|
Inccubus
|
 |
« Reply #1130 on: November 02, 2011, 02:30:37 PM » |
|
OK, selamat malam buat lu yang baca catatan ini, sebelumnya banyak catatan yang telah gue nulis, tapi sepertinya akan membosankan jika gue menulis catatan tentang cinta dan lain-lain. Begini, dulu selama gue sekolah banyak hal misterius yang gue alami dimulai sejak gue masih SMP sampai tamat SMU. Sekolah gue sekolah setan, kenapa gue bilang begitu? Sekolah gue lumayan luas dikarenakan dari SD, SMP, SMU itu digabung menjadi 1. Jadi jika siang hari kamu lewat depan sekolah itu mungkin kamu bilang sekolah gue sangat megah, tapi sebaliknya jika kamu lewat disana pada malam hari, benar-benar terlihat seperti rumah hantu. Dulu, gue ikutan 1 club di sekolah gue, yaitu club Marching Band, dan gue sebagai pemain trompet. Di tahun pertama gue ikut club ini, saat itu belum ada pelatih untuk bagian Trumpet, Saxophone dll. Jadi kami berlatih sendiri. Waktu itu, kira-kira 2 minggu sebelum 17 agustus kami mengadakan latihan mati-matian karena setiap 17 agustus kami harus tampil sebagai marching band yang nanti akan disuruh sebagai pelaksana Upacara 17 agustus an di kantor Bupati. Karena waktu tu gue masih Junior, jadi gue ga begitu tau soal hal-hal misterius di ruang latihan kami. Selama latihan, kami selalu latihan pada waktu malam yaitu dari jam 7 sampai dengan selesai, biasanya ketika semua anggota drum pulang, gue dan beberapa teman masih berada di sekolah padahal sudah malam. Kejadian bermula dari ini, ketika pada suatu malam setelah latihan, seperti biasa kami tetap disana untuk sekedar ngobrol dan merokok. Waktu tu gue adalah tim inti di marching band gue dan saat itu gue sudah kelas 3 SMU, jadi pelatih gue mempercayakan gue untuk memegang kunci ruangan musik kami. Seperti biasa, kami biasanya ber 3, gue dan ke 2 teman gue yang bernama S dan B. S adalah pemain trumpet, sedangkan B adalah pemain Senar. B mempunyai kebiasaan yang buruk, dia suka telepon di ruang penyimpanan trumpet, dan jika kami akan pulang kami selalu teriak menyuruh untuk segera keluar. Akan tetapi, ada 1 hari dimana B tidak datang latihan dikarenakan sakit, dan gue lupa. Sehabis latihan, gue pun berencana untuk pulang, dan waktu pada saat itu adalah jam 11 malam. Pada saat gue mengunci ruangan musik, dari dalam ruangan ada suara ketokan pintu, waktu itu gue masin belum sadar dan gue berpikir kalau itu ada suara si B yang mengetuk pintu. Ok, gue buka pintunya, dan gue masuk kedalam (gue berduaan ama teman gue si S). Pas gue masuk, mungkin karena gelap, ruangan itu kelihatan seperti rumah bekas kebakaran, gue berencana untuk ngomel ke si B supaya lain kali jangan menelepon lagi di ruangan ini akan tetapi pas gue masuk ternyata si B ga ada di ruangan ini. Terdengar suara ketukan dari ruangan trumpet, gue pikir mungkin si B lagi di ruangan trumpet, tapi ternyata tidak ada setelah gue buka tu ruangan. Jujur, gue pemberani, akan tetapi gue merinding pada saat itu. Dalam hati gue mikir "*censored, kerjaan apa lagi nih?" Tanpa basa basi gue pun keluar dari tu ruangan trumpet dan segera menguncinya, dan gue pun keluar dari ruangan musik, pada saat gue mengunci ruangan musik, ada suara ketukan sangat gede dari ruangan tadi, alhasil gue ama si B pun lari kabur kebawah. Oh ya, ruangan musik kami yang lama terletak di sebelah kiri sekolah kami. Kejadian kedua setelah itu, saat ini ruangan musik kami pun pindah ke dekat gedung SMU dikarenakan lebih luas dan ada AC nya, banyak kejadian aneh juga yang dialami oleh anak-anak band ketika mereka sedang latihan. Sekarang lebih ramai kalau latihan malam karena selain marching band ada juga club band yang latihan disana. Ruang musik baru ini jendelanya langsung menghadap ke jalan raya, pernah sekali ketika kami nongkrong di cafe depan sekolah gue setelah latihan ada teman gue melihat ada orang di ruang musik itu padahal semua sudah pulang, dan semua lampu di ruangan tersebut sudah dimatikan. Dulu marching band kami sering keluar kota, jadi gue otomatis sebagai pemain trumpet gue harus ikut juga. Pernah sekali, sepanjang jalan kami menuju kota Dumai, kami bercanda terus sepanjang jalan di mobil (karena kami senior, maka kami biasanya naik mobil khusus, sedangkan yang lainnya naik BUS). Jam 10, sampai di Dumai. Kami nginap di 1 hotel, hotel nya sepi dan lumayan mengerikan. Gue dan teman gue 1 kamar. Sesampai di kamar, gue pun tiduran sambil dengerin musik, teman gue beres-beres baju untuk dipakai di acara besok. Datang lah tu teman gue 2 orang yang tadi 1 mobil ama gue. Tu 2 orang ngintipin gue dan teman gue lewat ventilasi tu kamar, tapi mereka hanya diam. "Dah lah, tidur lah besok baru kita bacot2 an lagi, kalian berdua sana tidur biar ga telat besok!" kata teman gue. Tanpa basa basi mereka pun turun. Pas pagi, gue kedepan balkon untuk merokok, barulah gue sadar, ventilasi kamar itu lumayan tinggi, kira-kira setinggi 3 meter, jadi ga akan mungkin bisa ada orang yang bisa ngintip kecuali pakai tangga. Terus? siapa dong 2 "orang" yang intipin gue dan teman gue tadi malam? (Perlu kalian tau, karena semua kamar dilantai 1 sudah penuh, gue ama teman gue kedapatan kamar di lantai 2, dan di lantai 2 cuma kami 1-1 kamar yang ada orangnya) Banyak cerita misteri tentang sekolah gue, tapi sebagian gue sudah lupa. Oh ya, di sekolah gue (gedung SD) ada 1 kelas yang sampai saat ini tidak dipakai, dan ditempelin kertas mantra.
|