jangan kuatir. Tidak perlu merasa berdosa kalau sesekali ingin memuaskan hasrat dengan menikmati lamb shank. Seiring dengan penelitian Free!, lamb shank terenak yang pernah kami temukan ada di Maroush (Crowne Plaza Hotel). Hadir dengan konsep semi fine dining, Maroush menghadirkan hidangan khas Timur Tengah yang lezat dengan tatanan interior yang sangat maksimal. Dan untuk menemani lamb shank yang Anda pesan, sang Executive Chef-nya yang asli Maroko merekomendasi seafood/lamb in fillo pastry, cold appetizer khas Maroko, dan baklava yang manis sebagai dessert. Sempurna! Pilihan lainnya untuk menikmati lamb shank yaitu El Wajh (Jl. Wahid Hasyim), Between (Jl. Kemang Raya), dan Delifrance Bistro (Pondok Indah Mall 2 dan Cilandak Town Square). Jangan ragu untuk mencicipi semuanya untuk bereksperimen.
|
|
|
|
« Last Edit: April 28, 2011, 05:29:19 PM by qiqi »
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
Sima Yi
Best Admin of 2009
Administrator
Colonel
    
Respect: +609/-102
Offline
Posts: 4602
Sima Yi , Prime Minister of Wei
|
 |
« Reply #1 on: March 18, 2008, 03:17:52 PM » |
|
Thanks atas rekomendasi nya. Beberapa yang dituliskan qiqi udah pernah dicoba . Emang si harganya ada beberapa yang termaksud mahal tapi worth kok buat rasa steak nya yang juicy , ini mau coba lagi beberapa yg belom pernah dicoba yang dah dituliskan qiqi.
|
|
|
|
|
Logged
|
"This is preposterous! Am I to assault the undead with nothing but sticks and harsh language? "
|
|
|
|
D|mensi0n
|
 |
« Reply #2 on: March 18, 2008, 03:41:54 PM » |
|
pernah makan lamb shank yg di american grill sih waktu itu.. dagingnya empuk cuma bumbu nya biasa aja.. kl steak selaen abuba mana yang enak.. yang daerah deket2 binus gitu 
|
|
|
|
|
Logged
|
MyWill @idgs PVPGN
Show me your friend and I will show you the future
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #3 on: March 18, 2008, 08:29:14 PM » |
|
Thanks atas rekomendasi nya. Beberapa yang dituliskan qiqi udah pernah dicoba . Emang si harganya ada beberapa yang termaksud mahal tapi worth kok buat rasa steak nya yang juicy , ini mau coba lagi beberapa yg belom pernah dicoba yang dah dituliskan qiqi.
wahh langsung menuju TKP yah kk?  jangan lupa laporannya nanti yahhh 
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #4 on: March 18, 2008, 08:55:28 PM » |
|
yuk kita bahas beberapa resto steak yg memiliki ratting terbaik di jakarta (review diambil dr appetitejourney) ;)6 pertama2 kita bahas soal kematangan dlm mengolah dagingnya : Tingkat kematangan medium yang ditandai dengan warna merah muda pada bagian tengah (dalam) da-ging, dengan gradasi ke arah warna abu-abu kecoklatan yang mengelilinginya, dipilih karena rasa yang dihasilkan pada level ini akan mendekati titik optimum. Anda masih akan mendapatkan ”juice” atau cairan daging di bagian dalamnya, yang juga berarti tingkat kekenyalan yang baik pada setiap keratan daging. Juice tersebut akan menjadi salah satu poin penentu saat menilai kualitas daging. Apabila tingkat kematangan welldone yang dipilih, maka juice ini akan menguap dan berakibat daging menjadi kering, kemudian mengalami pengerasan lewat proses pembakaran yang menyeluruh. Tingkat kematangan rare tidak dipilih karena popularitasnya yang masih kurang umum di masyarakat Indonesia, dan sesungguhnya, tingkat kematangan ini hanya dapat diterapkan bagi daging-daging berkualitas tinggi. Gaya steik yang umum disajikan oleh restoran dan warung steik yang masuk dalam survei adalah US, yang hanya dibakar dengan dilumuri bumbu; Eropa, dengan saus atau gravy yang diberi sentuhan khas kulineri berbagai negara di sana, seperti Belanda, Prancis, Jerman, dan sebagainya; dan juga Australia, yaitu gaya steik dengan sentuhan pengolahan a la Eropa, namun menggunakan daging khas Australia. The SteakhouseThe Steakhouse, Four Seasons Hotel, Jl. H.R. Rasuna Said  The Steakhouse yang berada di lantai dua Four Seasons Hotel (dahulu Regent Hotel), ini telah lama menjadi favorit di kalangan penikmat steik kelas premium. Sebagai restoran yang secara spesifik menjadikan steik sebagai andalannya, tampak sekali keseriusan sekaligus kematangan pengalaman dalam penyajian steik, dari mulai pemilihan daging, penyusunan menu, hingga kemampuan chef dan staf dapur. Untuk jenis daging tenderloin, The Steakhouse memiliki lebih dari satu pilihan menu, namun, terdapat dua menu yang menjadi favorit pelanggan, yaitu Four Pepper Tenderloin Steak dan US Prime Tenderloin Steak. TampilanYang pertama kali disajikan adalah Four Pepper Crusted Certified Black Angus Prime Tenderloin, daging steik yang diatasnya ditaburi empat jenis lada, yaitu red, green, white dan black pepper. Saus yang digunakan adalah Madeira, ditemani dengan irisan tipis zucchini, wortel, dan 3 macam paprika. Steik berukuran 225 gram ini berasal dari daging Australia, dan memiliki tekstur yang baik. Walaupun terdapat marble atau urat yang mengikat daging sekalipun, empuknya steik tetap tidak berkurang. US Prime Tenderloin disajikan pada urutan berikutnya. Teksturnya amat sangat baik dengan tingkat keempukan yang prima. Tidak salah menyandang label US Prime. Saus yang digunakan adalah paduan red wine dari jenis light bodied wine, dan champignon mushroom. Kedua steik memiliki tingkat kematangan medium yang sempurna, walaupun teknik pembakaran yang digunakan sangat sulit, yaitu menggunakan oven berbahan bakar kayu jenis tertentu (baca catatan). Steik yang disajikan The Steakhouse memiliki gaya yang diambil dari US dan Eropa. Side DishMenemani Four Pepper Crusted Certified Black Angus Prime Tenderloin, adalah kroket kentang yang sebelumnya telah dicampur dengan goat cheese atau keju susu kambing, dan parsley. Nuansa kejutan terdapat pada bagian tengah kroket, karena mengeluarkan cita rasa yang berbeda dari bagian kroket lainnya. Rupanya, khusus pada bagian tersebut, diletakkan goat cheese yang akan lumer begitu kroket digoreng, dan menyebarkan sedikit aromanya hingga ke kulit luar. Sedangkan side dish untuk US Prime Tenderloin adalah potato gratin, yaitu kentang yang dipotong tipis, lalu dicampur dalam krim dan susu, yang terlebih dahulu telah diberi tumisan bawang putih. Setelah itu ditaburi keju parmesan dan akhirnya finishing dengan di-gratin grill. Selain potato gratin, juga terdapat grilled vegetables, yang terdiri dari potongan tomat serta green dan yellow round zucchini yang dipotong a la wedges, lalu di-grilled dan brokoli steamed. The Steakhouse juga menawarkan berbagai jenis side dish lain untuk menemani line up steik-nya, seperti steamed vegetables, buttered mashed potatoes, hingga crispy onion rings. CatatanSteik yang disajikan The Steakhouse dibakar dengan menggunakan oven berbahan bakar kayu dari empat jenis pohon, yaitu mangga, rambutan, nangka dan jambu. Suatu teknik pembakaran yang sulit karena temperaturnya tidak stabil. Karena hal itu, maka penggunaan termometer untuk mengukur tingkat kematangan daging menjadi tidak efektif. Hal tersebut digantikan oleh kepiawaian chef mengukur berdasarkan sentuhan pada daging dan feeling. Hasilnya? The Steakhouse berhasil melewati ”ujian” tersebut dengan menyajikan steik yang punya tingkat kematangan medium yang tepat. Bravo!
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #5 on: March 18, 2008, 08:59:47 PM » |
|
Outback SteakhouseRatu Plaza Shopping Centre, Ground/Fl Jl. Jend. Sudirman, Jakarta 10270, Telp 7252188 Pondok Indah Mall, Jl. Metro Pondok Indah Blok IIIB Jakarta 12310, Telp 7506771   Seolah menentang kebiasaan dan pemahaman masyarakat umum di Indonesia, bahwa daging steik yang baik hanya berasal dari US, Outback Steakhouse justru menyajikan pilihan steik dengan menggunakan berbagai daging Australia kelas atas. Restoran franchise yang cabangnya tersebar di seluruh dunia ini memang tidak main-main dengan mutu daging yang dihidangkan, lantaran standarnya mengikuti standar yang telah ditetapkan secara internasional pula. Tengok saja jajaran rib eye dan sirloin steiknya yang memiliki tekstur layaknya steik dengan daging asal US. Empuk dan menawan untuk disantap. Belum lagi jenis tenderloin dengan nama Victoria Fillet, yang diberi gelar sebagai ’the most tender’ steik di tempat ini. TampilanVictoria Fillet dengan ukuran 225 gram yang tiba di meja terbilang tebal dan berkarakter. Tak terlihat sapuan bumbu yang berlebihan di sekujur daging, namun tampak luarnya matang dan sedikit terbakar pada beberapa sisinya. Ketika daging ditarik ke kiri dan ke kanan de-ngan menggunakan pisau dan garpu, kelembutan teksturnya sudah bisa ditebak, karena daging dapat terbelah dengan mudah. Suatu kontradiksi yang menarik, mengingat bagian luar daging tampak seperti diolah dengan kematangan welldone. Prediksi tersebut segera terbukti begitu pisau steik mulai digunakan memotong daging, irisan demi irisan, memperlihatkan bagian dalam steik yang masih berwarna merah muda yang membentuk garis tebal. Dari dalam daging, di atas piring, tampak pula juice daging yang meleleh karena panas, yang merupakan salah satu tanda pengolahan medium grilled yang baik. Walau dibakar dengan gaya US, Outback Steakhouse juga menyediakan semangkuk kecil saus atau gravy, yang dapat dicocolkan atau dituangkan sekaligus di atas daging, sesuai selera. Side DishOutback Steakhouse terbilang cukup rajin dengan memberikan kebebasan kepada pelanggannya untuk memilih berbagai side dish. Mashed potato yang merupakan salah satu standar penyajian steik diolah dengan cara yang unik, yaitu kentang ditumbuk tak seberapa halus, lalu dicampur dengan kulit kentang yang telah dibersihkan tentunya, untuk memberi nuansa tekstur yang berbeda dengan mashed potato kebanyakan. Selain itu, tersedia pula sayuran segar, nasi putih, bawang bombay bakar, Caesar’s salad, keripik kentang khas Australia, sampai jacket potato yang tak kalah khasnya. CatatanBagi Anda yang terbiasa mengonsumsi steik ala US, jangan ragu untuk meminta pendapat dari pramujaga tentang steik AUS yang terdapat dalam menu. Selain itu, tak ada salahnya untuk menjajal appetizer Bushman’s Shroom, jamur champignon yang digoreng dengan baluran tepung, dan disajikan dengan cocolan saus tartar, sebagai kudapan sambil menunggu kedatangan pesanan steik.
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #6 on: March 18, 2008, 09:06:25 PM » |
|
Chili’sSarinah Building 2nd floor Jl. M.H. Thamrin No. 11 Jakarta Pusat Telp: (021) 3146587/3146588   Sejatinya, Chili’s bukanlah sebuah steakhouse. Pasalnya, restoran franchise asal US ini juga menyajikan berbagai hidangan non steik se-perti fajitas, pasta dan sebagainya. Lantaran kualitas koleksi dagingnya terbilang baik, maka tidak ada salahnya menjajal hidangan steik di restoran non-steakhouse. Kualitas daging yang baik tersebut didapat berkat standardisasi yang ditetapkan prinsipal Chili’s, dan berlaku di semua outlet restoran ini di seluruh dunia. Layaknya sebuah restoran gaya US, semua di-sajikan dalam ukuran besar. TampilanUntuk daging jenis tenderloin, Chili’s mempunyai pilihan berupa Ranch Hand’s Fillet berukuran 225 gram dari Australia, yang merupakan top of the line di restoran ini. Namun, walaupun penulis telah meminta steik disajikan dengan tingkat kematangan medium, tenderloin Australia yang disajikan justru dipanggang hingga mencapai ukuran welldone. Di bagian luar, tampak daging sedikit gosong terbakar, dan bagian dalamnya benar-benar terpanggang rata, tidak menyisakan tanda-tanda medium grilled yang diinginkan. Untunglah, kualitas daging dapat dikategorikan amat baik, dengan tingkat kelembutan yang prima. Pada bagian bawah steik, terdapat onion ring, yang menguatkan kesan percampuran antara US dan Amerika Latin. Side DishDi Chili’s, yang istimewa justru side dish-nya. Mashed potato dalam porsi besar yang ditaburi daging asap, berpadu serasi dengan gravy. Sayuran yang terdiri dari brokoli, wortel dan jagung muda, juga memiliki kualitas, tak hanya pada sayuran itu sendiri, melainkan juga cara pengolahannya. Padahal, sayur mayur tersebut hanya diolah dengan microwave. Sepotong garlic bread yang juga berukuran besar tersaji rapi sebagai asupan karbohidrat lain. CatatanApapun yang Anda pesan di Chili’s akan datang ke meja dalam ukuran serba besar (baca: banyak) dan dijamin membuat Anda kekenyangan. Oleh karenanya, bagi Anda yang memiliki porsi makan tak terlalu banyak, rasanya tak perlu memesan appetizer, agar main course dapat dinikmati secara maksimal. Jangan lupa pula untuk mengamati interior dan pernak pernik unik di dalam restoran, mungkin saja bisa menjadi inspirasi bagi tambahan atau perubahan dekorasi rumah Anda.
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #7 on: March 18, 2008, 09:11:25 PM » |
|
Abuba SteakJl. Cipete Raya No. 6, Jakarta Selatan, Telp: (021) 7512337 Jl. Raya Gading Batavia Blok LC 11-07, Jakarta Timur, Telp: (021) 45853412 Jl. Pluit Indah Raya No. 168, Jakarta Utara, Telp: (021) 66698381   Membahas soal kulineri steik di tanah air, tak dapat dilepaskan dari kesuksesan warung steik milik Haji Abu Bakar. Pasalnya, Pak Haji adalah pionir dalam bisnis steik low budget ala warungan. Namun jangan salah kira. Sekalipun memiliki harga yang relatif murah dan disajikan tanpa tetek bengek kemewahan, Abuba menawarkan line up daging yang cukup beragam, yaitu daging lokal dan impor yang berasal dari Selandia Baru (NZ) dan US. Selain pilihan daging, kunci kesuksesan Abuba juga teletak pada bumbu-bumbu yang dengan cepat dapat diterima oleh konsumen. TampilanKetika seporsi steik tenderloin US tiba di atas meja, yang dominan adalah kilauan warna keemasan dari bumbu khas Abuba yang menyelimuti seluruh daging. Daging berukuran 200 gram tersebut diolah dengan cara dibakar dari keadaan frozen, dengan menggunakan arang sebagai media pembakar. Ketika dipotong, tampak tekstur dagingnya cukup baik, dengan cut yang tepat. Hanya saja, daging tampak sedikit overcooked dari panduan medium grilled yang diinginkan. Walau masih lembut pada bagian dalamnya, nuansa kemerahan daging sudah berganti menjadi kecoklatan, alias medium welldone. Hanya lelehan juice daging yang masih menyisakan tanda-tanda medium grilled. Satu-satunya saus yang tersedia adalah saus steik botolan di atas meja, yang semakin mengentalkan gaya US pada steik Abuba. Side DishSteik dihidangkan bersama kentang goreng potongan, yang digoreng dengan cara deep fry. Terdapat pula sayuran buncis, wortel, jagung manis, kacang polong dan kembang kol, yang ditumis dengan bawang bombay, bawang putih, garam, merica, dan margarin. Kedua side dish ini cukup istimewa. Kentang yang dipakai adalah kentang lokal yang dipotong seukuran potato wedges beku, dengan pengolahan dan cita rasa cukup baik. Sedangkan sayuran juga menjadi favorit pengunjung karena tingkat kematangannya yang baik tidak terlalu keras atau lembek sehingga menimbulkan sensasi yang menyenangkan saat dikunyah. CatatanSaat tiba di Abuba Steak, jangan panik dengan asap tebal yang menyelimuti warung. Pasalnya, asap tersebut berasal dari ”open kitchen” warung, yang justru menjadi salah satu daya tarik, karena mampu menghantar aroma wangi steik yang dibakar. Jangan pula berharap ruangan ber-AC, karena hal ini sesuai dengan konsepnya yaitu warung steik. Selain itu, Anda bisa jadi akan mengalami kesulitan memotong steik lantaran jenis pisau yang disediakan memang bukan yang spesifik.
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #8 on: March 20, 2008, 10:47:04 AM » |
|
Tony Roma's Beef House Sebelah Caza Suki Ratu Plaza Sekitar 09.30 - 22.30 Harga nya 'kaget' di TKP aja  Testi dari semua pelanggan Tony Roma's : Gak ada yg kecewa  Lupa 1 : Sori gak hallal 
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #9 on: March 20, 2008, 11:28:39 AM » |
|
Black Angus Kembali di Jakarta Setelah tenggelam dalam kepopuleran wagyu beef, Black Angus Beef kembali memanjakan lidah penggemar steak. Kali ini dari peternakan Rangers Valley, Australia yang tersohor. Dagingnya lembut, lemaknya merata dan sangat mudah dikunyah. Nyam..nyam..! Buat penggemar steak, daging sapi berkualitas seperti Black Angus tentulah tak asing lagi. Setelah sempat menjadi primadona penggemar steak, karena dagingnya yang lembut, nyaris tanpa perlawanan saat dikunyah, Black Angus belakangan ini seperti terlupakan. Bukan karena tak ditawarkan oleh resto-resto steak atau steak house tetapi karena orang lebih tergoda untuk mencicipi wagyu beef yang aslinya dari Jepang. Minggu yang lalu, The Steak House, Hotel Four Seasons Jakarta, kembali memperkenalkan Black Angus Beef. Kali ini dari peternakan sapi Rangers Valley dari Queensland, Australia. Apa beda daging sapi Black Angus dari Amerika dan Rangers Valley?. "Black Angus dari Rangers Valley merupakan yang terbaik di dunia. Karena sapi yang diternakkan merupakan sapi Black Angus yang 100% murni, bukan hasil persilangan," demikian tutur Mr. Leith Tilley dari Rangers Valley. Tak hanya itu, jenis pakan sapi yang hanya memakai aneka biji-bijian (bukan rumput) merupakan keunggulan yang lain. Kecuali sistem peternakan dan sistem pakan yang modern dan terukur dengan sertifikasi Internasional memberi jaminan kualitas daging sapi yang prima. Perternakan ini juga tidak memakai hormon sebagai sarana untuk memicu pertumbuhan sapi Berdasarkan hasil riset Rangers Valley selama puluhan tahun, akhirnya ditemukan bahwa sapi yang berusia 300 hari merupakan sapi terbaik untuk dipotong yang menghasilkan daging sapi Black Angus dengan kualitas prima. Rangers Valley yang dimiliki oleh Marubani Corporation dari Jepang ini mulai beroperasi tahun 1988 dan merupakan peternakan 4 terbesar di Australia. Karena pangsa pasarnya berfokus ke Asia maka tak heran jika Rangers Valley juga memasok jenis-jenis potongan daging yang khusus untuk hidangan Asia seperti sukiyaki, shabu-shabu, yakiniku, Korean BBQ dan untuk tumisan dalam porsi, ukuran dan potongan yang pas. Ciri utama yang menarik dari tampilan daging sapi Black Angus Rangers Valley adalah persebaran lemak yang merata di antara daging. Lemak yang tersebar merata inilah yang membuat daging sapi mudah diolah, empuk dan sarat jus daging sehingga 'manis' rasanya. Warna lemak yang cenderung putih, tidak kekuningan menandakan pakan yang terkontrol dan sehat sehingga lemak daging pun terbentuk dengan baik. Jika dimasak, lemak daging ini mudah lumer dengan tebaran aroma yang harum dan tidak 'prengus'. Kualitas daging sapi Black Angus ini terbukti saat kami mencicipi sayatan tipis Ribs Roasted Beef dan Roast Beef yang diberi lumuran rosemary. Bukan hanya lembut, empuk, mudah dikunyah tetapi aroma daging yang lembut, harum dengan jus daging yang memberi sentuhan cita rasa yang sempurna. Apalagi saat disantap dengan siraman jus daging yang nyaris tanpa lemak berikut Yorkshire Pudding yang gurih hangat. Sensasi lezat juga kami peroleh saat mencicipi Sirloin Steak, Shortloin Steak dan T-Bone Steak yang nyaris sempurna. Irisan daging T-Bone steak terasa lebih gurih dengan lumuran lemak tipis merata. Sedangkan Sirloin Steak, lebih tak berlemak dan terasa 'sangat empuk sekali', mudah dikunyah dan sangat lembut di lidah. Siraman Mushroom Sauce dan Peppercorn Sauce memberi sentuhan yang pas dan makin sempurna untuk sajian steak Black Angus ini. Apalagi saat dinikmati dengan Garlic Potatoes yang harum dan Blue Cheese Potatoes yang sangat gurih. Jika Anda sudah mulai menitikkan air liur, segeralah menuju The Steak House, Hotel Four Seasons Jakarta, promosi ini berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 20 April 2008. Dengan harga mulai Rp 148.000 ++ Anda bisa mencicipi kelezatan Black Angus yang prima. Nah, untuk reservasi dan informasi, hubungi 021-252-3456 Ext. 7159. The Steak House Hotel Four Seasons Jakarta Jl. HR Rasuna Said Jakarta Telpon : 021-252-345 * sumber : detikfood
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #10 on: March 21, 2008, 07:27:39 PM » |
|
Steak Lezat & Sehat A La Stone GrillHadir di Selatan Jakarta  Stone Grill Dining yang terkenal dengan sajian steak di atas batu ini membuka restoran kedua yang tak kalah nyaman di kawasan Jakarta Selatan. Proses penyajian hidangan yang menggunakan media batu vulkanik ini mampu memberikan pengalaman kuliner yang berbeda. Yang menjadi keunggulan restoran adalah daging yang berasal dari sapi Australia kelas satu, no frozen dan sedikit mengandung lemak. Menu andalan yang patut dicoba adalah Australian Black Angus Tenderloin, Marinated Mixed Grill dan Seafood Combination. Terdapat pula menu untuk anak-anak dengan penyajian yang aman yaitu tanpa memakai batu panas tentunya. Sebaran harga mulai dari Rp 50.000 sampai Rp. 200.000 dan resto ini buka pada weekdays lunch pukul 11:30 - 14:30 dan dinner 18:00 – 22:30, sedangkan weekends pukul 11:30 – 22:30. Jl. Sultan Iskandar Muda Blok 1G- 1H Jakarta Selatan T. 7233383
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #11 on: March 30, 2008, 10:10:38 AM » |
|
oh iya buat penggemar Steak,khususnya steak dr daging wagyu (wagyu beef) n angus beef, di bandung tepatnya di : Maxi's resto jl. Gunung agung 8 Ciumbuleuit Bandung Tlp 022-2032666
ada program " Very Selected Beef Promotion", disini customer isa mencicipi Wagyu Beef "MB 9" 200 gr seharga Rp 300.000,- dan juga Australian "Angus" Beef 200 gr seharga Rp 120.000,-
Ayo2 tunggu apalagi ;)6 ;)6
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
dyNe
Z u t t o
Moderator Group
Lieutenant General
    
Respect: +633/-262
Offline
Posts: 7617
Aestus Domus Aurea
|
 |
« Reply #12 on: March 31, 2008, 10:40:35 AM » |
|
Waroeng Steak di Roxy ( deket grogol food place ) Steak lumayan enak dengan harga terjangkau ;)6 Nanti Saya liad lagi alamat lengkapnya 
|
|
|
|
|
Logged
|
In Memory of Eien, fLyNe, DeeuN ~ M e t e o R In Memory of dyNe, Alyssa ~ sonken of Wu Currently playing League of Legends
|
|
|
|
este
|
 |
« Reply #13 on: April 01, 2008, 10:25:04 AM » |
|
steaknya mahal2 yah..  gw sih sukanya ke waroeng steak , obonk , atau fiesta steak.. ;)6 alamatnya gk tau...klo fiesta steak di TA jg ada , di gading juga ada,, waroeng steak mah byk dmn2... ;)6
|
|
|
|
|
Logged
|
Nah elo mun knapa dari dulu ga merid2 ?
|
|
|
|
Shyu*
|
 |
« Reply #14 on: April 01, 2008, 02:52:24 PM » |
|
steaknya mahal2 yah..  gw sih sukanya ke waroeng steak , obonk , atau fiesta steak.. ;)6 alamatnya gk tau...klo fiesta steak di TA jg ada , di gading juga ada,, waroeng steak mah byk dmn2... ;)6 Waroeng Steak itu awalnya dari Solo....... kurang sukses di Solo, tapi ownernya nekat buka cabang di Jogja....... Nah disinilah kunci kesuksesan Waroeng.... sampe sekarang Waroeng steak di jogja ada 5 cabang.. di Solo tetep cuma 1........... Dan sekarang uda tersebar dimana-mana.. Jkt, bandung, Sby... banyak deh... gile 25rb uda dapet komplit banyak banget... kenyang pula 
|
|
|
|
|
Logged
|
LOVE UNITED HATE GLAZER

One Blood, X j C
|
|
|
|
este
|
 |
« Reply #15 on: April 01, 2008, 08:10:42 PM » |
|
dulu sih awal buka masi curiga masa harga steak 6rb... klo gk salah dulu jamannya daging antrak.. pertama2 sih takut makan disitu..tp krn coba2 n rame bgt.. jadinya ktagihan...  fanta floatnya...  br tau loh gw itu dr solo..trus gosip2nya obonk n warung stik bpk n anak bner ??
|
|
|
|
|
Logged
|
Nah elo mun knapa dari dulu ga merid2 ?
|
|
|
|
Shyu*
|
 |
« Reply #16 on: April 02, 2008, 12:23:13 AM » |
|
dulu sih awal buka masi curiga masa harga steak 6rb... klo gk salah dulu jamannya daging antrak.. pertama2 sih takut makan disitu..tp krn coba2 n rame bgt.. jadinya ktagihan...  fanta floatnya...  br tau loh gw itu dr solo..trus gosip2nya obonk n warung stik bpk n anak bner ?? wakawkwakwak.. sama qi.. waktu itu juga takut makan situ.. Daging apaan tuh 6rb doank... >,< Kalo gue paling demen Milk Shake Coklat Special..  Duh jadi ngidam..... wkakawkaw... Kalo gosip itu ga tau deh... Tapi kalo dari segi rasa, Gue lebi prefer Obonk... lebi enak sih.. Kalo steaknya waroeng terlalu standar... 
|
|
|
|
|
Logged
|
LOVE UNITED HATE GLAZER

One Blood, X j C
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #17 on: April 10, 2008, 08:52:08 PM » |
|
NEBRASKA GRILLJl. Mahakam II No 1 Kebayoran Baru - Jakarta 12130 Ph: 62-21-721-0241 Ph: 62-21-721-0242 Wagyu Sirloin  US Porterhouse - 560 grams 
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #18 on: April 10, 2008, 10:50:54 PM » |
|
Lifestyle KemangHarga berkisar 25K - 50K - more for imported steaks.  Hot Stone Steak w/ Condiments  Steak, naked  Steak, bathed 
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
    
Respect: +757/-82
Offline
Posts: 13841
|
 |
« Reply #19 on: June 11, 2008, 02:07:06 PM » |
|
Steak Setengah Juta   Terdapat di steak house Angus House yang berlokasi di lantai VI gedung WTC jalan Pemuda. Resto ini terbilang unik selain tempatnya di lantai tertinggi dengan pemandangan kota Surabaya. Diresto ini bisa mencicipi menu special mereka yaitu Mathusaka beef steak, dagingnya khusus didatangkan dari peternakan sapi Jepang. Dagingnya terkenal paling baik kualitasnya.  Menu satu ini harganya juga lain dengan menu lainnya, sebab untuk satu porsinya dengan ukuran 200 gram Rp 520 ribu sedangkan untuk 300 gram Rp. 620 ribu. “Market kami memang kalangan high class, terutama pada mereka yang ingin menikmati steak dengan kualitas terbaik” ujar Irsal si executive chefnya. Wah- Pantes !. Tapi jangan khawatir, untuk steak lain dengan daging impor,masih ada kok dengan harga terjangkau yaitu, Rp 180 ribu . Steaknya ada sekitar 50 macam, mulai daging sapi, ayam dan sea food. Kata executive yang ramah ini, dengan haga itu bisa menikmati menu lengkap mulai sup, mix salad , rib eye prime. Untuk dessertnya tersedia ice cream atau snack. Untuk appatizer dan dessert mengunakan taste Perancis dan Itali.
|
|
|
|
|
Logged
|
Farewell..
|
|
|
|
forbidden
|
 |
« Reply #20 on: June 11, 2008, 05:42:30 PM » |
|
g pernah makan steak yang di kemang di ajaln apa gitu kecil tempatnya tapi gila empuk abis mantap g lupa alamatnya nantigue kasih tau de
|
|
|
|
|
Logged
|
g1s&s7gpc161
|
|
|
Phan`to`mile
Apple Inc. Community
Moderator Group
Brig. General
    
Respect: +442/-1
Offline
Posts: 6858
Interior Designer
|
 |
« Reply #21 on: June 11, 2008, 09:04:39 PM » |
|
biasa cmn makan di gandhy steak doang. . chicken steak 40k 
|
|
|
|
|
Logged
|
iPhone 4s , iPad , Macbook Air Please, dont hesitate to iMessage me or email me to ask about ask about Apple products via : van_minorous@yahoo.com"Stay hungry , Stay Foolish" - Steve Jobs (1955 - 2011)
|
|
|
souledGe
丂刀メイw
Moderator Group
Maj. General
    
Respect: +1092/-193
Offline
Posts: 9500
Dash Berlin
|
 |
« Reply #22 on: June 13, 2008, 02:19:34 AM » |
|
pernah makan di singapore, klo gak salah nama tempatnya
Jack's Place
tp sayang, ternyata steak setengah matang itu gak enak wakakwkakwakwa
25$ SGD sirloin with fries
gw gak gtu suka steak yg setengah mateng, jd menurut gw enakan grilled steak ;)6
|
|
|
|
|
Logged
|
SR.iZERO sNxtw
|
|
|
|
forbidden
|
 |
« Reply #23 on: June 13, 2008, 08:37:42 PM » |
|
pernah makan di singapore, klo gak salah nama tempatnya
Jack's Place
tp sayang, ternyata steak setengah matang itu gak enak wakakwkakwakwa
25$ SGD sirloin with fries
gw gak gtu suka steak yg setengah mateng, jd menurut gw enakan grilled steak ;)6
lagian lo bkn orang jepang sok2an kalo gue sih maw mateng maw ngak hajar bleh asalkan kenayang 
|
|
|
|
|
Logged
|
g1s&s7gpc161
|
|
|
|
SirBenjo
|
 |
« Reply #24 on: June 14, 2008, 03:29:58 AM » |
|
selama ini makan steak di platinum yg combo steak tuh dah enak koq, kenyang lg haha...
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
|