Ligagame CSO

Main Menu
Hotk
rappelz online
Sudden attack indonesia
Qeon Shadow company
Garena Heroes of Newerth
Teracord Chaos

Banner

Banner

Ligaponsel
May 21, 2012, 06:18:58 PM
Sorry Guest, you are banned from posting or sending personal messages on this forum.
Pages: [1]   Go Down
Print
Author Topic: Berita-berita seputar Warnet dan Game Centre  (Read 765 times)
0 Members and 2 Guests are viewing this topic.
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-82
Offline Offline

Posts: 13841



« on: September 07, 2010, 01:53:26 PM »

Kaum Perempuan Minta Perda Warnet

Kaum perempuan yang tergabung dalam organisasi masyarakat Salimah, Senin (6/9/2010), beraudiensi dengan DPRD DI Yogyakarta untuk meminta penerbitan Rancangan Peraturan Daerah yang mengatur tentang pembatasan warnet dan pusat game online. Semakin mudahnya akses terhadap internet berdampak pada terancamnya moral generasi muda.

Untuk meminimalkan bahaya dampak negatif media, masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan formal semata. Gerakan berbasis keluarga perlu dibangun untuk meningkatkan kesadaran penggunaan media teknologi informasi secara bertanggung jawab.

Humas Salimah, Sativa, mengatakan, tidak ada alasan untuk menunda pembuatan Raperda tersebut karena telah lahir Undang-undang Pornografi serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik. " Ini demi penyelamatan generasi muda. Pihak sekolah juga harus mengatur pemakaian telepon seluler di sekolah agar tidak mengganggu konsentrasi belajar," kata Sativa.

Wakil Ketua Salimah Habibah Nurul Ummah berharap, keprihatinan terhadap perilaku generasi muda tidak hanya sebatas wacana, tetapi membutuhkan langkah nyata. "Ancaman bahaya media teknologi informasi terhadap anak-anak dinilai sudah luar biasa. Selamatkan anak dengan gerakan sadar media," tambahnya.

Data dari Aliansi Selamatkan Anak, misalnya, menunjukkan bahwa pada usia 18 tahun, rata-rata remaja telah menyaksikan 200.000 aksi kekerasan melalui televisi. Tayangan televisi lebih didominasi hiburan, kekerasan, mistis, hingga pornografi. Indonesia juga tercatat sebagai negara ketujuh pengakses situs porno terbesar di dunia dengan kata pencarian "sex".

Meskipun Yogyakarta termasuk tiga besar pengakses pornografi, hingga kini belum ada gerakan pembangunan kesadaran menyeluruh dari orangtua tentang bahaya media. "Butuh gerakan penyadaran masyarakat berbasis masyarakat dengan dukungan pembuat kebijakan dan pemerintah," ujar Sativa.

 
Logged

Farewell..
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-82
Offline Offline

Posts: 13841



« Reply #1 on: September 07, 2010, 01:55:01 PM »

Warnet Kian Tergerus Internet Ponsel

Bisnis warung internet semakin terpojok. Berdasarkan survei Yahoo!-TNS Net Index Indonesia atas ribuan penduduk Indonesia berusia 15-50 tahun, porsi pengakses internet di warnet turun dari 83 persen menjadi 64 persen. Sebaliknya, porsi pengakses internet dari ponsel melonjak dari 22 persen tahun lalu menjadi 48 persen.

Saat ini, jumlah pengguna internet di Indonesia 24,5 juta orang. Dari jumlah ini, sekitar 15 juta di antaranya adalah pengguna mobile internet.

Irwin Day, Ketua Umum Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI), mengatakan, peralihan pengguna ini terjadi seiring kian murahnya perangkat dan pulsa ponsel. "Wajar kalau infrastruktur mobile bagus, warnet pasti turun," kata Irwin, Rabu (11/9/2010).

Menurutnya, pengusaha warnet yang paling terpukul adalah yang berada di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Maklum, berinternet via ponsel telah jadi tren di kota besar.

Sejauh ini, belum ada data konkret mengenai jumlah warnet bangkrut akibat peralihan ke internet ponsel. Namun, sebagai gambaran, Irwin mencontohkan, seorang pengusaha warnet di Bogor terpaksa mengoperasikan separuh dari 50 komputernya lantaran pemasukan tak cukup untuk menutupi biaya operasional.

Sebetulnya, menurut Ketua Bidang Sumber Daya Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Valens Riyadi, jumlah pengguna warnet juga meningkat. "Semuanya meningkat, tetapi yang paling pesat perkembangannya adalah internet ponsel," katanya.

Pertumbuhan pengguna internet ponsel memang luar biasa pesat. Teguh Prasetya Mukti, Group Head Brand Marketing PT Indosat Tbk, mengatakan, penggunaan mobile internet mereka naik 100 persen ketimbang 2009. Kini, server Indosat menangani lalu lintas informasi sebanyak 21 terrabyte per hari.

Pertumbuhan lebih tinggi dicapai Telkomsel, operator seluler terbesar di Indonesia. Menurut Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, pengguna internet broadband mereka naik 165 persen dibanding 2009. "Penurunan pengguna warnet sama dengan wartel yang berkurang karena maraknya ponsel," ungkap Sarwoto.

Kenaikan pengguna mobile internet ini terjadi setahun terakhir. Cuma, pengguna internet umumnya hanya memakai ponsel untuk membuka situs jejaring sosial. Untuk aktivitas browsing, mengunduh data, dan sebagainya, mereka masih memakai komputer.

Toh, menurut Irwin, pengusaha warnet punya banyak cara untuk bertahan. Misalnya, mereka melakukan diversifikasi dengan menawarkan online game atau berpindah ke daerah yang lebih kecil yang prospek warnetnya masih cukup menjanjikan.
Logged

Farewell..
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-82
Offline Offline

Posts: 13841



« Reply #2 on: September 07, 2010, 01:56:15 PM »

Semua Warnet dan Kantor Pemerintah Wajib Pakai Nawala

Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Bogor meangadakan pertemuan dengan para pemilik dan pengelola warnet, yang juga dihadiri pewakilan dari Asosiasi warnet Indonesia dan instansi terkait, Jumat (6/8/2010) di Plaza Telkom Bogor. Dalam pertemuan tersebut mereka menyepakati upaya pemblokiran situs pornografi dengan memasang filter di semua jaringan pemerintah dan warnet di Bogor.

"Jadi, semua yang hadir setuju untuk melaksanakan pemblokiran situs porno, kejahatan, dan perjudian. Hal itu bukan hanya berkaitan dengan Bulan Ramadhan, tetapi juga undang-undang yang berlaku, serta Kota Bogor dicanangkan sebagai Kota Halal. Jadi, situs-situs yang bertentangan dengan norma-norma agama juga dilarang dibuka," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Bogor H A Syarif, usai pertemuan tersebut.

Untuk lebih menpercepat pelaksanaan pemblokiran situs-situs tersebut, lanjut Syarif, pihaknya akan memasang piranti lunak Nawala di jaringan komputer di lingkungan Pemko Bogor, pada Senin mendatang. Untuk di warnet-warnet akan dimulai pada Selasa. "Nanti, setelah warnet yang bersangkutan dipasangkan piranti lunak Nawala, warnet itu kami beri tanda dengan stiker, sehingga masyarakat tahu bahwa warnet tersebut sudah memblokir situs-situs porn, judi, dan situs berbahaya lainnya," katanya.

Kantor dinasnya, lanjut Syarief, selanjutnya akan mengadakan pemantauan, agar penggunaan Nawala di warnet-warnet di Kota Bogor konsisten. Dengan Nawala ini, paling tidak 60 persen situs berbahaya bagi masyarakat bisa diblokir. "Selanjutnya, setelah ada perda mengenai keharusan memblokir situs porno, judi, dan kejahatan, baru kami melakukan sanksi bagai warnet yang melanggar perda tersebut," katanya.
Logged

Farewell..
qiqi
Best Moderator 2008
Global Moderator
General
******

Respect: +757/-82
Offline Offline

Posts: 13841



« Reply #3 on: September 07, 2010, 01:58:56 PM »

Geng Motor Rusak Warnet dan Warung di Sarijadi

Ulah geng motor di Kota Bandung tak kunjung reda. Sebuah warnet dan warung di Jalan Sarimanis, Sarijadi, dirusak sejumlah pria yang diduga kuat anggota geng motor Brigez, Sabtu (4/9/2010), sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi yang diperoleh detikbandung, rombongan geng yang menunggangi sekitar 40 unit sepeda motor itu singgah di sebuah warnet di Jalan Sarimanis Blok 16. Sejumlah pria anggota geng masuk ke dalam warnet sambil menenteng balok dan batu.

Entah apa yang memicu, tiba-tiba mereka mengamuk sambil merusak empat unit monitor dan empat CPU dengan cara melayangkan balok serta batu.

Masih belum puas merusak warnet, mereka pun mengulang aksinya. Kali ini, sasarannya dua warung milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam aksi yang dilancarkan begundal jalanan itu.

"Di dalam warnet itu mereka mengaku dari Brigez. Mereka lalu merusak komputer warnet. Setelah itu, aksi perusakan berlanjut yang masih di sekitar lokasi. Dua warung dilempari batu," kata salah seorang warga.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Tubagus Ade Hidayat membenarkan kasus perusakan warnet dan sejumlah bagunan lainnya di Jalan Sarimanis oleh sekelompok orang yang datang menggunakan puluhan sepeda motor.

"Saat ini dalam penyelidikan. Para pelaku sedang dikejar," singkat Tubagus saat dihubungi wartawan via ponsel.
Logged

Farewell..
marumecloud
so happy
Moderator
Major
******

Respect: +112/-23
Offline Offline

Posts: 2655


\ ^_^ /


« Reply #4 on: September 08, 2010, 08:05:57 AM »

Warnet Kian Tergerus Internet Ponsel

Bisnis warung internet semakin terpojok. Berdasarkan survei Yahoo!-TNS Net Index Indonesia atas ribuan penduduk Indonesia berusia 15-50 tahun, porsi pengakses internet di warnet turun dari 83 persen menjadi 64 persen. Sebaliknya, porsi pengakses internet dari ponsel melonjak dari 22 persen tahun lalu menjadi 48 persen.

Saat ini, jumlah pengguna internet di Indonesia 24,5 juta orang. Dari jumlah ini, sekitar 15 juta di antaranya adalah pengguna mobile internet.

Irwin Day, Ketua Umum Asosiasi Warung Internet Indonesia (AWARI), mengatakan, peralihan pengguna ini terjadi seiring kian murahnya perangkat dan pulsa ponsel. "Wajar kalau infrastruktur mobile bagus, warnet pasti turun," kata Irwin, Rabu (11/9/2010).

Menurutnya, pengusaha warnet yang paling terpukul adalah yang berada di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Maklum, berinternet via ponsel telah jadi tren di kota besar.

Sejauh ini, belum ada data konkret mengenai jumlah warnet bangkrut akibat peralihan ke internet ponsel. Namun, sebagai gambaran, Irwin mencontohkan, seorang pengusaha warnet di Bogor terpaksa mengoperasikan separuh dari 50 komputernya lantaran pemasukan tak cukup untuk menutupi biaya operasional.

Sebetulnya, menurut Ketua Bidang Sumber Daya Internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Valens Riyadi, jumlah pengguna warnet juga meningkat. "Semuanya meningkat, tetapi yang paling pesat perkembangannya adalah internet ponsel," katanya.

Pertumbuhan pengguna internet ponsel memang luar biasa pesat. Teguh Prasetya Mukti, Group Head Brand Marketing PT Indosat Tbk, mengatakan, penggunaan mobile internet mereka naik 100 persen ketimbang 2009. Kini, server Indosat menangani lalu lintas informasi sebanyak 21 terrabyte per hari.

Pertumbuhan lebih tinggi dicapai Telkomsel, operator seluler terbesar di Indonesia. Menurut Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, pengguna internet broadband mereka naik 165 persen dibanding 2009. "Penurunan pengguna warnet sama dengan wartel yang berkurang karena maraknya ponsel," ungkap Sarwoto.

Kenaikan pengguna mobile internet ini terjadi setahun terakhir. Cuma, pengguna internet umumnya hanya memakai ponsel untuk membuka situs jejaring sosial. Untuk aktivitas browsing, mengunduh data, dan sebagainya, mereka masih memakai komputer.

Toh, menurut Irwin, pengusaha warnet punya banyak cara untuk bertahan. Misalnya, mereka melakukan diversifikasi dengan menawarkan online game atau berpindah ke daerah yang lebih kecil yang prospek warnetnya masih cukup menjanjikan.


di negara2 maju penggunaan ponsel sebagai media berinternetan, mulai chating, email, update status di situs jejaring emang lbh unggul dari internetan via computer.
Logged



For Bellato Comet....

post ke 1500
http://www.ligagame.com/forum/index.php/topic,106440.0.html
(13 September 2010)
Pages: [1]   Go Up
Print
Jump to:  



Â