tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« on: August 14, 2006, 04:15:18 AM » |
|
gelap ya disini
Ini kisah keluarga Pak Adinata dikenal taat beragama. Sebagai seorang eksekutif di perusahaan asing, Pak Adinata lebih sering menghabiskan waktunya di kantor dan tugas ke luar negeri daripada menemani Lisa, sang istri yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dan David, anak satu-satunya yang baru berusia 12 tahun.
Pada hari kerja, sementara Pak Adinata berada di kantor dan David berada di sekolahnya, biasanya Lisa tinggal di rumah dan hanya di temani Mbok Yati yang sudah menjadi pembantu di rumah mereka selama 5 tahun terakhir. Mungkin karena kesepian, diam-diam ternyata Lisa mempunyai seorang pacar gelap yang mengunjunginya saat jam kerja agar tidak kepergok Pak Adinata. Untung Mbok Yati bisa diajak kerja sama untuk menjaga rahasia ini setelah mendapat kenaikan gaji secara mendadak sebesar 25%.
Lisa dan pacar gelapnya biasanya menggunakan kamar David untuk bermesraan agar tidak menimbulkan kecurigaan pada Pak Adinata jika ia tiba-tiba pulang lebih awal. Suatu hari, seperti biasanya sang pacar mengunjungi Lisa dan tanpa buang waktu lagi mereka langsung menuju ke kamar David. Si David kebetulan hari itu pulang agak cepat dan masuk ke rumah tanpa diketahui Lisa maupun Mbok Yati. Melihat mamanya berjalan menuju ke kamarnya sambil menggandeng mesra seorang pria yang bukan papanya, segera saja David sembunyi di lemarinya. Adegan mesra pun berlansung diranjangnya sementara si David mengintip dari celah pintu lemari. Tiba-tiba terdengar Mbok Yati mengetok di pintu kamar sebanyak 3 kali, menandakan bahwa Pak Adinata pulang secara tiba-tiba. Tanpa pikir panjang lagi, langsung saja sang pacar masuk ke lemari dan bersembunyi di situ. Melihat si David berada di situ, sang pacar kaget bukan main, namun tidak berani bersuara sedikit pun. Sementara Lisa sibuk berpakaian, si David berbisik pada pacar gelap mamanya:
David: "Gelap ya di sini..." Pacar: "Iya.." David: "Saya punya bola kaki nih..." Pacar: "Bagus..." David: "Mau beli?" Pacar: "Nggak.." David: "Papa saya baru saja pulang, sedang masuk ke rumah tuh.." Pacar: "Oke..oke.. mo jual berapa duit?" David: "500 ribu..."
Singkat cerita, Pak Adinata akhirnya kembali ke kantor dan sang pacar gelap pun pulang dengan selamat. Beberapa minggu kemudian, kejadian yang sama terulang lagi, dan si David kembali berada di dalam lemari bersama pacar gelap mamanya.
David: "Gelap ya di sini..." Pacar: "Iya." David: "Saya punya sepatu bola nih..." Pacar: "Berapa duit?" David: "750 ribu..." Pacar: "Oke."
Akhirnya, setelah berbulan-bulan sibuk bekerja, Pak Adinata mengambil cuti beberapa hari untuk menemani Lisa dan si David.
Adinata: "David, siapin bola dan sepatu bola kamu, hari ini kita ke Senayan main bola..." David: "Nggak bisa Pa, bola dan sepatu bolanya udah saya jual..." Adinita: "Dijual berapa duit?" David: "1 juta 250 ribu, Pa!" Adinata: "Yang benar saja kamu, masak sepatu butut dan bola bekas tambalan begitu kamu jual semahal itu! Itu namanya menipu teman! Hari Minggu ini kamu harus ikut Papa ke gereja untuk membuat pengakuan dosa"
Akhirnya di hari Minggu mereka sekeluarga pun pergi ke gereja. Pak Adinita segera memberi tau sang pastor untuk upacara ini dan agar ia bersiap-siap di bilik pengakuan dosa. Si David di suruh masuk oleh papanya dan pintu pun segera di tutup. Sebelum sang pastor mulai bicara, si David berkata,
David: "Gelap ya di sini..." Pastor: "Ah.. jangan basa-basi lagi, kamu mau minta berapa sekarang..."
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
|
loecifer
|
 |
« Reply #1 on: August 14, 2006, 04:29:39 AM » |
|
wakakkakka ... bener2 gelap ternyata :lol:
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #2 on: August 14, 2006, 04:52:52 AM » |
|
ada lagi neh.....
Arti sebuah nama
Seorang anak dari sebuah suku indian bertanya kepada ayahnya "Ayah, bagaimana sih seseorang diberi nama?". Sang Ayah lalu menjawab "Bermacam macam alasannya nak. Contohnya kakekmu, ia di beri nama Mentari Senja karena dia lahir pada sore hari ketika matahari terbenam. Lalu ayahmu sendiri ini diberi nama Badai Pagi karena ayahmu lahir ketika terjadi badai pada desa kita.". Si anak lalu manggut manggut mendengar jawaban ayahnya. Lalu ayah nya balik bertanya "Omong-omong, kenapa kau tanyakan hal ini, Karet Bocor ?"
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
|
mafiajepang
|
 |
« Reply #3 on: August 14, 2006, 04:56:44 AM » |
|
BRUAKKAKAKAK!!!!!
|
|
|
|
|
Logged
|
whatever
|
|
|
|
loecifer
|
 |
« Reply #4 on: August 14, 2006, 04:57:18 AM » |
|
karet bocor ... awkkawkawkawawkawk cian bener :lol:
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #5 on: August 14, 2006, 05:25:35 AM » |
|
neh lagi......
lelaki *Censored
Seorang gadis berusia 20-an menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.
"Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki *Censored. Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu.." "Hmm.. panggilan itu memang hinaan yg agak melampaui batas untuk seseorang.. tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian. Ceritakanlah kpd saya agar saya dapat membantu.."
"Ya memang ada.. pd satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai. Dia pegang tangan saya." "Dia pegang tangan kamu seperti ini?" dr Tomi memberi contoh. "Ya. seperti yg dokter lakukan" "Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil *Censored dong. Itu tandanya dia tidak mau berpisah dgn kamu..." "Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya..." "Dia lakukan seperti inikah?" "Ya. seperti inilah dia peluk saya dokter.." "Itu bukan *Censored, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dgn kamu" kata dr Tomi.
"Kemudian dia cium saya.." "Dia cium kamu seperti ini ?" "Ya. Ciumannya sama seperti yg dokter lakukan." "Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil *Censored dong, itu tandanya dia sayang kamu, toh?"
"Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu.." "Adakah kamu membantah tindakannya?" "Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia.." "Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini ?" "Ya, sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter..."
"Itu masih belum layak dipanggil *Censored, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya" "Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dgn saya dok..." "Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?" "Ya. Memang itulah yg dia lakukan ketika itu" "hmm, itu juga masih belum boleh dipanggil *Censored. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!"
"Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS"
"HAH?? BRENGSEK!! DIA..MEMANG .. *Censored!!.. BANGSAAATTT!!!!.. LELAKI BAAANGSAAAAAAAATTTTTT!!!!!!!!......"
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
|
|
Dr.Tenma
天魔 - e v i l • s p i r i t - tenma
Sergeant Major
  
Respect: +4/-2
Offline
Posts: 475
天魔 - e v i l • s p i r i t - tenma
|
 |
« Reply #7 on: August 14, 2006, 06:44:46 AM » |
|
=)) huahahahha, ada jg edisi tunanetranya yah???
|
|
|
|
|
Logged
|
天魔 - e v i l • s p i r i t - tenma
|
|
|
Am3ng
Sergeant
 
Respect: +0/-1
Offline
Posts: 274
|
 |
« Reply #8 on: August 14, 2006, 08:05:11 AM » |
|
hauhauhauah critanya bagus2.. lucu..
|
|
|
|
|
Logged
|
ex.AzN-Am3ng ex.BiG[SmG]-Am3ng MaGiC.Ameng
Hi
|
|
|
Apocalypse
Corpral

Respect: +0/-0
Offline
Posts: 123
|
 |
« Reply #9 on: August 14, 2006, 09:20:23 AM » |
|
Jono mencoba untuk melamar menjadi anggota kepolisian. Oleh karena itu ia harus menjalani suatu test di hadapan seorang perwira. Karena sadar bahwa pemuda ini tidak terlalu cerdas, maka sang perwira hanya menanyakan sebuah pertanyaan yang sederhana. "Jono," kata si perwira, "Tahukah kau siapa yang membunuh *edit by glob.mod?" Jono berfikir keras, tetapi tidak satu katapun dia ucapkan. "OK," kata si perwira. "Kamu tak perlu cemas. Pulanglah ke rumah dan coba pikirkan lagi jawabannya. Besok kau kutunggu di sini." "Bagaimana, Jon?" tanya ibunya pada saat makan malam, "Apakah kau diterima?" "bukan hanya diterima, bu," katanya sambil tersenyum lebar, "Bahkan saya sudah ditugasi untuk memecahkan sebuah kasus pembunuhan
|
|
|
|
« Last Edit: January 31, 2010, 09:54:48 AM by qiqi »
|
Logged
|
• The Last Kiss • Lord Nosferatu 9*/6* Boy 1% 99/6*
|
|
|
Apocalypse
Corpral

Respect: +0/-0
Offline
Posts: 123
|
 |
« Reply #10 on: August 14, 2006, 09:23:52 AM » |
|
Seorang pria (T) berkunjung ke rumah seorang jutawan yang sangat kaya raya. Sembari menunggu sang tuan rumah, sang pembantu (P) menawarinya minum.
P : "Tuan mau minum apa, teh, kopi, susu atau soda?" T : "Teh saja." P : "Teh hijau, teh madu, teh ceylon, teh celup atau teh seduh?" T : "Teh ceylon." P : "Yang hitam atau bening?" T : "Bening." P : "Dengan susu, krim atau madu?" T : "Dengan susu." P : "Susu sapi, susu unta atau susu kuda?" T : "Susu sapi saja." P : "Sapi dari Freezeland atau Afrika?" T : "Hmm yang pertama saja." P : "Dengan gula atau tanpa gula?" T : "dengan gula." P : "Gula pasir atau gula batu?" T : "Gula pasir." P : "Gula tebu atau gula pemanis?" T : "Arghhhhhhhhh, berikan aku air mineral saja." P : "Air mineral dingin atau biasa?" T : "Yang dingin." P : "Yang tawar atau yang rasa buah?" T : " Sudahlah, aku tidak jadi minum deh."
Penguin sirik,,, 
|
|
|
|
|
Logged
|
• The Last Kiss • Lord Nosferatu 9*/6* Boy 1% 99/6*
|
|
|
|
leon*
|
 |
« Reply #11 on: August 14, 2006, 12:01:47 PM » |
|
sorry numpang ketawa dulu.. .wakakakakakaakkakakaakak ancor2... si karet bocor.... wakakkakaakka
|
|
|
|
|
Logged
|
nxl> RAPTOR
|
|
|
|
EzR4
|
 |
« Reply #12 on: August 14, 2006, 12:31:21 PM » |
|
neh lagi......
lelaki *Censored
Seorang gadis berusia 20-an menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.
"Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki *Censored. Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu.." "Hmm.. panggilan itu memang hinaan yg agak melampaui batas untuk seseorang.. tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian. Ceritakanlah kpd saya agar saya dapat membantu.."
"Ya memang ada.. pd satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai. Dia pegang tangan saya." "Dia pegang tangan kamu seperti ini?" dr Tomi memberi contoh. "Ya. seperti yg dokter lakukan" "Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil *Censored dong. Itu tandanya dia tidak mau berpisah dgn kamu..." "Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya..." "Dia lakukan seperti inikah?" "Ya. seperti inilah dia peluk saya dokter.." "Itu bukan *Censored, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dgn kamu" kata dr Tomi.
"Kemudian dia cium saya.." "Dia cium kamu seperti ini ?" "Ya. Ciumannya sama seperti yg dokter lakukan." "Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil *Censored dong, itu tandanya dia sayang kamu, toh?"
"Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu.." "Adakah kamu membantah tindakannya?" "Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia.." "Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini ?" "Ya, sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter..."
"Itu masih belum layak dipanggil *Censored, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya" "Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dgn saya dok..." "Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?" "Ya. Memang itulah yg dia lakukan ketika itu" "hmm, itu juga masih belum boleh dipanggil *Censored. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!"
"Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS"
"HAH?? BRENGSEK!! DIA..MEMANG .. *Censored!!.. BANGSAAATTT!!!!.. LELAKI BAAANGSAAAAAAAATTTTTT!!!!!!!!......" Itu yg *Censored maksudnya apa?? :?
|
|
|
|
|
Logged
|
Classic
|
|
|
|
TF_Specialist
|
 |
« Reply #13 on: August 14, 2006, 01:53:54 PM » |
|
neh lagi......
lelaki *Censored
Seorang gadis berusia 20-an menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.
"Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki *Censored. Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu.." "Hmm.. panggilan itu memang hinaan yg agak melampaui batas untuk seseorang.. tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian. Ceritakanlah kpd saya agar saya dapat membantu.."
"Ya memang ada.. pd satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai. Dia pegang tangan saya." "Dia pegang tangan kamu seperti ini?" dr Tomi memberi contoh. "Ya. seperti yg dokter lakukan" "Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil *Censored dong. Itu tandanya dia tidak mau berpisah dgn kamu..." "Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya..." "Dia lakukan seperti inikah?" "Ya. seperti inilah dia peluk saya dokter.." "Itu bukan *Censored, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dgn kamu" kata dr Tomi.
"Kemudian dia cium saya.." "Dia cium kamu seperti ini ?" "Ya. Ciumannya sama seperti yg dokter lakukan." "Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil *Censored dong, itu tandanya dia sayang kamu, toh?"
"Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu.." "Adakah kamu membantah tindakannya?" "Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia.." "Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini ?" "Ya, sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter..."
"Itu masih belum layak dipanggil *Censored, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya" "Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dgn saya dok..." "Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?" "Ya. Memang itulah yg dia lakukan ketika itu" "hmm, itu juga masih belum boleh dipanggil *Censored. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!"
"Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS"
"HAH?? BRENGSEK!! DIA..MEMANG .. *Censored!!.. BANGSAAATTT!!!!.. LELAKI BAAANGSAAAAAAAATTTTTT!!!!!!!!......" Itu yg *Censored maksudnya apa?? :? AN-JI-NG kali ya ?
|
|
|
|
|
Logged
|
[TerranForever]-Specialist
|
|
|
|
cloudmanta
|
 |
« Reply #14 on: August 14, 2006, 03:09:02 PM » |
|
hahaha..g suka joke..next..
|
|
|
|
|
Logged
|
I'd rather have bad times with you, than good times with someone else I'd rather be beside you in a storm, than safe and warm by myself I'd rather have hard times together, than to have it easy apart I'd rather have the one who holds m
|
|
|
|
godberani
|
 |
« Reply #15 on: August 14, 2006, 03:57:40 PM » |
|
karet bocor..???akwkwakwkkw kawk kaakw nasib lo nak
|
|
|
|
|
Logged
|
bosen cs bosen melee eh maen gb lagi d isenk-isenk 
|
|
|
tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #16 on: August 15, 2006, 04:22:45 AM » |
|
neh lagi......
lelaki *Censored
Seorang gadis berusia 20-an menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.
"Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki *Censored. Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu.." "Hmm.. panggilan itu memang hinaan yg agak melampaui batas untuk seseorang.. tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian. Ceritakanlah kpd saya agar saya dapat membantu.."
"Ya memang ada.. pd satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai. Dia pegang tangan saya." "Dia pegang tangan kamu seperti ini?" dr Tomi memberi contoh. "Ya. seperti yg dokter lakukan" "Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil *Censored dong. Itu tandanya dia tidak mau berpisah dgn kamu..." "Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya..." "Dia lakukan seperti inikah?" "Ya. seperti inilah dia peluk saya dokter.." "Itu bukan *Censored, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dgn kamu" kata dr Tomi.
"Kemudian dia cium saya.." "Dia cium kamu seperti ini ?" "Ya. Ciumannya sama seperti yg dokter lakukan." "Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil *Censored dong, itu tandanya dia sayang kamu, toh?"
"Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu.." "Adakah kamu membantah tindakannya?" "Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia.." "Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini ?" "Ya, sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter..."
"Itu masih belum layak dipanggil *Censored, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya" "Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dgn saya dok..." "Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?" "Ya. Memang itulah yg dia lakukan ketika itu" "hmm, itu juga masih belum boleh dipanggil *Censored. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!"
"Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS"
"HAH?? BRENGSEK!! DIA..MEMANG .. *Censored!!.. BANGSAAATTT!!!!.. LELAKI BAAANGSAAAAAAAATTTTTT!!!!!!!!......" Itu yg *Censored maksudnya apa?? :? Bang sat
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #17 on: August 15, 2006, 04:24:07 AM » |
|
Seperti bayi
Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan. Cewek berbisik pada kekasihnya, "Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa." Cowok mengangguk. "Sesungguhnya dada saya rata.. seperti papan... kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya", kata cewek. Cowok dengan lemah lembut menjawab, "Itu tidak masalah. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih". Cewek pun lega mendengarkannya. "Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu.", sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum. "Sesungguhnya 'anu' saya seperti bayi...", kata cowok. "Sstt... sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.", sahut cewek. Cowok pun lega mendengarkannya. Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang... memang... benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah 'anu'nya. Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman si cewek bertanya, "Kata kamu punyamu itu seperti bayi...?" "Yah memang seperti bayi, panjang 50 cm dan berat 3 kg"
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
sid
Corpral

Respect: +2/-0
Offline
Posts: 111
|
 |
« Reply #18 on: August 15, 2006, 05:29:42 AM » |
|
Seperti bayi
Sepasang kekasih yang hendak menikah sedang berkencan. Cewek berbisik pada kekasihnya, "Sekarang waktunya kita saling jujur agar kelak kita tidak kecewa." Cowok mengangguk. "Sesungguhnya dada saya rata.. seperti papan... kalau kau tidak suka katakan saja. Kita bisa batalkan rencana pernikahan ini. Saya siap menghadapinya", kata cewek. Cowok dengan lemah lembut menjawab, "Itu tidak masalah. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih". Cewek pun lega mendengarkannya. "Saya juga perlu mengatakan sesuatu sejujurnya padamu.", sambut cowok. Cewek mengangguk tersenyum. "Sesungguhnya 'anu' saya seperti bayi...", kata cowok. "Sstt... sudahlah itu tidak soal. Bagiku seks bukanlah hal yang penting. Tetapi cinta kasih.", sahut cewek. Cowok pun lega mendengarkannya. Malam pengantin tiba. Cewek mulai membuka baju dan tampaklah dadanya yang memang... memang... benar-benar rata. Cowok hanya tersenyum melihatnya. Kemudian cowok mulai membuka celananya sehingga tampaklah 'anu'nya. Melihat itu cewek menjerit dan pingsan. Setelah siuman si cewek bertanya, "Kata kamu punyamu itu seperti bayi...?" "Yah memang seperti bayi, panjang 50 cm dan berat 3 kg" huawhwakwakwakawkawkawkwakawkaw abis komen gue buat ngakak!!
|
|
|
|
|
Logged
|
Name: sid a.K.a kyee Posts: 111 (0.050 per day) Position: @ Meteor Respect: +1/-0 Date Registered: January 04, 2003, 09:40:27 AM Last Active: Today at 12:03:23 AM
|
|
|
sid
Corpral

Respect: +2/-0
Offline
Posts: 111
|
 |
« Reply #19 on: August 15, 2006, 05:31:03 AM » |
|
sumbang 1 ah..
Once upon a time there was a Prince who, through no fault of his own was cast under a spell by an evil witch. The curse was that the Prince could speak only one word each year. However, he could save up the words so that if he did not speak for a whole year, then the following year he was allowed to speak two words. (This was before the time of letter writing or sign language.) One day he met abeautiful princess (ruby lips, golden hair, sapphire eyes,) and fell madly in love. With the greatest difficulty he decided to refrain from speakingfor two whole years so that he could look at her and say "my darling". But at the end of the two years he wished to tell her that he loved her. Because of this he waited three more years without speaking (bringing the total number of silent years to 5).But at the end of these five years he realized that he had to ask her to marry him. So he waited ANOTHER four years without speaking. Finally as the ninth year of ! silence ended, his joy knew no bounds. Leading the lovely princess to the most secluded and romantic place in that beautiful royal garden the prince heaped a hundred red roses on her lap, knelt before her, and taking her hand in his, said huskily, "My darling,I love you! Will you marry me?" And the princess tucked a strand of golden hair behind a dainty ear, opened her sapphire eyes in wonder, and parting her ruby lips, said: . . . . . . . . . scroll down...... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ......Well, guess what she said ........... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ......come on, guess what could she have . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . said.............. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ...........well, she said.............. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Pardon?"
|
|
|
|
|
Logged
|
Name: sid a.K.a kyee Posts: 111 (0.050 per day) Position: @ Meteor Respect: +1/-0 Date Registered: January 04, 2003, 09:40:27 AM Last Active: Today at 12:03:23 AM
|
|
|
|
bartho
|
 |
« Reply #20 on: August 15, 2006, 01:01:43 PM » |
|
@atas gw
WAKAKAKKAK! sakiitttt hatiiiii!!!!
|
|
|
|
|
Logged
|
It's not the triumph but the struggle. nxl>bartholomew*
|
|
|
|
|
botolpepsi
Corpral

Respect: +0/-0
Offline
Posts: 52
|
 |
« Reply #22 on: August 16, 2006, 12:07:50 AM » |
|
Ada 3 orang bersaudara yg menemukan sebuah lampu ajaib...setelah digosok2 keluarlah sang Jin. Sang jin mengetahui apa yg akan diminta ketiga orang tersebut...sebelum ketiga orang itu menyebutkan kan permintaanya sang jin sudah mengabulkanya lebih dahulu. Jin menyuruh orang pertama utk masuk ke kamar no.1,orang kedua buat kamar no2,dan orang ketiga buat kamar no.3....dan Jin pun memberi waktu pd ketiganya untuk bersenang2 selama 100 thn karena sesudah itu smuanya akan hilang....waktu orang pertama masuk kamar dia melihat seluruh kamar berisikan wanita2 tercantik yg pernah ada...kemudian orang kedua melihat kamarnya berisi minuman2 keras yg mahal2...begitupun dgn orang ketiga yg isi kamarnya penuh dgn ganja
Selang 100thn kemudian Jin kembali utk melihat hasilnya...
Kamar no.1 yg isinnya wanita2 cantik bertambah dgn ada bayi2 bertebaran di lantai..jin tersenyum sambil mengacungkan jempolnya pd orang pertama.
pada kamar no.2 yg semula isinya minuman2 keras...skrg sisa botol2 kosong dan orang kedua terkapar di lantai dgn perut membuncit...jin pun mengacungkan jempol buat orang kedua itu.
lalu tibalah pada kamar no.3....Jin terbelalak melihat bahwa ganja pemberianya masih utuh belum disentuh...sang jin pun marah besar dgn mengatakan bahwa org ketiga itu tdk tau memanfaatkan waktu.....mendengar itu...orang ketiga tidak kalah marahnya membentak Jin sambil mengatakan "om jin...koreknya mana om jin??!!!"
|
|
|
|
|
Logged
|
|
|
|
tonyhan
Private
Respect: +0/-0
Offline
Posts: 24
|
 |
« Reply #23 on: August 16, 2006, 02:28:29 AM » |
|
ada lagi neh....
Rahasia di balik permen karet
Seorang turis asal Singapura sedang menikmati liburan di Malaysia. Dia sedang menikmati makan paginya di Coffee House sebuah hotel dimana dia menginap. Seorang warga Malaysia sambil mengunyah Permen Karet duduk disebelahnya dan mulai mengajak berbicara secara santai.
Orang Malaysia : "Kalian orang-orang Singapura memakan keseluruhan roti ya..?" Turis Singapura : "Tentu saja" Orang Malaysia : "Kami tidak. Di Malaysia kami hanya memakan bagian dalamnya saja. Sedangkan bagian kulit luar roti yang kering kami kumpulkan lalu kami masukkan ke dalam kontainer, diolah, lalu kami produksi menjadi roti croissants dan kami ekspor ke Singapura."
Si orang Malaysia lalu tersenyum puas saat melihat si turis asal Singapura terdiam tanpa bisa berbicara apa-apa.
Orang Malaysia : "Apakah kamu juga memakan roti dengan selai ?" Turis Singapura: "Tentu saja" Orang Malaysia : "Kami tidak. (sambil tertawa kecil) Di Malaysia kami makan buah segar pada saat makan pagi. Kami kupas kulitnya, keluarkan isinya dan kami kumpulkan di kontainer, diolah, lalu kami produksi menjadi selai. Setelah itu kami ekspor ke Singapura"
Kali ini, si turis Singapura balas bertanya: "Apakah kalian, orang-orang Malaysia melakukan hubungan sex?" Orang Malaysia : "Kenapa? tentu saja kami melakukan hubungan sex" Turis Singapura : "Apakah kalian menggunakan 'pengaman'?" Orang Malaysia : "Tentu saja!! Kami menggunakan kondom" Turis Singapura : "Lalu, apa yang kalian lakukan dengan kondom yang telah digunakan?" Orang Malaysia : "Kami buang, tentu saja" Turis Singapura : "Kami tidak. Di Singapura, pemerintah secara diam-diam memasukkan kondom-kondom tersebut ke dalam kontainer, kami lebur, lalu kami olah menjadi permen karet dan kami ekspor ke Malaysia. Itulah alasan yang sebenarnya kenapa kami orang Singapura dilarang makan permen karet. seperti yang ada di mulut anda" Orang Malaysia: "Huwek"
Semoga gak ada yang merasa dejavu yach
|
|
|
|
|
Logged
|
Ga pake Lama... No Bacod No Flame SIKAT!!!! TAWURAN MASA KINI RAN ONLINE
|
|
|
Eminem
Sergeant
 
Respect: +0/-3
Offline
Posts: 275
|
 |
« Reply #24 on: August 16, 2006, 02:31:20 AM » |
|
WKAKAKAKAKAKAKK
|
|
|
|
|
Logged
|
X iP X teamaow --------------- ReTiReD *  Producing $$$ !
|
|
|
|